
RASIO.CO, Lingga – Camat Singkep, Agustiar, mengeluarkan peringatan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya agar lebih waspada terhadap modus penipuan pesanan fiktif yang mengatasnamakan pihak Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Peringatan tersebut disampaikan setelah adanya laporan mengenai aksi penipuan yang menyasar pedagang makanan dengan mencatut nama instansi maupun pegawai kecamatan. Hingga saat ini, tercatat sudah ada empat pelaku usaha yang menjadi korban dari modus tersebut.
Agustiar menjelaskan bahwa pelaku biasanya menghubungi korban melalui telepon dan memesan makanan dalam jumlah besar dengan alasan untuk keperluan kegiatan di kecamatan.
“Sudah ada empat korban yang menelepon. Salah satunya dipesan nasi uduk atau nasi lemak, serta Martabak Daeng sebanyak 150 porsi, ditambah dengan buah-buahan. Namun itu semua tidak benar,” ujar Agustiar.
Ia menegaskan bahwa secara administratif, pihak Kecamatan Singkep tidak pernah melakukan pemesanan makanan secara mendadak melalui telepon pribadi kepada pedagang tanpa prosedur yang jelas.
Menurutnya, setiap kegiatan resmi kecamatan yang membutuhkan konsumsi telah melalui mekanisme kerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki legalitas.
“Kami punya pihak ketiga yang sudah memenuhi syarat untuk melakukan pesanan makanan untuk agenda-agenda Kecamatan Singkep,” jelasnya.
Agustiar menilai tindakan oknum tidak bertanggung jawab tersebut sangat meresahkan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang sedang berupaya mengembangkan usaha mereka.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan tidak mudah percaya terhadap pesanan dalam jumlah besar yang datang secara tiba-tiba.
“Sebaiknya sebelum melakukan kerja sama atau memproses pesanan, hendaknya menghubungi dulu Camat atau Bendahara Kecamatan. Itu yang seharusnya dikonfirmasi agar tidak menjadi korban penipuan,” tutupnya.
Puspan

