Bamsoet Pastikan Akan Hadiri Ground Breaking Sirkuit F1 Bintan

0
517
foto/Ansar bersama Group General Manager PT BRC Abdul Wahab, serta pengurus IMI Pusat dan IMI Kepri.

RASIO.CO, Tanjungpinang – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Bambang Soesatyo memastikan akan hadir pada pelaksanan Memory of Understanding (MOU) dan ground breaking atau peletakan batu pertama Sirkuit F1 di Lagoi, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau yang rencananya akan dilaksanakan pada 17 Maret 2022. 

Kepastian ini disampaikan Bamsoet yang juga Ketua MPR ini dalam pembahasan lanjutan bersama Gubernur Kepri. Sabtu (12/3) lalu. Rapat turut dihadiri Group General Manager PT BRC Abdul Wahab, serta pengurus IMI Pusat dan IMI Kepri. 

Mungkin gambar 6 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Bambang Soesatyo atau disapa Bamsoet akan melaksanakan MoU dan peletakan batu pertama Sirkuit F1 Bintan bersama Frans Gunara, Vice President Director PT BRC selaku pengelola kawasan Lagoi tempat sirukit akan dibangun. 

Dalam kesempatan ini, Bamsoet menegaskan jika tim kajian tengah merampungkan DED terkait teknis tanah maupun kondisi alam tempat Sirkuit F1 Bintan  akan dibangun.  DED Sirkuit F1 Bintan disebut Bamsoet menyamai konsep Sirkuit di Mandalika yang mengedepankan pemandangan alam. Sirkuit F1 Bintan dirancang juga menawarkan pemandangan laut Bintan yang indah. 

Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Menurut Bamsoet, IMI Pusat menargetkan Sirkuit F1 Bintan menjadi sirkuit termegah di kawasan Barat Indonesia, sedangkan di kawasan Timur ada Mandalika  dan kawasan tengah Indonesia terletak di Jawa Barat. 

“Ini sehingga penyebaran event, baik Moto GP dan F1 ada di Indonesia. Ini akan menambah kekuatan pariwisata di Indonesia,” tegas Bamsoet. 

Untuk diketahui, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad sangat konsentrasi agar pembangunan Sirkuit F1 di Lagoi, Bintan, segera terwujud. Gubernur Ansar telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak. 

“Pembangunan Sirkuit F1 di Bintan ini tentunya akan berdampak kepada perbaikan ekonomi dari sektor pariwisata yang terpuruk akibat Pandemi Covid 19,” ujar Ansar Ahmad usai menghadiri pertemuan. 

Mungkin gambar 6 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Bupati Bintan dua periode ini menyampaikan, sektor pariwisata Kepulauan Riau yang menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,2 triliun terdegradasi akibat Pandemi Covid-19. 

“Tentunya ini menjadi salah satu harapan bagi kita untuk kembali menggeliatkan ekonomi sektor pariwisata,” pungkas Ansar. 

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini