PWI Batam Beri Penghargaan Siswi Berprestasi di OSN

0
385

RASIO.CO, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam memberikan piagam penghargaan kepada salah satu siswi kelas 6 SDN 001 Batam, Dintara Larasati Rohandi.

Penghargaan tersebut diberikan karena Dintara berhasil mengharumkan nama Provinsi Kepri di kancah nasional dengan meraih juara 2 pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Piagam penghargaan langsung diserahkan oleh Ketua PWI Batam, M. A. Khafi Anshary, disaksikan Kepala Sekolah SDN 001 Batam, H. Yendri Sarman, serta ibundanya, Fuji Rahayu, di Kantor PWI Batam, Jumat (3/10).

Sekretaris PWI Batam, Romi Chandra, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk perhatian sederhana kepada siswa berprestasi. Menurutnya, apresiasi semacam ini akan berdampak positif, mendorong siswa lain untuk berlomba-lomba dalam prestasi.

“Selain itu, PWI Batam juga mulai mendorong pemberitaan positif di dunia pendidikan dengan mengekspose prestasi siswa sekolah. Namun hal tersebut tidak akan memengaruhi sikap kritis kami terhadap penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah,” tegas Romi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan, melalui sambungan video, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dintara dan ibundanya, Fuji Rahayu. Ia mengaku bangga karena Dintara telah mengharumkan nama Kepri, khususnya Batam, di tingkat nasional.

“Teruslah belajar dan berprestasi. Untuk orang tua, bimbinglah anak dengan baik serta berikan dukungan untuk kemajuan prestasi anaknya,” pesan Hendri.

Kepala Sekolah SDN 001 Batam, H. Yendri Sarman, juga mengapresiasi langkah PWI Batam tersebut. Ia menilai, pemberitaan prestasi siswa sangat penting karena selama ini hal itu jarang terekspos.

Menurut Yendri, Dintara merupakan siswi pindahan dari Jakarta saat duduk di kelas 4 SD. Sejak awal, ia sudah menunjukkan prestasi dengan nilai rapor yang baik, sehingga dipertimbangkan sebagai siswa berprestasi. Orang tua Dintara pun terus mendukung setiap pencapaiannya.

“Dintara adalah siswa multitalenta. Ia menguasai sejumlah mata pelajaran sekaligus aktif di kegiatan ekstrakurikuler,” kata Yendri.

Sementara itu, Dintara mengaku tidak menyangka bisa berprestasi di tingkat nasional. Ia merasa bersyukur karena pada OSN sebelumnya hanya mampu bertahan hingga tingkat kota.

“Saya cukup terkejut, tapi bersyukur bisa sampai sejauh ini,” ungkapnya.

Ibunda Dintara, Fuji Rahayu, menambahkan bahwa ia tidak pernah memberikan les tambahan di luar jam sekolah. Menurutnya, anak-anak harus diberi kebebasan untuk menikmati masa kecil sesuai usianya.

“Saya tidak ingin menekan anak saya untuk belajar. Saya biarkan mereka berkembang sesuai minat dan kemampuannya,” ujarnya.

Fuji berharap apresiasi yang diberikan PWI Batam ini dapat memotivasi anak-anak lainnya untuk lebih giat belajar dan berprestasi.

(R)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini