Kadiskes: Satu Orang PDP Meninggal Dunia di Bengkalis

0
643

RASIO.CO, Bengkalis – Kadiskes Bengkalis Dr. Ersan Saputra mengatakan bahwa pihaknya baru saja selesai melaksanakan pemakaman terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di pemakaman umum, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis.

“Pada saat  proses pemakaman PDP ini telah dilakukan sesuai Standar Perlakuan Pasien COVID-19 dan dibawah Pengawasan Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bengkalis,” kata Dr. Ersan Saputra saat gelar konfren di kantor Dinas Kesehatan Bengkalis. Rabu(08/04).

Kata Ersan menyampaikan pada hari Selasa tanggal 7 April 2020 sekitar pukul 19.00 WIB, Orang Dalam Penanganan (ODP) atas nama Nizam (69) dirawat di RSUD Bengkalis.

Selanjutnya, pada hari Rabu tanggal 8 April 2020 pukul 11.00 WIB, ODP tersebut dilakukan Rapid Test dengan hasil terkonfirmasi Positif Covid-19 dan telah dikirim sampel Swab dan naik status sebagai PDP.

Namun hasil sampel Swab belum diterima dari jakarta. Bahkan, sampel tersebut masih di Pekanbaru, pada pukul 12.30 WIB, PDP dinyatakan meninggal oleh Team Medis RSUD Bengkalis.

Yang bersangkutan, kita pastikan tidak pernah dari luar daerah ataupun dari luar negeri yang terpapar COVID-19.“Namun begitu, keluarga almarhum dan perawat tetap dikarantina,” terang Ersan.

Menurutnya, PDP tersebut sebelum meninggal mengalami batuk-batuk dan sesak nafas, dan hasil rongen, pasien tersebut mengalami TBC.

Terkait hal ini, masyarakat tidak perlu panik, karena meski dari hasil Rapid Test terkomfirmasi Positif COVID-19, namun hasil Swab belum kita terima, sehingga hasilnya belum final. Bisa jadi Rapid Test positif tapi Swabnya negatif.

“Artinya kita tunggu sama-sama hasil Swabnya dari Kementrian Kesehatan di Jakarta,” pungkas Ersan mengakhiri.

(Biro Bengkalis Reffi)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini