Gubernur Ansar Bangun Aula Pesantren dan Salurkan Bantuan untuk Nelayan Pulau Kasu

0
666
Foto/Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meninjau bantuan perahu nelayan saat kunjungan kerja di Pulau Kasu, Batam, Selasa (29/7).

RASIO.CO, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan komitmennya terhadap pembangunan wilayah pesisir dengan membangun Aula Pondok Pesantren Nurul Iman di Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam.

Pembangunan aula tersebut akan dilaksanakan pada 2025 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dengan anggaran Rp995 juta.

“Pemerintah tak hanya fokus pada ekonomi, tetapi juga pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat pulau. Kita ingin Pulau Kasu menjadi contoh bahwa pembangunan yang menyentuh masyarakat bawah itu nyata dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Ansar, Rabu (30/7).

Pada kunjungan yang sama, Gubernur Ansar Ahmad bersama Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menyerahkan bantuan senilai hampir Rp4 miliar kepada 1.497 warga pesisir, termasuk 414 nelayan Pulau Kasu. Bantuan tersebut meliputi:

  • Perikanan tangkap: 1.000 bubu ketam (25 nelayan), 1.600 kg jaring PE (32 nelayan), 200 gulung kawat bubu (100 nelayan).
  • Sarana transportasi: 35 unit sampan fiber bermesin kentinting, 5 unit boat pancung fiber bermesin 40 PK (15 nelayan), dan 14 unit boat kayu bermesin 15 PK (14 nelayan).
  • Perikanan budidaya: 9.400 ekor bibit ikan kerapu cantang + 206 kg pakan (10 pembudidaya), 221.313 ekor benur udang vanname + 2.600 kg pakan (10 pembudidaya).
  • Perlindungan sosial: pembayaran BPJS Ketenagakerjaan untuk 183 nelayan.

“Nelayan adalah penjaga laut kita. Kehadiran kami hari ini bukan sekadar simbolis, tapi bagian dari komitmen bahwa negara hadir untuk menyejahterakan masyarakat pesisir,” tegas Ansar.

Diversifikasi Ekonomi Pesisir

Ansar menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi ekonomi pesisir, agar masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan laut tetapi juga pada sektor budidaya perikanan.

Senada, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menekankan pentingnya memastikan aspirasi masyarakat pulau sampai ke meja pengambilan kebijakan.

“Kehadiran kami di Pulau Kasu adalah bentuk keberpihakan pada masyarakat,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini