Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 958

Rafiq Lakukan Pengecoran Perdana LPM di Karimun

0

RASIO.CO – Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan pengecoran perdana pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Kampung Bangun Sari Kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Tebing, Sabtu (11/9).

LPM tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pertanian dan Pangan Kabupaten Karimun yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2021 dengan pagu anggaran Rp. 287.383.000.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pembangunan LPM oleh Dinas Pangan dan Pertanian itu, dikerjakan secara padat karya dengan melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Sejahtera.

“Pembangunan LPM ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di Kabupaten Karimun. Jadi di sini juga akan menjadi tempat penampungan produk pertanian,” kata Rafiq usai melakukan pengecoran perdana pembangunan LPM di Kelurahan Harjosari, Sabtu (11/9).

Ia menyebutkan, harga sembako dan produk pertanian yang ada di LPM ini akan berada di bawah harga pasar. Namun demikian, perbedaan harga tersebut juga tidak merugikan petani yang mengelola LPM ini nantinya.

“Harga kita minta dibawah pasar, kalau pasar menjual Rp100 ribu di LPM menjual Rp95 ribu. Tetapi tetap ada keuntungan dan tidak merugikan petani karena tujuannya untuk menjaga kestabilan harga dan pangannya,” katanya.

Rafiq mengatakan, pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Karimun di Bidang Pertanian mendapatkan anggaran DAK sebesar Rp1,5 miliar dari usulan tahun 2020 lalu.

“Ada Rp. 1,5 miliar yang kita dapat tersebar di berbagai tempat untuk kegiatan pembangunan di bidang ketahanan pangan, salah satunya adalah pembangunan LPM ini,” katanya.

Bupati mengungkapkan pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat harus di kecamatan yang tergolong rentan ketahanan pangannya.

Ia menjealskan, di Karimun terdapat tujuh kecamatan yang tergolong ketahanan pangannya rentan berdasarkan hasil survey.

Namun, dari tujuh kecamatan tersebut hanya Kecamatan Tebing yang terakomodir berdasarkan kemampuan kesediaan DAK dan waktu yang tersedia.

“Yang sudah dibayarkan pada tahap pertama adalah 20 persen untuk modal kerja yang dikerjakan secara padat karya dan pembangunan ini ditargetkan rampung pada Desember 2021 mendatang,” katanya.

Selanjutnya, pada tahun 2022 nanti akan kembali dialokasikan dana senilai Rp100 juta dari DAK sebagai modal untuk mengisi lumbing pangan tersebut.

Sementara itu, Lurah Harjosari Ganar Septyadi mengaku bersyukur atas dibangunnya LPM tersebut. Menurutnya, LPM ini akan mendongkrak produksi pertanian para petani.

“Pastinya sangat bermanfaat sekali karena kegiatan pertanian oleh kelompok-kelompok tani di Kelurahan Harjosari memang sangat aktif, tidak hanya menjaga kestabilan pangan tetapi juga akan membantu pemasarannya. Namun, patut diketahui bahwa para petani di kecamatan lainnya juga bisa turut andil dalam Lumbung Pangan Masyarakat ini,” katanya.

(Rc)

Program TJSL PLN Bantu Tingkatkan Hasil Tani Buah Naga di Aceh

0

RASIO.CO, Aceh – Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT.PLN (Persero) berupa pemanfaatan Rekayasa Sinar Matahari di malam hari, hasil panen petani buah naga meningkat 2,5 kali lipat di Lhokseumawe, Aceh.

Keberhasilan menigkatkan hasil petani ini sebagai bentuk komitmen meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Tanah Air melalui program Electrifying Agriculture.

Dengan memanfaatkan listrik sebagai Rekayasa Sinar Matahari di malam hari, petani buah naga di Lhokseumawe, Aceh berhasil meningkatkan hasil panen hingga 2,5 kali lipat menjadi 500 kilogram (Kg).

Untuk mendukung para petani, PLN memberikan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dengan bantuan ini, para petani bisa melakukan perubahan daya dari 900 VA menjadi 4.400 VA untuk mencukupi kebutuhan listrik pertaniannya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh, Abdul Mukhlis berharap bantuan ini bisa meningkatkan kesejahteraan para petani, terutama di kala pandemi Covid-19 yang belum mereda.

“Ini merupakan program bantuan untuk petani buah naga Bang Tani Jaya dan juga merupakan pemanfaatan teknologi Electrifying Agriculture untuk meningkatkan produktivitas pertanian khusus buah naga,” ujar Abdul melalui siaran pers diterima rasio.co, Sabtu (11/09).

Para petani mengapresiasi PLN. Wujud bantuan itu dinilai sangat tepat, sebab dampak penerapan Electrifying Agriculture langsung terasa. 

“Saya berterima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan yang mana sangat bermanfaat sekali bagi kami sebagai petani buah naga,” kata M. Yani (40), salah satu petani buah naga yang mendapatkan bantuan program ini.  

Petani di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Dua ini menyebut bahwa metode penyinaran lampu LED listrik di lahan miliknya berfungsi baik. Dengan luasan lahan 1.200 meter persegi, petani buah naga dapat meningkatkan produksi panen hingga 500 Kg tanpa harus menunggu musim panen buah naga.  Sebelumnya tanpa penyinaran listrik PLN, petani hanya memperoleh 200 Kg sekali panen. 

Yani menjelaskan buah naga merupakan buah yang tumbuh di daerah tropis. Sehingga dukungan penyinaran lampu di malam hari sangat berguna untuk menjaga suhu di sekitar kebun tetap terjaga. Selain itu, dengan penyinaran juga dapat menghindarkan buah naga dari serangan serangga maupun hama buah lainnya. 

Yani menyebut bahwa nantinya kebun buah naga yang memakai program Electrifying Agriculture ini akan dikembangkan untuk mendukung perekonomian petani dan warga sekitar. “Kebun buah naga ini nantinya juga sebagai tempat edukasi para petani buah naga yang ada di kota Lhokseumawe, maupun tempat agrowisata kebun naga,” katanya.

Selain di Lhokseumawe, PLN juga menyerahkan bantuan dua unit Rumah Tanam (Green House) untuk tanaman Tomat Cherry serta Food Dehydrator kepada pengelola @KEBUNMint di Desa Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. 

Sementara di Kota Langsa, PLN menyalurkan pompa air bagi kelompok tani di Desa Buket Meutuah, Kecamatan Langsa Timur yang kesulitan dengan irigasi karena topografi sumber air tersebut rendah.


PT Panasonic Serahkan Paket Sembako untuk Warga

0

RASIO.CO , Batam  -Rudi menghadiri penyerahan sembako oleh PT. Panasonic Industrial Services kepada warga Baloi Permai, Batam Kota, (10/9) pagi.

Jumlah paket sembako yang dibagikan yakni 500 paket. Rudi menyampaikan terimakasih kepada pihak perusahaan yang telah menyisihkan program Corporate Social Responsibility untuk ikut membantu warga yang membutuhkan.

“Artinya perusahan yang beroperasi di Kota Batam ikut memperhatikan masyarakat Batam,” ucap Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Ia berharap, ke depan kegiatan serupa terus ditingkatkan. Menurutnya, pandemi merupakan momentum saling membantu satu sama lain.

“Perusahaan di Batam ini banyak. Yang besar 500an dan yang kecil ribuan. Kalau semua turun tangan, saya kira kondisi sosial masyarakat akan terbantu,” imbuhnya.

Perwakilan PT. Panasonic Industrial Services, Hasmonang Nasution mengatakan, Pandemi Covid-19 telah memasuki tahun kedua. Menurutnya masa ini merupakan masa yang berat bagi semua pihak, tak terkecuali bagi pelaku usaha dan masyarakat umum.

“Maka dari itu, kita perlu bahu membahu. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat saling membantu dalam menghadapi pandemi,” ucap dia.

Ia berterimakasih kepada Pemko Batam yang telah berbuat semaksimal mungkin menekan laju pandemi. Dari menggelar sosialisasi, vaksinasi hingga perhatian kepada warga terdampak.

“Semoga kondisi semakin baik ke depan. Mari bersama-sama optimis menghadapi pandemi ini,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Marlin Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Lapas

0

RASIO.CO , Batam – Marlin terus memacu laju vaksinasi di Kepri untuk membentuk percepatan kekebalan komunal. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menangani pademi COVID-19, dengan harapan Kepri cepat pulih agar ekonomi dapat bangkit. Semua kelompok harus mendapat suntikan vaksin, termasuk warga binaan.

“Kita harap dengan vaksinasi ini warga binaan mendapat perlindungan dari pademi COVID-19, baik saat di lapas maupun ketika sudah bebas nantinya,” kata Wagub Marlin di Baloi, Batam, Jumat (10/9).

Sepanjang Jumat ini, Wagub Marlin mengunjungi dua Lapas untuk melihat pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Yang pertama Wagub Main meninjau penyuntikan vaksin di Lapas Barelang, Tembesi, Sagulung. Kemudian Wagub Marlin meninjau Vaksinasi kedua untuk Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Kelas IIB Batam.

Saat peninjauan itu, Wagub Marlin tampak berbincang dan menyapa sejumlah tenaga kesehatan dan tenaga vaksinator. Wagub Marlin berterima kasih dengan dukungan mereka sehingga vaksinasi di Kepri berlangsung dengan laju dan tertinggi di luar Jawa Bali.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Wagub Marlin meninjau workshop di Lapas Barelang dan Lapas Perempuan. Di Lapas Barelang, Wagub Marlin sempat melihat hasil pelatihan mereka berupa pembuatan roti dan tempe.

Sementara di Lapas Perempuan, Wagub Marlin melihat hasil kerajinan berupa batik. Workshop ini diberikan agar para warga binaan memiliki keahlian ketika mereka ke luar nanti.

Wagub Marlin mengatakan, Pemprov bersama Forkompinda Kepri terus memacu laju vaksinasi di Kepri, baik dosis pertama maupun kedua. Jika semua target sasaran sudah divaksin, diyakini kekebalan komunal atau herd immunity akan terbentuk.

“Ini ikhtiar bersama agar kesehata cepat pulih, sehingga kita bisa membangkitkan ekonomi Kepri. Geliat ekonomi lebih meningkat lagi, dan memulihkan aktivitas perekonomian seluruh masyarakat yang terdampak wabah ini,” kata perempuan kelahiran Karimun ini.

Wagub Marlin menyampaikan, vaksinasi di Kepri terus meningkat baik untuk usia di atas 18 tahun maupunnusia 12-17 tahun. Sampai Kamis (9/9), sudah 1.060.709 orang atau 77,23 persen masyarakat Kepri yang mendapat suntikan dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua sudah disuntikkam kepada 536.154 orang atau 39,04 persen.

Sementara total capaian vaksinasi untuk usia 12 – 17 tahun sudah mencapai 74,13 persen atau 153.933 orang. Sedangkan dosis kedua sudah disuntikkan kepada 59.475 orang atau 28,64 persen.

“Kita berpacu dengan waktu untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunal, semoga segera terbentuk dan Kepri kembali bangkit ekonominya,” Wagub Marlin kembali menyampaikan optimismenya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kembangkan Potensi Energi untuk Kesejahteraan

0

RASIO.CO , Batam –  Marlin Agustina menyampaikan bahwa Rencana Umum Energi Daerah Kepri adalah tersedianya pasokan energi yang cukup. Untuk memenuhi kecukupan itu adalah dengan cara mengembangkan potensi energi setempat secara optimal, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Segala potensi di daerah harus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk energi. Terlebih ada banyak potensi Energi Baru Terbarukan di Kepri antara lain berasal dari biomass, biogas, energi laut, potensi bayu dan potensi surya,” kata Wagub Marlin di Kelong Baba, Sekupang, Batam (10/9).

Di Kelong Baba, Wagub Marlin melakukan pertemuan dengan Dewan Energi Nasional. Mereka di antaranya Musri dan Satya Widya Yudha serta Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto. Dari Kepri hadir Wakil Ketua III DPRD dr Afrizal Dahlan dan Karo Ortal Any Lindawati.

