Dadakan Gelper Batam Tutup Total

Ribuan Pekerja Kehilangan Mata Pencairan

0
836

RASIO.CO, Batam – Pesona gerlap dunia hiburan Batam salah satunya gelanggang permainan(gelper) dewasa dadakan tutup total dan dampaknya ribuan pekerja terancam kehilangan pekejaan dimasa pandemi covid-19.

Gelper yang berizin di kota batam merupakan salah satu penarik wisman mancanegara seperti negara jiran Singapura dan Malaysia , namun selalu menjadi banper penggrebekan yang diduga berbau judi.

Gelper diduga menjadi perasan bagi oknum-oknum aparat nakal dan lainnya karena sebagian berdiri ilegal yang pemiliknyapun oknum-oknum pengusaha nakal untuk melindungi usaha lainya seperti Mikol ,rokok, balpres judi bola pimpong yang bertengger di THM ternama di Batam.

Penelusuran Tim Rasio.co, perjudian bukanlah hanya gelper dan banyak juga yang lainnya seperti, judi bola pimpong, casino serta THM berkedok prostitusi serta penyeludup ilegal dipelabuhan tikus.

“Gelper modus pengusaha nakal untuk melancarkan usaha ilegal penyeludup mikol, rokok tanpa cukai dan mikol,”

“Anehnya hanya gelper selalu di tutup karena terindikasi judi padahal sebagaian ada izin dan kenapa judi pimpong dan casina di batam ngak disentuk y,” kata anton dijumpai salah satu gelper. Selasa (07/06).

Kata dia, Gelper tersebut sebagain ada izinnya bahkan ada yang dikeluarkan kementrian pariwisata, kasian pekerjanya yang didominasi wanita jikaselalu ditutup.

“Tutup jugalah judi pimpong dan casino yang nebeng di hotel,” ujarnya.

Tidak dipungkiri gelper terindikasi judi, namun sebagian juga diduga ada izinnya dan ironisnya kegiatan judi besar lainya melenggang beroperasi tanpa disentuh penegak hukum.

Parahnya, Disamping batam dicanangkan kota pariwisata membuat para mafia melengang diam-diam memuluskan usaha ilegalnya sperti penyelupan rokok non cukainproduksi abatam Mokol serta balpres melalui pelabuhan tikus yang ada di batam.

Selain itu, diduna THM yang menyediakan wanita penghibur lelaki hidung belang yang sediakan, trafeking yang diberangkatkan secara ilegal kenera jiran yang menelan korban ratusan hilang dilaut lepas kepri.

Adi@www.rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini