Senin, November 9, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 173

Honda Scoopy Hadir dengan Fitur Lengkap, Jadi Pilihan Ekspresikan Gaya Hidup

0

RASIO.CO, Batam – Honda Scoopy cocok sekali untuk para pecinta motor yang suka tampil beda didukung dengan tampilan dan fitur terbaru yang siap mendukung gaya hidup anak muda masa kini. Mengusung konsep Totally Unique, generasi terbaru skutik ikonik Honda ini tisdak hanya fungsional sebagai kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi diri yang fashionable dan trendi.

Desain pada Honda Scoopy makin menegaskan karakter uniknya. Lampu depan dengan teknologi LED crystal block, panel meter digital modern, hingga handle cover yang tertutup memberi kesan lebih clean dan futuristik. Tak ketinggalan, console box kini berkapasitas 4 liter—lebih besar dari generasi sebelumnya—yang pas untuk kebutuhan mobilitas harian kamu.

Honda Scoopy juga dilengkapi fitur USB Type-C Charger yang memudahkan kamu isi daya gadget kapan pun dibutuhkan. Untuk kamu yang suka tampil beda, pelek berdesain palang dan jok baru dengan pilihan warna dan jahitan stylish menambah kesan retro-elegan yang khas.

“Honda Scoopy sangat cocok untuk anak muda Kepri yang fashionable dan suka tampil beda. Tidak hanya sebagai kendaraan, Scoopy juga menjadi bagian dari gaya hidup yang unik dan ekspresif,” Ungkap Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Fitur keamanan tetap jadi perhatian utama. Varian Smart Key dilengkapi Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm. Pengendara juga dibantu dengan indikator ECO yang hadir di panel digital untuk menghemat konsumsi bahan bakar secara efisien.

Performa mesin Honda Scoopy tetap andal untuk mobilitas harian. Ditenagai mesin 110cc eSP (enhanced Smart Power), skutik ini mampu menghasilkan tenaga 6,6 kW @ 7.500 rpm dan torsi 9,2 Nm @ 6.000 rpm.

Model ini juga tetap mempertahankan keunggulan seperti desain velg palang lima, pijakan kaki pembonceng yang menyatu dengan bodi, serta ban tubeless 12 inci yang memberikan kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Kombinasi fitur modern dan tampilan retro membuat Scoopy tetap jadi primadona di kelasnya.

Honda Scoopy hadir dalam 4 varian dan 8 pilihan warna menarik, mulai dari varian Stylish, Prestige, Fashion hingga Energetic. Dengan tampilan baru yang lebih atraktif dan karakter yang kuat, Honda Scoopy siap menemani perjalananmu setiap hari dan bikin kamu makin percaya diri. Segera miliki Honda Scoopy dan jadi pusat perhatian di jalan.

Khusus bulan ini ada program menarik untuk pembelian Honda Scoopy, Konsumen di wilayah Batam dapat menikmati program DP ringan mulai dari Rp 1,6 juta ditambah potongan angsuran sebanyak 2 kali serta potongan harga hingga Rp 400 ribu. Sementara itu, konsumen setia Honda di Tanjung Pinang dapat memiliki Honda Scoopy dengan DP mulai dari Rp 2 jutan dan mendapatkan potongan harga hingga Rp 400 ribu.

Di wilayah Tanjung Balai Karimun sebesar Rp 1,5 juta dan mendapatkan potongan hingga Rp 800 ribu tidak hanya itu, konsumen juga mendapatkan potongan angsuran sempai 3 kali. Setiap pembelian juga dilengkapi dengan bonus Jaket Eksklusif Cari Aman dan Aksesoris Plat Holder untuk mendukung tampilan berkendara yang lebih stylish dan aman baik di wilayah Batam, Tanjung Pinang serta Tanjung Balai Karimun.

Tidak hanya itu, Honda juga menghadirkan layanan purna jual yang bisa disebut Honda Care, layanan darurat bagi pengguna sepeda motor Honda. Layanan ini mencakup bantuan saat motor mengalami kendala di jalan, rumah, kantor, maupun tempat umum, serta dilengkapi fasilitas service kunjung dan service rutin gratis.

Di wilayah Kepulauan Riau, Honda Care beroperasi Senin–Jumat pukul 08.00–16.00 WIB serta Sabtu–Minggu pukul 08.00–12.00 WIB. Konsumen dapat mengakses layanan ini melalui Astra Honda Care di nomor 1-500-989.

Dengan kombinasi tampilan baru Scoopy yang makin fashionable, program penjualan spesial, serta dukungan layanan purna jual Honda Care, Honda ingin memastikan konsumen tidak hanya tampil gaya dengan motor ikonik ini, tetapi juga merasakan kenyamanan dan ketenangan maksimal dalam setiap perjalanan.

Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat mengunjungi dealer resmi Honda terdekat atau akun media sosial resmi @capellahondakepri.

***

Polisi Bongkar Alasan di Balik Penculikan Kacab Bank Ilham Pradipta

0

RASIO.CO, Jakarta – Teka-teki penculikan dan dugaan pembunuhan M Ilham Pradipta (MIP), kepala cabang sebuah bank di Jakarta Pusat, mulai terungkap.

Jasad Ilham ditemukan di persawahan Serang Baru, Bekasi, Kamis (21/8) pagi, setelah diculik dari pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur, sehari sebelumnya, Rabu (20/8).

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap 15 orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Berdasarkan penyidikan, motif penculikan didasari rencana memindahkan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang sudah dipersiapkan.

“Motif para pelaku melakukan perbuatannya yaitu berencana untuk melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dikutip CNNIndonesia, Selasa (16/9).

Rencana itu diprakarsai tersangka Candy alias Ken, yang memiliki data rekening dormant di sejumlah bank. Pada Juni 2025, ia bertemu Dwi Hartono (DH) untuk membahas rencana pemindahan dana. Namun, agar rencana berjalan, mereka membutuhkan persetujuan kepala cabang bank.

Upaya mendekati sejumlah kepala cabang bank selalu gagal, hingga akhirnya DH memunculkan nama Ilham berdasarkan kartu nama yang didapat dari rekannya. Dari situlah korban mulai dibuntuti dan dijadikan target penculikan.

Keterlibatan Anggota Kopassus

Selain 15 tersangka sipil, terungkap dua anggota Kopassus turut terlibat, yaitu Serka N dan Kopda FH. Keduanya berasal dari Detasemen Markas Kopassus.

Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah bukti dan keterangan saksi menguatkan peran mereka. “Serka N dan Kopda F bahkan sedang dicari satuannya karena mangkir dari dinas,” ujarnya.

Dari penyidikan, keduanya dijanjikan uang Rp100 juta untuk ikut serta. Dari tangan Kopda FH, aparat menyita barang bukti berupa uang tunai Rp40 juta.

Empat Klaster Tersangka

Polisi membagi 15 tersangka ke dalam empat klaster sesuai perannya:

·       Otak penculikan: Candy alias Ken, Dwi Hartono (DH), JP, dan AAM.

·       Eksekutor penculikan: E, REH, JRS, AT, dan EWB.

·       Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal: JP, NU, dan DSD.

·       Surveillance (pembuntutan korban): AW, EWH, RS, dan AS.

Selain itu, seorang tersangka lain berinisial EG alias B masih buron. EG diduga berperan dalam klaster surveillance.

Tidak Dijerat Pasal Pembunuhan

Meski korban meninggal, polisi tidak menjerat para tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

“Kalau 340 itu harus ada niat sejak awal untuk membunuh. Dalam kasus ini niatnya menculik, namun akhirnya korban meninggal dunia,” jelas Wira.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 328 KUHP tentang Penculikan dan atau Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

***

Dinsos Bersama DWP Lingga Gelar Seminar Ketahanan Keluarga

0

RASIO.CO, Lingga – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lingga menghadiri kegiatan Seminar Ketahanan Keluarga yang digelar di Gedung Pertemuan Kecamatan Senayang, pada Selasa (16/9).

Mengusung tema, “Rumah Tangga Harmonis Keluarga Bahagia” kegiatan ini terlaksana berkat sinergi Dinas Sosial Kabupaten Lingga dengan DWP Kabupaten Lingga, turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepri Penyuluh Hukum Ahli Madya, Siska Sukmawaty dan Kepala KUA Senayang Aprianto.

foto bersama. (Foto: Dok. Diskominfo Lingga).

Ketua DWP Kabupaten Lingga, Qamariah Armia mengucapkan terimakasih dan apresiasinya atas atensi dan kehadiran seluruh pihak yang hadir di gedung pertemuan Kecamatan Senayang.

“Saya sangat senang sekali setelah sekian lama saya tidak berkunjung ke Senayang, pada hari ini dimana-mana saya lihat banyak logo DWP dan dihadiri oleh orang- orang hebat di Kecamatan Senayang ini,” kata Qamariah dalam sambutannya.

Qamariah juga mengajak setiap keluarga menjaga dan selalu mengaktifkan 8 fungsi dalam keluarga seperti fungsi agama, fungsi perlindungan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang dan lainnya.

Qamariah menyampaikan, bahwa dalam meningkatkan ketahan keluarga, DWP Kabupaten Lingga telah mengadakan pelatihan menjahit bagi anggotanya.

“Sampai hari ini sudah banyak yang mahir dalam menjahit dan dapat menambah penghasilan ekonomi keluarga,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial, Muslim, S.Pd mengatakan, bahwa selain selalu menjaga beberapa fungsi tersebut, keluarga juga perlu berhati-hati dengan kemajuan teknologi diantaranya dengan hadirnya media sosial pada hari ini.

“Selain perlu menjaga beberapa fungsi yang disebutkan oleh Ketua DWP, kita juga perlu berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial karena medsos sangat berbahaya apabila tidak dipahami dengan baik ataupun disalahgunakan,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan pada acara yang kita laksanakan di Kecamatan Senayang ini, menjadi momentum bagi kita untuk merefleksi perjalanan dan ketahanan keluarga kita semua,” tambah Muslim.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Lingga, Camat Senayang bersama Ketua PKK Kecamatan Senayang, Sekretaris Dinas Sosial, Anggota DPRD Lingga, Akhmad Dulhaq, Forkopimda, Aprianto, Guru dan Kepala Sekolah, Anggota DWP Senayang serta undangan lainnya.

***

Porkot Batam VI Resmi Ditutup, Sekupang Raih Gelar Juara Umum

0

RASIO.CO, Batam – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Batam VI resmi berakhir dalam malam penutupan yang digelar di GOR Sekolah Yos Sudarso, Batamcentre, Selasa (16/9). Ajang olahraga dua tahunan ini diikuti 3.330 atlet dari 12 kecamatan dengan memperebutkan total 1.587 medali.

Kontingen Kecamatan Sekupang berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 49 medali emas, 52 perak, dan 56 perunggu, atau total 157 medali. Posisi kedua ditempati Kecamatan Batam Kota dengan 136 medali, sedangkan Kecamatan Sagulung menempati posisi ketiga dengan 115 medali.

Adapun hasil lengkap perolehan medali Porkot Batam VI 2025 adalah sebagai berikut:

·       Sekupang: 49 emas, 52 perak, 56 perunggu (157 medali)

·       Batam Kota: 37 emas, 37 perak, 62 perunggu (136 medali)

·       Sagulung: 33 emas, 33 perak, 49 perunggu (115 medali)

·       Nongsa: 27 emas, 28 perak, 38 perunggu (93 medali)

·       Bengkong: 23 emas, 23 perak, 29 perunggu (75 medali)

·       Batuaji: 22 emas, 19 perak, 24 perunggu (65 medali)

·       Lubukbaja: 19 emas, 17 perak, 24 perunggu (60 medali)

·       Sungai Beduk: 18 emas, 16 perak, 54 perunggu (88 medali)

·       Galang: 10 emas, 5 perak, 5 perunggu (20 medali)

·       Batuampar: 7 emas, 11 perak, 15 perunggu (33 medali)

·       Bulang: 3 emas, 4 perak, 10 perunggu (17 medali)

·       Belakangpadang: 2 emas, 5 perak, 10 perunggu (17 medali)

Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah memberikan uang pembinaan kepada tiga besar juara umum, yakni Rp50 juta untuk juara I, Rp30 juta untuk juara II, dan Rp20 juta untuk juara III.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada KONI Batam yang telah sukses menyelenggarakan Porkot. Menurutnya, kompetisi ini merupakan sarana penting untuk mencetak atlet berprestasi sejak tingkat kota hingga nasional.

“Porkot ini untuk mengasah kemampuan atlet Batam. Kami ucapkan selamat kepada pemenang dan berharap para atlet terus mengasah diri agar bisa bersaing mulai dari Porkot, Porprov 2026, Porwil 2027, hingga PON 2028 di NTT dan NTB mendatang,” ujar Amsakar.

Batam sendiri direncanakan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2027. Ajang ini akan menghadirkan sedikitnya 12 ribu orang ke Kota Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lingga mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

Dua pria berinisial A dan I diamankan petugas setelah diduga terlibat dalam konsumsi sabu di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Jumat (12/9).

Kasatresnarkoba Polres Lingga, Iptu Thomas Harison, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak biasa di salah satu kampung desa tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan di rumah milik A.

“Dalam penggeledahan, ditemukan sejumlah peralatan yang biasa digunakan untuk mengisap sabu, termasuk bong dan pipet kaca,” ungkap Iptu Thomas Harison dikutip tribunbatam, Rabu (17/9).

Dalam pemeriksaan awal, A mengaku memperoleh sabu dari luar Kabupaten Lingga. Ia bersama beberapa rekannya, termasuk R, I, dan B, melakukan perjalanan menggunakan kapal pancung. Di luar daerah, mereka bertemu seseorang berinisial MD yang menjadi perantara pembelian sabu.

Setelah mendapatkan barang haram tersebut, kelompok ini mengonsumsinya bersama-sama, termasuk A, MD, dan BM, sebelum kembali ke Lingga. Dalam perjalanan pulang, mereka juga mengangkut penumpang tambahan berinisial HN.

Sekitar pukul 00.20 WIB, petugas kembali melakukan penindakan dan mengamankan I yang tengah tertidur di atas kapal pancung milik R. Meski tidak ditemukan sabu, polisi mendapati dua sumbu mancis dan satu pipet kaca pirex di sekitar kapal. Barang-barang itu diakui milik I dan biasa digunakan untuk mengonsumsi sabu.

Hasil tes urine terhadap A dan I menunjukkan positif mengandung amfetamin dan metamfetamin, sehingga menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kedua pelaku telah dibawa ke Mapolres Lingga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, pada Senin (15/9/2025), keduanya dikirim ke BNN Kota Batam guna menjalani proses asesmen terpadu (TAT) bersama tim dari BNN,” jelas Thomas.

Hasil asesmen menyatakan A alias R (42) dan I.K alias IN (28) direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi.

Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, melalui Kasat Narkoba menegaskan pihaknya terus memperkuat pengawasan, terutama di wilayah perairan yang rawan menjadi jalur masuk narkoba.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Peran serta aktif warga sangat penting dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,” tegas Iptu Thomas Harison.

Ia juga mengapresiasi keberanian warga yang memberikan informasi, sehingga kasus ini dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak lebih luas di masyarakat.

***

HUT ke-3, Punokawan Komitmen Lestarikan Budaya Jawa di Perantauan

0

RASIO.CO, Batam – Perkumpulan Sosial Pelestari Budaya Jawa Punokawan Batam, merayakan HUT ke-3 yang jatuh pada tanggal 14 September 2025.

Perayaan yang dihadiri segenap Pengurus, Pembina dan sesepuh serta seluruh anggota Punokawan tersebut, dilaksanakan pada Minggu (14/09) di Catur Entertainment Golden City Bengkong.

Acara yang bertajuk dalam istilah Jawa “Ngupocoro Ambal Warsa” yang berarti upacara ulang tahun ini, berjalan cukup khidmat, meriah dan penuh keakraban.

Tema yang diketengahkan dalam acara ini adalah, Tetep ing setio nguri-uri budoyo, Tulung tinulung marang sakpodho yang artinya tetap dalam setia melestarikan budaya, tolong menolong kepada sesama.

Acara HUT ke-3 Punokawan Batam ini, diisi dengan prosesi budaya pemotongan tumpeng dan penampilan tari serta lagu-lagu Jawa.

Ketua atau Ki Demang Punokawan, H. Sutardi, SE. dalam sambutannya menyanpaikan bahwa, memasuki tahun ke-3 berdirinya Punokawan ini, Ia akan terus melakukan penataan organisasi dan tetap menjaga serta meningkatkan kekompakan seluruh jajaran Punokawan.

“Kita akan terus melakukan pembenahan, kemudian kedepan nanti, kita akan memulai pelaksanaan kegiatan sosial, seni dan budaya Jawa yang sudah diprogramkan, agar visi misi Punokawan yang telah dicanangkan bisa segera terwujud,” ujarnya.

Selanjutnya Sutardi mengajak semua anggota Punokawan untuk terus menjaga semangat, kekompakan, kebersamaan dan persaudaraan, agar Punokawan Batam tersebut, semakin besar dan berkembang.

“Tanpa kekompakan dan rasa persaudaraan yang kuat, maka mustahil Punokawan ini akan langgeng keberadaannya, untuk itu mari kita kuatkan semangat ini, demi pelestarian budaya jawa di tanah rantau ini, agar Budaya Jawa tak pupus dan tergerus kemajuan jaman hingga bisa kita  duplikasikan ke generasi kita selanjutnya,” pungkas Sutardi yang beraaal dari Wonogiri ini

Selajutnya, Pembina Punokawan Dr. Indrawati Sugiatiningsih, SE, MM, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas terlaksananya Acara tersebut, serta memberikan apresiasi kepada segenap pengurus dan anggota Punokawan yang telah sama-sama mempertahankan eksistensi Punkawan, hingga bisa mencapai usia 3 Tahun  tersebut.

“Tidak mudah mempertahankan eksistensi sebuah organisasi, apalagi seperti Punokawan yang keanggotaannya sangat majemuk ini, yakni dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, untuk itu saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Punokawan, yang telah membawa Punokawan hingga sejauh ini,” tuturnya.

Kemudian ndrawati, yang seorang juga seorang dosen ini, juga menyampaikan pesan dan harapannya, agar Punokawan kedepan semakin maju, semakin kuat dan membawa manfaat tidak saja bagi anggotanya namun juga masyarakat Batam pada umumnya.

“Tetap semangat, terus berbuat dan  berkarya untuk menjalankan visi misi yang telah dicanangkan, yakni Nguri-uri budoyo Jowo lan tulung tinulung marang sakpodho ( melestarikan budaya jawa dan tolong menolong terhadap sesama.(red)),” pungkasnya.

Seperti diketahui bahwa Punokawan Batam ini, merupakan Perkumpulan swadaya Masyarakat yang berkedudukan Pusat di Kota Batam.

Punokawan dalam kegiatannya tidak lepas dari visi misi yang telah dicanagkannya,  yakni mempertahankan keberadaan dan kelangsungan Seni Budaya Jawa di tanah perantauan Kota Batam dan sekitarnya.

Sejak didirikan 3 tahun lalu, Punokawan Batam telah cukup menunjukkan kiprah dan perhatianya di bidang sosial, seni dan budaya dalam sendi kehidupan masyarakat Batam, baik bagi anggota Punokawan maupun warga Batam.

(r )

KPU Batalkan Aturan Rahasiakan 16 Dokumen Capres-Cawapres

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membatalkan Keputusan KPU RI Nomor 731 Tahun 2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan.

Keputusan KPU 731/2025 sebelumnya berisi ketentuan mengenai 16 dokumen syarat pendaftaran capres dan cawapres yang ditetapkan sebagai informasi dikecualikan atau tidak dapat diakses publik tanpa persetujuan pihak terkait.

“Akhirnya kami secara kelembagaan memutuskan membatalkan Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden sebagai Informasi Publik yang Dikecualikan,” kata Ketua KPU Mochammad Afifuddin dalam jumpa pers di Kantor KPU RI dikutip CNNIndonesia, Jakarta, Selasa (16/9).

Afifuddin menegaskan, keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Komisi Informasi Pusat (KIP). “Selanjutnya, informasi dan data tersebut akan kami perlakukan sesuai aturan yang sudah ada,” ujarnya.

Ia mengakui banyak masukan dan kritik dari publik terkait keputusan sebelumnya, dan pihaknya mengapresiasi hal tersebut. “Kami menerima dengan baik berbagai masukan serta kritik yang muncul,” tambahnya.

Sebelumnya, Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025 menetapkan 16 dokumen pendaftaran capres-cawapres sebagai informasi dikecualikan. Dokumen tersebut mencakup e-KTP dan akta kelahiran, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan kesehatan dari rumah sakit pemerintah yang ditunjuk KPU, daftar riwayat hidup, profil singkat, rekam jejak, ijazah, hingga Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Afifuddin menjelaskan, penetapan itu sejatinya hanya penyesuaian terhadap Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), yang menyebut data pribadi hanya dapat diakses dengan persetujuan pemilik.


“Pada intinya kami hanya menyesuaikan dokumen-dokumen tertentu yang menurut aturan memang harus dijaga kerahasiaannya, misalnya berkaitan dengan rekam medis,” kata Afifuddin pada Senin (15/9).

***

Bos Judol W88 Handayo Salman Dituntut 8 Tahun Penjara

0

RASIO.CO, Batam – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Batam menuntut Bos Judol W88 Handoyo Salman Tangkapan Mabes Polri selama 8 tahun penjara. Senin(15/09).

“Menyatakan terdakwa Handoyo Salman telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana”yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau yang turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan  dan/atau mentranmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian,”

“Menjstuhkan pidana terhadap terdakwa Handoyo Salman dengan pidana penjara selama delapan tahun denda 5 miliar atau subsidair 6 bukan penjara,” ujar JPU.

Sebelumnya, Seragam tahanan berwarna oranye menyelubungi tubuh Handoyo Salman saat ia melangkah ke ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (28/5/2025).

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Tiwik didampingi Andi Bayu dan Dina Puspasari, jaksa dari Kejagung dan Kejari Batam menghadirkan tiga orang saksi dari Bareskrim Mabes Polri.

Dalam persidangan itu, saksi Sandi Kelvin Anugerah (Anggota Bareskrim Mabes Polri) membeberkan peran pria yang akrab disapa Han itu dalam sindikat judi online internasional W88.

Penangkapan dilakukan melalui kerja sama interpol antara Kepolisian Indonesia dan Filipina,” kata saksi dari Bareskrim Mabes Polri, Sandi, dalam persidangan yang menghadirkan tiga saksi.

Setelah ditangkap, kata Sandi, pihak kepolisian Filipina kemudian menyerahkan atau mengekstradisi terdakwa melalui Kedutaan Besar Indonesia.

“Handoyo Salman ditangkap dari hasil Pengembangan atas Terpidana Vivian yang lebih dulu tertangkap oleh Bareskrim Mabes Polri dalam Perkara Judi Online Situs W88,” tegas Sandi.

Dalam dakwaan jaksa, nama Handoyo terhubung dengan sederet figur lain yang disebut sebagai kaki-tangan sindikat, termasuk terpidana Vivian, Rahma Hayati Fahranticka, hingga dua sosok buron, yakni Erwin Ngadimin dan Grace.

Aktivitas mereka terendus sejak 2017. Selama tujuh tahun, kelompok ini diduga mendistribusikan dan membuat dapat diaksesnya konten perjudian melalui situs https://www.w88viral.com.

Jaksa menuding Handoyo sebagai penghubung utama antara operator W88 di Filipina dan jaringan pengumpul rekening di Indonesia. Di balik layar, ia mengatur transaksi keuangan, merekrut penyedia rekening, serta menjadi bagian dari sistem pendukung transaksi bernama Bangladesh Market.

Handoyo bukan sosok asing dalam dunia gelap itu. Ia tercatat pernah bekerja sebagai customer service di berbagai perusahaan berbasis perjudian di Filipina, seperti 12Bet dan M88. Pada 2023, ia bekerja di kantor One Central, Bataan, sebagai penangan transaksi keuangan untuk pasar Bangladesh.

Tugas atau peran terdakwa Handoyo adalah menangani keluhan dana nyangkut dari website semacam windd15, Bengalwin, hingga Takabet,” kata JPU Reza saat menguraikan isi Surat Dakwaan kala itu.

Dengan akses dashboard back office dan peralatan canggih, termasuk beberapa ponsel seperti iPhone 16 dan One Plus Open, Handoyo mengontrol transaksi yang per harinya bisa mencapai Rp 3 miliar.

Tapi pengaruh Handoyo meluas ke Tanah Air. Di Indonesia, ia menggunakan jaringan perantara seperti Vivian untuk mengumpulkan rekening milik orang lain. Imbalannya antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per rekening aktif. Rekening itu digunakan untuk menyamarkan aliran dana judi online dari deposit hingga penarikan (withdraw).

Mereka menyewa rekening milik orang lain. Buku tabungan, ATM, token semua dikirim ke Filipina lewat jasa pengiriman,” ujar jaksa Reza Rizki Fadilah dalam sidang.

Vivian bahkan membentuk grup percakapan bernama VV Overseas di WhatsApp dan grup PT di Telegram untuk koordinasi operasional. Dari pengakuan terdakwa, total rekening yang dikelolanya untuk judi online mencapai 50 akun bank dari berbagai sumber.

Situs W88 sendiri menawarkan berbagai jenis permainan dari taruhan olahraga, slot, hingga lotre. Cukup bermodal Rp 50 ribu, pemain bisa langsung terjun ke arena digital. Metode transaksi mereka juga beragam, mulai dari transfer bank, e-wallet, QRIS hingga pulsa. Tak ada keahlian khusus yang dibutuhkan cukup untung-untungan.

Seluruh operasional dilakukan tanpa izin pemerintah,” kata jaksa Pieter Louw menambahkan.

Akhir 2024 menjadi titik balik. Handoyo diamankan polisi Filipina pada 1 November 2024. Dua puluh hari kemudian, ia diekstradisi ke Indonesia. Saat ditangkap, penghasilannya dari penyewaan rekening sudah menurun drastis.

“Saat ditangkap, hanya tersisa empat rekening aktif. Pendapatannya tinggal Rp6 juta per bulan,” ungkap jaksa.
Kini, jaksa mendakwa Handoyo melanggar UU ITE dan UU Perjudian. Ia terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Yudo@www.rasio.co //

Dua Pengurus PWI Kepri Masuk Struktur PWI Pusat Periode 2025–2030

0

RASIO.CO, Jakarta – Dua pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri di bawah kepemimpinan Saibansah Dardani dipercaya masuk dalam kepengurusan PWI Pusat periode 2025–2030, hasil Kongres Persatuan di Cikarang, Jawa Barat, 29–30 Agustus 2025 lalu.

Keduanya adalah Ramon Damora, Ketua Dewan Pakar PWI Kepri, yang ditunjuk sebagai Ketua Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya PWI Pusat, serta Denni Risman, anggota Dewan Pakar PWI Kepri, yang dipercaya menjadi anggota Komisi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Pusat.

Pengumuman resmi susunan pengurus PWI Pusat dilakukan Ketua Umum terpilih Akhmad Munir bersama Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari dalam rapat koordinasi di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (15/9).

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, yang akrab disapa Cak Iban, menyambut keputusan tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, kepercayaan ini menjadi bukti bahwa kualitas pengurus PWI Kepri sudah bertaraf nasional.

“Alhamdulillah, kami semua bersyukur dan merasa bangga atas kepercayaan Cak Munir memilih dua pengurus PWI Kepri duduk di PWI Pusat,” ujar Cak Iban.

Ia menambahkan, Ramon Damora adalah mantan Ketua PWI Provinsi dua periode sekaligus penyair Kepri yang reputasinya telah diakui secara nasional dan regional. Sementara itu, Denni Risman dikenal sebagai wartawan senior dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik nasional.

“Selamat menjalankan amanah buat Bang Ramon dan Bang Denni, berikan dedikasi terbaik untuk PWI Pusat. Kami di Kepri akan mendukung sepenuh hati,” tegas Cak Iban.

Sebelumnya, Ketua Umum PWI Pusat terpilih Akhmad Munir, yang akrab disapa Cak Munir, menyebut kepengurusan periode ini sebagai “kabinet persatuan” setelah PWI sempat dilanda dualisme. Kini, organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia itu kembali solid serta telah diakui pemerintah.

“Wartawan harus teguh menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Dengan kepengurusan yang solid, PWI akan hadir mendampingi seluruh anggota agar menjaga komitmen tersebut,” kata Munir.

Ia menegaskan, wartawan adalah penyaji “makanan bergizi” bagi publik. Informasi yang sehat diyakini dapat memperkuat masyarakat di tengah derasnya arus hoaks dan disinformasi digital.

Struktur PWI Pusat periode 2025–2030 juga diisi sejumlah nama besar dunia pers nasional. Antara lain Suryopratomo (Dubes RI untuk Singapura, eks Pemred Kompas & Metro TV) sebagai Ketua Dewan Penasihat, Ilham Bintang sebagai Wakil Ketua, hingga Dahlan Iskan, Karni Ilyas, dan Retno Pinasti yang ikut memperkuat jajaran penasihat.

Dengan kombinasi tokoh senior berpengalaman dan wajah baru, PWI Pusat periode ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya ekosistem pers yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di era digital.

Bagi insan pers Kepri, masuknya dua perwakilan daerah ke dalam struktur pusat diharapkan dapat memperkuat sinergi sekaligus membuka ruang lebih luas bagi wartawan daerah untuk berperan membangun masa depan pers Indonesia.

***

Pemko Batam Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Umum Ranperda APBD 2026

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan tanggapan atau jawaban atas pandangan umum fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Tanggapan tersebut disampaikan Firmansyah dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD Kota Batam, Senin (15/9). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh fraksi yang telah memberikan pandangan serta menyetujui kelanjutan pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

“Pemerintah Kota Batam mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Batam atas pandangan umum yang konstruktif dan dukungan dalam pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026,” ungkap Firmansyah.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan kebijakan belanja daerah pada Ranperda APBD 2026 telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan daerah dengan kebijakan nasional maupun provinsi, yang menjadi dasar dalam penyusunan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.

Meski demikian, Firmansyah mengakui tanggapan atau jawaban yang disampaikan belum dapat menanggapi seluruh pandangan umum fraksi.

“Hal ini akan kami lengkapi saat pembahasan secara teknis antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, dan disepakati untuk ditunda sampai ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Redaksi@www.rasio.co//