Hadiri Bukber, Nyanyang Harapkan Punokawan Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

0
225

RASIO.CO, Batam – Perkumpulan Sosial Pelestari Budaya Jawa Punokawan Batam menggelar kegiatan buka bersama (bukber) dalam rangka merekatkan persaudaraan antaranggota di bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (03/03) di Golden Prawn 933.

Acara dihadiri jajaran pengurus dan anggota Punokawan beserta keluarga. Suasana penuh keakraban dan silaturahmi tampak mewarnai kegiatan yang berlangsung hangat tersebut.

Pelindung Punokawan Batam, Nyanyang Haris Pratamura, yang turut hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara buka bersama tersebut.

“Saya akan terus mendukung dan membantu semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Punokawan,” ujarnya.

Ia berharap Punokawan Batam semakin maju dan berkembang, serta konsisten menjalankan visi dan misi organisasi yang berfokus pada bidang seni budaya dan sosial. Nyanyang juga mendorong agar Punokawan dapat menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan.

Sementara itu, Ketua Punokawan Batam, Haji Sutardi SE, menyampaikan bahwa kegiatan bukber merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan setiap Ramadan sejak organisasi berdiri tiga tahun lalu.

“Saya sangat bersyukur acara bukber kali ini dapat dihadiri lebih banyak anggota, dan terlebih lagi dihadiri langsung oleh Pelindung Punokawan, Bapak Nyanyang,” ungkapnya.

Menurut Sutardi, tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi serta memperkuat rasa persaudaraan antaranggota Punokawan di bulan suci Ramadan.

Ia juga memaparkan sejumlah agenda ke depan, seperti kegiatan halal bihalal sekaligus konsolidasi anggota. Punokawan akan terus menjalankan program sesuai visi misi, yakni Nguri-uri Budoyo Jowo lan tulung tinulung marang sak podho (melestarikan budaya Jawa dan saling tolong-menolong sesama).

Program pelestarian budaya yang direncanakan meliputi pembentukan grup seni budaya, grup tari Jawa, grup seni musik, hingga pelaksanaan tata laksana upacara adat Jawa. Sebelum itu, akan digelar pelatihan bagi para anggota untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman budaya.

Sutardi berharap Punokawan Batam dapat terus eksis dan berkembang, baik dari sisi keanggotaan maupun ragam kegiatan.

“Kehadiran Punokawan di Batam ini diharapkan memberikan manfaat positif, tidak hanya bagi anggota tetapi juga masyarakat sekitar. Kami juga memiliki obsesi agar Punokawan dapat menunjang program pariwisata Kota Batam dan Kepri melalui atraksi budaya yang kami miliki,” pungkasnya.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini