
RASIO.CO, Batam – Disamping kota Industri, Batam juga merupakan kota pariwisata, dimana anda dapat menikmati keindahan alun-alun Engku Putri sambil melihat pesona tulisan “Walcome To Batam”.
Perlu diketahui dibuku itu disebutkan bahwa “Batam” merupakan akronim dari “batu ampa,” yang merujuk pada cerita si Badang dan Putri Tumasik yang dikenal dalam khasanah hikayat rakyat Melayu.

Pulau Batam secara geografis memiliki letak yang sangat strategis, berada di jalur lalu lintas perdagangan internasional Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan internasional tersibuk kedua setelah Selat Dover di Inggris.
Posisinya juga sangat strategis hanya 20 km atau 12,5 mil laut dari Singapura, dengan jarak tempuh hanya 45 menit melalui jalur laut, dengan aksesibilitas yang mudah ke negara lainnya di belahan dunia.
Pulau Batam sendiri merupakan salah satu pulau terbesar dari rangkaian 329 rangkaian pulau di sekitarnya di Kepulauan Riau, yakni memiliki luas 415 km2 atau 67% luas dari Singapura.
Alun – Alun Engku Putri salah satunya. Objek wisata ini terletak di Batam, Kepri, dimana dapat disebut sebagai ikon dari Batam itu sendiri karena beragam aktifitas dapat dilakukan di alun – alun ini.
Mulai dari sekadar berkumpul dengan satu komunitas tertentu, bercengkrama, menikmati jajanan khas Riau, atau bahkan berolahraga ringan.
Keindahan jantung kita Batam ini akan lebih asik sambil menikmati kuliner yang ada di bawah walcome to batam.
“Sore hari asik nongrong menjelang magrib dan tinggal sholat di mesjid raya,” kata Chelly dilokasi.
Redaksi@www.raaio.co //

