Pelabuhan Boom Dabo Kian Memprihatinkan, Warga Harap Perhatian Pemprov Kepri

0
27
Foto/Kondisi pelabuhan dabo saat ini.

RASIO.CO, Lingga – Kondisi Pelabuhan Dabo atau yang dikenal masyarakat sebagai Boom Dabo kini semakin memprihatinkan dan membutuhkan rehabilitasi segera. Pelabuhan tertua di Kabupaten Lingga yang dibangun sejak tahun 1887 pada masa kolonial Belanda itu dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Sebagai salah satu ikon sejarah di Pulau Singkep, Pelabuhan Dabo memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat sejak era kejayaan tambang timah. Namun saat ini, sejumlah bagian bangunan mulai mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap awning dan fasilitas bongkar muat barang.

Tokoh masyarakat Kabupaten Lingga, Muhammad Ishak, mengatakan kondisi Pelabuhan Dabo sudah lama menjadi perhatian warga. Menurutnya, rehabilitasi perlu segera dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap aman dan nyaman.

“Dulunya Boom Dabo ini sangat terkenal di masa kejayaan penambangan timah. Tapi kini kondisinya sangat memprihatinkan, terutama atap awning-nya dan bagian bongkar muat yang bisa membahayakan masyarakat,” ujar Ishak, Jumat (8/5) lalu.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2023 status pengelolaan Pelabuhan Dabo telah beralih menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai pelabuhan regional.

Dengan status tersebut, Pelabuhan Dabo diharapkan mampu menjadi pusat mobilitas antarwilayah, baik antar kabupaten di Kepri maupun menuju provinsi tetangga.

“Status ini menjadikan Pelabuhan Dabo sebagai satu-satunya pelabuhan regional di Kabupaten Lingga yang diharapkan mampu melayani mobilitas antar kabupaten hingga antar provinsi secara maksimal,” jelasnya.

Ishak juga menyebut masyarakat kini berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi pelabuhan tersebut, terlebih setelah Pelabuhan Sei Tenam kembali dikelola Pemerintah Kabupaten Lingga pada 2025 lalu.

Menurutnya, rehabilitasi Pelabuhan Dabo sangat penting karena pelabuhan tersebut masih menjadi akses utama masyarakat untuk aktivitas transportasi dan distribusi barang.

“Pak Gubernur Kepri Ansar Ahmad biasanya sangat responsif terhadap persoalan seperti ini. Kami berharap perbaikan Pelabuhan Dabo bisa segera direalisasikan,” katanya.

Masyarakat berharap perbaikan infrastruktur Pelabuhan Dabo dapat masuk dalam prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Kepri agar fungsi pelabuhan sebagai pusat transportasi dan ekonomi masyarakat Lingga tetap berjalan optimal.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini