Satu Personel Polres Lingga Kena PTDH

0
488
Upacara PTDH personel Polres Lingga. (Foto: Dok, Polres Lingga).

RASIO.CO, Lingga – Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K. menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Homat (PTDH) kepada Personel Polri di Lapangan Tri Brata Mapolres Lingga, Rabu (12/3).

Upacara PTDH dipimpin langsung oleh Kapolres Lingga yang dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU), Perwira Polres dan Seluruh Personel dan ASN Polres Lingga.

Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto menjelaskan, bahwa dilakukan upacara PTDH guna menindak lanjuti Surat Keputusan Kapolda Kepri nomor Kep/99/II/2025, tanggal 20 Februari 2025 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap BRIPTU RN Salah seorang Personel Polres Lingga.

“Upacara PTDH terhadap anggota Polri suatu Peristiwa yang sangat memprihatinkan dan sebenarnya tidak perlu terjadi, seandainya masing-masing anggota Polri mampu mengendalikan diri sebagai insan bhayangkara, abdi utama masyarakat sekaligus sebagai Aparat Penegak hukum yang menjadi tauladan bagi kesatuan, masyarakat dan Keluarga,” kata Kapolres.

Kapolres Lingga menyampaikan, bahwa tidak ada Pimpinan yang ingin kehilangan anggotanya, apalagi melalui Proses PTDH, namun hal ini mesti dilakukan sebagai komitmen Pimpinan Polri terhadap anggota yang melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

“Semoga kasus ini dapat menjadi Pembelajaran bagi kita semua untuk tidak melakukan Pelangaran hukum, Pelangaran disiplin dan Kode Etik Profesi Polri yang mengakibatkan Kerugian diri sendiri maupun Keluarga,” terang Kapolres.

AKBP Apri mengatakan, dalam Pelaksanaan upacara PTDH ini tidak dilakukan Penangalan Baju dinas Kepolisian, karena Personel Polri yang di PTDH tidak hadir dan upacara dilakukan secara IN ABSENTIA dengan membawa foto Personil Polri yang di PTDH ke depan Inspektur Upacara.

Ditegaskan Kapolres Lingga, Melalui upacara PTDH in absentia ini satu personel Polres Lingga di kukuhkan dan dinyatakan secara resmi tidak lagi berstatus sebagai anggota Polri.

“Cukup 1 personel kita di PTDH hari ini, saya berharap tidak ada lagi personel Polres Lingga yang melakukan hal-hal yang melanggar Kode Etik Profesi Polri yang dapat mengakibatkan turunnya keputusan PTDH,” tutup Kapolres.

“Hindari semua perilaku perilaku disersi, narkoba dan perilaku lainnya, sayangi profesi kita, dan keluarga kita, bekerjalah yang baik, yakinlah yang terbaik akan datang menghampiri jika kita selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tambah AKBP Apri.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini