
RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lingga Tahun 2027 di Aula Kantor Bupati Lingga, Rabu (11/2) kemarin.
Musrenbang tersebut mengusung tema “Pengembangan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Keunggulan Daerah, Investasi, Pemerataan Infrastruktur dan Peningkatan Sumber Daya Manusia dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik serta Menjunjung Nilai-Nilai Budaya”.
Bupati Lingga Muhammad Nizar mengatakan, forum Musrenbang menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang terencana, terukur, serta selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
Menurut Nizar, perencanaan pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus sejalan dengan arah kebijakan nasional sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, pada 2 Februari 2026.
“Presiden menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas nasional. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” kata Nizar.
Ia menjelaskan, percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi rakyat menjadi fokus utama yang harus diterjemahkan hingga ke tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Lingga.
“Perencanaan pembangunan yang kita susun harus selaras dengan kebijakan nasional, tetapi tetap realistis dan sesuai kebutuhan masyarakat Lingga,” ujarnya.
Dalam Rakornas tersebut, lanjut Nizar, Presiden juga menginstruksikan penerapan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di seluruh lingkungan pemerintahan. Konsep lokasi kerja yang aman, sehat, resik, dan indah dinilai mampu menunjang semangat serta produktivitas aparatur sipil negara (ASN).
Gerakan ASRI, menurut dia, menjadi bagian dari komitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, tertib, dan nyaman, baik dari sisi pelayanan publik maupun lingkungan kerja aparatur.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemkab Lingga menyatakan komitmennya mendukung sejumlah program prioritas nasional, antara lain Program Makan Bergizi Gratis, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pengembangan Kampung Nelayan sebagai penguatan sektor ekonomi berbasis masyarakat.
Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Infrastruktur yang memadai dinilai sebagai fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas antarwilayah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Musrenbang tingkat kabupaten ini juga menjadi forum untuk menyerap aspirasi dan menyatukan usulan dari berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun prioritas pembangunan daerah tahun 2027.
Melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan program yang tepat waktu, Pemkab Lingga menargetkan hasil Musrenbang mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Puspan

