Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 48

Wakil Ketua I DPRD Batam Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak, Dorong Kesadaran Dukung Pembangunan

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Gerindra, Haji Aweng Kurniawan, menghadiri kegiatan Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak Daerah Kota Batam Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Batam di Harmoni One Hotel, Batam Centre, Senin (22/6) malam.

Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta para wajib pajak yang menerima penghargaan atas kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Dalam kesempatan itu, Haji Aweng Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang memperoleh penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kota Batam melalui pembayaran pajak.

“Saya mengucapkan selamat kepada para wajib pajak yang menerima penghargaan pada malam ini. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa kepatuhan dalam membayar pajak memberikan manfaat besar bagi kemajuan Kota Batam,” ujar Haji Aweng Kurniawan.

Ia menegaskan bahwa pajak daerah menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran strategis dalam membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta berbagai program kesejahteraan masyarakat.

“Kita juga sangat apresiasi atas kesadaran bahwa pajak bukan semata kewajiban, tapi kebutuhan kita bersama untuk terus melanjutkan pembangunan Kota Batam,” tegasnya.

Haji Aweng berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi wajib pajak lainnya agar semakin patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta ikut berpartisipasi membangun Batam melalui pembayaran pajak secara tepat waktu.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa kontribusi para wajib pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam. Melalui kegiatan apresiasi tersebut, pemerintah berharap sinergi antara pemerintah dan wajib pajak terus diperkuat guna mewujudkan Batam yang maju, modern, dan berdaya saing.

Kegiatan Apresiasi Wajib Pajak Taat Pajak Daerah Kota Batam Tahun 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah wajib pajak yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam dan UMRAH MoU Riset Kemaritiman

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Selasa (23/6).

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti.

Penandatanganan turut disaksikan oleh para Anggota/Deputi dan Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam, serta jajaran pimpinan UMRAH yang terdiri dari Wakil Rektor dan para Dekan.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan asistensi, kajian, konsultasi, dan penelitian; pengembangan kompetensi; pemanfaatan sarana dan prasarana; serta berbagai bentuk kolaborasi lain yang dipandang perlu dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad berharap penandatangan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan dapat diemplementasikan dalam program yang konkret, untuk mendukung tugas fungsi kedua pihak, khususnya bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Penting bagi kita untuk tidak sekadar berhenti pada tataran seremoni, tetapi memastikan kerja sama ini ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, kolaborasi ini menjadi semakin strategis seiring dengan perluasan cakupan wilayah kerja dan pengelolaan BP Batam yang kini mencakup 22 pulau, menyusul penyesuaian regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2026.

Dalam konteks tersebut, UMRAH sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan riset kemaritiman diharapkan dapat memberikan dukungan akademik melalui berbagai kajian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan wilayah BP Batam ke depan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan pihaknya siap mendukung dan berkolaborasi dalam pilar riset & ilmu pengetahun teknologi, pilar inovasi dan budaya maritim serta pilar pengabdian masyarakat.

“Kami siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan BP Batam melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan Indonesia Barat,” ujar Prof. Agung Dhamar.

Melalui kerja sama ini, BP Batam dan UMRAH berkomitmen membangun sinergi yang berlandaskan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan wilayah, pengembangan investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi kerakyatan berbasis riset dan inovasi kemaritiman. (NA)

Redaksi@www.rasio.co //

Siswa SMKN 3 Batam Ikuti Kompetensi Standart Honda

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 74 siswa kelas XI Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Batam mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan standar industri Honda.

Kegiatan ini digelar pada 11-19 Juni 2026 di bengkel praktik SMKN 3 Batam.

UKK tersebut mendapat dukungan dari PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau.

Dalam pelaksanaannya, tim Honda turun langsung sebagai asesor eksternal untuk memastikan proses pengujian berjalan sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Keterlibatan industri dalam UKK ini menjadi poin penting. Sebab, siswa tak hanya menjalani ujian sekolah, tetapi juga diuji dengan acuan yang digunakan di jaringan bengkel resmi Honda.

Materi yang diujikan pun cukup lengkap. Mulai dari perawatan dan perbaikan sistem mesin, sistem kelistrikan dan wire harness, sistem transmisi otomatis atau CVT, perawatan rangka dan suspensi, hingga diagnosis kerusakan sepeda motor.

Kepala Program Keahlian Teknik Sepeda Motor SMKN 3 Batam, Budi Hendrika, mengatakan kehadiran industri dalam pelaksanaan UKK memberi nilai tambah bagi siswa karena materi yang diuji disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

“UKK ini bukan sekadar ujian, tetapi jembatan bagi siswa kami untuk masuk ke dunia kerja dengan standar industri Honda. Kami bangga bisa bermitra langsung dengan AHM Honda,” ujar Budi.

Menurut dia, kolaborasi sekolah dengan dunia industri penting untuk memastikan lulusan SMK tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga punya keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan.

Diuji Sesuai Standar Bengkel Resmi Honda

Technical Service Manager wilayah Kepulauan Riau, Johandi, mengatakan keterlibatan Honda dalam Uji Kompetensi Keahlian merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pendidikan vokasi di bidang otomotif.

Ia menilai sinergi sekolah dan industri harus terus diperkuat agar lulusan SMK memiliki kompetensi teknis yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

“Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, kami ingin membantu menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami standar kerja yang diterapkan di dunia usaha dan dunia industri.”

“Harapannya, para siswa memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri di bidang otomotif,” kata Johandi.

Johandi menambahkan, kehadiran tim Honda sebagai asesor eksternal juga bertujuan menjaga objektivitas pengujian. Dengan begitu, kemampuan siswa dapat diukur lebih akurat sesuai standar kerja yang berlaku di bengkel resmi Honda.

Ia menegaskan pendidikan vokasi punya peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif. Karena itu, kerja sama antara sekolah dan industri dinilai penting untuk terus dijaga.

Jadi Bekal Lulusan SMK di Batam

Bagi siswa, UKK ini bukan hanya penilaian akhir pembelajaran, tetapi juga pengalaman menghadapi pola kerja industri secara langsung. Pengalaman tersebut dinilai penting agar mereka punya gambaran lebih nyata sebelum masuk ke dunia kerja.

Salah satu siswa kelas XI TSM SMKN 3 Batam mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian ujian bersama tim Honda. Ia menyebut pengujian tersebut menjadi tantangan tersendiri karena dilakukan dengan standar industri.

“Kami merasa tertantang sekaligus bangga bisa diuji langsung oleh tim Honda. Semoga hasil UKK ini menjadi bekal kami untuk bekerja di bengkel resmi maupun membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Melalui UKK ini, SMKN 3 Batam dan Main Dealer Capella Honda Kepri berharap para siswa memiliki bekal kompetensi yang lebih kuat setelah lulus nanti. Bukan hanya siap bekerja di bengkel resmi, lulusan juga diharapkan punya peluang untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang otomotif.

Kolaborasi antara sekolah dan industri seperti ini pun diharapkan terus berlanjut. Selain meningkatkan kualitas lulusan SMK di Batam, langkah tersebut juga dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja muda yang kompeten dan siap pakai.

Redaksi@www.rasio.co //

BP Batam Sebut Triwulan Pertama Investasi Tumbuh Pesat

0

RASIO.CO, Batam – Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika persaingan investasi antarwilayah, Batam terus menunjukkan kinerja positif sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi Batam berhasil melampaui target bahkan menunjukkan tren pertumbuhan yang kian menguat pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Batam tahun 2025 tercatat mencapai Rp 44,01 triliun. Angka tersebut tumbuh 72,83 persen dari tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 25,46 triliun dan sukses melampaui target 2025 sebesar Rp 36,9 triliun.

Sementara itu, berdasarkan metodologi perhitungan investasi yang dikembangkan BP Batam melalui pendekatan bottom-up, nilai investasi yang berhasil terealisasi bahkan mencapai Rp 69,30 triliun atau 115,50 persen dari target investasi BP Batam sebesar Rp 60 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pencapaian ini menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan pelaku usaha atau investor terhadap Batam terus meningkat.

Ia memaparkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan secara konsisten. Mulai dari penyederhanaan layanan investasi, reformasi terhadap sejumlah regulasi, hingga percepatan serta pembangunan infrastruktur pendukung investasi.

“Data ini menunjukkan bahwa Batam tetap menjadi kawasan yang dipercaya investor. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Batam justru mampu mencatat pertumbuhan investasi yang kian menguat. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa iklim investasi Batam terus membaik dan semakin kompetitif,” ujar Amsakar, Senin (22/6/2026).

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan bahwa capaian investasi tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan yang berkembang mengenai prospek investasi Batam.

Menurutnya, indikator yang paling objektif untuk menilai daya tarik suatu daerah adalah keputusan investor untuk menanamkan modalnya.

“Ketika investasi terus tumbuh, baik dari dalam maupun luar negeri, itu berarti para pelaku usaha melihat peluang dan masa depan yang baik di Batam,” tambahnya.

Salah satu capaian yang paling menonjol adalah pertumbuhan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Pada tahun 2025, nilai PMDN mencapai Rp 18,43 triliun atau meningkat 125,86 persen dibandingkan tahu sebelumnya yang sebesar Rp 8,16 triliun.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa dunia usaha nasional semakin optimistis terhadap prospek ekonomi Batam.
Selain itu, kondisi tersebut juga menjadi sinyal bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bergantung pada modal asing, tetapi juga mendapat dukungan kuat dari investor domestik.

Di sisi lain, Penanaman Modal Asing (PMA) juga menunjukkan kinerja yang solid. Nilai PMA sepanjang tahun 2025 mencapai Rp25,58 triliun atau tumbuh 47,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,30 triliun.

Singapura tercatat masih menjadi sumber investasi terbesar, diikuti oleh sejumlah negara mitra strategis lainnya yang terus memperluas aktivitas usahanya di Batam.
Momentum positif berlanjut pada Triwulan I Tahun 2026

Realisasi investasi Batam pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp17,4 triliun atau tumbuh 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai tersebut terdiri dari PMA sebesar Rp8,8 triliun yang tumbuh 50,71 persen dan PMDN sebesar Rp8,5 triliun yang melonjak 216,18 persen secara tahunan.

2026 berasal dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang.
Keberagaman negara asal investasi tersebut menunjukkan bahwa Batam memiliki basis investor yang semakin luas dan tidak bergantung pada satu negara tertentu, sehingga lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.

Dari sisi sektor usaha, investasi yang masuk juga semakin berkualitas karena didominasi sektor bernilai tambah tinggi.
Industri mesin dan elektronik menjadi sektor terbesar dengan kontribusi 23,65 persen, disusul sektor kimia dan farmasi sebesar 21,18 persen, jasa lainnya sebesar 17,70 persen, serta kawasan industri dan properti sebesar 13,09 persen.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya ditopang oleh sektor properti, tetapi juga didorong oleh industri manufaktur, teknologi, dan sektor produktif lainnya yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya saing ekonomi.

Amsakar optimistis, tren pertumbuhan investasi akan terus berlanjut seiring berbagai kebijakan strategis yang telah dijalankan.

Salah satu langkah penting adalah perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, lanjut Amsakar, cakupan wilayah KPBPB Batam bertambah dari 8 pulau menjadi 22 pulau dengan luas kawasan meningkat dari sekitar 71.500 hektare menjadi 152.686,44 hektare.

Perluasan ini membuka ruang pengembangan investasi baru yang jauh lebih besar untuk mendukung industri, logistik, pariwisata, energi, hingga sektor ekonomi masa depan.

Selain itu, BP Batam juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang meliputi jalan dan jembatan, drainase, pelabuhan, bandara, jaringan distribusi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengelolaan limbah B3, serta fasilitas kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Amsakar menegaskan bahwa investasi dan pembangunan infrastruktur merupakan dua hal yang saling mendukung.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap investor yang datang memperoleh kepastian usaha, dukungan infrastruktur yang memadai, serta pelayanan yang cepat dan profesional.

Dengan sinergi tersebut, investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (DN)

redaksi@www.rasio.co //

Komisi III DPRD Batam Gelar RDPU, Bahas Pemasangan Listrik dan Air ABH di Kavling PKJ Sagulung

0

RASIO.CO, Batam – Komisi III DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait permasalahan pemasangan aliran listrik dan air bersih ABH bagi masyarakat di Kavling Putra Keamoring Jaya (PKJ), Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung.

RDPU yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri sejumlah anggota Komisi III.

Untuk memperoleh solusi yang komprehensif, Komisi III turut menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam, Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam, Direktur PLN, Direktur Air Batam Hilir (ABH), Camat Sagulung, Lurah Sei Lekop, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Rudi mengatakan bahwa RDPU digelar sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan masyarakat yang hingga saat ini masih menghadapi kendala dalam memperoleh akses layanan dasar berupa aliran listrik dan air bersih.

Menurutnya, keberadaan listrik dan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, DPRD melalui Komisi III berupaya memfasilitasi dialog antara warga dan instansi terkait agar persoalan yang ada dapat segera ditemukan jalan keluarnya.

“Kami berharap RDPU ini dapat menjadi wadah untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat. Hak warga untuk mendapatkan akses air bersih dan penerangan listrik harus menjadi perhatian bersama, sehingga permasalahan yang selama ini dikeluhkan dapat segera diselesaikan,” ujar Muhammad Rudi.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi terkait proses pemasangan jaringan listrik dan layanan air bersih di kawasan Kavling Putra Keamoring Jaya. Sementara itu, instansi dan pihak terkait diberikan kesempatan untuk menjelaskan kondisi serta langkah-langkah yang dapat ditempuh guna mengatasi permasalahan tersebut.

Melalui RDPU tersebut, Komisi III DPRD Kota Batam berharap terbangun koordinasi yang lebih baik antarinstansi sehingga kebutuhan dasar masyarakat di Kavling Putra Keamoring Jaya dapat segera terpenuhi dan memberikan kepastian layanan bagi warga setempat.

Redaksi@www.rasio.co//

HUT Bhayangkara, Polri Gelar Cerdas Cermat KUHP&KUHAP Bagi Penyidik

0

RASIO.CO, Batam – Bersimpena memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau menggelar Cerdas Cermat KUHP dan KUHAP bagi anggota penyidik.

Merupakan personel fungsi teknis Reserse sebagai upaya meningkatkan profesionalisme serta memperkuat pemahaman hukum dalam pelaksanaan tugas penyidikan, bertempat di Gedung Lancang Kuning (GLK) Polda Kepri, Senin (22/6).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si. Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepri,  Kaprodi Magister Hukum Pascasarjana Undrika, serta para peserta dari Polda Kepri dan Polres jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolda Kepri mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi, meningkatnya berbagai bentuk kejahatan, serta tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan Polri menuntut setiap personel untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri.

Menurutnya, kegiatan cerdas cermat ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana evaluasi dan penguatan pemahaman terhadap KUHP dan KUHAP sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas penyidikan dan penegakan hukum.

“Sebagai insan reserse, baik yang bertugas di Reskrimum, Reskrimsus maupun Resnarkoba, pedoman utama kita adalah KUHP dan KUHAP.”

“Dengan penguasaan yang baik terhadap aturan tersebut, pelaksanaan tugas akan semakin terarah, profesional, dan akuntabel,” ujar Wakapolda Kepri.

Ia menjelaskan, simbol cakra yang menjadi lambang fungsi reserse memiliki makna sebagai roda kehidupan sekaligus senjata, yang menggambarkan peran reserse sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Wakapolda Kepri juga mengingatkan bahwa profesi penyidik memiliki tantangan yang kompleks sehingga setiap pelaksanaan tugas harus selalu berpedoman pada hukum yang berlaku. Menurutnya, selama tugas dilaksanakan sesuai aturan, maka setiap tindakan akan memiliki legitimasi yang kuat.

“Kepada seluruh peserta, saya berharap agar mengikuti perlombaan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan tanggung jawab. Jadikan setiap pertanyaan sebagai tantangan untuk memperkaya wawasan serta memperkuat kemampuan profesional,” pesan Wakapolda Kepri.

Selain itu, Wakapolda Kepri berharap para dewan juri dapat memberikan penilaian secara objektif, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan personel-personel reserse yang unggul serta berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang Presisi, profesional, dan berintegritas guna menghadapi dinamika perkembangan kejahatan serta mewujudkan penegakan hukum yang modern, transparan, dan berkeadilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri, juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam guna melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas Kepolisian.

Redaksi@www.rasio.co //

PMII Batam Demo di DPRD, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Nasional

0

RASIO.CO, Batam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menerima aksi unjuk rasa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam di halaman Gedung DPRD Kota Batam, Senin (22/6).

Aksi yang diikuti puluhan mahasiswa tersebut membawa berbagai spanduk dan atribut berisi tuntutan kepada pemerintah, di antaranya meminta evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sejumlah kebijakan nasional yang dinilai perlu diperbaiki.

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustofa, SH, MH, menerima langsung massa aksi. Ia bahkan duduk bersila bersama para mahasiswa di halaman gedung DPRD untuk mendengarkan orasi dan aspirasi yang disampaikan secara bergantian.

Dalam kesempatan itu, Mustofa mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai. Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi.

“Kami ucapkan selamat datang kepada semua adik-adik mahasiswa dari PMII. Atensi mahasiswa untuk perbaikan bangsa ini tentu akan kami teruskan ke pemerintah pusat,” tegas Mustofa di hadapan peserta aksi.

Selain menyampaikan tuntutan kepada DPRD, para mahasiswa juga meminta agar perwakilan Pemerintah Kota Batam dapat hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi yang mereka sampaikan.

Ketua PC PMII Kota Batam, Suhardi, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional PMII sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa.

“Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional PMII sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa. Kami meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap kinerja kabinet dan berbagai kebijakan, terutama program MBG,” ujar Suhardi.

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya pemerintahan sekaligus memastikan setiap kebijakan yang diterapkan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan kondusif.

Redaksi@www.rasio.co//

Wagub Kepri Bersama Bupati Lingga Survei Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat

0

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lingga melakukan survei lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Malar, Desa Mepar. Senin, (22/06/2026).

Survei lapangan yang dipimpin Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si dan Bupati Lingga Muhammad Nizar, S.Sos. ini merupakan bagian dari tahapan persiapan sebelum dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Malar, Desa Mepar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lahan dari berbagai aspek teknis sehingga proses pembangunan fisik nantinya dapat berjalan lancar dan sesuai perencanaan.

Hadir pada kesempatan tersebut rombongan Pemprov Kepri yang terdiri dari Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kepri, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, Kepala Dinas Sosial Kepri, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepri, serta Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Kementerian PUPR Provinsi Kepri.

Sementara itu dari pemerintah Kabupaten Lingga, hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, kepala OPD terkait meliputi, Kepala Dinas Sosial PPA Kabupaten Lingga, Kepala Diskominfo Kabupaten Lingga, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura berharap seluruh tahapan administrasi dapat segera diselesaikan agar proses pembangunan fisik bisa langsung dimulai tanpa kendala.

“Harapan kami, tahap pembersihan lahan (land clearing) dapat segera dilakukan. Setelah itu, proses PKKPR, AMDAL, dan ANDALALIN dapat dituntaskan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Lingga,” ujar Wagub Kepri.

Saat ini, sejumlah dokumen perizinan dan kajian teknis memang sedang diproses secara intensif. Dokumen tersebut di antaranya meliputi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN). Langkah ini diambil guna memastikan pembangunan berjalan sesuai koridor hukum serta tetap memperhatikan aspek tata ruang, kelestarian lingkungan, dan keselamatan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lingga Muhammad Nizar menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lingga telah menyiapkan lahan dan terus mematangkan berbagai persiapan pendukung lainnya demi kelancaran proyek strategis ini.

​”Kami sudah menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Saat ini, proses administrasi PKKPR, AMDAL, dan ANDALALIN sedang berjalan. Mudah-mudahan seluruh proses perizinan dapat selesai pada Oktober 2026 mendatang sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan. Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah siap mendukung penuh setiap program Bapak Presiden demi kemajuan masyarakat,” terang Bupati Lingga.

Lebih lanjut, Bupati Lingga menyampaikan bahwa pihak pemda juga telah mengantisipasi pemenuhan infrastruktur dasar agar operasional Sekolah Rakyat nantinya dapat berjalan optimal sejak hari pertama digunakan.

​”Selain lahan dan perizinan, kami juga telah mempersiapkan kebutuhan infrastruktur dasar seperti akses jalan, ketersediaan air bersih, pasokan listrik, serta dukungan jaringan komunikasi dan internet,” jelasnya.

​Bupati Lingga mengungkapkan, saat ini masyarakat memang masih memanfaatkan sumber air dari program Pamsimas, namun ke depan akan menambah suplai air bersih melalui pembangunan sumur dangkal.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kestabilan pasokan listrik dan penguatan jaringan telekomunikasi agar proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat nantinya berjalan tanpa hambatan,” tutup Bupati Lingga.

​Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan, khususnya di wilayah pelosok Kabupaten Lingga, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.


Deswita Cs Pengedar Vape Narkoba First Club Divonis Enam Tahun

0

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Deswita L Hutagaol dan Lexsi Kelfica pengedar Catrige Vape Narkoba sekaligus mantan karyawan Firs Club Batam, akhirnya divonis 6 tahun penjara denda 1 Miliar. Kamis(18/06) lalu.

Putusan majelis hakim ketua Yuanne Marietta R.M didampingi hakim anggota Irfan Lubis dan Tri Lestari dengan nomor peekara 149/Pid.Sus/2026/PN Btm, setahun lebih ringan dari tuntutan JPU selama 7 tahun penjara denda 2 miliar.

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Deswita Lumongga Hutagaol Alias Deswita oleh karena itu dengan pidana penjara selama 6 Tahun dan pidana denda sejumlah Rp1.000.000.000,00,”

“Menetapkan jika pidana denda tersebut tidak dibayar dalam jangka waktu yang telah ditentukan, maka kekayaan atau pendapatan Terpidana dapat disita dan dilelang untuk melunasi pidana denda yang tidak dibayar,”

“Dalam hal, hasil penyitaan dan pelelangan kekayaan atau pendapatan tidak cukup atau tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, pidana denda yang tidak dibayar tersebut diganti dengan pidana penjara selama 190,”kata hakim.

Sebelumnya, Kasus pengedar Vape mengandung narkoba dengan terdakwa Ex-Waitres First Clubs, Deswita L Hutagaol dan Lexsi Kelfica, bergulir di PN Batam. Kamis(07/05) pekan lalu.

Ironisnya, Diduga aktor utama berkeliaran diluar bernama Rahman yang ditetapkan Daftar Orang alias DPO.

Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Yuanne bersama hakim anggota Irpan Lubis dan Tri. Dalam persidangan, anggota saksi penangkap mabes polri bernama Dira membeberkan kronologi transaksi narkoba yang disebut berlangsung melalui operasi undercover buy.

Menurut Dira, terdakwa Deswita berperan mengambil barang dari Rahman sebelum menyerahkannya kepada polisi yang menyamar sebagai pembeli.

“Deswita mengambil barang dari Rahman lalu menyerahkan kepada pembeli undercover,” ujar Dira di hadapan majelis hakim.

Dari praktik tersebut, Deswita disebut memperoleh keuntungan jutaan rupiah. Ekstasi dibeli seharga Rp 700 ribu per butir lalu dijual Rp 800 ribu. Sementara vape narkotika dibeli Rp 2,6 juta dan dijual kembali Rp 3,5 juta.

Tak hanya itu, terdakwa Lexsi Kelfica juga disebut memiliki peran penting dalam transaksi. Ia diduga menjadi penghubung komunikasi antara Rahman dan Deswita serta memberi informasi terkait kedatangan pemasok narkoba ke lokasi hiburan malam tersebut.

“Atas bantuannya, Lexsi menerima upah sebesar Rp 350 ribu dari Rahman,” ungkap saksi di persidangan.

Fakta lain yang turut menjadi sorotan ialah metode penangkapan Lexsi. Polisi mengaku menggunakan alasan “salah kirim makanan” agar Lexsi kembali datang ke First Club sebelum akhirnya diamankan.

Padahal, berdasarkan keterangan saksi sendiri, tugas waiters di tempat hiburan malam itu hanya mengantar minuman dan buah kepada pengunjung. “Setelah kembali sekitar 30 menit kemudian langsung diamankan,” kata Dira.

Jaksa Penuntut Umum, Rumondang, dalam dakwaannya juga mengurai detail transaksi narkotika yang disebut berlangsung sejak sore hingga dini hari di First Club.

“Selanjutnya terdakwa Deswita L Hutagaol lalu menyerahkan 10 butir ekstasi merek Red Bull dan lima cartridge merek Side Piece kepada saudara Dira di toilet VIP Prada. Namun setelah diketahui saudara Dira merupakan polisi, terdakwa langsung diamankan,” ujar Rumondang saat membacakan surat dakwaan.

Dalam dakwaan disebutkan, transaksi bermula ketika polisi undercover memesan 10 butir ekstasi dan 10 cartridge vape narkotika melalui WhatsApp kepada Deswita. Karena stok tidak tersedia penuh, transaksi tetap dilanjutkan setelah disepakati pembayaran uang muka sebesar Rp 10 juta.

“Selanjutnya sekira pukul 13.00 WIB saudara Dira mentransfer uang tersebut melalui rekening BCA atas nama terdakwa Deswita L Hutagaol,” kata Rumondang.

Setelah menerima transfer uang, Deswita disebut menghubungi Rahman untuk mencarikan barang pesanan. Menjelang dini hari, Rahman menyerahkan 10 butir ekstasi kepada Deswita dan memberikan kontak seseorang bernama Aldi untuk menyediakan vape narkotika merek Side Piece.

Barang tersebut kemudian diserahkan kepada polisi undercover di toilet VIP Prada First Club sebelum penangkapan dilakukan.

Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau memastikan 10 butir pil berlogo Red Bull dengan berat 4,12 gram mengandung MDMA. Sedangkan cartridge vape mengandung zat MDMB-4en PINACA yang tergolong narkotika.

Kasus ini kembali menyoroti dugaan maraknya peredaran narkoba di tempat hiburan malam Kota Batam. Sebab transaksi disebut berlangsung terbuka di ruang VIP klub malam dan melibatkan pekerja tempat hiburan tanpa hambatan berarti hingga tahap penyerahan barang.

Kini, dua waiters telah duduk di kursi terdakwa, sedangkan sosok yang disebut sebagai pemasok utama narkoba hingga kini masih belum tersentuh aparat penegak hukum.

Ad@www.rasio.co //

Dukung Industri berkelanjutan, BP Batam & BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air

0

RASIO, CO -Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk.”

“Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Sedangkan, Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam.

Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (AP)

Redaksi@rasio.co //