Arkeolog Sumatra Utara Akan Serah Perahu Cagar Budaya

0
477

RASIO.CO, Lingga – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Lingga bersama dari Balai Arkeologi Sumatra Utara, menemui Bupati Lingga, dalam agenda dan membicarakan serah terima objek penelitian Perahu Cagar Budaya Bercadik khas Nusantara, di ruang kerja Bupati Lingga, Daik Lingga. Rabu (1/9/2021).

Plt Kepala Disbud Lingga, Azmi mengatakan, kedatangan mereka menemui Bupati Lingga sebagai langkah tindak lanjut pasca penelitian arkeologi terhadap objek perahu tersebut, yang sebelumnya diangkat dari Pulau Sebangka, dan rekan-rekan dari Balai Arkeologi Sumatra Utara, akan menyerahkan benda cagar budaya tersebut kepada pemerintah daerah.

“Kami berkoodinasi rencana penyerahan benda cagar budaya ini ke pemerintah Kabupaten Lingga, dari Balai Arkeologi Sumatera Utara ke Bupati Lingga,” kata Azmi kepada media usai pertemuan.

Sebelumnya, jelas Azmi, Disbud juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rencana pemindahan Perahu bercadik khas Nusantara, dengan panjang 12,55 meter dan lebarnya kurang lebih 1 meter tersebut, ditemukan warga terbenam dipantai Pulau Sebangka, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga ke Museum Kabupaten Lingga, yang diangkut menggunakan angkutan laut dan darat, dibantu tim dari Balai Arkeologi Sumatra Utara, dan juga masyarakat setempat pada 26 Agustus 2021 lalu.

Untuk itu, lanjut Azmi, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pengembangan objek cagar budaya, karena secara maritim, peradaban di Kabupaten Lingga sudah terbilang maju sejak dulu, dan ia yakin nanti bakal banyak temuan baru benda cagar budaya, dan tentu akan menambah koleksi ragam benda cagar budaya untuk daerah kita, untuk saat ini perahu yang sudah diteliti oleh tim dari balai arkeologi tersimpan di mesuem Linggam Cahaya.

“Alhamdulillah, Bupati Lingga mendukung penuh, dan melalui dinas kami diminta untuk terus berkerjasama berkenaan dengan pengembangan cagar budaya,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan, pemerintah daerah sangat mendukung upaya perlindungan Benda Cagar budaya tersebut, baik ekskavasi dan kegiatan lanjutan yang dilakukan Balai Arkeologi Sumatra Utara, menurutnya hasil dari penemuan dan penelitian ini merupakan suatu prestasi.

Apalagi, kata Nizar lagi, Kabupaten Lingga dilihat dari kilas balik rentetan sejarah yang cukup panjang, merupakan jalur lalu lintas dagang yang diperkirakan cukup padat, masih banyak benda cagar budaya yang terbenam didasar laut, hal itu tentunya perlu menjadi perhatian bersama, dalam pengembangan benda cagar budaya, kepada Disbud, Pemda Lingga memberikan kesempatan berobservasi, dan diharapkan benar-benar serius dalam upaya pengembangan benda-benda cagar budaya.

“Pemerintah daerah sangat mendukung, dan membuka laluan kepada dinas teknis agar intern berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Balai Kajian, baik itu Balai Arkeologi Sumatera Utara, maupun balai kajian lainnya yang memang tupoksi pengkajiannya meliputi daerah kita, dan intinya kita memberi itu, supaya menghasilkan nilai yang plus untuk Kabupaten kita,” paparnya.

Ditempat yang sama, Stanov Purnawibowo dari Balai Arkeologi Sumatera Utara mengatakan, selain rencana penyerahan pihaknya juga mengkoordinasikan rencana penelitian/observasi pada dua lokasi yakni, perairan Desa Suak Buaya, Kecamatan Posek, dan diperairan Desa Batu Belubang, Kecamatan Bakung Serumpun, pada tanggal 3-12 September mendatang.

Untuk saat ini, Stanov menyebutkan, pihaknya memang tengah fokus melakukan penelitian di Kabupaten Lingga, terhitung sejak tanggal 21 Agustus lalu hingga tanggal 13 September mendatang, dengan jumlah lebih kurang 15 orang tenaga peneliti, menurutnya perahu atau jelo yang akan diserahkan itu tidak terlalu tua, meskipun hampir keseluruhan mateial perahu dibuat menggunakan kayu utuh dan ada jejak cadik, namun pada proses penelitian ditemukan komponen logam untuk pasak.

“Kami mohon restulah dari pak Bupati, karena memang fokus kami itu ke maritim pada benda-benda cagar budaya di perairan, kita prediksikan secara teknologi ini tidak terlalu tua, tapi karakteristik perahu Nusantara ada banyak pasak dan jejak cadik, dan rencana penyerahan akan dilakukan pada besoknya,” tutupnya.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini