

RASIO.CO, Batam – Sky Hill Clinic sebuah Klinik Kesehatan Hormon dari Malaysia menjalin kerjasama dengan Imed Indonesia untuk mengkampanyekan Kesehatan Hormon utamanya untuk para wanita.
Kegiatan kampanye kesehatan yang dikemas dalam acara Bincang Sehat & Buka Puasa Bersama tersebut bertema “Kesehatan Hormon Wanita Adalah Tulang Punggung Bangsa”, dilaksanakan pada Jumat (14/03) di Harris Hotel Batam.

Acara tersebut selain dihadiri masyarakat umum juga dari berbagai unsur organisasi dan komunitas kesehatan yang ada di Kota Batam, diantaranya dari Yayasan Kanker, Yayasan Jantung Indonesia serta dari beberapa perusahaaan asuransi.
Acara Bincang Sehat ini menghadirkan pembicara tunggal yakni Dr. Linda Mat Hassin, seorang Dokter Hormon & Pengobatan Regeneratif, yang juga merupakan Dokter Residence & CEO Skyhill Clinic Malaysia.
Dalam pemaparannya, Ia menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan hormonal serta meyakinkan betapa pentingnya menjaga kesehatan & keseimbangan hormon terutama bagi para wanita.
Saat wawancara dengan awak rasio.co, Dr. Linda yang berbicara dalam dialek Bahasa Melayu (sebagian sudah kami terjemahkan,red) menjelaskan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memastikan warga Batam bisa mendapatkan informasi terkait upaya menjaga kesehatan hormon.
“Jadi ini adalah misi utama kami, untuk membantu dan memberitahu kapada wanita-wanita Batam bahwa klinik pelayanan kesehatan hormon telah tersedia, khususnya hormon menopause untuk wanita dan hormon Andropause untuk pria,” ujarnya.
Lantas Ia pun sempat menjelaskan juga bahwa permasalahan hormon ini, tidak boleh dipandang sebelah mata. Permasalahan hormon ini jarang dikupas secara khusus diluar sana, sehingga kebanyakan para wanita yang sudah menopause terlihat menyerah dan tidak bersemangat.
“Kalau sudah menopause itulah takdir yang diberikan kepada kita, lalu menyerah. Padahal pada zaman sekarang tidak boleh begitu, karena untuk wanita-wanita yang mengalami gangguan hormon ini sudah tersedia perawatannya,” ungkapnya.
Selanjutnya Ia pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada ibu Vera dari pihak Imed Indonesia dengan terjalinnya kerjasama atara kedua belah pihak tersebut.
“Ini suatu inisiatif yang baik untuk kita sama-sama memberi pendadahan (wawasan,red) yang lebih luas untuk warga Batam agar tidak terpinggir atau pun terbelakang dalam menjalani perawatan yang termodern begini” ujarnya dalam dialek melayu.
Saat ditanya mengapa lebih memilih Kota Batam untuk mengkampanyekan perawatan kesehatan hormon tersebut, Dr. Linda menyampaikan 2 alasan, yang pertama karena pertimbangan jarak antar Batam dan Johor Bahru (Skyhill Clinic)
Lantas alasan kedua adalah karena Ia menilai sambutan warga Kota Batam lebih antusias dibandingkan Kota lain yang Ia jelajahi tahun lalu.
“Sambutan di Kota Batam lebih meriah, orang-orang Batam lebih bersedia menerima Ilmu-ilmu dan info tentang kesehatan hormon ini. Mereka terus bertanya banyak perkara dimana mau mendapatkan rawatan begini-begini, makanya kami datang semula ke kota Batam,” ujarnya.
Kemudian Ia mengatakan bahwa ibu-ibu di negara lain seperti di Amerika dan Australia, telah mengetahui dan paham tentang kesehatan hormon, sehingga dirinya merasa terpanggil agar para ibu-ibu yang serantau serumpun dengan Malaysia ini, bisa sama-sama mengetahui dan mendapatkan perawatan yang modern tersebut.
“Ini jadi misi saya, saya ingin membantu satu juta warga Indonesia dan Batam khususnya, untuk memastikan agar para wanita-wanita dapat terjangkau informasi tentang perawatan ini, ada dua goalnya yang kita mau, yaitu impikan bersama-sama Wanita Batam happy mood dan emosinya tidak terganggu dan mendapatkan berat badan yang ideal karena kedua-dua ini memberi impact kepada kesehatan keseluruhannya, ,itulah harapan saya khususnya kepada warga Batam,” pungkasnya.
Selanjutnya, Verawaty Pimpinan PT Imed Indonesia yang merupakan mitra kerjasama Skyhill Clinic Malaysia tersebut, dalam kesempatan wawancara juga turut menegaskan tentang tujuan diadakannya kegiatan ini, yakni untuk memberi pencerahan pengetahuan pemahaman tentang hormonal pada wanita, sekaligus mengajak ibu-ibu berbuka puasa bersama.
“ini adalah bentuk kampanye agar warga Batam khususnya ibu-ibu mulai menyadari betapa pentingnya memiliki keseimbangan hormon agar diusia senja nanti bisa memiliki kualitas hidup yang baik,” ujarnya.

Lantas disampaikannya alasan mengapa pihaknya menjalin kerjasama dengan Skyhill Clinic, dikarenakan di Batam maupun di Kepulauan Riau belum ada spesialis pengobatan hormon.
Inilah yang dianggapnya sebagai peluang dan berharap nantinya akan banyak perempuan-perempuan yang ingin menemukan solusi untuk menjaga keseimbangan hormonalnya.
“Kami sudah 2 kali ini mengadakan kegiatan Health Talk (Bincang Kesehatan, red) ini dimana Dokter Linda selaku CEO Skyhill Clinic sendiri yang langsung menjadi pembicaranya, mudah-mudahan melalui acara semacam ini, akan semakin banyak calon pasien yang ingin mendapatkan informasi tentang klinik Skyhill di Johor, ” jelasnya.
Selanjutnya dijelaskan bahwa Imed Indonesia merupakan Perwakilan Skyhill Clinic untuk kepulauan Riau. Dimana tugasnya adalah membantu pasien-pasien yang berencana ingin mendapatkan penanganan masalah hormonal dari Skyhill Clinic di Malaysia.
“Kami adalah agensi yang membantu membuatkan appointment dan mendaftarkan pasien, sampai kepada mengatur perjalanan dan menyiapkan akomodasinya, sejak tahun lalu sudah ada beberapa yang kita kirim ke Skyhill Clinic” ungkapnya.
Selanjutnya Iapun menyampai hal-hal yang perlu disiapkan untuk calon pasien, yakni paspor, juga data pribadi, jika ada bisa dilampirkan hasil pemeriksaan kesehatan sebelumnya (medical record).
Calon Pasien tinggal menghubungi pihak Imed, pihak Imed lah yang nanti akan mempersiapkan semua berkas dan agenda perjalanannya dengan menghubungi nomor 081927006114 atau email Paa@imedindonesia.id dan visit Instagram imedforindonesia.
Untuk biaya berkisar antara 3-10 juta, tergantung hasil pemeriksaan apa yang diambil di Rumah Sakit ataupun klinik
“Kami pihak Imed tidak memungut charge atapun biaya lain, biaya tersebut adalah murni untuk pengobatan, mementain hormon dan biaya akomodasi,” tegasnya.
Selanjutnya Vera menjelaskan juga bawa Imed Indonesi berdiri sejak 2015 yakni merupakan Agency Rumah Sakit Internasional (Health Care Facilitator International)
Saat ini telah menjalin kemitraan dengan beberapa rumah sakit dari Malaysia Singapura dan India untuk menangani kasus kasus penyakit yang tidak tertangani di Indonesia, seperti Radiotherapi & PET CT Scan untuk menemukan titik-titik kanker dan lainnya.
“Kami ingin selalu memberikan edukasi-edukasi kesehatan kepada masyarakat, termasuk perawatan hormonal.ini, kami ingin semakin banyak orang terutama ibu-ibu yang bisa lebih sehat, karena ibu-ibu merupakan tulang punggung bukan saja keluarga tetapi juga bangsa, ibu-ibu punya peranan penting dalam membuat keluarga tetap sehat, kalau ibunya sehat, pasti semua keluarga akan sehat, selanjutnya kalau keluarga sehat percayalah bangsa ini juga akan menjadi bangsa yang sehat,” pungkasnya.
(Rahyudo, rasio.co)