Wagub Marlin sangat mengapresiasi kedatangan Dewan Energi Nasional ke Kepri. Terlebih kehadiran ini untuk memantau proses penetapan Peraturan Daerah tentang Rencana Umum Energi Daerah Sesuai Amanat Pasal 18 Undang-Undang nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi.

Saat ini, Ranperda Rencana Umum Energi Daerah sudah masuk dalam Program Legislasi Daerah atau Prolegda DPRD Provinsi Kepri tahun 2021 dan dalam tahap pembahasan. Provinsi Kepri akan memprioritaskan percepatan penyelesaian ranperda ini pada tahun 2021 dan paling lambat pada tahun 2022.

Pada kesempatan itu Wagub Marlin menyampaikan bahwa di Kepri ketergantungan pada bahan bakar fosil masih sangat tinggi sedangkan konsumsi energi final persektor industri, transportasi, rumah tangga, komersial dan lainnya terus meningkat. Untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) baru mencapai 10 persen. Tapi potensinya sangat besar terutama berasal dari biomass, biogas, energi laut, potensi bayu dan potensi surya.

Wagub Marlin menyampaikan sejumlah permasalahan terkait dengan RUED Kepri. Di antaranya pengembangan EBT belum optimal, pengelolaan pembangkit EBT belum optimal dan teknologi EBT yang masih mahal. Selain itu pertumbuhan daya energi listrik pembangkit lebih rendah dibanding dengan pertumbuhan pemakaian listrik. Termasuk masih belum maksimalnya pembangunan infrastruktur kelistrikan di pulau-pulau. Juga infrastruktur energi minyak dan gas masih belum optimal.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun Peraturan Daerah tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi yang ditetapkan satu tahun setelah Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) ditetapkan, dalam hal ini telah ditetapkan dalam Perpres 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional.

“Terima kasih kunjungannya ke Kepri, semoga dapat memberi gambaran jelas dan mempercepat penyelesaian peraturan daerah tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Kepri,” harap Ketua PKK Kota Batam ini.

Redaksi@www.rasio.co//

Kapolri Bersama Panglina TNI Tinjau Vakainasi Serentak di NTB

0

RASIO.CO, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serentak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/9). Kegiatan itu diselenggarakan di 10 titik wilayah NTB.

Dalam peninjauan ini, Sigit meminta agar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat pelaksanaan vaksinasi nasional. Kegiatan itu diselenggarakan di Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Kota Bima, Kabupatem Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa,

Menurut eks Kapolda Banten ini, percepatan vaksinasi juga untuk kesiapan pelaksanaan ajang Superbike dan Moto GP pada bulan November mendatang.

“Untuk wilayah yang ada kegiatan tersebut mohon dipersiapkan petugas vaksinator. Mandalika perlu perhatian khusus,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Dalam kesempatan ini, Sigit menerima paparan Bupati Lombok Tengah bagaimana perkembangan vaksinasi di wilayah tersebut. Dalam paparannya, target sebanyak 75 persen masyarakat sudah divaksin terkait dengan memenuhi target program vaksinasi nasional sekaligus persiapan even internasional itu.

“Tolong diperhitungkan karena waktunya kurang lebih 2 bulan sehingga target bisa tercapai. Harapan kami rekan-rekan semua menembus angka rekor pencapaian di NTB. Kami tunggu semoga hasilnya sesuai,” ujar Sigit.

Sementara itu, kata Sigit, vaksinasi juga diperlukan untuk mengembalikan roda perekonomian masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kemudian, Sigit menyebut, vaksinasi juga untuk memperkuat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah dimulai. Oleh sebab itu, pelajar, guru dan pihak yang terkait harus segera dilakukan percepatan vaksinasi.

“Vaksinasi pelajar diharapkan dapat memperkuat kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menjadikan vaksin sebagai persyaratan bagi pelajar, guru maupun perangkat sekolah. Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi bagi orang tua murid maupun warga sekitar sebagai upaya akselerasi vaksinasi sehingga segera mencapai target capaian,” papar Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta jajaran pemerintah daerah untuk berkoordinasi jika memang membutuhkan stok vaksin. Namun, ia mengingatkan juga setiap wilayah untuk mempersiapkan petugas vaksinator jika stok vaksin sudah tersedia.

Tak lupa, dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang ikut menyukseskan vaksinasi di wilayah NTB mulai dari Pemprov, TNI-Polri dan masyarakat.

“Terima kasih kepada petugas dan masyarakat yang ikut mempercepat akselerasi vaksinasi,” katanya.


Nizar Temui Ansar Diskusikan Usulan Prioritas 2022

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar menemui Gubernur Kepulauan Riau, Anshar Ahmad, bicarakan terkait usulan-usulan prioritas Kabupaten Lingga tahun 2022, yang harus disinergikan dengan Pemerintah Provinsi, di Golden Prawn, Batam. Kamis (9/9) kemarin.

Mewakili Bupati Lingga, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Lingga, Safaruddin menyampaikan, pertemuan tersebut dilakukan untuk diskusi atau sharing pendapat, guna membahas usulan-usulan prioritas yang harus disegerakan tahun 2022 mendatang.

Safaruddin menjelaskan, selain membahas tindak lanjut mengenai bantuan provinsi, untuk rehab rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Lingga tahun 2022, dimana Dinas Perkim Kabupaten Lingga, sendiri harus benar-benar siap, baik dari segi administrasi maupun faktualnya.

“rencana ini harus benar-benar matang, dan kami melanjutkan kembali mengadakan pertemuan dengan Dinas Perkim Provinsi, ini langkah baik kami, dan semoga usaha ini terealisasi dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat KAT kita,” kata Safar melalui rilisnya kepada media.

Selain itu, lanjut Safar, rapat juga membahas mengenai fokus rencana pembangunan DAM Jelutung ke Bappenas, Pemugaran Tugu Khatulistiwa, Pertanian dan bantuan provinsi untuk objek wisatawa sejarah dan religi Masjid Jamik Sultan Lingga, dan rencana pembangunan Bandara di pulau Lingga.

“Bupati Lingga dalam hal ini sangat berterima kasih kepada pak Gubernur, karena kami malam- malam ke Batam dan disambut langsung, kami bersama pak Bupati diberikan kesempatan berdiskusi,” tutupnya.

Beberapa dinas yang mendampingi Bupati Lingga, saat menemui Gubernur Kepulauan Riau, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Puspan

Haornas ke – 38, Rudi : Semoga Berjaya

0

RASIO.CO , Batam – Peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38 jatuh pada Kamis (09/09) kemarin.  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam turut mengucapkan selamat memperingati Haornas 2021.

“Adapun tema Haornas tahun ini adalah ‘Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju’,” ucap Rudi.

Ia menyampaikan harapan semoga olahraga Indonesia ke depan semakin maju. Dan, meneruskan tradisi juara yang selama ini telah ditorehkan.

“Begitu juga, semoga lahir atlet yang berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional dari Batam,” imbuhnya.

Amsakar Achmad juga menyampaikan hal serupa. Ia menyemangati atlet Batam yang ikut dalam PON XX Papua. Pelaksanaan PON XX Papua secara resmi baru dilaksanakan pada awal Oktober tepatnya dari tanggal 2 hingga 15 Oktober 2021.

“Selamat Haornas ke-38. Semoga atlet Batam berjaya,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Pentingnya Pelatihan Branding Bagi Pelaku UMKM

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin buka pelatihan branding, ia mengisi sesi pemberdayaan masyarakat yang mana sesi ini lebih fokus pada tema penting brand bagi UMKM, Kamis (9/9).

Marlin mengajak pelaku UMKM di Kepri untuk selalu kreatif dan inovatif. Termasuk dalam membranding usaha mereka agar selalu diburu konsumen, sehingga tetap eksis. Malah bisa menjaga serta memperluas pasar.

“Kadang suatu produk itu sangat potensial, namun tak banyak orang yang tahu. Atau bahkan tak tertarik dengan kemasannya. Karena itu diperlukan branding agar produk-produk UMKM bisa menarik minat banyak orang,” kata Wagub Marlin di Golden Prawn, Batam.

Menurutnya, UMKM merupakan salah satu sektor penting dalam laju perekonomian Kepri. Karena itu, sektor ini harus terus didorong untuk tumbuh dan berkembang.

Ia pun berharap pelatihan ini bisa membantu pelaku UMKM semakin mengembangkan usahanya. Para pelaku UMKM juga diminta serius mengikuti pelatihan ini. Sehingga mendapat banyak manfaat untuk mengembangkan usahanya.

Dalam berbagai kunjungannya ke daerah-daerah di Kepri, Wagub Marlin selalu mengunjungi sentra UMKM daerah tersebut. Atau langsung ke lokasi produksi UMKM. Wagub Marlin selalu memberi masukan-masukan agar produk mereka semakin luas jangkauan pemasarannya.

“Kita pun ingin UMKM dapat pulih dan tumbuh di tengah pandemi ini. Karena sektor ini ikut mendorong pemulihan ekonomi Kepri,” kata Ketua TP PKK Kota Batam ini.

Redaksi@www.rasio.co//

Vaksinasi Ibu Hamil , Marlin : Tak Perlu Cemas

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin mengatakan ibu hamil dan menyusui tak perlu cemas ikut vaksinasi. Edaran Kementerian Kesehatan dan rekomendasi para ahli merestui agar vaksinasi menyasar kelompok ibu hamil dan menyusui.

“Saya tahu perasaan ibu hamil. Pasti ada kekhawatiran, keraguan. Tapi yakinlah ini aman dan dapat membentuk imun tubuh dan penting untuk generasi penerus kita,” kata Wagub Marlin di RS Bunda Haliman, Universitas Batam, Kamis (9/9).

Marlin melaksanakan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil Tingkat Kota Batam Tahun 2021. Setelah pencanangan ini, Ia bergarap antusiasme dua kelompok ini menjadi lebih tinggi ubtuk divaksin. Hal ini penting sebagai ikhtiar bersama dalam menangani pademi covid19. Juga upaya mempercepat terbentuknya herd immunity di Kepulauan Riau.

Kata Wagub Marlin, Pemprov dan Forkompinda Kepri memang bergerak bersama untuk mempercepat laju vaksinasi. Apalagi sampai Rabu (8/9), capaian vaksinasi di Kepri juga tertinggi ketiga setelah Jakarta dan Bali.

Total capaian vaksinasi untuk usia di atas 18 tahun sudaj mencapai 77,09 persen untuk dosis pertama. Sudah 1.058.683 masyarakat Kepri yang divaksin. Sedangkan untuk dosis kedua sudah menyasar  527.284 orang atau 38,39 persen. Sementara capai untuk anak usia 12 – 17 tahun juga sudah tinggi. Dosis pertama sudah 73,63 persen atau 152.899 orang. Sedangkan dosis kedua sudah 58.946 orang atau 28,39 persen.

Wagub Marlin juga mengingatkan bahwa ibu hamil dan menyusui menjadi target sasaran berdasarkan Surat Kementerian Kesehatan RI HK.02.01/I/2007/2021 tanggal 2 Agustus 2021. Juga setelah mendapat pertinbangan dan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional.

Pada kesempatan itu, Wagub Marlin pun berkisah tentang vaksinasi untuk anaknya yang sedang menyusui. Memang sempat ada keraguan. Tapi tetap dijalani dan sampai sekarang tetap baik.

“Alhamdulillah sampai sekarang sehat semua. Anak saya ASI-nya tetap banyak. Anak saya menyusui dalam keadaan sehat,” Wagub Marlin langsung memberi contoh dari keluarga intinya.

Wagub Marlin yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Batam dan Pikori BP Batam menyarakan pihaknya akan bergerak mengedukasi para ibu hamil dan menyusui ubtuk segera divaksin. Karena perlu pendekatan dari hati ke hati untuk para ibu.

Redaksi@www.rasio.co//