RSBP Batam Kembali Layani BPJS Ketenagakerjaan Mulai Juni 2026

0
111
Foto/Penandatanganan kerja sama layanan BPJS Ketenagakerjaan di RSBP Batam.

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali mengaktifkan layanan BPJS Ketenagakerjaan di Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi para pekerja.

Reaktivasi layanan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara RSBP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang pada Senin (25/5) lalu.

Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang Budi Pramono.

Melalui kerja sama ini, RSBP Batam kembali melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), yang mulai berlaku efektif pada 1 Juni 2026.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih terintegrasi bagi masyarakat pekerja.

“Kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, terintegrasi, dan memberikan rasa aman bagi para pekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga sejalan dengan upaya pimpinan BP Batam dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Dalam implementasinya, RSBP Batam akan menyediakan layanan komprehensif mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan khusus untuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).

Untuk mengakses layanan tersebut, peserta diharuskan memenuhi sejumlah persyaratan administratif, seperti kartu BPJS Ketenagakerjaan, identitas diri, surat keterangan kecelakaan kerja dari perusahaan, serta rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama jika diperlukan.

“Kami berharap pemulihan jalinan kemitraan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja di Kota Batam. Dengan adanya kepastian layanan medis yang terintegrasi di RSBP Batam, produktivitas pekerja diharapkan dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ariastuty menambahkan. 

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini