BP Batam Perkuat Diplomasi Investasi Lewat Perwakilan di Singapura

0
120
Foto/BP Batam kembali mengaktifkan Liaison Officer di Singapura guna memperkuat diplomasi investasi dan mempercepat realisasi PMA ke Batam sebagai hub industri dan logistik regional.

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali mengaktifkan Liaison Officer di Singapura pada Jumat (27/2) sebagai langkah strategis memperkuat diplomasi investasi dan mendorong percepatan arus Penanaman Modal Asing (PMA) ke Batam.

Langkah ini menegaskan komitmen BP Batam dalam memposisikan Batam sebagai regional execution hub bagi investasi industri, logistik, dan ekonomi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Penunjukan Gloria Tan sebagai Liaison Officer BP Batam di Singapura ditandatangani Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis. Kehadiran perwakilan ini diharapkan mampu mempercepat komunikasi antara BP Batam dan investor, sekaligus memastikan minat investasi dapat segera diwujudkan dalam bentuk proyek konkret.

“Batam tidak hanya menawarkan insentif, tetapi juga kepastian dan kecepatan eksekusi. Kehadiran Liaison Officer di Singapura akan mempercepat transformasi minat investasi menjadi realisasi proyek,” ujar Fary.

Menurutnya, penguatan perwakilan di Singapura merupakan respons atas dinamika rantai pasok regional yang semakin terintegrasi. Batam diposisikan sebagai simpul produksi dan logistik yang terkoneksi langsung dengan pasar Asia-Pasifik.

Gloria Tan menyatakan kesiapan untuk memperkuat konektivitas investasi antara Singapura dan Batam. Ia menilai kedekatan geografis serta hubungan ekonomi yang telah terjalin menjadi modal utama dalam meningkatkan arus investasi.

“Batam memiliki posisi strategis dalam ekosistem industri regional. Tugas kami memastikan investor Singapura terhubung langsung dengan peluang investasi yang siap dieksekusi di Batam,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Duta Besar RI untuk Singapura, Thomas Siregar, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai penguatan kehadiran BP Batam di Singapura akan memperkokoh diplomasi ekonomi Indonesia sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Batam dalam rantai pasok regional.

YD

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini