KPK Sita Uang dan Emas dalam OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

0
251
KPK menyita uang rupiah dan logam mulia dalam OTT terhadap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya serta menetapkan sejumlah tersangka. Detail kronologi dan konstruksi perkara bakal diumumkan KPK dalam konferensi pers. (Foto/Ist)

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang pecahan rupiah dan logam mulia dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan sejumlah pihak lainnya.

“Bahwa dalam kegiatan tertangkap tangan ini, selain mengamankan lima orang, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk rupiah dan juga logam mulia dalam bentuk emas,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kantornya, Jakarta, Kamis (11/12).

Budi menjelaskan pihaknya telah melakukan gelar perkara atau ekspose dan menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Identitas para tersangka serta rincian konstruksi perkara akan dijelaskan secara lengkap dalam konferensi pers yang dijadwalkan sore hari ini.

“Termasuk nanti detail penangkapannya, lokasinya di mana nanti kami akan jelaskan dalam konferensi pers,” imbuhnya.

KPK menangkap total lima orang terkait OTT tersebut, terdiri dari penyelenggara negara dan pihak swasta. Kelimanya sudah menjalani pemeriksaan intensif sejak dilakukan penangkapan. Namun, Budi belum ingin membuka identitas para pihak yang tertangkap tangan maupun tersangka yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan sudah selesai dilakukan. Nanti kita jelaskan,” tandasnya.

KPK akan menyampaikan kronologi OTT dan konstruksi kasus dugaan suap yang diduga melibatkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya pada hari ini. Dengan demikian, status hukum Ardito akan diketahui setelah penangkapan tersebut.

“Kronologi dan konstruksi perkara secara lengkap akan kami sampaikan dalam konferensi pers,” ujar Budi.

OTT itu bermula dari permintaan keterangan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12). Tim KPK kemudian melakukan kegiatan tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Lampung Tengah pada keesokan harinya.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini