Anto Sikumbang Transaksi 49 Ribu Ektasi di Parkiran Foodcourt Pacific Dibekuk Polisi

0
454

RASIO.CO, Batam – Para mafia bandar narkoba kembali gigit jari, pasalnya pihak kepolisian Satresnarkoba Polresta Barelang berhasil bekuk kurir Anto Sikumbang(47) ketika saat bertraksi didepan parkiran Food court Pacific Kota Batam.Senin(19/09)lalu.

Ironisnya, Anto Sikumbang asal Mendan telah berhasil empat kali berhasil melakukan transaksi narkoba dan barang haram tersebut akan diedarkan di Tempat Hiburan Malam(THM) kota bATAM.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto , didampingi Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara mengatakan, Pria kelahiran asal Kota Medan yang bernama Anto Sikumbang dan berprofesi sekuriti di Hotel LI merupakan seorang kurir narkoba saat konferensi pers di Mapolresta Barelang pada Selasa (4/9/2022) siang.

Lanjutnya, modus yang dilakukan tersangka yaitu menjemput dan mengambil narkotika tersebut di Parkiran Foodcourt Pacific dan mengantarkan ke parkiran depan club malam F1 yang berada di Hotel P.

“Pelaku sudah sebanyak empat kali menjalankan aksinya sebagai kurir , dan yang keempat ini petugas baru bisa melakukan penangkapan,” Terang Kapolresta

Kapolresta Barelang menjelaskan, Anto ini diatur oleh tekong boat untuk jemput ke TKP, setelah itu barang bukti diambil dan diletakkan di mobil grandmax untuk dibawa ke F1.

“Pil ekstasi yang berasal dari Malaysia ini rencananya diantar Anto ke parkiran F1 club, setelah itu bersangkutan pergi, dan setelah kembali keesokan paginya, barang tersebut sudah di ambil oleh orang lain,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 49.143 butir dengan berat 18.270,27 gram.

“Rinciannya, 4 bungkus pil ekstasi dengan logo Ferari warna coklat sebanyak 19.876 butir dan 6 bungkus pil ekstasi dengan logo guci sebanyak 29.267 butir,” ungkapnya.

“Selain itu tim juga amankan uang senilai Rp 50 juta yang mana uang tersebut akan diberikan ke tekong boat,” sambungnya.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan denda Rp 1 miliar.

Atas pengungkapan kasus narkotika jenis pil ekstasi ini, Kapolresta Barelang memberikan apresiasi kepada Kasat Narkoba Polresta Barelang beserta jajarannya.

“Selama saya menjadi pimpinan di Polresta Barelang, ini merupakan tangkapan terbesar yang diungkap oleh Satnarkoba Polresta Barelang,” pungkasnya .

Adit@www.rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini