Tegur Pengendara Serobot Jalan, Driver Diteriaki Maling Nyaris Diamuk Massa

0
347
Seorang driver taksi online yang sedang mengantar penumpang di kawasan Bengkong, Batam sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (6/5) nyaris diamuk massa. (foto/tangkapan layar video)

RASIO.CO, Batam – Seorang driver taksi online yang sedang mengantar penumpang di kawasan Bengkong, Batam sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (6/5) nyaris diamuk massa.

Hal ini terjadi setelah driver online tersebut diteriaki maling oleh salah satu pengemudi mobil yang sempat berpapasan dengan sopir taksi online tersbut. Dalam video yang diunggah akun Instagram @natunabekawan, terlihat sebuah mobil taksi online diamuk massa di kawasan Bengkong.

Salah satu warga bahkan sampai menaiki mobil tersebut dan menginjak-nginjak kap mesin dan kaca bagian depan mobil. Akibatnya, mobil ringsek dan kaca depan pecah.

Pengemudi yang enggan keluar, berusaha untuk menyelamatkan diri dengan terus melaju hingga sampai ke Mapolsek Bengkong guna mendapatkan perlindungan dan melaporkan kejadian tersebut. Salah satu saksi mata, Fahry mengatakan, kejadian itu berawal saat driver taksi online hendak mengntar penumpang. Namun, jalan yang dilalui terbilang sempit.

“Si drivernya ini berpapasan sama mobil lain. Nah, driver Grab-nya ini sudah ngasih kode untuk ngalah, tapi ibu yang bawa mobil satunya ini nyerobot aja. Driver nya ini bilang ke ibu yang punya mobil tersebut, ‘Lain kali jangan kaya gini, Bu, kita punya hak di jalan’,” cerita Fahry, melalui telepon, Minggu (7/5).

Namun, anak si ibu keluar dari mobil, memukul mobil driver, sambil teriak maling. Seketika kondisi langsung ricuh.

“Orang-orang yang mendengar ucapan tersebut pada langsung ngejar, driver nya ini enggak berani keluar karena takut kena pukul. Nah, saya juga ikut kejar kan sambil ngerekam juga. Singkat cerita, driver Grab yang disangka maling ini masuk ke kantor polsek daerah Bengkong. Saya juga disuruh masuk sama polisi untuk ngejelasin apa yang terjadi tadi,” ujar Fahry dikutip batamnews.

Sementara, juru bicara komunitas Driver Online Batam, Wijaya mengatakan, pihaknya meminta agar pihak kepolisian mengamankan ibu dan anaknya yang pertama kali meneriaki driver online tersebut maling.

“Ini beruntung teman kami bisa menyelamatkan diri. Kalau tidak berhasil menyelamatkan diri, mungkin bisa saja dibakar, karena yang beraksi massa dan massa ini beraksi karena ada teriakan maling dari anak dan ibu tersebut,” terang Wijaya.

Sementara, Humas Polresta Barelang, AKP Tigor mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani Sat Reskrim Polresta Barelang dan masih proses pemeriksaan sejumlah saksi dan korban.

“Sudah kami tangani dan saat ini masih proses pemeriksaan,” ujar Tigor.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini