Atrean Mengular, SPBU Karimun Malah Dahulukan Pembeli Pakai Drum Besar

0
748

RASIO.CO, Karimun – Atrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat, menjadi pemandangan yang tak asing di SPBU Jalan Poros Kabupaten Karimun.

Untuk mendapat BBM, hampir setiap hari pengendara harus bergilir berjam-jam. Ironisnya, pelayanan justru mengutamakan pembeli yang menggunakan belasan drum dengan mobil pickup.

Pemandangan kontradiktif itu terlihat ketika Rasio.co hendak mengisi BBM di SPBU yang tak jauh dari Rumas Sakit Umum Daeah Karimun, Sabtu (16/2/2019) sore. Di saat puluhan mobil antre panjang hingga ke numplek di jalan raya, ternyata ada salah satu petugas SPBU yang dengan tenangnya mengisi Premium ke dalam belasan drum besar yang diangkut dengan mobil Pickup.

Sang petugas SPBU terkesan tak peduli, dengan jumlah kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan, yang merayap berjam-jam untuk mendapatkan premium.

Tidak jelas, apakah tindakan ini melanggar ketentuan atau tidak. Namun yang pasti, ulah petugas SPBU ini sempat membuat kesal sejumlah pengendara. Apalagi pompa BBM di SPBU tersebut yang berfungsi hanya dua unit, dari enam unit pompa yang terpasang.

”Seharusnya, yang diprioritaskan adalah deretan pengendara yang antre panjang. Bukan selambe (tenang-tenang-red) mengisi drum-drum yang jumlahnya belasan di atas mobil. Ini tidak bisa dibenarkan,” ujar Edi, seorang pengendara roda empat yang mengaku hampir satu jam mengentre.

Edi juga mengaku baru kali ini belihat ada SPBU yang ‘terkesan’ dibolehkan mensuplay BBM-nya ke pembeli yang menggunakan drum-drum besar. Kalau satu atau dua drum mungkin bisa dimaklumi. Sebab, pengguna BBM di Karimun tidak hanya kendaraan darat, tapi juga ada banyak kendaran air, seperti pompong dan speedboad yang menggunakan premium. Sementara SPBU terapung juga tidak ada.

”Tapi kalau jumlahnya sudah belasan drum, ini patut dipertanyakan. Kok dibiarkan SPBU melakukan hal itu. Jangan-jangan BBM itu dibeli untuk dijual lagi secara eceran,” ujarnya dengan nada kesal.

Rasio yang berupaya mengkonfirmasi dengan pengurus SPBU, penanggungjawabnya tidak berada di tempat. Sementara seorang petugas pompa pengisian mengatakan, pengisian ke drum-drum itu tidak setiap hari.

Lagi pula menurutnya, antrean panjang seperti ini, hanya terjadi setiap menjelang sore hingga magrib. ”Yang begini ini mang selalu terjadi di sore hari pak, padat dan ramai. Meski demikian, stok BBM yang ada di SPBU ini tidak pernah kekurangan,” ujarnya. (dar)

DAR@www.rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini