RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan total penerimaan pengembalian uang di kasus dugaan korupsi penentuan kuota ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024 hampir mencapai Rp100 miliar.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut pengembalian uang itu dilakukan oleh asosiasi dan travel haji saat penyidik tengah mengusut kasus tersebut.
“Secara keseluruhan kalau ratusan miliar mungkin belum, kalau sudah puluhan miliar mungkin sudah mendekati 100 (miliar) ada, gitu, ya,” ujarnya dikutip CNNIndonesia, di Kantor Kemenkum, Senin (6/10).
Setyo tidak mengungkap secara rinci ihwal siapa saja yang telah mengembalikan uang itu. Ia hanya menegaskan penyidik akan terus berupaya untuk melakukan penyitaan.
“Pasti akan kita kejar semaksimal mungkin, selama memang terinformasi bahwa ada aset dan aset tersebut merupakan aset bergerak atau tidak bergerak itu merupakan rangkaian dalam perkara itu pasti dilakukan tracing semaksimal mungkin,” tuturnya.
Sebelumnya, KPK mengungkapkan sejumlah biro travel haji yang tergabung dalam asosiasi Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) telah mengembalikan uang yang diduga terkait dengan korupsi kuota haji.
Berdasarkan perhitungan awal KPK, ditemukan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023–2024 mencapai Rp1 triliun lebih. Temuan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dalam penanganan kasus ini, KPK sudah mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Mereka ialah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, dan pemilik agen perjalanan Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur.
KPK juga sudah menggeledah sejumlah tempat seperti rumah kediaman Yaqut di Condet, Jakarta Timur, kantor agen perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah ASN Kementerian Agama di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama.
Banyak barang bukti diduga terkait perkara disita. Di antaranya dokumen, barang bukti elektronik (BBE), hingga kendaraan roda empat dan properti.
RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga secara resmi menyerahkan petikan Surat Keputusan Bupati Lingga dan melantik ASN PPPK Tahap II dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Lingga, Senin (6/10).
Sebanyak 451 orang resmi diangkat menjadi ASN PPPK Kabupaten Lingga, yang terdiri dari 384 tenaga teknis, 47 tenaga kesehatan, dan 17 guru.
Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bentuk kepatuhan Pemkab Lingga terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
“Hari ini kita kumpulkan Bapak dan Ibu di halaman Kantor Bupati Lingga untuk penyerahan SK pengangkatan ASN PPPK Tahap II. Ini adalah amanah undang-undang yang menyebutkan setiap PPPK yang dinyatakan lulus wajib dilantik dan diambil sumpahnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Novrizal.
Wabup Lingga juga mengingatkan agar ASN PPPK yang dilantik dapat bekerja dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan.
“Setelah pelantikan PPPK Tahap Pertama, kami masih menemukan oknum PPPK yang tidak masuk kantor dan mencederai disiplin ASN. Ke depan kami tidak segan mengambil tindakan berupa surat teguran hingga pemberhentian,” tegasnya.
Ia berharap ASN PPPK yang baru dilantik bisa bekerja dengan giat, berintegritas, loyal, dan penuh inovasi. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia, menambahkan bahwa ASN PPPK yang dilantik memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan PPPK Tahap I maupun PNS.
“Setelah pelantikan ini, Bapak-Ibu sudah resmi menjadi ASN PPPK Kabupaten Lingga. Ke depan sudah bisa menggunakan seragam PDH dan atribut PNS serta akan mendapatkan tunjangan. Bekerjalah dengan semangat, loyalitas, dan penuh amanah agar membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Sekda Armia.
RASIO.CO, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akhirnya mengambil langkah final untuk mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Melalui Surat Keputusan Nomor 131-PGS/PWI-P/LXXIX/IX/2025, PWI Pusat menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah untuk sisa masa bakti 2023–2028. Keputusan ini sekaligus melebur kepengurusan versi Andi Gino ke dalam satu wadah bersama.
Langkah tersebut diambil setelah Kongres PWI di Cikarang, 29–30 Agustus 2025, memberikan mandat penuh kepada pengurus pusat untuk menuntaskan dualisme yang masih terjadi di sejumlah daerah, termasuk Kepri. Dualisme di Kepri bermula dari adanya dua hasil konferensi provinsi: satu mengangkat Andi Gino, dan satu lagi melalui Konferprov Luar Biasa yang menetapkan Saibansah Dardani.
Dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Kabid Pembinaan Daerah Mirza Zulhadi dan Sekjen Zulmansyah Sekedang itu, PWI Pusat menegaskan berakhirnya dualisme di Kepri. Seluruh jajaran pengurus hasil konferensi versi Andi Gino dilebur ke dalam struktur yang dipimpin Saibansah, dengan posisi yang akan ditentukan melalui musyawarah bersama PWI Pusat.
Keputusan tersebut juga menekankan penyeragaman aset dan administrasi organisasi. Inventaris, dokumen, keanggotaan, hingga program kerja dari kedua kubu wajib diserahkan kepada pengurus gabungan paling lambat 30 hari sejak SK diterbitkan.
“Dualisme hanya akan melemahkan PWI di daerah. Karena itu, keputusan ini kami tetapkan sebagai final dan mengikat, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semua pengurus dan anggota di Kepri harus menjadikannya sebagai momentum persatuan,” tegas Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Jakarta, Senin (6/10).
Ketua Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia, Mirza Zulhadi, menambahkan, keputusan ini merupakan hasil konsensus nasional pasca Kongres Cikarang. “Ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, melainkan soal bagaimana kita mengembalikan PWI sebagai rumah bersama wartawan. Dengan bersatu, marwah organisasi akan kembali terjaga,” ujarnya.
Dengan demikian, polemik berkepanjangan di tubuh PWI Kepri resmi berakhir. Saibansah Dardani kini memegang mandat penuh memimpin PWI Kepri hingga 2028. Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan konsolidasi internal harus segera menjadi agenda utama agar PWI Kepri kembali fokus memperkuat profesionalisme wartawan dan membangun kontribusi nyata di masyarakat.
RASIO.CO, Lingga – Kapolres Lingga, AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bagian Perencanaan (Kabag REN) dan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) di Gedung Endra Dharmalaksana Mapolres Lingga, Senin (6/10) pagi.
Dalam prosesi tersebut, AKP Fredyando MS. S.M. secara resmi menyerahkan jabatan Kabag REN kepada AKP Thomas Charles, S.H., sementara jabatan Kabag SDM diserahkan dari AKP Tumpal Pangasian Sipahutar, S.H. kepada AKP Indra Juniandi, S.H., M.Kn.
Kapolres Lingga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama mengemban amanah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada AKP Fredyando dan AKP Tumpal atas pengabdian dan integritas yang telah ditunjukkan selama ini. Kepada pejabat baru, saya ingatkan bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekadar kehormatan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan profesionalisme,” tegas AKBP Pahala.
Ia menekankan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya institusi dalam menjaga ritme organisasi serta memastikan kesinambungan program kerja dan penguatan soliditas internal.
“Kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga dengan kerja nyata. Kita adalah representasi negara di mata masyarakat. Tunjukkan sinergi yang kuat dan hasilkan kinerja terbaik di setiap lini,” ungkapnya.
Upacara Sertijab turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lingga, Kapolsek jajaran, serta jajaran Bhayangkari Cabang Lingga yang hadir memberikan dukungan moril dan ucapan selamat dalam suasana penuh kekeluargaan.
RASIO.CO, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penjamah Makanan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Minggu (5/10) di Hotel Grand Mercure Batam.
Dalam sambutannya, Li Claudia menekankan pentingnya penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar sesuai prosedur, baik dari segi kebersihan, kandungan gizi, maupun variasi menu.
“Saya titipkan kepada petugas untuk memastikan makanan yang disajikan, mulai dari kebersihan, variasi menu, sampai nutrisinya, selalu dijaga sesuai kebutuhan anak-anak,” tegasnya.
Program MBG merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah. Tujuannya meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, dan daya saing generasi muda melalui menu sehat yang terjangkau dan berkualitas.
Li Claudia menyampaikan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional atas terselenggaranya Bimtek ini. Ia juga mengapresiasi peran besar para petugas dalam keberhasilan program MBG di Batam, yang dinilai telah memberi manfaat signifikan bagi anak-anak sekolah.
“Dari makanan sehat ini, pemerintah sedang menyiapkan masa depan Batam yang lebih kuat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, mari kita semua bekerja sama menyukseskan program nasional ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, program MBG di Batam sudah berjalan di beberapa sekolah dan memberikan manfaat besar. Meski masih ditemui sedikit kendala, ia optimistis program ini dapat terlaksana dengan baik melalui kerja sama semua pihak.
“Di Batam program ini sudah dilaksanakan di beberapa sekolah. Ada sedikit kendala, tapi saya yakin kalau kita saling bekerja sama, program ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Li Claudia juga berpesan agar para peserta Bimtek semakin percaya diri, terampil, dan bersemangat dalam menjalankan tugas demi mewujudkan generasi Batam yang sehat dan sejahtera.
RASIO.CO, Batam – Pertandingan persahabatan bola voli putra dan putri antara BP Batam, VTeam, dan UN-Collective Singapore resmi dibuka pada Sabtu (4/10) di Sporthall Temenggung Abdul Jamal.
Ajang olahraga lintas negara ini menjadi momentum berharga untuk mempererat hubungan baik antara Batam dan Singapura melalui semangat sportivitas dan kolaborasi.
Kegiatan dua hari yang berlangsung pada 4–5 Oktober 2025 tersebut dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam sekaligus Manajer Tim Bola Voli BP Batam, Ariastuty Sirait.
“Pertandingan ini bukan hanya ajang unjuk kemampuan, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi, saling menghargai, dan membangun koneksi positif antara Batam dan Singapura,” ujar Ariastuty di hadapan peserta dan penonton.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-54 yang jatuh pada 26 Oktober 2025 mendatang. Melalui kegiatan olahraga, BP Batam ingin menghadirkan semangat kebersamaan, memperkuat solidaritas di lingkungan kerja, sekaligus memperluas jejaring internasional Batam sebagai kawasan strategis.
Kehadiran Vice Consul of Singapore in Batam, Bynes Lau, turut menambah kehormatan dalam acara ini. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif BP Batam yang konsisten menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak di Singapura melalui kegiatan positif.
Sementara itu, Manajer VTeam, May Leon, mengaku antusias dapat kembali berlaga di Batam setelah cukup lama tidak bertemu tim BP Batam.
“Sudah satu setengah tahun sejak terakhir kali kami bertanding dengan tim BP Batam. Senang rasanya bisa kembali ke Batam dan merasakan semangat kompetisi yang sehat dan penuh persahabatan,” ujarnya.
Melalui pertandingan ini, BP Batam berharap hubungan baik antara Batam dan Singapura dapat semakin erat, tidak hanya dalam bidang ekonomi dan sosial, tetapi juga melalui semangat kebersamaan di dunia olahraga.
RASIO.CO, Lingga – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, S.Sos., M.IP., menghadiri upacara Peringatan HUT TNI ke-80 yang dilaksanakan di Lapangan Menara Tinjau Puslatpurmar IX Dabo Singkep, Minggu (5/10) kemarin.
Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 0315/Tanjungpinang. Pada HUT TNI ke-80 tahun ini, TNI mengusung semboyan TNI Prima – TNI Masyarakat – Indonesia Maju.
“Selamat ulang tahun TNI yang ke-80. Semoga TNI semakin sukses dalam melaksanakan tugas melindungi rakyat dan menjaga kedaulatan bangsa dan negara,” ujar Ketua DPRD Lingga.
Usai upacara, Kapolres Lingga memberikan kado ulang tahun kepada jajaran TNI sebagai bentuk sinergi dan kebersamaan. Ia berharap hubungan harmonis ini dapat terus terjalin dan menjaga kondusivitas di Kabupaten Lingga.
Turut hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Lingga, Kapolres Lingga, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan ormas dan LSM di Kecamatan Singkep.
RASIO.CO, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam memberikan piagam penghargaan kepada salah satu siswi kelas 6 SDN 001 Batam, Dintara Larasati Rohandi.
Penghargaan tersebut diberikan karena Dintara berhasil mengharumkan nama Provinsi Kepri di kancah nasional dengan meraih juara 2 pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Piagam penghargaan langsung diserahkan oleh Ketua PWI Batam, M. A. Khafi Anshary, disaksikan Kepala Sekolah SDN 001 Batam, H. Yendri Sarman, serta ibundanya, Fuji Rahayu, di Kantor PWI Batam, Jumat (3/10).
Sekretaris PWI Batam, Romi Chandra, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk perhatian sederhana kepada siswa berprestasi. Menurutnya, apresiasi semacam ini akan berdampak positif, mendorong siswa lain untuk berlomba-lomba dalam prestasi.
“Selain itu, PWI Batam juga mulai mendorong pemberitaan positif di dunia pendidikan dengan mengekspose prestasi siswa sekolah. Namun hal tersebut tidak akan memengaruhi sikap kritis kami terhadap penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah,” tegas Romi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan, melalui sambungan video, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dintara dan ibundanya, Fuji Rahayu. Ia mengaku bangga karena Dintara telah mengharumkan nama Kepri, khususnya Batam, di tingkat nasional.
“Teruslah belajar dan berprestasi. Untuk orang tua, bimbinglah anak dengan baik serta berikan dukungan untuk kemajuan prestasi anaknya,” pesan Hendri.
Kepala Sekolah SDN 001 Batam, H. Yendri Sarman, juga mengapresiasi langkah PWI Batam tersebut. Ia menilai, pemberitaan prestasi siswa sangat penting karena selama ini hal itu jarang terekspos.
Menurut Yendri, Dintara merupakan siswi pindahan dari Jakarta saat duduk di kelas 4 SD. Sejak awal, ia sudah menunjukkan prestasi dengan nilai rapor yang baik, sehingga dipertimbangkan sebagai siswa berprestasi. Orang tua Dintara pun terus mendukung setiap pencapaiannya.
“Dintara adalah siswa multitalenta. Ia menguasai sejumlah mata pelajaran sekaligus aktif di kegiatan ekstrakurikuler,” kata Yendri.
Sementara itu, Dintara mengaku tidak menyangka bisa berprestasi di tingkat nasional. Ia merasa bersyukur karena pada OSN sebelumnya hanya mampu bertahan hingga tingkat kota.
“Saya cukup terkejut, tapi bersyukur bisa sampai sejauh ini,” ungkapnya.
Ibunda Dintara, Fuji Rahayu, menambahkan bahwa ia tidak pernah memberikan les tambahan di luar jam sekolah. Menurutnya, anak-anak harus diberi kebebasan untuk menikmati masa kecil sesuai usianya.
“Saya tidak ingin menekan anak saya untuk belajar. Saya biarkan mereka berkembang sesuai minat dan kemampuannya,” ujarnya.
Fuji berharap apresiasi yang diberikan PWI Batam ini dapat memotivasi anak-anak lainnya untuk lebih giat belajar dan berprestasi.
RASIO.CO, Batam – Tidak semua orang berani mengambil langkah besar dalam hidupnya. Namun, Glory Riper Panjaitan membuktikan bahwa keberanian untuk berubah bisa menghadirkan keajaiban.
Sebelumnya, Glory bekerja di sebuah perusahaan dengan penghasilan tetap. Hidupnya berjalan stabil, tetapi ada yang terus mengganjal dalam pikirannya: ia ingin memberikan kehidupan lebih baik bagi keluarganya.
Saat mengenal aplikasi transportasi online Maxim, Glory melihat peluang yang tak bisa ia lewatkan. Ia memutuskan untuk fokus menjadi mitra pengemudi, sebuah pilihan yang mengubah hidupnya.
Kini, setelah bergabung menjadi mitra pengemudi Maxim, pria domisili Batam itu mampu meraih penghasilan hingga Rp17 juta per bulan.
Nilai ini baginya cukup fantastis mengingat jumlahnya yang mencapai3,5 kali lipat UMP Batam. Baginya, bekerjasama dengan Maxim menjadi sebuah pencapaian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Alasan saya bergabung dengan Maxim karena bisa dapat (pendapatan) lebih tinggi. Tekanannya juga jauh lebih rendah, tapi hasilnya justru lebih besar,” ungkap Glory.
Glory bukan hanya bekerja untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk masa depan keluarganya. Ia adalah ayah dari tiga anak, dengan anak sulung yang saat ini masih duduk di kelas 2 SD dan si kembar yang belajar di kelas 1 SD.
Meski berprofesi sebagai mitra pengemudi Maxim, Glory ingin memberikan pendidikan terbaik untuk buah hatinya. Ia bahkan menyekolahkan anak-anaknya di salah satu sekolah swasta ternama di Batam.
“Cita-cita saya sederhana, saya ingin menabung agar anak-anak bisa kuliah di universitas nantinya. Saya ingin mereka punya pilihan dan kesempatan yang lebih luas dari saya,” kata Glory penuh harap. Fleksibilitas menjadi mitra pengemudi membuat Glory bisa menyeimbangkan waktu antara mencari nafkah dan mengurus keluarga.
“Jam on-bid bisa saya atur sendiri. Kadang jam 4 jam 5 sore sudah capai target, jadi lebih bebas,” jelasnya.
Lebih dari sekadar pekerjaan, Glory juga merasakan bahwa profesinya menghadirkan nilai kemanusiaan. Ia teringat satu pengalaman yang tak terlupakan ketika ia membantu seorang penumpang menuju rumah sakit untuk melahirkan. “Awalnya saya merasa cuma menjalankan tugas saja. Ternyata bagi orang lain, bisa berarti sangat penting. Saya jadi bisa menolong orang, misalnya saat di kondisi gawat darurat begitu,” ujarnya.
Kini, Glory semakin mantap melanjutkan perjalanan bersama Maxim. Ia berharap perusahaan terus berkembang dan meningkatkan pelayanan. “Kalau Maxim maju, kami mitra pengemudi juga ikut maju,” tutupnya.(r).
RASIO.CO, Solo – Menkomdigi kukuhkan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025-2030 di Monumen Pers Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (4/10).
Pengukuhan dihadiri lansung Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid dan Wamenkomdigi, Nezar Patria.
Pengukuhan Kepengurusan PWI Pusat 2025-2030 diawali pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang memanggil satu per satu jajaran pengurus maju ke depan.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan naskah pengukuhan oleh Ketua PWI, Akhmad Munir.
Sebelum pengukuhan, Munir menegaskan PWI sebagai organisasi yang mengemban misi terwujudnya kehidupan pers yang merdeka, profesional, bermartabat, dan berpegang pada kode etik jurnalistik.
“Keberadaan saudara-saudara sekalian dalam kepengurusan Wartawan Indonesia melalui proses yang selektif dan dipercaya mampu mengemban misi tersebut,” ungkapnya.
Munir kemudian meminta pernyataan para pengurus.
“Apakah saudara-saudara bersedia mengemban kepercayaan dan kehormatan sebagai pengurus PWI Pusat?” ungkap Munir.
“Bersedia!” jawab seluruh pengurus.
Setelah itu, jajaran pengurus PWI Pusat 2025-2030 yang resmi dikukuhkan mendapatkan ucapan selamat dari Menkomdigi Meutya Hafid, Wamenkomdigi Nezar Patria, dan para tamu kehormatan.
Sementara itu Menkomidigi dalam pidatonya mengungkapkan momentum pengukuhan diharapkan bukan hanya seremonial.
“Tetapi kesempatan berharga menegaskan kembali arti penting pers bagi cahaya kebenaran dan persatuan bangsa,” ungkap Meutya Hafid.
Mantan Ketua Komisi I DPR RI itu juga menceritakan bagaimana Ia didatangi para senior wartawan untuk mendiskusikan bagaimana menyatukan PWI.
“Waktu itu saya baru dilantik menteri kedatangan senior-senior pers, karena saya dulunya wartawan, kalau kedatangan senior agak ndredek-ndredeknya, membicarakan mengenai bagaimana menyatukan PWI,” ungkap Meutya.
“Lalu kemudian dari diskusi itu kita simpulkan bahwa dengan menghormati independensi pers Indonesia, maka pemerintah akan menjaga betul sejauh mana kita tidak terlibat dalam penyatuan ini,” tambahnya.
Meutya Hafid mengungkapkan pemerintah memposisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi.
“Waktu itu kami pilih sebagai orkestrator, kami ditemani Pak Wamen, dan kita sepakati itu yang pertama karena menjaga independensi pers, dengan sangat hati-hati.”
“Yang kedua karena kami yakin sekali kalau para tetua dan pemuda-pemudi insan pers sudah berkumpul, kita yakin sekali persatuan bisa tercapai seperti yang kita lihat hari ini,” lanjut Meutya.
Meutya mengapresiasi rekonsiliasi di PWI berhasil tercapai dengan demokratis tanpa ada intervensi dari pemerintah dan mengedepankan kebebasan pers.
Sementara itu Ketua PWI, Akhmad Munir mengungkapkan pemilihan Monumen Pers sebagai lokasi pengukuhan merupakan hasil diskusi dan arahan dari Menkomdigi.
Menurutnya, Monumen Pers memiliki spirit persatuan dan perjuangan dari para pendahulu melahirkan PWI.
Sehingga lokasi ini dinilai sangat pas untuk menjadi tempat pengukuhan PWI yang sempat mengalami dualisme.
“Persatuan adalah kata kunci bagi kita semua,” tegasnya.
“Hampir dua tahun kita mengalami stagnasi, pemerintah dan stakeholder kebingungan bagaimana cara menyatukan. Hampir semua PWI di provinsi dan kabupaten/kota lumpuh,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Munir juga menganalogikan informasi yang disajikan wartawan sebagai makanan bagi publik.
“Dengan informasi sedang membanjiri masyarakat, apakah masyarakat akan disuguhi makanan sehat, racun, ataukah menjadi makanan bergizi,” ungkapnya.
Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul saat menyampaikan ucapan selamat datang berharap, PWI berharap benar-benar bersatu dan bersaudara membangun rumah besar PWI. Pun, jangan lagi ada yang mengolok-olok kembali.
“Tidak ada lagi kelompok Pak HBC, tidak ada lagi kelompok Pak Zul. Tapi sekarang yang ada kelompok Pak Munir (Ketum). Tidak ada juga geng KLB, Geng Cashback, atau geng apapun. Yang ada Geng Munir, ” harap dia.
Susunan Pengurus yang Dikukuhkan Selengkapnya, berikut daftar pengurus lengkap PWI Pusat 2025-2030:
DEWAN PENASIHAT Ketua : Suryopratomo Wakil Ketua : Ilham Bintang Sekretaris : Sasongko Tedjo Anggota : Karni Ilyas Anggota : Tribuana Said Anggota : Dahlan Iskan Anggota : Retno Pinasti Anggota : Kemal Effendi Gani Anggota : Asro Kamal Rokan Anggota : Agung Dharmajaya Anggota : Iman Brotoseno Anggota : Firdaus Anggota : Hendrasmo Anggota : Sutrimo Anggota : M.Noeh Hatumena Anggota : Imawan Mashuri Anggota : Basril Basyar
DEWAN KEHORMATAN Ketua : Atal S. Depari Wakil Ketua : Herbert Timbo Siahaan Sekretaris : Nurcholis MA Basyari Anggota : Banjar Chairuddin Anggota : Diapari Sibatangkayu Anggota : Helmi Burman Anggota : Usman Kansong Anggota : Zacky Antony Anggota : Muhammad Syahrir
DEWAN PAKAR Ketua : Dhimam Abror Sekretaris : Nurjaman Mochtar Anggota : Wahyu Muryadi Anggota : Heddy Lugito Anggota : Eduard Depari Anggota : Effendi Ghazali Anggota : Sujiwo Tejo Anggota : Yulian Warman Anggota : Hidayat Arsani Anggota : Gories Mere Anggota : Alfito Deannova Anggota : Helena Rea Anggota : Syahdanur Anggota : Reva Deddy Utama Anggota : Raldi Doy Anggota : Muhammad Amru Anggota : Andrian Tuswandi Anggota : Rudi Hidayat Anggota : Edi Saputra Hasibuan Ketua Umum : Akhmad Munir Bidang Organisasi
Ketua : Zulkifli Gani Ottoh Wakil Ketua : Djoko Tetuko Abdul Latif Bidang Pembinaan Daerah Ketua : Mirza Zulhadi Wakil Ketua I : Novrizon Burman Wakil Ketua II : Sarjono Bidang Pendidikan
Ketua : Agus Sudibyo Wakil Ketua I : Suprapto Wakil Ketua II : Zarman Syah Bidang Kerjasama dan Kemitraan
Ketua : Ariawan Wakil Ketua I : Abdullah Sammy Wakil Ketua II : Kadirah Wakil Ketua III : Amy Atmanto
Bidang Hubungan Luar Negeri Ketua : Irfan Junaidi Wakil Ketua : Budhiana Kartawijaya
Bidang Multimedia dan IT Ketua : Hilman Hidayat Wakil Ketua I : Agus Salim Alwi Hamu Wakil Ketua II : Merdi Sofansyah
Bidang Media & Penyiaran Ketua : Auri Jaya Wakil Ketua I : Danang Sanggabuana Wakil Ketua II : Dede Apriadi
Bidang Pembelaan & Pembinaan Hukum Ketua : Anrico Pasaribu Wakil Ketua : Octap Riadi
Sekretaris Jenderal : Zulmansyah Sekedang Wakil Sekretaris Jenderal I : Haryo Ristamaji Wakil Sekretaris Jenderal II : Iskandar Zulkarnain
Bendahara Umum : Marthen Selamet Susanto Wakil Bendahara Umum I : Herlina Anis Wakil Bendahara Umum II : Sumber Rajasa Ginting
Komisi-komisi Komisi Pendidikan & Pelatihan Ketua : Jufri Alkatiri Wakil I : Anas Syahirul Alim Wakil II : Aldi Gultom
Komisi Kompetensi Wartawan Ketua : Firdaus Komar Wakil : Ahmad Fauzi Chan Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan Ketua : Henny Murniati Wakil : Ria Dewi
Komisi Wartawan Olahraga (Siwo) Pembina : Mahfudin Nigara Wakil Pembina : Gungde Ariwangsa Ketua : Suryansyah Wakil Ketua I : Dede Isharrudin Wakil Ketua II : Erwin Muhammad Sekretaris : Wina Setyawatie Wakil Sekretaris : Rudi Sahwani Anggota : Husnie Anggota : Syahnan Rangkuti Anggota : Denni Risman
Departemen-departemen Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya Ketua : Ramon Damora Wakil Ketua I : Eko Teguh Wiyono Wakil Ketua II : Kunni Masrohanti
Departemen TNI dan Polri Ketua : Jhonny Handjojo Wakil Ketua (Khusus Polri) : Musrifah Wakil Ketua (Khusus TNI) : Badar Subur
Departemen Hukum & HAM Ketua : Baren Antonius Siagian Wakil Ketua I : Aiman Witjaksono Wakil Ketua II : Ardiansyah MZ Tanjung Wakil Ketua III : Eddy Iriawan
Departemen Parlemen Ketua : Ade Chandra Departemen EKUIN Ketua : Heri Triyanto Wakil Ketua I : Yura Syahrul Wakil Ketua II : M. Sarwani
Departemen Pangan dan Energi Ketua : Gaib Maruto Sigit Wakil Ketua I : M. Arifin Mukendar Wakil Ketua II : Rizal Afrizal
Departemen Kajian & Litbang Ketua : Akhmad Sefudin Wakil Ketua I : Rukman Nawawi Wakil Ketua II : Jimmy Endey
Departemen Humas Ketua : Hengki Lumban Toruan Wakil Jaringan Media : Akhmad Dani Wakil Jaringan Pewarta Foto : B Hersunu A.W Wakil Jaringan Media Sosial : Achmad Rizal