Kronologi Penemuan Mayat Janin di TPS Bandara Hang Nadim

0
416
foto/ist

RASIO.CO, Batam –  Satreskrim Polresta Barelang dan Polsek Kawasan Hang Nadim Batam ungkap kronologi temuan mayat janin di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) Bandara Hang Nadim, Senin (13/6/).

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Iptu Enggar Anjarani mengatakan, kejadian itu bermula saat saksi 1 sedang membersihkan sampah di gedung Terminal Bandara Hang Nadim.

Sebelum membuang ke sampah, saksi 1 terlebih dahulu menyerahkan sampah-sampah tersebut kepada saksi 2 untuk dilakukan pemisahan jenis sampah terlebih.

“Pada saat saksi 2 melakukan tugas seperti biasa, dia kaget saat melihat ada janin bayi yang jatuh dari dalam plastik,” ujar Enggar, Selasa (14/6).

Lantas saksi 2 melaporkan hal itu kepada saksi 3 dan meneruskan laporannya ke piket SPKT Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim.

“Polsek Kawasan Bandara bersama Inafis Polresta Barelang langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengamanan di lokasi,” kata Enggar.

Dari hasil olah TKP oleh tim Inafis, tidak ada ditemukan ari-ari bayi di sekitar lokasi.

“Jenis kelamin janin tersebut juga belum diketahui secara pasti,” sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, janin tersebut diduga sudah diberi es batu untuk mengurangi bercak darah di janin bayi itu.

“Saat ini mayat janin tersebut sudah dibawa ke RS. Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Enggar.

Sebelumnya diberitakan, petugas kebersihan bandara menemukan mayat bayi yang dibuang di samping Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di kawasan Bandara Hang Nadim, Kota Batam.

Mayat bayi tersebut ditemukan Senin (13/6) siang, saat petugas kebersihan Bandara melakukan pembersihan dan membuang sampah ke TPS bandara. Dilansir dalam tribunbatam.id, dari petugas Bandara yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, mayat bayi tersebut dibungkus plastik dan diletakkan di luar bak sampah yang ada di lokasi.

Sumber juga menjelaskan, mayat bayi tersebut terlihat seperti bayi yang dilahirkan secara prematur, karena kaki bayi terlihat masih belum sempurna. Saat ini mayat bayi tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan sudah dibawa ke Rumah sakit Bayangkara Polda Kepri.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini