

RASIO.CO, Lingga – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, H. Armia, mengikuti kegiatan penanaman benih semangka di Lokasi Pertanian Kedaulatan Pangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I). Kegiatan ini berlangsung di Dusun Malar, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga pada Kamis (14/5) kemarin.
Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lingga dengan Kogabwilhan I, yang disponsori langsung oleh Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. Tindak lanjut dari kunjungan kerja Pangkogabwilhan I ke Kabupaten Lingga beberapa waktu lalu.
Sekda Lingga, H. Armia mengungkapkan bahwa inisiatif pertanian semangka ini telah ia mulai secara pribadi sebelumnya dan menunjukkan hasil yang menjanjikan.
“Sebelumnya kita sudah menanam sekitar 2.000 benih semangka dan telah kita panen sehingga mendapatkan hasil sekitar 4 ton. Hasil panen tersebut telah dijual di kawasan Kabupaten Lingga,” kata Armia.
Armia menjelaskan, untuk tahap kali ini, pihaknya mendapatkan bantuan penuh dari Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, berupa benih, Pupuk Organik Cair (POC), obat-obatan pertanian, serta peralatan perkebunan lainnya.
“Rencananya, pada lahan Ketahanan Pangan Kogabwilhan I yang sedang diolah ini akan ditanami sebanyak 5.000 batang semangka yang tersebar di lahan seluas kurang lebih 2 hektar,” ungkap Armia.
Sekda Lingga melanjutkan, tidak hanya fokus pada semangka, namun kawasan sekitar lokasi ketahanan pangan tersebut telah ditanami berbagai komoditas lain untuk mendukung diversifikasi pangan. Tanaman seperti nenas, ubi, durian, jagung, kelapa, bawang daun, tomat, dan cabe rawit turut dibudidayakan di area tersebut.
Armia juga menyoroti efektivitas penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) bantuan dari Jenderal Kunto Arief Wibowo. Setelah melalui proses fermentasi selama 20 hari, 1 liter POC dapat dicampur dengan air hingga menjadi 20 liter cairan pupuk yang siap digunakan, sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan ketahanan pangan ini, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekitar serta dapat memenuhi permintaan kebutuhan pasar dan masyarakat. Tujuannya agar Kabupaten Lingga tidak sepenuhnya bergantung terhadap pasokan dari luar daerah,” pungkas Armia.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan pertanian mandiri di Kabupaten Lingga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi militer.
***
