Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 127

Tim Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan ke Desa Terisolasi Bener Meriah

0

RASIO.CO, Bener Meriah — Tim Relawan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Peduli dari Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh bersama Bea Cukai Lhokseumawe kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana yang masih terisolasi, yakni Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (14/12).

Penyaluran bantuan dilakukan melalui jalur darurat yang hingga kini belum pulih sepenuhnya. Akses menuju lokasi masih licin dan berlumpur akibat dampak bencana, sehingga menyulitkan proses distribusi logistik ke wilayah tersebut.

Bantuan yang disalurkan berupa 1,7 ton beras serta kebutuhan pokok lainnya, antara lain air mineral, kacang hijau, gula, ikan kaleng, mi instan cup, ikan kayu, dan ikan asin. Seluruh logistik harus diangkut melewati medan berat demi memastikan bantuan sampai kepada warga yang terdampak dan masih terputus dari akses utama.

Dalam perjalanan, satu unit truk pengangkut bantuan sempat terperosok di ruas jalan berlumpur. Insiden tersebut menyebabkan arus lalu lintas terhenti total selama hampir dua jam, mengingat jalur darurat tersebut merupakan satu-satunya akses yang dapat dilalui kendaraan dari arah Bener Meriah menuju Simpang KKA maupun sebaliknya.

Menghadapi situasi tersebut, Bea Cukai Lhokseumawe segera berkoordinasi dengan personel TNI yang berada di lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan sekaligus mengatur arus lalu lintas. Berkat kerja sama lintas instansi, truk berhasil dievakuasi dan jalur kembali dapat dilalui, sehingga rombongan dapat melanjutkan perjalanan.

Penyaluran bantuan selanjutnya dilakukan di wilayah Aceh Tengah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Tengah. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Satpol PP Aceh Tengah, Hamdani, untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.

Meski menghadapi keterbatasan akses dan kondisi medan yang berat, Tim Relawan Kemenkeu Peduli menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam upaya kemanusiaan. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan terdampak bencana tetap mendapatkan perhatian serta dukungan yang dibutuhkan.

AD

Wisuda STTI Tanjungpinang, Wagub Kepri Tekankan Peran SDM di Era Society 5.0

0

RASIO.CO, Tanjungpinang — Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang dalam rangka Wisuda ke-14 Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar di TCC Aston Tanjungpinang, Sabtu (13/12).

Kegiatan wisuda tersebut dirangkaikan dengan Orasi Ilmiah yang disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, mengangkat tema “Technopreneurship sebagai Pilar Utama: Membangun Ekosistem Inovasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan”.

Dalam sambutannya, Nyanyang Haris Pratamura menegaskan bahwa dunia saat ini telah memasuki Era Society 5.0, di mana perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence, Big Data, dan Internet of Things menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Meski demikian, ia menekankan bahwa teknologi tetap bergantung pada kualitas sumber daya manusia sebagai pengendali dan penentu arah pemanfaatannya.

“Pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat vital dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Kampus harus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan lulusan berkompetensi, berkarakter, serta mampu berpikir kritis,” ujar Nyanyang.

Ia menilai lulusan STTI Tanjungpinang yang memiliki latar belakang keilmuan teknologi berada pada posisi strategis sebagai agen perubahan, khususnya dalam mendukung terwujudnya Society 5.0 di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, prosesi pemindahan tali toga bukan sekadar simbol kelulusan, melainkan penanda perubahan status dari pelajar menjadi intelektual yang siap berkontribusi di tengah masyarakat dengan kreativitas, inovasi, dan empati.

Pada kesempatan itu, Nyanyang juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta penguatan kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Ia menambahkan, upaya pembangunan SDM tersebut telah menunjukkan hasil positif, tercermin dari capaian pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau Triwulan III Tahun 2025 sebesar 7,48 persen—tertinggi di wilayah Sumatera—Indeks Pembangunan Manusia yang mencapai 80,53, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga menjadi profesional yang berintegritas, mampu bersaing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

YD

Pansus DPRD Batam Matangkan Ranperda Administrasi Kependudukan

0

RASIO.CO, Batam — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan kembali menggelar rapat lanjutan bersama Tim Pemerintah Kota Batam serta sejumlah instansi eksternal, Jumat (12/12).

Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Fadhli, SE, dan dihadiri anggota Pansus lainnya. Pembahasan ini menjadi salah satu agenda penting menjelang tahapan akhir sebelum Ranperda diarahkan ke rapat paripurna DPRD Kota Batam untuk disahkan.

Muhammad Fadhli menyampaikan bahwa rapat lanjutan ini berpotensi menjadi sesi pematangan terakhir draf Ranperda Administrasi Kependudukan. Ia menyebutkan, secara internal Pansus menilai seluruh substansi pembahasan telah diselesaikan.

“Mudah-mudahan Ranperda ini dapat segera disahkan sebelum tutup tahun ini. Di internal Pansus, kami menganggap pembahasannya sudah tuntas,” ujar Fadhli.

Ia menambahkan, percepatan proses pengesahan menjadi penting agar Kota Batam segera memiliki regulasi yang lebih komprehensif sebagai landasan hukum penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Melalui pengesahan Ranperda tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penataan dan pemutakhiran data kependudukan, penyederhanaan prosedur administrasi, serta peningkatan akurasi informasi penduduk di Kota Batam.

Ranperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan ini diharapkan menjadi payung hukum yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kependudukan yang semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan dinamika pembangunan di Kota Batam.

YD

Ribuan Pesepeda Meriahkan Batam Bersepeda dalam Peringatan Hari Jadi Batam ke-196

0

RASIO.CO, Batam — Sebanyak 2.826 pesepeda memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Minggu (14/12) pagi, dalam kegiatan Batam Bersepeda yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke-196. 

Kegiatan tersebut dilepas secara langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Usai aba-aba pelepasan, ribuan peserta bergerak meninggalkan Dataran Engku Putri dengan tertib. Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra tampak berada di barisan depan, ikut mengayuh sepeda sambil menyapa masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Adapun rute Batam Bersepeda melintasi sejumlah ruas jalan utama, yakni Masjid Agung Batam, Simpang Kabil, Flyover Laluan Madani, Dataran Engku Hamidah, hingga Bundaran Madani, sebelum kembali finis di Dataran Engku Putri.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan Hari Jadi Batam ke-196. Ia menyebut antusiasme warga menjadi indikator kuat semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Kota Batam.

“Hari ini kita telah melewati dua rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Batam ke-196. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujar Amsakar.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.826 peserta tercatat mendaftar secara daring untuk mengikuti kegiatan Batam Bersepeda. Jumlah tersebut melampaui partisipasi pada kegiatan jambore sepeda sebelumnya dan mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga yang dikemas sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi Batam sebagai sarana mempererat persatuan serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota.

“Jadikan momentum HJB ini untuk meneguhkan semangat kita, memperkuat kebersamaan, dan saling bahu-membahu menjadikan Batam lebih baik ke depan,” pesannya.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kegiatan dilanjutkan dengan pengundian hadiah. Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik, di antaranya satu unit sepeda Helios A7 Di2 senilai Rp50 juta, dua unit sepeda motor, serta beragam peralatan elektronik seperti televisi, lemari es, mesin cuci, dan hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan Batam Bersepeda menjadi simbol semangat hidup sehat, kebersamaan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyemarakkan Hari Jadi Batam ke-196.

YD

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesian Best Golden Awards 2025

0

RASIO.CO, Batam — Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima penghargaan Indonesian Best Golden Awards 2025 dalam kategori The Best Reliable Hospital in Health Service Excellent of the Year. 

Penghargaan tersebut diberikan oleh Indonesia Achievement Center dalam malam penganugerahan yang digelar di Ballroom The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Jumat (12/12).

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP., FIHA., MARS. Ia hadir didampingi Manajer Pelayanan Medik dan Pengembangan Layanan dr. Frans Setiadi, Manajer Perencanaan, Program Kegiatan Pengembangan Usaha dan Pemasaran, serta jajaran manajemen rumah sakit lainnya.

Dalam sambutannya, dr. Tanto menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi momentum penting bagi RSBP Batam untuk terus memperkuat mutu layanan sekaligus mendorong transformasi institusi di tengah dinamika dan persaingan layanan kesehatan yang semakin ketat, khususnya di Kota Batam yang berada dalam ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus bertransformasi menjadi rumah sakit yang terbaik. RSBP Batam akan terus meningkatkan keunggulan layanan, memperkuat mutu, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar dr. Tanto. 

Ia menegaskan komitmen RSBP Batam untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan berkontribusi pada kemajuan layanan kesehatan di Batam.

Ajang Indonesian Best Golden Awards 2025 sendiri diikuti oleh penerima penghargaan dari berbagai sektor, mulai dari institusi pendidikan, organisasi sosial, perbankan, sektor swasta, hingga tokoh profesional dari sejumlah daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan motivasi terhadap lembaga serta individu yang dinilai memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan di bidangnya.

Keikutsertaan RSBP Batam dalam ajang nasional tersebut juga menjadi bagian dari strategi penguatan branding dan reputasi rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan rujukan yang terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada kualitas pelayanan.

Manajemen RSBP Batam berharap pencapaian ini dapat memacu semangat seluruh jajaran untuk terus meningkatkan mutu layanan, memperluas inovasi, serta menjalankan transformasi institusi menuju standar rumah sakit modern yang unggul, responsif, dan mengutamakan keselamatan pasien.

YD

Ria Saptarika Dorong Peran Budaya Daerah untuk Majukan Pariwisata Batam

0

RASIO.CO, Batam – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kembali digelar di Kota Batam, Minggu (14/12) oleh Paguyuban Betawi Jakarta–Batam. Acara berlangsung pukul 09.00 WIB di Restoran Golden Prawn, Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, dengan menghadirkan Ria Saptarika sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus paguyuban, dan warga Betawi yang menetap di Batam. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sejak dibuka oleh panitia.

Dalam pemaparannya, Ria Saptarika mengangkat tema “Meningkatkan Pariwisata Daerah Melalui Optimalisasi Peran Paguyuban dalam Menampilkan Budaya Kedaerahan.” Menurutnya, komunitas dan paguyuban budaya memainkan peran penting dalam memperkaya identitas wisata suatu daerah. Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR — Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika — menjadi dasar penguatan nilai budaya dalam pembangunan sektor pariwisata.

“Budaya merupakan perekat bangsa. Ketika kita tampilkan secara positif, maka pariwisata daerah akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Ria.

Ria mencontohkan bagaimana kekayaan budaya Betawi dapat menjadi daya tarik wisata, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Batam sebagai kota dengan populasi multietnis. Paguyuban, lanjutnya, dapat menjadi motor penggerak dalam menghidupkan seni tradisi, busana, kuliner, hingga kesenian khas Betawi.

Menurutnya, Pancasila memberi arah dalam memelihara keragaman, sementara prinsip Bhinneka Tunggal Ika menjadi dasar untuk menjadikan perbedaan budaya sebagai kekuatan dalam promosi pariwisata.

“Keragaman budaya di Batam adalah aset besar jika dikemas dengan baik,” tambahnya.

Ria juga menekankan bahwa peran paguyuban tidak hanya sebatas menjaga tradisi, tetapi juga mendorong kolaborasi dengan pelaku pariwisata, pemerintah daerah, dan komunitas lainnya. Dengan begitu, potensi budaya lokal dapat tampil sebagai atraksi unggulan daerah.

Para peserta tampak aktif selama sesi tanya jawab. Mereka menanyakan berbagai hal terkait strategi pengembangan budaya dalam kegiatan wisata, peluang kerja sama, serta bagaimana memanfaatkan empat pilar untuk memperkuat peran komunitas.

Panitia juga menyelenggarakan kuis singkat berisi pertanyaan seputar materi empat pilar dan budaya Betawi. Suasana ruangan pun menjadi lebih hidup saat peserta berebut menjawab untuk memperoleh hadiah hiburan.

