
RASIO.CO, Karimun – Pantai Pongkar, Desa Pongkar tercemar bahan baku tisu basah. Pencemaran ini terpantau sejak Minggu (5/6) pagi.
Diduga, gulungan tisu merupakan isi dari kontainer yang hanyut saat tongkang Marcopolo 188 nyaris tenggelam beberapa waktu lalu. Sekretaris Desa Pongkar Murhalim mengatakan, bahwa dengan banyaknya limbah tisu di pantai, membuat tercemarnya tempat wisata Pantai Pongkar.
“Ini berdampak terhadap kebersihan pantai. Karena dampaknya air menjadi kotor dan bercambur dengan serbuk-serbuk limbah kertas dan tisu tersebut,” katanya, Rabu (8/6).
Selain itu, pihaknya juga mendapatkan laporan terkait keluhan nelayan akan dampak dari keberadaan limbah ini. Dimana, saat menjaring ikan nelayan banyak menemukan limbah- limbah tisu tersebut.
“Nelayan yang menjaring ikan, saat mengangkat jaring mereka menemukan limbah itu. Ini yang menjadi keluhan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Camat Tebing dan BPBD Kabupaten Karimun terkait perihal ini. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu tindak lanjut terkait solusi penanganannya. Limbah tisu itu masih berserakan di pantai Pongkar.
***

