Pendaftaran PPDB Online SMA Sederajat di Kepri Dibuka 1 Juli

0
1166
Ilustrasi PPDB online

RASIO.CO, Batam – Pendaftaran murid baru dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA, SMK, dan sederajat tahun ajaran 2019/2020 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan dibuka mulai tanggal 1 sampai 10 Juli 2019

Seperti halnya sekolah menengah pertama (SMP), proses PPDB tingkat menengah atas (SMA),  menengah kejuruan (SMK) dan sederajat juga akan memberlakukan sistem zonasi. Persentasenya, 90 persen zonasi, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persen pertimbangan perpindahan orangtua.

“Nanti juga akan disesuaikan dengan daya tampung atau kapasitas sekolah yang ada di setiap zonasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri,  M Dali, kemarin.

Untuk daya tampung sekolah, tahun ini setiap kelas paling banyak akan diisi oleh 36 murid. Dali menegaskan tidak ada penambahan kapasitas di setiap kelas.

“Tidak boleh lebih dari 36 murid, kalau tahun lalu kan masih bisa, sekarang tidak,” katanya.

Dali mengatakan, selayaknya sistem zonasi pada penerimaan siswa di tingkat SMP, untuk zonasi tingkat SMA dan sederajat ini juga akan memprioritaskan jarak sekolah dengan rumah calon murid.

Teknis mengetahui jarak tersebut akan diukur oleh GPS atau google map pada saat calon murid mendaftar secara online nanti.

“Saat calon murid mendaftar online, nantinya akan ada pencocokan atau penyesuaian antara alamat rumah dengan sekolah terdekat. Nanti akan diarahkan mendaftar ke sekolah yang masuk dalam zonasi,” ujarnya.

Adapun pendaftaran untuk jalur prestasi,  calon murid  harus memenuhi kriteria nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) minimal 90, atau nilai Ujian Nasional (UN) minimal 85. Selain itu, ditambah pula dengan prestasi akademis atau non akademis.

Calon murid lewat jalur prestasi, diminta melampirkan sertifikat prestasi yang dimilikinya, baik itu prestasi tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional maupun internasional.

“Sertifikat prestasi itu yang diutamakan adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah,” kata Dali.

Sementara itu, Disdik Kepri menggandeng juga PT Telkom untuk mencegah terjadinya persoalan teknis dalam kapasitas bandwich kecepatan website, seperti tahun lalu. Hal ini penting untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat saat proses pendaftaran mendaftar.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini