
RASIO.CO, Batam – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Galileo dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, seminar, serta penerimaan mahasiswa baru.
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Ketua STIE Galileo, Hazriyanto, S.E., M.M., Ph.D., dan Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, S.Ag., di Kampus Galileo Batam, Sabtu (24/5). Kegiatan ini disejalankan dengan rapat kerja pengurus PWI Kepri Tahun 2025, yang membahas peningkatan ekonomi dan perlindungan hukum bagi insan pers.
Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kedua pihak dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan akademik dan jurnalistik di wilayah Kepulauan Riau.
“Kerja sama ini adalah langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan dunia pers. Kami berharap dapat mencetak generasi muda yang cakap dalam bidang ekonomi sekaligus melek terhadap dunia jurnalistik,” ujar Hazriyanto.
Ruang lingkup kerja sama ini meliputi bidang pendidikan dan penelitian, pelatihan dan seminar, pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa, pembinaan pers kampus, serta penerimaan mahasiswa baru. Nota kesepahaman ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menyebut bahwa MoU ini merupakan salah satu program unggulan PWI Kepri yang berintegritas dan berbasis ilmu pengetahuan. Ia menyampaikan bahwa sejumlah program pendidikan lainnya juga akan menjadi agenda prioritas PWI Kepri ke depan.
Kolaborasi antara pekerja media dan kalangan akademisi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak.
“PWI Kepri menyambut baik kolaborasi ini. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi akademisi, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi dan pemahaman mendalam tentang dunia media,” ucap Saibansah Dardani.
Saibansah, yang akrab disapa Cak Iban, menambahkan bahwa nota kesepahaman ini juga menjadi landasan awal bagi kegiatan lanjutan yang akan diatur lebih rinci melalui perjanjian tambahan (addendum) untuk memastikan implementasi kerja sama berjalan secara produktif dan berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan pers di Kepulauan Riau,” pungkasnya.
***

