Kamis, November 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 18

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Negeri Batam berhasil menyelesaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sewa perairan Terminal Khusus (Tersus) periode 2021–2025 senilai Rp18.820.259.094.

Capaian tersebut ditandai melalui Serah Terima dan Pemberian Penghargaan atas Pendampingan Hukum (Legal Assistance) Penyelesaian PNBP Sewa Perairan pada Terminal Khusus BP Batam Periode 2021–2025, Minggu (21/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

I Wayan mengatakan, penyelesaian kewajiban PNBP merupakan hasil sinergi Kejaksaan Negeri Batam, BP Batam, asosiasi, dan para pelaku usaha. Dari 135 pemegang Tersus yang menjadi objek penanganan, hingga September 2026 sebanyak 111 perusahaan telah menyelesaikan kewajibannya.

“Capaian ini merupakan keberhasilan bersama dalam mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para pelaku usaha. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk mewujudkan tata kelola Terminal Khusus yang lebih tertib dan transparan,” ujar I Wayan.

Ia menjelaskan, hal tersebut bermula setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang membawa perubahan dalam pengelolaan pemanfaatan perairan Terminal Khusus di Batam.

Dalam proses penyelesaiannya, Kejaksaan Negeri Batam melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara melakukan koordinasi, fasilitasi, serta pendampingan hukum kepada para pemilik dan pengelola Tersus.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak negara dapat terpenuhi sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran dan para pelaku usaha atas sinergi yang telah terbangun dalam menyelesaikan kewajiban tersebut.

Menurut Amsakar, optimalisasi PNBP memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Batam. Terlebih, berbagai kegiatan BP Batam ditopang oleh penerimaan negara bukan pajak yang dihimpun dari kegiatan pengusahaan.

“Apa yang kita lakukan ini harus kita maknai sebagai cara untuk mengabdikan diri bagi bangsa dan negara yang kita cintai. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran serta rekan-rekan pelaku usaha,” kata Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” di antara seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, asosiasi, dan dunia usaha menjadi modal penting dalam menjaga momentum pembangunan Batam.

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Batam pada semester I 2026 telah mencapai 7,28 persen. Capaian tersebut perlu terus dijaga melalui iklim usaha yang kondusif, kepastian hukum, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam memperkuat pelayanan dan kepastian berusaha serta menjaga daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan, industri, dan kepelabuhanan.

Penyelesaian kewajiban PNBP sewa perairan Tersus ini diharapkan mampu mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap tata kelola pengusahaan di Batam.

“Kalau pelaku usaha sudah sehati, insyaallah Batam ke depan semakin jaya,” tutup Amsakar.

Kegiatan turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penyelesaian PNBP sewa perairan Tersus periode 2021–2025.

Turut hadir jajaran Kejaksaan Negeri Batam dan BP Batam, KSOP Khusus Batam, Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA), DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Batam, serta pimpinan dan perwakilan perusahaan pengelola Terminal Khusus.AD

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

Sinergitas Jaksa dan BP Batam Selesaikan Penerimaan PNBP Tersus

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam bersama Kejaksaan Negeri Batam berhasil menyelesaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sewa perairan Terminal Khusus (Tersus) periode 2021–2025 senilai Rp18.820.259.094.

Capaian tersebut ditandai melalui Serah Terima dan Pemberian Penghargaan atas Pendampingan Hukum (Legal Assistance) Penyelesaian PNBP Sewa Perairan pada Terminal Khusus BP Batam Periode 2021–2025, Minggu (21/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

I Wayan mengatakan, penyelesaian kewajiban PNBP merupakan hasil sinergi Kejaksaan Negeri Batam, BP Batam, asosiasi, dan para pelaku usaha.

Dari 135 pemegang Tersus yang menjadi objek penanganan, hingga September 2026 sebanyak 111 perusahaan telah menyelesaikan kewajibannya.

“Capaian ini merupakan keberhasilan bersama dalam mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para pelaku usaha. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk mewujudkan tata kelola Terminal Khusus yang lebih tertib dan transparan,” ujar I Wayan.

Ia menjelaskan, hal tersebut bermula setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang membawa perubahan dalam pengelolaan pemanfaatan perairan Terminal Khusus di Batam.

Dalam proses penyelesaiannya, Kejaksaan Negeri Batam melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara melakukan koordinasi, fasilitasi, serta pendampingan hukum kepada para pemilik dan pengelola Tersus.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak negara dapat terpenuhi sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran dan para pelaku usaha atas sinergi yang telah terbangun dalam menyelesaikan kewajiban tersebut.

Menurut Amsakar, optimalisasi PNBP memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Batam. Terlebih, berbagai kegiatan BP Batam ditopang oleh penerimaan negara bukan pajak yang dihimpun dari kegiatan pengusahaan.

“Apa yang kita lakukan ini harus kita maknai sebagai cara untuk mengabdikan diri bagi bangsa dan negara yang kita cintai. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran serta rekan-rekan pelaku usaha,” kata Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” di antara seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, asosiasi, dan dunia usaha menjadi modal penting dalam menjaga momentum pembangunan Batam.

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Batam pada semester I 2026 telah mencapai 7,28 persen. Capaian tersebut perlu terus dijaga melalui iklim usaha yang kondusif, kepastian hukum, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam memperkuat pelayanan dan kepastian berusaha serta menjaga daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan, industri, dan kepelabuhanan.

Penyelesaian kewajiban PNBP sewa perairan Tersus ini diharapkan mampu mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap tata kelola pengusahaan di Batam.

“Kalau pelaku usaha sudah sehati, insyaallah Batam ke depan semakin jaya,” tutup Amsakar.

Kegiatan turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penyelesaian PNBP sewa perairan Tersus periode 2021–2025.

Turut hadir jajaran Kejaksaan Negeri Batam dan BP Batam, KSOP Khusus Batam, Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA), DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Batam, serta pimpinan dan perwakilan perusahaan pengelola Terminal Khusus. (CM)

Redaksi@www.rasio.co //

Batam, 21 September 2026

Perkuat Kualitas Layanan, PTSP BP Batam Siapkan Standar Pelayanan 2026

0

RASIO.CO, Batam – Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Maklumat Pelayanan Publik untuk menghadirkan layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

PTSP BP Batam telah menyiapkan draft Standar Pelayanan Tahun 2026 sebagai bagian dari penyempurnaan tata kelola layanan. Penyusunannya melibatkan unsur masyarakat pengguna layanan, akademisi/ahli/praktisi, penyelenggara layanan, LSM, serta media massa. Standar pelayanan yang telah tersedia juga dipublikasikan melalui media elektronik, infografis, media sosial, dan laman resmi PTSP BP Batam.

“Pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyempurnaan standar pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa standar yang disusun tidak hanya dilihat dari perspektif penyelenggara, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Jumat (21/8/2026).

Keterbukaan informasi diperkuat melalui publikasi Maklumat Pelayanan di berbagai media. Dari sisi SDM, pelayanan didukung surat tugas dan dokumen formal sebagai dasar pelaksanaan tugas petugas pelayanan, serta sarana yang menunjang kenyamanan masyarakat.

Fasilitas PTSP meliputi bahan bacaan, charger booth, air minum, ruang ibadah, area merokok, jalur evakuasi dan titik kumpul, serta kantin. Untuk konsultasi dan pengaduan, tersedia kotak saran/pengaduan, ruang dan petugas khusus, serta register konsultasi dan pengaduan.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya berbicara mengenai pemenuhan standar, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, jelas, nyaman, dan memiliki ruang untuk menyampaikan masukan. Karena itu, kami terus memperkuat aspek kebijakan, SDM, sarana prasarana, hingga mekanisme konsultasi dan pengaduan,” jelasnya.

