Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp4,7 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut

0
80
Foto/Pemerintah Kota Batam menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp4,7 miliar kepada korban bencana alam di Sumatera Utara sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian.

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Provinsi Sumatera Utara. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan, pada Kamis (8/1), sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian Pemerintah Kota Batam serta masyarakat Batam terhadap warga terdampak bencana di Sumatera Utara.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp4,7 miliar. Dana tersebut terdiri atas Rp2,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam serta Rp2,2 miliar yang merupakan hasil donasi masyarakat Batam.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Batam dan masyarakat Batam di tengah masa tanggap darurat pascabencana.

“Terima kasih telah membersamai kami dalam masa sulit ini. Semoga bantuan yang diberikan membawa kebaikan dan menjadi pahala bagi kita semua,” ujar Bobby.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby memaparkan kondisi terkini penanganan bencana di Sumatera Utara. Hingga 8 Januari 2026, jumlah penduduk terdampak tercatat sebanyak 479.045 kepala keluarga atau 1.803.549 jiwa. Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai 3.371 kepala keluarga atau 13.378 jiwa, korban meninggal dunia sebanyak 372 jiwa, luka-luka 126 jiwa, dan 42 jiwa dinyatakan hilang.

Dari total 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, sebanyak 18 daerah terdampak bencana, dengan lima kabupaten/kota di antaranya mengalami dampak paling parah. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini masih menetapkan status tanggap darurat dan membuka posko penanganan bencana hingga tiga bulan ke depan.

“Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan jiwa, pemenuhan kebutuhan logistik, serta upaya mengurangi jumlah pengungsi melalui penyediaan hunian sementara dan hunian tetap,” jelas Bobby. Ia menambahkan bahwa bantuan dari Pemerintah Kota Batam akan diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang melanda Sumatera Utara. Ia menegaskan kehadiran jajaran Pemerintah Kota Batam bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam merupakan wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak.

“Kami hadir bersama wakil wali kota dan Forkopimda Batam untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan amanah dari masyarakat Batam. Kepedulian warga Batam terhadap korban bencana sangat tinggi, dan hampir setiap kegiatan besar selalu disertai dengan penggalangan donasi kemanusiaan,” ujar Amsakar.

Amsakar berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatera Utara.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, Forkopimda, dan seluruh masyarakat Batam, kami berharap musibah ini segera berakhir dan Sumatera Utara dapat kembali pulih,” kata Amsakar.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penanganan dan pemulihan pascabencana, khususnya terkait rencana pembangunan hunian tetap bagi para pengungsi.

YD

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini