

RASIO.CO, Lingga – Cuaca ekstrim angin kencang yang disertai gelombang tinggi dan hujan lebat telah meghancurkan tiga rumah milik warga di Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat. Rabu (10/11).
Salah seorang korban yang rumahnya roboh, M. Nasrun menyampaikan, turunnya angin kencang sudah terasa sejak pagi pukul 07.00 Wib. pada saat kejadian dirinya sedang berada didalam rumah sendirian, sementara anak dan istrinya sedang berada di rumah tetangga.
“Awalnya angin kencang disertai hujan lebat, hancurnya rumah saya kira-kira pukul 09.00 Wib, karena ombak juga kuat sehingga rumah kami pun roboh,” kata Nasrun kepada media.
Untuk sementara ini, jelas Nasrun, ia bersama anak dan istrinya mengungsi kerumah tetangga terlebih dahulu. sampai kami dapat membangun kembali rumah kami yang roboh.
“Sementara kami numpang dirumah tetangga terlebih dahulu, semoga Pemerintah Kabupaten Lingga dapat membantu kami, dan memberikan solusi apa yang harus kami lakukan setelah kejadian ini,” terangnya.
Sementara itu, Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik mengatakan, bahwa saat ini kondisi air laut memang sangat tidak bersahabat, akibat cuaca ekstrim ini telah merobohkan beberapa rumah warga.
Selai itu, Camat Singkep Barat ini juga tetap menghimbau masyarakat, untuk lebih berhati-hati terhadap kondisi cuaca yang saat ini sedang ekstrim.
“Ada 3 unit rumah yang roboh, sementara satu rumah lagi kondisinya sangat mengkhawatirkan. namun kita sudah melakukan evakuasi terhadap korban, dan kami juga menghimbau kepada seluruh masyrakat untuk lebih berhati-hati karena saat ini cuaca sangat ekstrim,” tutupnya.
Camat Singkep Barat ini juga memberikan apresiasi kepada pihak TNI-Polri, BPBD Lingga dan Tagana yang turun langsung mengevakuasi korban bencana tersebut.
Puspan
