
RASIO.CO, Batam – Tanggal 3 Mei diperingati sebagai Hari Kebebasan Pers Internasional atau World Press Freedom Day.
Hari Kebebasan Pers Internasional dirayakan untuk memperjuangkan serta mempertahankan kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di seluruh dunia.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Komunitas Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) Kota Batam, Iwan Fajar, mewacanakan program kerja strategis yang akan menjadi fokus organisasi ke depan.
Program ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan sinergi para jurnalis di tengah tantangan media yang terus berkembang.
Kata Iwan Fajar, Pentingnya memperkuat kompetensi jurnalis melalui sejumlah inisiatif terstruktur dan kolaboratif.
“Pers memiliki peran vital dalam menjaga demokrasi dan menyuarakan kepentingan publik. Untuk itu, jurnalis harus terus dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan jejaring yang kuat,” ujarnya.
Iwan menjelaskan, Tiga program utama yang akan dicanangkan AKJII Batam, Pertama akan mengadakan Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Jurnalis. Dimana
Program ini akan menghadirkan pelatihan rutin yang mencakup penulisan berita, etika jurnalistik, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam kerja jurnalistik.
Kedua, Seminar ,dimana AKJII akan menggelar forum-forum diskusi yang melibatkan pakar komunikasi, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas isu-isu aktual di dunia pers.
Ketiga , AKJII akan bekerja sama Strategis dengan Berbagai Pihak dan membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pihak swasta.
Sehingga kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat peran jurnalis sebagai pilar informasi yang kredibel dan bertanggung jawab.
Iwan Fajar juga menyampaikan bahwa AKJII Batam berkomitmen menjadi wadah inklusif bagi jurnalis dari berbagai latar media.
“Kami ingin tumbuh bersama, saling mendukung dan membangun kultur jurnalistik yang sehat di Kota Batam,” tambahnya.
Dengan dicanangkannya program ini, AKJII Kota Batam berharap dapat memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pers lokal sekaligus memperkuat posisi jurnalis sebagai agen perubahan yang berintegritas.
Redaksi@www.rasio.co //