Dalam kesempatan itu, Ria mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya tanpa menutup diri terhadap modernitas. Menurutnya, pariwisata yang berkembang adalah pariwisata yang mampu menampilkan keunikan budaya dengan pendekatan kekinian. Ia mendorong paguyuban untuk aktif mengadakan pertunjukan seni, festival makanan, hingga kegiatan edukasi budaya yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Batam punya potensi besar. Tinggal bagaimana komunitasnya memoles budaya yang dimiliki,” katanya.

Ketua Paguyuban Betawi Jakarta–Batam cang Sarifudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut sosialisasi ini memberikan pemahaman baru bagi anggota paguyuban tentang pentingnya budaya sebagai bagian dari pengamalan empat pilar.

Menjelang penutupan acara, panitia menyerahkan bahan materi sosialisasi secara simbolis kepada perwakilan peserta. Pembagian ini sekaligus menjadi rangkaian akhir dari kegiatan edukasi tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta yang hadir. Senyum para peserta menggambarkan antusiasme mereka untuk terus menghidupkan budaya Betawi di Batam.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan Paguyuban Betawi Jakarta–Batam semakin mampu menjadi mitra strategis dalam pengembangan pariwisata daerah melalui pelestarian dan promosi budaya kedaerahan sesuai nilai-nilai Empat Pilar MPR RI.

YD

79 Hakim Lulus Sertifikasi Hakim Tipikor

0

RASIO.CO, Bandung – 79 Hakim lolos mengikuti Pelatihan Sertifikasi Hakim Tipikor yang dilaksanakan 24 November 2025 s/d 13 Desember 2025 di Pusdiklat Mahkamah Agung RI (Mahkamah Agung Corpu), Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

Pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) diikuti  Hakim Karier dan Hakim Ad Hoc Tingkat Pertama dan Banding seluruh Indonesia.

Dalam acara penutupan, Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, Syamsul Arief, menyampaikan ada 79 orang Hakim yang mengikuti Pelatihan Sertifikasi Hakim Tipikor yang berasal dari lingkungan peradilan umum dan militer.

“Dalam pelatihan ini, para peserta telah melalui 3 tahap pembelajaran yakni belajar mandiri melalui e-learning, penyampaian materi klasikal, serta bedah kasus dan ujian akhir”, ujar Eks Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan Mahkamah Agung RI ini.

Ia juga mengungkapkan seharusnya pelatihan ini diikuti oleh 80 peserta, tetapi satu peserta dan cadangan yang disiapkan terdampak bencana banjir bandang di Aceh.

Setelah menjalani proses pembelajaran selama lebih kurang 3 minggu, kegiatan ini ditutup secara langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof.Sunarto.

Sebanyak 10 orang peserta baik dari Hakim Karier dan Hakim Ad Hoc diumumkan sebagai peserta pelatihan dengan peringkat terbaik.

Dalam penutupan tersebut, Ketua Mahkamah Agung RI, Prof.Sunarto, menyampaikan 8 pesan penting yang harus dipahami dan diingat oleh para Hakim Tipikor.

Diantaranya menyadari kedudukan, peran dan tanggung jawab sebagai Hakim Tipikor, karena putusan Hakim akan menjadi tolak ukur kualitas seluruh sistem peradilan pidana.

“Nilai saudara tidak diukur dari sertifikat yang diterima hari ini, tetapi dari kualitas putusan yang saudara hasilkan di masa mendatang”, ucap orang nomor 1 di Mahkamah Agung tersebut.dilansir dandapala.sabtu(13/12).

Akhirnya, Prof.Sunarto juga menegaskan pentingnya untuk menjaga konsistensi pemidanaan dan selalu menjaga integritas baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan.

“Hakim ideal menegakkan hukum dengan proporsionalias, hanya terwujud ketika berlandasan integritas. Dengan keduanya,  akan menjadi teladan berkualitas”, pesannya. (*).

Redaksi@www.rasio.co //

Imigrasi Dabo Singkep, Gelar Sosialisasi Refleksi Akhir Tahun Bersama Media

0

RASIO.CO, Lingga – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep menggelar kegiatan Sosialisasi Refleksi Akhir Tahun yang bertujuan meningkatkan keterbukaan informasi publik, sehubungan dengan adanya informasi keimigrasian terbaru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Bertempat di Balai Pertemuan Pondok Tanjung, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Jumat, (12/12/2025), pagi.

Kegiatan Sosialisasi Refleksi Akhir Tahun Imigrasi Dabo Singkep ini, melibatkan rekan-rekan wartawan dari berbagai media khususnya yang berada di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Kepala Kantor Imigrasi Dabo Singkep, Patri La Zaiba melalui Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Budi Irawan menyampaikan, kantor Imigrasi Dabo Singkep melaksanakan Repleksi akhir tahun 2025, dimana pada repleksi tahun ini Kanotor Imigrasi menyampaikan capaian-capaian kinerja imigrasi sepanjang tahun 2025.

“Alhamdulillah, sampai saat ini capaian kita di tahun 2025 ini cukup luar biasa, walau pun banyak terjadi hambatan atau kendala tapi dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Budi.

Budi Irawan menjelaskan, untuk tahun ini yang menjadi sorotan di Kabupaten Lingga umumnya dan Dabo Singkep khususnya tidak ada yang terlalu menjadi sorotan Imigrasi. Bisa terhindar dengan baik mau pun hal-hal lainnya.

Budi Irawan melanjutkan, diharapkan pada 2026 Imigrasi Dabo Singkep bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, baik itu, dipelayanan Paspor, izin tinggal, serta dipengawasan dan penindakan orang asing. Ke depannya pelayanan- pelayanan Imigrasi masih tetap banyak diminati oleh masyarakat di Kabupaten Lingga.

“Untuk paspor jemput bola masih tetap dilaksanakan sampai ini, dimana terakhir kita melaksanakan pelayanan paspor jemput bola di Daik Lingga, pada saat kunjungan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra ke Kabupaten Lingga,” tutup Budi Irawan.

Puspan

Menko Polkam Apresiasi Tanggap Darurat Bea Cukai

0

RASIO.CO, Lhokseumawe – Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (HOR) (Purn) Djamari Chaniago, memberikan dukungan dan apresiasi terhadap aksi cepat Bea Cukai Lhokseumawe dalam penanganan tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak awal Desember.

Dukungan tersebut disampaikan di Markas Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Jumat (12/12/2025) sebelum melakukan peninjauan jembatan yang putus di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, memaparkan rangkaian kegiatan penyaluran bantuan yang dilaksanakan tim relawan Kemenkeu Peduli–Bea Cukai Lhokseumawe.

Agus menjelaskan bahwa aksi lapangan dilakukan secara intensif pada masa tanggap darurat dengan menyasar wilayah-wilayah paling terdampak dengan akses terbatas.

“Penyaluran bantuan dilakukan di titik-titik kritis, antara lain di Langkahan di Aceh Utara, Desa Seni Antara di Bener Meriah, Gampong Ujung Pacu di Lhokseumawe, Gampong Teungoh Sawang, Gampong Sarah Kubu di Bireuen, hingga kawasan Kuala Cangkoi,” ujar Agus dalam laporannya. Ia menambahkan bahwa seluruh bantuan berasal dari donasi pegawai Kementerian Keuangan, yang disalurkan dalam bentuk logistik darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga.

Peninjauan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, termasuk Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa Letkol Inf Andi Ariyanto.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, serta perwakilan BNPB, Asep Supriatna. Mereka secara bersama melakukan evaluasi cepat atas kerusakan infrastruktur dan kebutuhan lanjutan masyarakat pascabencana.

Sebelum bertolak ke Banda Aceh melalui Bandara Malikussaleh, Menko Polkam menyampaikan apresiasi atas kehadiran cepat Bea Cukai Lhokseumawe di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat dan daerah terdampak.

“Upaya Bea Cukai Lhokseumawe ini merupakan contoh nyata koordinasi pemerintah yang responsif dalam situasi krisis karena koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana itu penting, terutama pada wilayah yang aksesnya terputus” ujarnya.

Sementara itu, relawan Kemenkeu Peduli–Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan bahwa distribusi bantuan akan terus dilanjutkan, terutama ke wilayah dengan akses yang masih terputus dan daerah yang membutuhkan pasokan lanjutan.

Tim relawan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat TNI/Polri, serta BNPB untuk memastikan penanganan berjalan akurat, cepat, dan tepat sasaran.

Dukungan Menko Polkam tersebut menjadi penguatan moral bagi seluruh relawan yang bertugas di lapangan. Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat Aceh hingga masa tanggap darurat selesai dan proses pemulihan berjalan normal.

Redaksi@www.rasio.co //

PWI Dorong Hunian Layak Wartawan Melalui Tapera

0

RASIO.CO, Jakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali mengambil peran dalam memperjuangkan akses hunian layak bagi wartawan di Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan melalui sosialisasi program kepemilikan rumah subsidi bagi wartawan yang digelar di Sekretariat PWI, Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Acara ini diikuti jajaran pengurus PWI, yakni Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Organisasi, Zulkifli Gani Ottoh, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, Anrico Pasaribu, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Amy Atmanto bersama Kadirah dan jajaran pengurus PWI Pusat, serta ratusan pengurus PWI daerah yang tergabung melalui Zoom online.

Dari pihak pemerintah, hadir perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui BP Tapera serta Bank BTN sebagai mitra pelaksana. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan PWI Pusat dengan Menteri PKP, Maruarar Sirait (Ara), akhir pekan lalu. Dalam pertemuan itu, Ara mengalokasikan 5.000 unit rumah subsidi FLPP khusus wartawan pada tahun 2026, melanjutkan program yang telah dimulai melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Wartawan harus tetap kritis dan menyuarakan kebenaran. Program ini bukan untuk membuat wartawan tidak kritis, tetapi untuk membantu kesejahteraan mereka,” ujar Ara.

Dalam sosialisasi itu, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdikusuma menjelaskan dua skema utama pembiayaan rumah yang dapat diakses wartawan, yaitu Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan program Tapera.

“Melalui skema ini, pemerintah hadir untuk menyediakan produk pembiayaan yang affordable dan terbuka bagi wartawan,” kata Sid.

Ia menegaskan bahwa KPR subsidi ini dibiayai melalui APBN dan dirancang agar cicilan tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap.

Sid juga mendorong wartawan yang belum memiliki hunian untuk segera memanfaatkan fasilitas ini. “Kami berharap setelah pemaparan ini, Bapak dan Ibu segera menghubungi BP Tapera atau BTN,” ujarnya.

Sid menambahkan, wartawan anggota PWI dapat mengecek daftar wilayah dan proyek perumahan subsidi yang tersedia di wilayahnya melalui situs resmi sikumbang.tapera.go.id.

Dari pihak perbankan, Bank BTN menegaskan komitmennya untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi wartawan.

“Produk pembiayaan ini sangat terbuka bagi wartawan. Insya Allah BTN adalah bank yang tidak memilih profesi. Sudah banyak wartawan yang mengambil KPR Tapera maupun KPR lain,” tutur Deputi Direktur Consumer Funding & Lending Division BTN, Heri Purnomo.

Ia menekankan bahwa skema subsidi pemerintah merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap wartawan. “KPR subsidi adalah bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa negara hadir bagi profesi yang sering tidak terlayani skema komersial,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah dan para mitra pelaksana.

Dengan pelaksanaan sosialisasi ini, ia berharap program penyediaan rumah subsidi bagi wartawan dapat terealisasi, sehingga kebutuhan hunian layak bagi profesi penjaga ruang demokrasi tersebut dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Wartawan bekerja untuk publik, tetapi banyak yang belum memiliki rumah pertama. Komitmen pemerintah melalui Tapera dan BTN ini memberi harapan konkret bagi peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Amy Atmanto menambahkan di bawah kepemimpinan Akhmad Munir selaku Ketua Umum & Zulmansyah Sekedang selaku Sekjend PWI, kesejahteraan wartawan memang menjadi salah satu program yang menjadi  prioritas PWI.

Ia menyampaikan PWI & Tapera akan menunjuk tim kordinasi untuk tindaklanjut realisasi perumahan bersubsidi bagi wartawan di seluruh daerah.

“Agar dapat mengakses program ini tanpa kendala administratif,” ujarnya.(*)