Perjudian Beroperasi 24 Jam di Batam

0
592

RASIO.CO, Batam – Perjudian sudah merajalela di Batam, Selain Judol, lagi juga judi Kasino, Bola Pimpong, Pokker dan Gelper di THM maupun diruko-ruko yang diduga pemodal besarnya WNA Thiongkok mauoun  negara jiran Malaysia.

Ironisnya, di bulan suci ramadhanpun para pengusaha nakal tak peduli bahkan tetap beroperasi 24 jam walaupun sudah ada surat edaran Forkompimda Batam.

Baik itu Gelanggang Permainan(Gelper), Bola Pimpong yang bersatu dengan THM, Pokker dan Kasino yang didudga terkoordinasi sehingga sulit di grebek APH.

Beberapa hari lalu, Team terpadu terjun langsung ke salah satu gelper Superstar21 di nagoya yang sedari sore hingga pagi beroperasi ,namun tetap saja lanjut beroperasi hingga pagi dengan modus matikan lampu depan lokasi.

Parahnya, Para WNA ini berkoloborasi bersama Pengusaha Batam Nerinisial AA, TD, A maupun AG untuk mengelabui Aparat Penegak Hukum di Batam.

Namun, Hingga saat ini para penyelenggara judi terjun bebes tanpa disentuh APH , terutama kepolisian.

Pantauan lapangan, kabarnya Kasino, Pokker dsn Bola Pimpong ada beroperasi di Nagoya, wingsor, Batamcentre dan Thamrin Batam dan Batuaji.

“Permainan jenis Pokker aja sudah ada di Diskotik maupun THM, namun kebanyakan bandar berganti-ganti,” ujar sumber GI . Rabu(11/03).

Sebelumnya, Para Pengusaha nakal kangkang surat edaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) no.038/170/11/2026, no.10/500/3.6.1/2026,  no.020/11/2026 dan no.217/11/2026.

Terutama Gelper,THM,Massege, spa dll, H 1 Pertrngahan Ramadhan(16 Ramadhan  1447) namun faktanya para pengusaha nakal beroperasi, apalgi Kasino dan  bola pimpong tanpa izin beroperasi bebas.

Selain kangkangi surat ederan Forkopimda perjudian di Batam sudah terjun bebas, sedangkan jam operasioan sesuai himbauan sesuai surat edaran boleh beroperasi jam 22 s/d 24 wib tetapi fajtanya 24 jam.

“Sudsh koordinasi dengan baik maka para pengusaha nakal itu berani beroperasi,” ujar ND ke awak media dilokasi.

Pengusaha Thiongkok berkoloborasi bersama pengusaha lokal nakal selenggarakan dugaan perjudian Gelper, Bola Pimpong dan Kasino di Batam.

Salah satunya Gelper Superstar21, juga buka Formosa berupa pimpong dan kasino serta gelper Pujabahari.

Ironisnya, Para pengusaha Thiongkok nakal ini mendapat perlindungan pengusaha nakal Batam, sehingga juga mempekerjakan WNA.

“WNA itu juga sudah berambah lawasan Thamrin buka lokasi tersebut,” ujar sumber enggan di publis.Rabu(04/03).

Ia menambahkan, Gelper yang dikabarkan dapat izin tersebut bayar pajak mesin tak dan judi bola pimpong dan kasino apakah juga punya izin dan dibiarkan beroperasi Sebelumnya, Gelanggang Permainan (Gelper) Superstar21 kuat dugaan selenggarakan judi dan juga dikabarkan mempekerjakan 4 teknisi warga negara Thiongkok di Batam.

Informasi lapangan, Gelper Superstar2i yang dulunya Skyfilla pemodalnya diduga orang Thiongkok di bawah bendera Formosa juga memperkerjakan orang tiongkok sebagai teknisi.

“Bosnya orang thiongkok, teknisi juga dan tak bisa bahasa indonesia, orang keprcayaannya ceve ss yg juga sebagai kepercayaan di kasino formosa,” kata sumber enggan di publis. Minggu(01/03).

Ia menambahkan, ada beberapa lokasi diduga perjudiannya milik thiongkok ini, Gelper Pujabahari, gelper Superstar21, Kasino di tiga lokasi.

“Kalau dikasino bisa hutang, namun khusus orang2 tertentu, tak bisa bayar debt colektur turun,” ujarnya.

Pantauan lapangan, Gelper , Judi Pimpong , Pokker dan kasino tumbuh subur di Batam bukanlah hisapan jempol belaka , bahkan sudah cukup insten media beritakan namun tetap tumbuh subur di modali WNA Thiongkok.

Sementara itu, Himbauan atau pembatasan jam operasional bagi THM hanya sekadar jimix, namun faktanya Gelper , maupun Judi Pimpong ataupun kasino lokasi sendiri maupun nebeng di Club-club malam tetap beroperasi di Batam.

Padahal Pemerintah Kota Batam melalui Walikota Batam telah menyampaikan pembatasan jam operasional  yang telah di putus melalui Forkopinda 9 Febryari 2026. 2 hari awal tutup, 3 hari pertegahan ramadhan dan 3 hari menjelang Idul Fitri.

Ironisnya, Para pengusaha nakal tetap mengoperasikan Gelper, Pimpong maupun Kasino bahkan THM dan panti pijat maupun lainya beroperasi diam-diam dengan modus mematikan lampu depan sedangkan didalam dentuman mesin tak gelper tak bayar pajak bergema.

Salah satunya gelper Superstar 21 dulu berbungkus nama skyfilla depan takadeli,  dimana diduga gelper berbau judi tersebut milik salah seorang warga Thiongkok dan sudah memiliki beberapa gelper termasuk gelper pasar pujabahari.

” hampir semua gelper buka diantaranya nagoya dan botania tepatnya di ruko BSI,” ujar sumber enggan di publis. Kamis(19/02). Malam.

Ad@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini