Amsakar Minta Pengembang Perhatikan Nasib Korban Amblasnya Tanah Timbunan

0
1248

RASIO.CO, Batam – Wakil walikota Batam Amsakar Achmad meminta pengembang untuk segera memperhatikan nasib korban tanah timbunan yang amblas milik salah satu pengembang di Batam.

“Saat ini pemerintah batam telah membangun dapur umum bagi korban amlasnya tanah timbunan yang berlokasi dekat pasar induk , jodoh tersebut, namun tidak dapat dipastikan sampai kapan dan untuk itu pengembang tersebut juga harus memberikan perhatian terhadap korban yang saat ini tempat tinggalnya rusak bahkan tak bisa ditempati,” kata Amsakar usai menggikuti rapat paripurna di DPRD kota Batam. Senin(30/12).

Amsakar menambahkan, Pemerintah terus berupaya mencarikan solusi tehadap korban yang berdekatan dengan pasar induk tersebut dan membagun fasilitas dapur umum serta tenda penambungan sementara.

“Saya sudah perintahkan camat dan kadis untuk berdiskusi dengan pengembang sebagai penggelola lahan untuk mencari solusi bagi korban amblasnya tanah timbunan tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Puluhan Rumah Liar(Ruli) dekat pasar Induk Jodoh, Batam hancur bahkan rusak parah akibat diduga tanah timbunan amblas oleh salah satu perusahaan.

Menurut salah seorang warga dilokasi mengatakan, peristiwa naas ini terjadi lebih kurang menjelang azan subuh dinihari tadi, warga dikejutkan dengan suara gemuruh dibarengi dengan padamnya aliran listrik.

“Penyebab pasti tidak tahu, namun pagi harinya ada puluhan rumah rusak bahkan salah seorang warga meninggal diduga karena kaget rumahnya ikut roboh,” ujar Uni salah seorang warga dilokasi. Mingu(29/12).

Kata Dia, sebelumnya kejadian, hampir saban hari terjadi penimbunan yang dilakukan perusahaan pengembang di depan mejelang masuk ke ruli , bahkan lebih tinggi dari rumah warga yang ada disepuran sini.

“Kami berharap ada perhatianlah , agar kami bisa tinggal sementara disini dengan tenang, apalagi saat ini musim hujan dan saat ini kami terpaksa tinggal ditempat seadanya membagun tenda darurat bersama perobotan yang berhasil diselamatkan,” ujarnya pasrah.

Sementara itu, ketua RT 04 RW 04 Yudi mengatakan, sebagai rt yang baru diminta kembali aktif oleh warga, dirinya sedang melakukan pendataan terhadap korban yang rumahnya rusak dan datanya untuk diberikan ke pada Tagana yang ada dilokasi.

“Kami sedang mendata warga korban rumahnya yang rusak dan saat ini ada 46 kk baru yang terdata,”ujarnya.

Sedangkan salah seorang petugas Tagana yang dijumpai dilokasi mengatakan, Usai mendata korban yang rumahnya rusak , kami akan membangun fasilitas dapur umum dan lainnya untuk keperluan warga.

“Tadi lokasi sudah dikunjungi pejabat yang berkepentingan dan kami sedang melakukan pendataan selanjutnya bangun dapur umum,” kata salah seorang petugas Tagana yang enggan dipublis.

Sementara itu, pantauan dilokasi, Ruli yang berada dilokasi saat ini merupakan berdekatan dengan pinggir laut, sehingga rumah warga dilokasi terlihat seperti rumah panggung.

APRI@www.rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini