TNI Bantu Bebaskan 4 ABK WNI yang Diculik di Perairan Gabon Afrika

0
442
Empat WNI korban penculikan bajak laut di perairan Gabon diselamatkan (Foto/dok. Puspen TNI)

RASIO.CO, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut membantu proses pembebasan empat anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya menjadi korban penculikan di perairan Gabon, Afrika Tengah.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan keterlibatan TNI dilakukan melalui Atase Pertahanan (Athan) Republik Indonesia di Abuja dalam mendukung upaya pembebasan bersama otoritas setempat.

Ia menjelaskan, keempat ABK WNI tersebut diculik oleh kelompok perompak saat berada di perairan Gabon pada 11 Januari 2026. Setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang, para korban akhirnya berhasil dibebaskan pada Kamis (5/3) sekitar pukul 22.05 waktu setempat.

Menurut Aulia, proses pembebasan itu merupakan hasil kesepakatan yang tercapai setelah negosiasi intensif dengan para pembajak yang berlangsung selama beberapa waktu. Kesepakatan tersebut tercapai pada 3 Maret 2026.

“Pembebasan para ABK tersebut terjadi setelah melalui proses negosiasi dengan para pembajak yang dilakukan cukup panjang hingga terjadi kesepakatan yang membuahkan hasil pada 3 Maret 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Setelah dibebaskan, tim yang terlibat langsung mengevakuasi para korban menuju Lagos, Nigeria, pada Jumat (6/3) untuk penanganan lebih lanjut.

Aulia merinci empat ABK WNI yang berhasil dibebaskan tersebut adalah Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana. Selain mereka, terdapat pula lima korban lain yang merupakan warga negara asing (WNA).

Untuk sementara waktu, para korban WNI akan ditempatkan di fasilitas penampungan di Lagos guna menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Ia menambahkan keberhasilan pembebasan tersebut merupakan hasil koordinasi dan komunikasi yang intens antara berbagai pihak.

Proses tersebut melibatkan Athan RI di Abuja, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, perusahaan IB Fish, Athan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini