200 Pelaku UMKM Manfaatkan Pinjaman Modal Usaha Lewat BRK Syairah

0
158

RASIO.CO, Karimun – Sudah tiga tahun ini Pemerintah Provinsi Kepri, membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kepri dengan pemberian pinjaman lunak tanpa bunga yang bekerjasama dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

Branch Manager PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) Cabang Tanjung Balai Karimun Abdul Rohim kepada Batam Pos mengatakan, hingga sekarang ada 200 lebih pelaku UMKM yang memanfaatkan pinjaman lunak sebesar Rp20 juta.

” Alhamdulillah, pelaku UMKM di Karimun sudah banyak yang memanfaatkan program tersebut. Dimana, bunga pinjaman yang seharusnya jadi tanggungjawab debitor, namun ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Kepri,” terangnya.

Antusias pelaku UMKM terlihat dari banyaknya, permintaan pelaku UMKM agar plafon pinjaman dapat lebih besar lagi ditahun berikutnya. Sehingga, bisa lebih banyak lagi para pelaku UMKM untuk meminjam penambahan modal usaha.

” Satu pelaku UMKM hanya bisa meminjam maksimal Rp20 juta dengan jangka waktu 24 bulan. Jadi, apa yang diusulkan para pelaku UMKM tersebut, akan kita ajukan lagi kepada Pemprov Kepri,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, melalui program tersebut sangat membantu para pelaku UMKM yang bisa kembali bangkit dari pasca terpuruknya ekonomi akibat pandemi Covid-19. Dengan demikian, pemanfaatan pinjaman tersebut benar-benar dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Baik itu yang sudah berjalan maupun sedang berkembang.

” Paling penting, kita (BRK Syariah) tetap berkomitmen untuk membantu dan mendorong para pelaku UMKM di Karimun untuk berkembang. Dan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Kepri atas dukungan terhadap pelaku UMKM,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan, bahwa pelaku UMKM dinilai memang menjadi sektor real industri yang bisa menjadi tolak ukur maju atau mundurnay perekonomian daerah. Dan, diharapkan pelaku UMKM menangkap peluang dan selalu mengikuti perkembangan. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi di era industri 4.0.

” Saya pesan kepada pelaku UMKM di Karimun, agar bisa menyesuaikan diri dalam perkembangan teknologi di era industri 4.0. Sehingga, bisa terwujud masyarakat yang sejahtera dan terus dapat mengembangkan UMKM-UMKM di Karimun nantinya, ” ucapnya.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini