
RASIO.CO, Lingga – Tokoh masyarakat Lingga, Muhammad Ishak mengharapkan Pemerintah Dearah Kabupaten Lingga, melanjutkan rencana untuk pembangunan rumah sakit yang lebih representatif di Daik Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Muhammad Ishak mengatakan, hal ini karena Daik Lingga selain sebagai pusat pemerintahan juga ibu kota Kabupaten Lingga, sehingga pembangunan rumah sakit ini sangat mutlak dan perlu dilanjutkan.
“Apalagi dukungan pembangunannya sudah ada dan kuat, seperti sudah disediakannya lahan, sudah land clearing dan sudah dibuatkan DED,” kata M. Ishak kepada media ini melalui pesan WhatsApp nya. Selasa (10/10/2023).
M. Ishak yang merupakan mantan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga ini menjelaskan, dukungan yang sudah ada dan sangat kuat ini, tentunya dapat menjadi sharing pembangunannya untuk diajukan dan koordinasi ke pemerintah Propinsi Kepri dan pusat.
Pria yang pernah menjabat Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Lingga ini mengatakan, sayang sekali kalau peluang yang besar ini, tidak dimanfaatkan dalam rangka peningkatan pembangunan infrastruktur bidang kesehatan, untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten Lingga.
“Pemkab Lingga beberapa tahun lalu, sudah menyiapkan lahan sekian hektar di daerah cening dan sudah pula menyusun DED nya. Ini sudah menjadi modal yang baik dan sangat berguna sebagai sharing pembangunan kepada Pemprov Kepri maupun pusat. tinggal koordinasi dan konsultasi yang lebih intensif saja,” ungkap Ishak.
Masyarakat Lingga berharap, lanjut Ishak, agar pelayanan di bidang kesehatan dari tahun ke tahun yang mudah, murah dan yang lebih baik sangat diharapkan untuk ditingkatkan. Apalagi bidang kesehatan termasuk urusan wajib pelayanan.
“Kita juga memahami dengan segala keterbatasan, kebijakan-kebijakan rujukan yang selalu diambil saat ini memang tidak dapat dipungkiri,” paparnya.
“Tetapi untuk kedepan secara bertahap harus ada perubahan, karena kita juga kasihan dengan kondisi ekonomi masyarakat Lingga, karena tidak semua masyakat mampu bila harus di rujuk ke Tanjungpinang maupun Batam,” tutup Ishak.
Puspan