Amsakar menegaskan, penguatan tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan yang mudah, jelas, transparan, nyaman, dan responsif.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pelayanan bukan hanya seberapa lengkap standar yang kita miliki, tetapi seberapa mudah masyarakat mendapatkan layanan dan seberapa cepat kebutuhan mereka ditindaklanjuti. PTSP BP Batam akan terus hadir untuk memberikan pelayanan yang pasti, terbuka, dan berorientasi pada masyarakat,” tegasnya.

Masyarakat dapat memperoleh informasi perizinan dan layanan PTSP BP Batam melalui Layanan Informasi di 0855-6670-011 dan Layanan Pengaduan di 0855-6670-009. Penguatan standar, SDM, keterbukaan informasi, fasilitas, serta mekanisme pengaduan menjadi bagian dari upaya BP Batam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan responsif.

AD

Bupati Fasilitasi Kredit UMKM Melalui KURDA Bunga Nol Persen

0

RASIO.CO, Batam – Menghindari kredit macet,  Bupati Ing. H. Iskandarsyah mengambil langkah konkret untuk melindungi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui KURDA dengan bunga nol persen.

Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa tingginya kucuran kredit perbankan untuk ekspansi usaha justru bisa menjadi bumerang jika tidak diimbangi dengan kuatnya daya beli dan transaksi riil di lapangan.

Untuk itu, Pemkab Karimun memfasilitasi kebutuhan modal warga melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan subsidi bunga 0%.

“Fokus kita adalah memperbanyak perputaran uang cash di Karimun. Masyarakat berdaya karena memiliki uang untuk berbelanja dan memutar roda UMKM, bukan karena gemar mengambil kredit. Tingginya kredit untuk usaha tidak akan berarti jika tidak ada transaksi keuangan,” tegas Bupati Iskandarsyah, Senin (21/9/2026).

Sebagai wujud nyata perlindungan tersebut, program KURDA Kabupaten Karimun telah dieksekusi secara optimal.

Tercatat pada periode Juni hingga Agustus 2026, program pembiayaan tanpa bunga ini telah sukses menjangkau 40 debitur UMKM dengan total realisasi plafon sebesar Rp784 juta.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Karimun mengambil alih seluruh beban bunga senilai Rp8,92 juta. Kebijakan ini memastikan para pelaku UMKM dapat menggunakan modal pinjamannya seratus persen untuk kegiatan produktif, tanpa perlu pusing memikirkan beban tambahan bunga bulanan.

Meski akses permodalan telah dipermudah, Iskandarsyah mengingatkan bahwa kucuran dana segar harus selalu didampingi dengan literasi keuangan yang kuat.

Masyarakat perlu diedukasi agar cermat mengelola dana pinjaman dan mampu membedakan kebutuhan produktif dari pengeluaran konsumtif.

Mengingat program literasi dan inklusi keuangan (GENCARKAN) di Kabupaten Karimun sepanjang tahun 2026 baru menyentuh delapan kegiatan, intensitas edukasi ini dinilai perlu segera diperluas penyebarannya hingga ke masyarakat akar rumput.
Kini, melalui sinergi permodalan KURDA bunga 0 persen, dorongan investasi riil, dan perluasan edukasi finansial, Pemkab Karimun memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tidak sekadar mengejar angka, melainkan benar-benar berwujud pada peningkatan daya beli dan kesejahteraan rakyat.

Redaksi@www.rasio.co //

Operasi Gabungan di Lapas Kelas III Dabo Singkep, Hasil Pengecekan dan Tes Urine Nihil

0

RASIO.CO, Lingga – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep menggelar operasi gabungan di blok hunian warga binaan pada Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif, dengan melibatkan personel dari TNI dan Polri.

Yusrifa Arif mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen dan upaya serius dalam pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan Lapas Dabo Singkep.

“Kami melaksanakan operasi gabungan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap di Lapas Dabo Singkep,” kata Yusrifa.

Dalam pelaksanaannya, Yusrifa menjelaskan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar-kamar warga binaan. Selain itu, dilakukan juga tes urine secara acak kepada sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Proses pemilihan WBP yang akan dites dilakukan secara acak dengan melibatkan personel TNI-Polri serta rekan media yang hadir untuk memastikan transparansi,” terangnya.

Hasil dari operasi tersebut, Yusrifa mengungkapkan menunjukkan kondisi yang kondusif. Tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti narkoba, telepon seluler (handphone), atau barang lain yang dilarang berada di dalam blok hunian.

“Alhamdulillah hasilnya nihil, tidak ditemukan narkoba, handphone atau barang-barang lainnya,” ujar Yusrifa.

Sementara itu, hasil tes urine yang diikuti oleh 20 warga binaan juga seluruhnya dinyatakan negatif.

“Tadi kita juga melaksanakan tes urine secara acak. Rekan-rekan dari TNI-Polri dan rekan media kita minta untuk memilih secara acak para WBP untuk dilakukan tes urine. Sebanyak 20 orang WBP dan alhamdulillah hasilnya negatif,” papar Yusrifa.

Sementara itu, Brigadir Reza Herlambang, salah satu personel kepolisian yang terlibat dalam operasi tersebut, membenarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

“Kita melakukan pemeriksaan di kamar warga binaan dan tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti narkoba atau barang yang membahayakan,” tutup Brigadir Reza.

Hingga tanggal 21 September 2026, jumlah total warga binaan di Lapas Kelas III Dabo Singkep tercatat sebanyak 67 orang, dengan rincian satu orang di antaranya merupakan warga binaan perempuan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan, serta memberikan efek jera bagi upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.

Puspan

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan pemantauan terhadap kondisi seluruh waduk, khususnya Waduk Nongsa yang mengalami penurunan Tinggi Muka Air (TMA).

Berdasarkan pemantauan, TMA Waduk Nongsa berada pada level 5,96 meter. Kondisi ini mendorong BP Batam dan PT ABH melakukan pengaturan pengambilan air baku untuk menjaga ketahanan cadangan air yang tersedia di tengah fenomena El Nino.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memahami keresahan warga Nongsa akibat kondisi tersebut. Ia pun telah menginstruksikan tim untuk turun langsung ke area sekitar waduk guna menindaklanjuti keresahan masyarakat.

“Kami terus memantau kondisi waduk setiap hari. Pengaturan produksi juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar cadangan air baku dapat bertahan lebih lama, terutama selama kondisi cuaca masih minim hujan. Pada prinsipnya, kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama kami,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Ia menegaskan bahwa tim BP Batam bersama PT ABH juga telah melakukan suplai air bersih melalui mobil tangki sebagai langkah antisipatif sementara. Terutama bagi wilayah yang alirannya belum terpenuhi secara maksimal.

Di samping itu, solusi lain terhadap permasalahan ini juga telah dilakukan. Salah satunya dengan penguatan suplai ke wilayah Nongsa. Setelah dilakukan pengoperasian sistem pendukung tersebut, aliran suplai ke masyarakat perlahan akan kembali optimal.

Berdasarkan laporan tim, Amsakar menjelaskan bahwa produksi air bersih di Batam secara keseluruhan saat ini masih di atas kebutuhan rata-rata.

Dengan tingkat kehilangan air sekitar 16 persen, volume air yang efektif masuk ke sistem distribusi mencapai sekitar 3.780 Lps. Angka tersebut masih berada di atas kebutuhan rata-rata masyarakat yang mencapai sekitar 3.700 Lps. Dengan demikian, sistem saat ini masih memiliki margin sekitar 80 Lps di atas kebutuhan rata-rata.

Meski demikian, lanjutnya, BP Batam terus memberikan perhatian khusus terhadap wilayah yang sumber air bakunya berasal dari waduk dengan kondisi TMA yang terus dipantau, terutama Nongsa dan Sei Harapan.

“Penurunan tampungan air baku memang terjadi seiring rendahnya intensitas hujan. Kondisi tersebut akan terus kami evaluasi dan sejumlah skenario antisipasi juga telah disiapkan agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya lagi.

Siapkan Sejumlah Skenario Antisipasi

Untuk menghadapi kemungkinan berlanjutnya kondisi minim hujan, BP Batam juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya melalui koordinasi tambahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu meningkatkan potensi hujan di kawasan tangkapan air dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 50 liter per detik (lps) di Sei Ladi untuk menambah daya dorong dan kontinuitas pasokan air.

BP Batam juga mengkaji pemanfaatan sejumlah embung sebagai sumber alternatif. Beberapa opsi yang disiapkan antara lain memompa air dari embung untuk membantu mengisi waduk terdekat atau membangun fasilitas pengolahan air baru di sekitar embung sehingga air dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem distribusi.

Skenario pengaturan suplai secara bergilir juga menjadi bagian dari opsi yang dikaji. Namun, penerapannya akan mempertimbangkan kondisi jaringan perpipaan dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Kami tidak ingin menunggu sampai kondisi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berbagai skenario sudah kami siapkan dan terus kami evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi waduk di lapangan. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegas Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano.

Dalam jangka panjang, Denny mengungkapkan bahwa BP Batam juga terus mengembangkan konsep _Batam Integrated Total Water Management_ untuk memperkuat ketahanan air dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber air baku konvensional.

Pengembangan sumber air alternatif mencakup pemanfaatan teknologi _Sea Water Reverse Osmosis_ (SWRO), air daur ulang, embung, serta pemanfaatan stormwater.

Dalam rencana atau proyeksi ketersediaan sumber air jangka panjang, Denny mengatakan BP Batam menargetkan kontribusi SWRO sebesar 2.500 Lps, air daur ulang 500 Lps, serta pemanfaatan embung dan stormwater sebesar 500 Lps.

Secara teknis, BP Batam juga mengkaji opsi pengembangan waduk laut dan pemanfaatan sumber air dari wilayah sekitar Batam dengan total rencana kapasitas mencapai 3.000 Lps.

Langkah tersebut dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan air Batam yang diproyeksikan mencapai 7.149 Lps pada 2045, seiring pertumbuhan penduduk, kawasan hunian, industri, pusat data, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

“Ketahanan air merupakan kebutuhan bersama. Oleh karena itu, BP Batam tidak hanya fokus pada kondisi hari ini, tetapi juga menyiapkan sumber air baru untuk di masa mendatang,” tutup Denny. (*)

Redaksi@rasio.co //

BP Batam Apresiasi Capaian UKW PWI Kepri 2026

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam dan Pemko Batam menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kepulauan Riau 2026.

Kehadiran insan pers yang kompeten dan berintegritas dinilai menjadi fondasi utama dalam memperkuat sinergi serta komunikasi publik demi mendorong percepatan pembangunan di Wilayah Batam dan Kepulauan Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, saat menutup kegiatan UKW PWI Kepri di Balairung Sari BP Batam, Sabtu (19/9/2026).

Ariastuty hadir menyampaikan pesan langsung atas nama Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

“Dua hari pelaksanaan kegiatan ini bukan sekadar agenda pengujian. Di dalamnya ada proses belajar, bertukar pengalaman, sekaligus menguji dan memperkuat profesionalisme insan pers. Kami mengucapkan selamat kepada 32 peserta yang dinyatakan kompeten,” ujar Ariastuty.

Pers Sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menegaskan posisi pers sebagai mitra strategis pemerintah, baik BP Batam maupun Pemko Batam.

Menurutnya, hubungan yang terbangun antara pemerintah dan media melampaui batas kerja sama publikasi biasa, melainkan didasari oleh komunikasi yang terbuka dan saling mendukung.

“Kami menganggap teman-teman pers ini merupakan mitra strategis, terutama bagi kami di pemerintahan. Hubungan media dengan pemerintah itu spesial, di atas hubungan kerja sama biasa. Kuncinya adalah komunikasi yang baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, dinamika dan keberanian wartawan Batam dalam menyajikan berita yang kritis serta kreatif justru dipandang sebagai dorongan positif bagi pemerintah untuk bertindak lebih cermat dan responsif terhadap kebutuhan publik.

“Teman-teman media di Batam ini sosok yang unik dan sangat kreatif. Oleh karena itu, BP Batam selalu membuka ruang komunikasi 24 jam. Kebutuhan terhadap pers tidak hanya untuk media lokal, tapi juga media nasional dan internasional,” kata Ariastuty.

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Provinsi Kepulauan Riau 2026 menegaskan satu hal penting, menjadi wartawan kompeten bukan akhir dari proses belajar.

Dari 36 wartawan yang mengikuti ujian selama dua hari, 32 dinyatakan kompeten, sementara empat peserta lainnya mendapat kesempatan mengulang enam bulan mendatang.

UKW PWI Kepri digelar pada 18–19 September 2026 di Balairung Sari BP Batam. Sebanyak 36 peserta mengikuti ujian yang terbagi dalam tiga jenjang kompetensi, yakni 15 peserta jenjang Muda, 14 Madya, dan tujuh Utama.

Ketua Panitia UKW PWI Kepri, Hery Sembiring, mengatakan dari seluruh peserta, 32 wartawan dinyatakan kompeten. Sementara empat peserta lainnya belum dinyatakan kompeten dan masih memiliki kesempatan untuk kembali mengikuti UKW setelah enam bulan.

Direktur UKW PWI, Aat Surya Safaat, merinci, dari 15 peserta jenjang Muda, sebanyak 13 dinyatakan kompeten. Pada jenjang Madya, 13 dari 14 peserta dinyatakan kompeten. Sedangkan jenjang Utama, enam dari tujuh peserta dinyatakan kompeten.

“Jadi total dari 36 yang ikut, itu 32 yang kompeten. Tapi bukan karena tidak lulus, akan tetapi tidak kompeten. Enam bulan ke depan itu bisa ikut lagi,” kata Aat saat penutupan UKW PWI Kepri, Sabtu (19/9/2026).

Aat menyebut jumlah wartawan yang telah dinyatakan kompeten melalui UKW PWI di seluruh Indonesia kini mencapai 21.023 insan pers.

Menurutnya, hasil UKW bukan semata-mata menjadi ukuran akhir perjalanan seorang wartawan. Justru setelah dinyatakan kompeten, wartawan dituntut terus mengasah kemampuan karena proses belajar dalam profesi jurnalistik tidak pernah berhenti.

“Yang sudah kompeten jangan merasa menang, karena belajar itu tidak ada tamatnya. Prinsipnya kita harus terus belajar,” ujar Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025–2030, Atal S. Depari, dalam acara penutupan.

Atal juga menyinggung tingginya persentase peserta yang dinyatakan kompeten dalam UKW PWI Kepri kali ini. Dari 36 peserta, hanya empat yang belum dinyatakan kompeten.

“Saya senang karena yang belum kompeten sedikit sekali. Biasanya bisa separuh, bisa seperempat, banyak yang tidak lulus. Jarang sekali persentasenya sekecil ini,” katanya.

Dengan nada berseloroh, Atal mengatakan peserta yang belum kompeten kemungkinan hanya kurang berdoa sebelum mengikuti ujian.

“Mungkin kurang berdoa. Bukan kemampuan jurnalismenya yang kurang, karena tidak berdoa. Jadi mohon lain kali kalau mengikuti uji kompetensi harus disematkan dengan doa,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Bupati Lingga Terima Kunjungan Silaturahmi Jajaran Direksi PT Timah

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Kabupaten Lingga, Muhammad Nizar, S.Sos., menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran direksi PT Timah di Gedung Daerah Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada Jumat (18/9/2026).

Kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lingga dengan salah satu perusahaan BUMN terbesar yang memiliki operasional di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nizar tidak hadir sendiri, melainkan didampingi oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait di lingkungan Pemkab Lingga.

Hadir pula dalam pertemuan itu para tokoh masyarakat serta perwakilan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga. Kehadiran para pemangku kepentingan lokal ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam membangun daerah.

Meskipun agenda utama adalah silaturahmi, pertemuan ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih luas mengenai berbagai isu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, menandai komitmen bersama untuk mendorong kemajuan Kabupaten Lingga melalui sinergi yang kuat antara sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat adat.


HUT PMI, Bupati Serukan Kolaborasi & Kepedulian Kemanusiaan

0

RASIO.CO, Batam – Bupati Karimun,  Iskandarsyah, Pimpin Apel Peringatan Hari HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) yang di Halaman Kantor Bupati Karimun, Sabtu (19/9).

Apel ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan.

Peringatan HUT ke-81 PMI tahun ini mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama”.

Tema tersebut merefleksikan semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat luas dalam berbagai aksi sosial di Kabupaten Karimun.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakil Bupati Karimun sekaligus Ketua PMI Kabupaten Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., M.M., beserta jajaran pengurus, tenaga medis, dan ratusan relawan PMI Kabupaten Karimun.

Dalam amanatnya, Bupati Iskandarsyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan peran strategis PMI.

“PMI beserta para relawannya senantiasa menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat. Baik dalam situasi darurat kebencanaan maupun pelayanan kesehatan rutin, kehadiran kalian adalah bukti nyata dari pahlawan kemanusiaan yang sesungguhnya,” ungkap Bupati.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi nyata di bidang kemanusiaan, rangkaian apel juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pendonor darah aktif di Kabupaten Karimun.

Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang secara konsisten menyumbangkan darahnya untuk menyelamatkan nyawa sesama.

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap momentum HUT ke-81 PMI ini mampu mempererat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, dan elemen masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut guna merawat kepedulian serta memperkokoh solidaritas sosial di Bumi Berazam.

Redaksi@www.rasio.co //

DWP Kabupaten Lingga, Gelar DWP Mengajar di SMPN 2 Lingga Timur

0

RASIO.CO, Lingga – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lingga kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda melalui program edukasi inspiratif, pada Kamis (17/9/2026).

DWP Kabupaten Lingga menyelenggarakan kegiatan DWP Mengajar, mengusung tema “Sekolah Dulu, Sukses Kemudian, Inspirasi Remaja Tangguh Tanpa Nikah Dini”. Kegiatan ini bertempat di SMP Negeri 2 Lingga Timur, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua II DWP, Wakil Sekretaris, Ketua Bidang Pendidikan, serta Ketua UPTD PPPA Kabupaten Lingga. Turut hadir pula anggota DWP Kecamatan Lingga Timur, perwakilan Camat Lingga Timur yang diwakili oleh Kasi Kesejahteraan Sosial dan Pelayanan Umum, para guru, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi SMP Negeri 2 Lingga Timur.

Ketua DWP Kabupaten Lingga, Qamariah Armia, dalam sambutannya mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa sekolah sebagai momentum emas untuk menimba ilmu dan mengembangkan potensi diri. Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Sekolah dulu, sukses kemudian. Jadikan masa muda sebagai kesempatan untuk belajar dan mempersiapkan masa depan. Jangan biarkan keputusan sesaat menghalangi cita-cita yang sedang kalian bangun,” kata Qamariah Armia.

Sebagai narasumber utama, Neva Hawarita menyampaikan materi secara edukatif dan komunikatif. Ia membahas berbagai aspek kehidupan remaja, urgensi pendidikan, perencanaan karir, serta pertimbangan matang terkait keputusan pernikahan. Neva mendorong para siswa untuk berani bermimpi dan mengenali potensi diri mereka.

“Para siswa harus berani bermimpi, agar mengenali potensi diri, dan memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi bagi masa depan,” tutup Neva.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan hangat, terutama saat sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber. Antusiasme peserta semakin terlihat ketika DWP Kabupaten Lingga membagikan doorprize kepada siswa yang aktif berpartisipasi. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan sekolah, DWP juga membagikan masker kepada para peserta.

Melalui program DWP Mengajar, DWP Kabupaten Lingga berharap dapat menjadi ruang inspirasi bagi para remaja untuk tetap fokus pada pendidikan, berani mengejar impian, dan membuat pilihan hidup yang bijak.

Pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa masa depan yang hebat dimulai dari keberanian untuk mempersiapkannya sejak hari ini.

puspandito