
RASIO.CO, Bintan – Kepala Satuan Polisi Pamong Paja (Satpol PP) Bintan, Raja Muhammad, menyayangkan aksi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Hima Persis ketika menemui dirinya sedang tidak ada ditempat.
Lalu, kemudian mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan menyegel kantor instansinya, Jumat (28/2).
Bukan tanpa sebab, Kasatpol PP Bintan tidak ada ditempat, melainkan sedang melakukan kegiatan Pembekalan anggota Linmas menjelang pesta demokrasi Pilkada mendatang.
“Tentunya kami sangat menyayangkan aksi adik-adik kita dari mahasiswa menyegel kantor Satpol PP, kalau mau audensi terkait proses PT MIPI kami persilahkan,” sebut Raja.
Kepada media, Kasatpol PP Bintan menjelaskan, aksi mahasiswa yang dilakukan pada kamis (27/2) kemarin bertepatan dengan kegiatan pembekalan anggota Linmas, sehingga dirinya tidak bisa meninggalkan tanggung jawab pemerintah yang sudah dipikul dipundaknya itu.
“Tugas yang kita lakukan pada saat itu adalah amanah pemerintah pembekalan anggota Linmas untuk menjaga dan mensukseskan pilkada dibintan mendatang, kalau mau audiensi silahkan kita terima,” jelas Raja Muhammad.
Dia menjelaskan, terkait permasalahan aktivitas PT MIPI digalang Batang, hal itu sudah ditangani oleh pemkab Bintan Bersama Dinas terkait termasuk DPRD Bintan yang sudah melakukan sidak langsung ke lokasi PT MIPI.
“Kalau mau segel, segel saja PT MIPI, jangan kantor kami, seorang terdidik tentunya punya etika, yang pasti ini sudah mencoreng nama Instansi pemerintah, akan kita cari langkah hukumnya seperti apa, kita minta mereka segera minta maaf,” tegas Raja Muhamad.
(Biro Bintan Jhon)

