Beras Oplosan Merk Harumas Masih Marak Beredar di Batam

0
5309

RASIO.CO, Batam – Diduga Salah satu beras produk hasil industri oplosan Yasin Group PT UKP yang diungkap Mabes Polri merk Harumas masih beredar diglosir tradisional maupun toko yang ada di Batam.

Pantauan lapangan, beras oplosan merk harumas tersebut masih terlihar dijual bebas dibeberapa pasat tradisional maupun toko semi glosir diwilayah Bengkong, Batamcentre dan Batuaji, pasalnya harga beras tersebut terbilang paling murah.

Menurut salah seorang pedagang glosir dipasar tradisional Mitra Raya Batamcentre,belum mengetahui beras tersebut merupakan hasil oplosan dan beras merk Harumas paling laris karena harga terjangkau.

” Kami belum tau beras pandan wangi merk Harumas oplosan, apalagi mengunakan zat kimia ,” kata AH pedagang glosir. Senin(06/11/2017).

Sedangkan salah seorang pedagang yang ada dipasar Cahaya Garden IP sudah mendapat kabar adanya penggrebekan gudang industri beras oplosan diduga milik Yasin group.

” Sudah dapat kabar beras Harumas oplosan digrebek polisi, namun kami tidak jual lagi khawatir konsumen komplein dan disimpan digudang,” ujarnya.

Sedangkan, dua hari lalu, Mabes Polri dikabarkan menggerebek sebuah industri pengoplos beras di PT Usaha Kiat Permata, Batam, Sabtu pagi. Industri itu diketahui berada di sebuah kompleks Mega Cipta Industrial Batu Ampar.

Beras yang dioplos antara beras lokal dengan beras impor ilegal. Polisi menyita ribuan karung beras bahkan ditemukan zat kimia campuran pemutih beras dan Industri pengoplosan itu diduga milik A Liang.

Perusahaan tersebut beralamat di Komplek Pergudangan Mega Cipta Indutrial Park, Blok E No 1 Batu Ampar Kota Batam.

Sedangkan beras oplosan yang diproduksi Harumas, Horas, Kawan Setia, Kapal Layar, Biola,Minang dan diduga ditemukan lebih kurang 16 ribu karung dan mesin produksi.

APRI@www.rasio.co

 







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini