Batam Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2025 Kategori Nindya

0
615
Foto/Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

RASIO.CO, Batam – Kota Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada ajang penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025, Batam berhasil meraih penghargaan kategori Nindya dengan skor 770,16 dari 1.000 poin penilaian.

Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima penghargaan mewakili Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. 

Penghargaan diberikan oleh Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Jumat (8/8) di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

“Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan ini. Ini bukan hanya sekadar prestasi, tetapi pengakuan atas komitmen bersama seluruh elemen di Kota Batam dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujar Li Claudia.

KLA merupakan sistem pembangunan daerah yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Penilaian meliputi berbagai indikator, mulai dari penyediaan ruang publik ramah anak, fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga kebijakan perlindungan anak di berbagai aspek kehidupan.

Li Claudia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi solid antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media. 

“Alhamdulillah, sinergi itu terus terjalin dengan baik di Batam. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh anak-anak Kota Batam, generasi masa depan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, Pemko Batam bersama BP Batam berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan anak, sekaligus mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan kota.

“Ke depan, tantangan tentu akan semakin kompleks. Tapi kami yakin, dengan semangat gotong royong dan komitmen kuat seluruh pihak, Batam tidak hanya layak anak, tetapi juga menjadi kota yang membanggakan bagi semua generasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung pencapaian ini, termasuk Satuan Gugus Tugas KLA, forum anak, mitra lembaga masyarakat, dan para orang tua.

Penganugerahan ini, kata dia, sejalan dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Anak dan menjadi bagian strategi nasional untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.

“Penghargaan ini adalah milik kita semua, terutama anak-anak Batam tercinta. Semoga semua elemen terus bersinergi untuk memenuhi hak dan perlindungan anak sebagai masa depan bangsa,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini