Komitmen Perencanaan Pembangunan, Ketua DPRD Batam Hadiri Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027

0
170
Foto/Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin menghadiri Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 bersama unsur eksekutif dan Forkopimda, menegaskan komitmen bersama dalam perencanaan pembangunan daerah.

RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kota Batam Tahun 2027 yang diselenggarakan di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (6/1).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tahapan awal penyusunan arah pembangunan daerah Kota Batam untuk tahun mendatang. Dalam forum tersebut, Kamaluddin hadir bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Jelvin Tan, SH, MH, serta anggota DPRD Kota Batam Amirsyah dan Hj Asnawati Atiq, SE, MM.

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Sebagai wujud sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif, Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin turut menandatangani dokumen Rancangan Awal RKPD Kota Batam Tahun 2027. Penandatanganan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan secara terarah, terukur, dan berkesinambungan.

Kamaluddin mengapresiasi pelaksanaan forum konsultasi publik yang digelar di awal tahun. Menurutnya, langkah tersebut dinilai strategis karena dapat mempercepat tahapan perencanaan pembangunan untuk tahun 2027 sekaligus memberikan ruang evaluasi yang lebih matang terhadap pelaksanaan program tahun berjalan.

“Dengan percepatan pembahasan ini tentu perencanaan bisa dilakukan lebih komprehensif. Kita juga dapat melihat capaian serta tantangan pelaksanaan pembangunan pada tahun berjalan sebagai bahan evaluasi untuk menyusun program dan kegiatan tahun depan,” ujar Kamaluddin.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam arahannya menegaskan bahwa persoalan sampah dan pengendalian banjir harus menjadi perhatian serius seluruh OPD. Ia menilai kedua isu tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan berpengaruh besar terhadap kualitas hidup warga Batam.

“Lima belas program prioritas boleh saja berjalan dengan baik. Namun jika persoalan sampah dan banjir belum tuntas, maka manfaat pembangunan lainnya tidak akan dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Saya minta perhatian penuh, jiwa dan raga, untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegas Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra tengah melakukan transformasi paradigma pembangunan. Jika sebelumnya pembangunan lebih menitikberatkan pada infrastruktur fisik, ke depan kebijakan pembangunan juga difokuskan pada penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kota Batam.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini