Empat Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Berpencar Usai Beraksi

0
443
Polda Metro Jaya mengungkap empat terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. (Foto/Detiknews)

RASIO.CO, Jakarta – Polisi mengungkap empat orang terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Para pelaku diduga menggunakan dua sepeda motor dan berpencar setelah melancarkan aksinya. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan para pelaku diduga telah menunggu korban sebelum melakukan penyerangan.

“Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,” kata Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3).

Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya di persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) sekitar pukul 20.37 WIB.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan pergerakan para pelaku sebelum dan setelah kejadian.

“Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran polisi, setelah melakukan aksi penyiraman para pelaku yang menggunakan dua sepeda motor tersebut melarikan diri ke arah yang berbeda. Masing-masing sepeda motor ditumpangi oleh dua orang pelaku.

Imanuddin menjelaskan satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang tidak dikenal (OTK) melarikan diri dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Selanjutnya mereka bergerak ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, hingga ke arah Stasiun Gondangdia sebelum menuju wilayah Jakarta Selatan.

Sementara itu, sepeda motor lainnya yang ditumpangi dua pelaku berbeda melarikan diri dari lokasi kejadian dengan melaju lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2, kemudian menuju kawasan Matraman.

Pergerakan kendaraan tersebut juga terekam kamera pengawas yang memperlihatkan para pelaku kemudian menuju wilayah Jatinegara hingga ke Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur.

Selain mengandalkan rekaman CCTV, pihak kepolisian juga melakukan analisis digital terhadap jaringan komunikasi untuk melacak keberadaan para pelaku.

Dari hasil pengolahan data tersebut diketahui bahwa salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan pelariannya.

“Dan hasil jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor,” tuturnya.

Saat ini polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini