Kamis, November 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 19

Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102%

0

RASIO.CO, Batam, September 2026 — BP Batam melalui Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari–Agustus 2026.

Sejumlah indikator utama menunjukkan pertumbuhan tahunan, dengan penerimaan mencapai Rp303,14 miliar, arus peti kemas 542.927 TEUs atau tumbuh 8,2% (YoY), bongkar muat general cargo 8.174.446 ton atau tumbuh 8% (YoY), serta mobilitas penumpang mencapai 6.718.075 orang atau tumbuh 8,02% (YoY).

Khusus Terminal Umum Batu Ampar, realisasi general cargo telah mencapai 1.376.034 ton atau 102% dari target tahunan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tren positif sektor kepelabuhanan menjadi salah satu indikator penting dalam menopang aktivitas ekonomi dan investasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.

Menurutnya, pertumbuhan arus logistik dan mobilitas penumpang menunjukkan aktivitas perdagangan serta konektivitas Batam terus bergerak positif.

“Pertumbuhan yang konsisten di sektor logistik dan kepelabuhanan hingga Agustus 2026 ini merupakan sinyal kuat bahwa denyut perekonomian dan iklim investasi Batam terus bergairah. Pelabuhan adalah urat nadi perdagangan Batam,” ujar Amsakar Achmad.

Ia menambahkan, BP Batam akan terus mendorong modernisasi infrastruktur, elektrifikasi peralatan bongkar muat, serta digitalisasi layanan dan proses logistik. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Pelabuhan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional di Selat Malaka.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan bahwa peningkatan kinerja harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha dan masyarakat. Hingga Agustus 2026, lalu lintas penumpang domestik dan internasional tercatat mencapai 6.718.075 orang, sementara kunjungan kapal barang dan penumpang mencapai 73.230 call atau tumbuh 1% (YoY).

“Tingginya mobilitas penumpang laut yang menembus 6,7 juta orang dan aktivitas logistik yang kian padat menuntut peningkatan mutu pelayanan publik di seluruh terminal. BP Batam terus mempererat sinergi dengan unsur CIQP serta para asosiasi maritim agar seluruh proses kepelabuhanan berjalan makin cepat, terukur, dan akuntabel,” tegas Li Claudia.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan apresiasi atas capaian unit bisnis kepelabuhanan yang dinilai mencerminkan penguatan tata kelola dan optimalisasi aset. Capaian general cargo Terminal Umum Batu Ampar yang telah mencapai 102% dari target tahunan, serta realisasi peti kemas sebesar 542.927 TEUs atau 72% dari target 750.000 TEUs, menjadi bagian dari kinerja yang terus dipantau hingga akhir tahun.

“Kinerja positif yang melampaui 100% pada komoditas general cargo di Batu Ampar serta realisasi peti kemas yang on track membuktikan efektivitas transformasi tata kelola bisnis di lingkungan pengusahaan. Melalui penguatan Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami memastikan setiap aset kepelabuhanan BP Batam dioptimalkan secara komersial dengan standar tata kelola yang transparan dan profesional,” ujar Denny Tondano.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026, penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar, atau 61,85% dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar. Capaian tersebut masih berada dalam koridor target dan diproyeksikan mengalami akselerasi pada kuartal IV-2026.

Benny menambahkan, dari sisi arus barang, volume peti kemas yang ditangani mencapai 542.927 TEUs, tumbuh 8,2% (YoY) dan merealisasikan 72% dari target tahunan. Sementara itu, total bongkar muat general cargo mencapai 8.174.446 ton, meningkat 8% (YoY).

“Capaian istimewa diraih Terminal Umum Batu Ampar yang telah melampaui target tahunan dengan realisasi 1.376.034 ton atau mencapai 102%, sedangkan Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan realisasi 2.792.750 ton atau 80% dari target,” urai Benny.

Dengan capaian tersebut, BP Batam akan melanjutkan penguatan kinerja kepelabuhanan melalui peningkatan kapasitas layanan, optimalisasi aset, modernisasi fasilitas, serta penguatan kolaborasi antarlembaga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat daya saing Pelabuhan Batam dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

0

RASIO.CO, Batam – Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian sosial bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI)  BP Batam menyalurkan bantuan donasi kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam.

Prosesi penyerahan bantuan secara simbolis tersebut berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Jumat (18/9/2026).

Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Sari Amsakar; Wakil Ketua 2 PIKORI BP Batam, Yani Alkindi Sudirman; Wakil Ketua 6 PIKORI BP Batam, Yanaika Agustine Mouris; Wakil Direktur Keuangan Dan Umum RSBP Batam, Evi Bangun; beserta jajaran pengurus PIKORI BP Batam.

Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Sari Amsakar, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wujud kontribusi nyata PIKORI BP Batam dalam menebar kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

“Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen kami agar kehadiran PIKORI BP Batam terus memberikan dampak positif yang nyata,” ujar Erlita.

Dalam penjelasannya, Erlita mengungkapkan proses pengumpulan dana berhasil dikumpulkan dalam relatif singkat melalui partisipasi para pengurus PIKORI BP Batam. Penggalangan dana mencatatkan akumulasi akhir sebesar Rp40 juta.

Lebih lanjut, Erlita menjelaskan bahwa PIKORI BP Batam mempercayakan mekanisme penyaluran bantuan tersebut kepada BAZNAS Kota Batam agar dapat segera dialokasikan bagi kebutuhan para korban terdampak.

“Harapan dan doa kami, semoga aksi yang dilakukan PIKORI BP Batam dapat terus berlanjut secara konsisten, serta bantuan ini mampu mempercepat pemulihan kondisi saudara-saudara kita di NTT,” jelas Erlita.

Upaya yang dilakukan PIKORI BP Batam mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Sholeh. Pihaknya memastikan bahwa amanah donasi yang telah dititipkan akan segera ditindak lanjuti supaya proses pemulihan berjalan lancar.

“Penyaluran amanah yang telah dititipkan ini akan segera kami proses agar pemenuhan kebutuhan bagi korban di NTT terfasilitasi dengan baik,” ujar Habib.

Dalam kesempatan tersebut, Habib juga memberikan tausiah singkat sebagai bahan refleksi spiritual bersama guna memupuk empati, menguatkan rasa kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan.

Melalui sinergi ini, PIKORI BP Batam berkomitmen untuk terus konsisten mengambil peran dalam kegiatan sosial kemanusiaan di setiap lini kebutuhan masyarakat.

Diharapkan juga, gerakan ini dapat memicu rantai kebaikan yang lebih luas serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana bagi para penyintas di NTT.

Redaksi@www.rasio.co //

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam melalui Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari–Agustus 2026.

Sejumlah indikator utama menunjukkan pertumbuhan tahunan, dengan penerimaan mencapai Rp303,14 miliar, arus peti kemas 542.927 TEUs atau tumbuh 8,2% (YoY), bongkar muat general cargo 8.174.446 ton atau tumbuh 8% (YoY), serta mobilitas penumpang mencapai 6.718.075 orang atau tumbuh 8,02% (YoY).

Khusus Terminal Umum Batu Ampar, realisasi general cargo telah mencapai 1.376.034 ton atau 102% dari target tahunan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tren positif sektor kepelabuhanan menjadi salah satu indikator penting dalam menopang aktivitas ekonomi dan investasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.

Menurutnya, pertumbuhan arus logistik dan mobilitas penumpang menunjukkan aktivitas perdagangan serta konektivitas Batam terus bergerak positif.

“Pertumbuhan yang konsisten di sektor logistik dan kepelabuhanan hingga Agustus 2026 ini merupakan sinyal kuat bahwa denyut perekonomian dan iklim investasi Batam terus bergairah. Pelabuhan adalah urat nadi perdagangan Batam,” ujar Amsakar Achmad.

Ia menambahkan, BP Batam akan terus mendorong modernisasi infrastruktur, elektrifikasi peralatan bongkar muat, serta digitalisasi layanan dan proses logistik. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Pelabuhan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional di Selat Malaka.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan bahwa peningkatan kinerja harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha dan masyarakat. Hingga Agustus 2026, lalu lintas penumpang domestik dan internasional tercatat mencapai 6.718.075 orang, sementara kunjungan kapal barang dan penumpang mencapai 73.230 call atau tumbuh 1% (YoY).

“Tingginya mobilitas penumpang laut yang menembus 6,7 juta orang dan aktivitas logistik yang kian padat menuntut peningkatan mutu pelayanan publik di seluruh terminal. BP Batam terus mempererat sinergi dengan unsur CIQP serta para asosiasi maritim agar seluruh proses kepelabuhanan berjalan makin cepat, terukur, dan akuntabel,” tegas Li Claudia.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan apresiasi atas capaian unit bisnis kepelabuhanan yang dinilai mencerminkan penguatan tata kelola dan optimalisasi aset. Capaian general cargo Terminal Umum Batu Ampar yang telah mencapai 102% dari target tahunan, serta realisasi peti kemas sebesar 542.927 TEUs atau 72% dari target 750.000 TEUs, menjadi bagian dari kinerja yang terus dipantau hingga akhir tahun.

“Kinerja positif yang melampaui 100% pada komoditas general cargo di Batu Ampar serta realisasi peti kemas yang on track membuktikan efektivitas transformasi tata kelola bisnis di lingkungan pengusahaan. Melalui penguatan Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami memastikan setiap aset kepelabuhanan BP Batam dioptimalkan secara komersial dengan standar tata kelola yang transparan dan profesional,” ujar Denny Tondano.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026, penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar, atau 61,85% dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar. Capaian tersebut masih berada dalam koridor target dan diproyeksikan mengalami akselerasi pada kuartal IV-2026.

Benny menambahkan, dari sisi arus barang, volume peti kemas yang ditangani mencapai 542.927 TEUs, tumbuh 8,2% (YoY) dan merealisasikan 72% dari target tahunan. Sementara itu, total bongkar muat general cargo mencapai 8.174.446 ton, meningkat 8% (YoY).

“Capaian istimewa diraih Terminal Umum Batu Ampar yang telah melampaui target tahunan dengan realisasi 1.376.034 ton atau mencapai 102%, sedangkan Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan realisasi 2.792.750 ton atau 80% dari target,” urai Benny.

Dengan capaian tersebut, BP Batam akan melanjutkan penguatan kinerja kepelabuhanan melalui peningkatan kapasitas layanan, optimalisasi aset, modernisasi fasilitas, serta penguatan kolaborasi antarlembaga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat daya saing Pelabuhan Batam dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

AD

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

BP Batam dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Energi Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Pertamina Patra Niaga memperkuat sinergi dalam mendukung keandalan layanan energi penerbangan melalui Penandatanganan Kontrak Perjanjian Sewa Fuel Delivery System (FDS).

Penandatanganan dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, dan Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Jumat (18/9).

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan dan keandalan layanan energi penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kerja sama ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga layanan yang andal, aman, efektif dan profesional. Bagi Batam, dukungan sistem penyaluran bahan bakar penerbangan yang baik merupakan bagian penting dalam memperkuat konektivitas dan pelayanan kebandarudaraan,” ujar Denny.

Menurutnya, keberadaan layanan energi penerbangan yang andal saling terhubung dengan berbagai sektor di Batam, mulai dari investasi, industri, logistik hingga transportasi.

Karena itu, BP Batam berharap kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga dapat memberikan kepastian layanan sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

“Ke depan, dibawah kepemimpinan Bapak Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia, tentu dapat ditingkatkan skema kerja sama yang lebih luas sehingga bisa terlibat langsung dalam keberlanjutan Bandara International Hang Nadim,” tambahnya.

Sementara itu, Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi, menyampaikan bahwa kerja sama FDS merupakan langkah strategis pihaknya dalam memperkuat dukungan terhadap ketahanan energi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Kami berkomitmen mendukung seluruh kebutuhan penerbangan di Batam sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Yosep.

Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya ditujukan bagi penerbangan komersial, tetapi juga bagi perkembangan industri aviasi di Batam, termasuk sektor Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

Yosep berharap sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga dan BP Batam dapat terus berkembang, khususnya dalam pengembangan sarana dan fasilitas pendukung penerbangan di Bandara International Hang Nadim.

“Semoga ke depan kerja sama dapat ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan sarana dan fasilitas di Bandara International Hang Nadim,” pungkasnya.

AD

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

Amsakar: Wartawan Kompeten, Pers Berintegritas, Batam Semakin Hebat

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya profesionalisme dan integritas insan pers dalam menjaga kualitas jurnalistik sekaligus mendorong Batam semakin hebat.

Pesan tersebut disampaikan Amsakar melalui video yang ditayangkan dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) di Balairung Sari BP Batam, Jumat (18/9/2026).

Amsakar yang tidak dapat hadir secara langsung karena tengah berada di DPR RI untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus PWI Kepri serta seluruh peserta rangkaian kegiatan kewartawanan yang digelar pada 17-19 September 2026 di Batam.

“Atas nama keluarga besar BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, saya Amsakar Achmad beserta Ibu Wakil Wali Kota dan Wakil Kepala, mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus PWI Provinsi Kepulauan Riau periode 2023-2028, OKK (Orientasi Keorganisasian Kewartawanan), serta Uji Kompetensi Wartawan PWI Kepulauan Riau,” ujar Amsakar.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan lancar dan mampu melahirkan insan pers yang profesional, berintegritas, independen, serta kompeten.

Menurutnya, kompetensi wartawan harus sejalan dengan kemampuan menghadirkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, melahirkan insan pers yang profesional, terintegritas, independen, dan kompeten, serta senantiasa menghadirkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan bangsa,” katanya.

Amsakar juga menyampaikan harapan agar insan pers bersama seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam mewujudkan Batam yang semakin maju.

“Wartawan kompeten, pers berintegritas, Batam semakin hebat,” tegasnya.

Integritas Jadi Pertaruhan

Sementara itu, Direktur UKW PWI, Aat Surya Safaat, menegaskan UKW tidak hanya menjadi arena untuk menguji kemampuan teknis jurnalistik. Lebih dari itu, integritas peserta menjadi bagian penting dalam menjaga marwah profesi pers.

Hal tersebut disampaikan Aat saat memberikan pengarahan sebelum pelaksanaan UKW PWI Kepri di Balairung Sari BP Batam, Jumat (18/9/2026).

UKW PWI Kepri mengusung tema “Menegakkan Integritas dan Profesional Pers demi Menjaga Marwah Negeri” dan berlangsung selama dua hari, 18-19 September 2026.

Sebanyak 36 wartawan mengikuti ujian tersebut yang terbagi dalam tiga jenjang kompetensi, yakni 15 peserta tingkat Muda, 14 Madya, dan 7 Utama.

Aat mengatakan, UKW menjadi momentum bagi wartawan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Namun, seluruh kemampuan itu, kata dia, harus diperoleh melalui proses yang jujur dan menjunjung tinggi integritas.

Karena itu, peserta UKW dilarang menggunakan artificial intelligence (AI) selama mengikuti ujian.

“Peserta tidak diperbolehkan menggunakan artificial intelligence (AI) selama pelaksanaan ujian. Kalau ketahuan menggunakan AI, itu berkaitan dengan integritas peserta,” tegas Aat.

Menurut Aat, kompetensi tanpa integritas dapat menggerus kepercayaan terhadap profesi wartawan. Karena itu, UKW tidak hanya mengukur sejauh mana peserta memahami teknis jurnalistik, tetapi juga bagaimana wartawan menjalankan profesinya secara bertanggung jawab.

Perkuat Kemitraan Pers, BP Batam Dukung UKW PWI Kepri Cetak Wartawan Berkualitas

0

Batam – BP Batam menegaskan dukungannya terhadap upaya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Dukungan tersebut disampaikan Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, usai menjadi narasumber bagi peserta UKW PWI Kepri di Balairung Sari BP Batam, Jumat (18/9/2026). Menurutnya, PWI Kepri merupakan mitra strategis BP Batam dalam menyampaikan informasi yang kredibel dan konstruktif kepada masyarakat.

“BP Batam sangat mendukung PWI Kepri dalam melaksanakan UKW ini. Kami berharap PWI Kepri dapat terus meningkatkan profesionalisme wartawan, sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat semakin positif, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ariastuty.

Deputi yang terbilang akrab dengan pewarta ini mengatakan, peningkatan kompetensi wartawan menjadi bagian penting dalam membangun kualitas dunia pers. Karena itu, pelaksanaan UKW dinilai memiliki arti strategis untuk melahirkan wartawan yang semakin berkualitas, baik dalam menggali informasi maupun menyajikannya kepada publik.

“Ini sangat penting bagi dunia pewartaan, bagaimana PWI Kepri mewujudkan wartawan-wartawan yang berkualitas dalam membuat berita. Kami mengucapkan selamat kepada PWI Kepri atas pelaksanaan UKW ini dan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik,” katanya.

Ariastuty juga menyampaikan ucapan selamat kepada PWI Kepri yang telah menjalankan kepengurusan periode 2023-2028. Ia berharap hubungan kemitraan antara BP Batam dan PWI Kepri terus diperkuat, khususnya dalam menghadirkan pemberitaan yang kredibel dan memberikan informasi yang positif bagi masyarakat.

UKW PWI Kepri mengusung tema “Menegakkan Integritas dan Profesional Pers demi Menjaga Marwah Negeri” dan berlangsung selama dua hari, 18-19 September 2026. Sebanyak 36 wartawan mengikuti ujian yang terbagi dalam tiga jenjang, yakni 15 peserta jenjang Muda, 14 Madya, dan tujuh Utama.

Sementara itu, Direktur UKW PWI, Aat Surya Safaat, mengatakan peserta jenjang Muda dan Madya menghadapi masing-masing 11 mata uji, sedangkan jenjang Utama terdiri atas 10 mata uji.

Aat meminta peserta memberi perhatian khusus terhadap materi hukum pers, Kode Etik Jurnalistik, serta berbagai peraturan dan ketentuan yang berkaitan dengan pers. Materi tersebut sebelumnya telah diberikan dalam kegiatan pra-UKW, sehingga peserta diharapkan tidak sekadar menghafalnya, tetapi memahami penerapannya dalam kerja jurnalistik.

“Yang paling penting adalah mata uji 1.1, 2.1, dan 3.1 yang berkaitan dengan hukum pers, Kode Etik Jurnalistik, serta peraturan dan ketentuan yang berkaitan dengan pers,” katanya.

Selain pemahaman regulasi dan etika, kemampuan menulis juga menjadi bagian penting dalam UKW. Pada jenjang Muda, peserta antara lain diuji menulis berita berdasarkan hasil wawancara atau doorstop.

Menurut Aat, setiap informasi yang diberikan dalam mata uji harus dikembangkan menjadi berita yang utuh. Wartawan tidak cukup hanya memindahkan pernyataan narasumber ke dalam tulisan, tetapi harus mampu memperkaya informasi dengan mencari keterangan tambahan, menghadirkan narasumber lain, maupun mengaitkannya dengan pernyataan sebelumnya.

“Peserta juga harus mampu memperkaya informasi. Misalnya mencari informasi tambahan, mencantumkan narasumber lain, atau mengaitkan dengan pernyataan yang pernah disampaikan sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, berita yang baik harus menyajikan informasi yang cukup dan berimbang. Kemampuan menggali informasi tersebut menjadi salah satu indikator penting kompetensi wartawan.

Untuk penulisan feature, Aat mengingatkan peserta agar tidak terjebak pada pola berita langsung. Menurutnya, feature memberikan ruang lebih luas dalam mengembangkan sudut pandang dan gaya penulisan, sepanjang tetap berpegang pada prinsip jurnalistik.

“Feature tidak terikat secara ketat pada pola 5W+1H seperti berita langsung. Feature dapat dimulai dari sesuatu yang atraktif dan diakhiri dengan sesuatu yang impresif,” ujarnya.

Sementara dalam penulisan tajuk, peserta dituntut memahami persoalan yang berkembang, mulai dari kebijakan perusahaan, kebijakan pemerintah hingga berbagai fenomena di tengah masyarakat. Tajuk merupakan tulisan yang mencerminkan pandangan atau sikap redaksi terhadap suatu persoalan, sehingga wartawan harus memahami isu secara utuh sebelum menuangkannya ke dalam tulisan.

Aat menilai kemampuan menulis berita, feature, dan tajuk merupakan bagian penting dalam membentuk wartawan yang profesional. Ia kemudian mengutip ungkapan filsuf Prancis, “Aku berpikir karena aku menulis.”

Menurutnya, ungkapan tersebut relevan dengan profesi wartawan yang dituntut mampu berpikir kritis, mengolah informasi, kemudian menuangkannya dalam tulisan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia pun meminta seluruh peserta mengikuti UKW dengan percaya diri dan tetap menjunjung tinggi integritas.

“Kalau saya melihat wajah para peserta, semuanya tampak optimistis. Kalau kita optimistis dan memancarkan optimisme itu kepada alam, maka alam akan kembali memancarkan energi positif kepada kita,” katanya.

Ketua DPRD Kepri Siap Perkuat Kolaborasi Bareng PWI Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasinya terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri.

Selain mendoakan seluruh peserta agar lulus, Iman menegaskan kesiapan DPRD Kepri untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi bersama PWI demi menyajikan informasi yang menyejukkan bagi masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Iman Sutiawan saat menghadiri pelantikan ulang kepengurusan PWI Kepri sisa masa bakti 2023–2028 yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).

Dalam sambutannya, Iman Sutiawan menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan di Kepulauan Riau melalui sertifikasi kompetensi.

“Saya mendoakan teman-teman yang ikut UKW bisa lulus semua. Kegiatan pelantikan ini sangat strategis karena dirangkai langsung dengan pelaksanaan UKW. Pers memiliki peran yang sangat besar dalam penyampaian informasi, dan banyak pelajaran berharga yang saya peroleh dari teman-teman wartawan. Kami siap bersinergi dengan PWI, ” ucap Iman.

Iman menambahkan, dengan dilantiknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Saibansah Dardani, PWI Kepri diharapkan semakin terdepan dalam menjaga iklim informasi yang kondusif, aman, dan nyaman di Bumi Bunda Tanah Melayu.

*Pelantikan Pengurus dan Pesan PWI Pusat*

Prosesi pelantikan tersebut menetapkan jajaran pengurus inti PWI Kepri, diantaranya yakni Saibansah Dardani (Ketua), Alfian Lumban Gaol (Sekretaris), Wakil Sekretaris I Muhammad Ikhsan, Wakil Sekretaris II Aji Anugraha Nizamul Akhyar (Bendahara), Marganas Nainggolan (Ketua Dewan Penasihat), Ramon Damora Ketua Dewan Pakar, Parna E. Simarmata (Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri) dan Anwar Saleh Sekretaris DK PWI Kepri dan para penggurus lainnya.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengapresiasi dukungan dari DPRD Kepri dan seluruh elemen Forkopimda. Munir menyampaikan bahwa pelantikan ulang ini menandai tuntasnya dualisme kepengurusan nasional pasca-Kongres Persatuan Agustus 2025, sekaligus menjadi momentum memperkuat profesionalisme wartawan di tengah disrupsi teknologi.

“PWI memiliki DNA pejuang sejak masa kemerdekaan. Di era kecerdasan buatan (AI) saat ini, wartawan harus tetap mempertahankan profesionalisme dan ‘verifikasi hati’ yang tidak dimiliki oleh teknologi. AI bisa menduplikasi banyak hal, tapi tidak bisa menggantikan nurani wartawan,” jelas Akhmad Munir.

Selain dihadiri Ketua DPRD Kepri, acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda seperti Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo didampingi Kabid Humas Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, Kadiskominfo Batam Rudi Panjaitan, Ketua LAM Batam Kepri Yang Mulia Dato Wira Setia Utama Raja M. Amin, serta jajaran pengurus PWI Pusat seperti Atal S. Depari, Marthen Slamet Susanto, Zulkifli Ganni Ottoh, dan Aat Surya Safaat.

Adapun rangkaian kegiatan PWI Kepri meliputi Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK): Kamis, 17 September 2026 di Ballroom Harmoni One, Batam Center. Uji Kompetensi Wartawan (UKW): Jumat–Sabtu, 18–19 September 2026 di Balairungsari BP Batam. (*)

Hadiri UKW PWI Kepri 2026, Ketum PWI Pusat Apresiasi Sinergi Stakeholder Batam

0

RASIO.CO, Batam – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 di Balairung Sari, BP Batam, Jumat (18/9/2026).

Dalam sambutannya, Akhmad Munir meminta para peserta untuk tidak terlalu tegang dan menghadapi ujian secara santai namun tetap fokus. Ia berharap seluruh wartawan yang menjadi peserta dapat meraih hasil terbaik demi menguji standar kompetensi jurnalistik mereka.

“UKW ini adalah momentum penting untuk mengukur dan meningkatkan kualitas diri. Saya berharap para peserta bisa santai menjalani ujian dan mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Akhmad Munir.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para stakeholder di Kepri yang konsisten mendukung peningkatan kapasitas wartawan.

UKW kali ini menghadirkan simulasi konferensi pers dan doorstop nyata bersama Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, Kadis Kominfo Kota Batam Rudi Panjaitan, serta Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait.

UKW PWI Kepri yang mengusung tema “Menegakkan Integritas dan Profesional Pers demi Menjaga Marwah Negeri” ini berlangsung selama dua hari, 18–19 September 2026, dan diikuti oleh 36 peserta (15 jenjang Muda, 14 Madya, dan 7 Utama).

Direktur UKW PWI Pusat, Aat Surya Safaat, menegaskan bahwa standar kompetensi yang diusung kepengurusan PWI Pusat sangat menekankan aspek integritas. Oleh karena itu, peserta dilarang keras menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) selama ujian.

“Penggunaan AI dilarang keras. Jika ketahuan, itu langsung merusak integritas peserta. Penguji sangat mudah mengenali ketidaksesuaian antara karya buatan AI dengan kemampuan asli peserta,” tegas Aat.

Pelaksanaan UKW ini mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan daerah. Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut PWI Kepri sebagai mitra strategis dalam menghadirkan berita yang kredibel dan konstruktif.

Dukungan serupa disampaikan Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melalui tayangan video di sela kesibukannya menghadiri Rapat Dengar Pendapat di DPR RI. Ia berharap rangkaian kegiatan PWI Kepri mampu melahirkan insan pers yang independen, akurat, dan mencerdaskan masyarakat. (*)

Desa Anti Korupsi Diraih Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, sebagai desa percontohan anti korupsi dengan capaian nilai 98,5% se-Kepri.Jumat(18/09).

Predikat Istimewa sebagai Desa Antikorupsi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 dengan nilai 98,5. Capaian tersebut diperoleh dalam Penilaian Perluasan Percontohan Desa Antikorupsi.

Ket foto: Desa Resun raih predikat Istimewa sebagai Desa Antikorupsi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. (Foto: Dok. Diskominfo Lingga).

Desa Resun menjadi salah satu desa yang mewakili Kabupaten Lingga dalam penilaian yang diikuti desa-desa perwakilan dari kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepulauan Riau.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Desa Resun dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel dan berintegritas.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Resun, seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat yang telah bersama-sama mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.

Ia menilai predikat Istimewa yang diraih Desa Resun merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Lingga.

“Prestasi Desa Resun sebagai Desa Antikorupsi di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 dengan predikat Istimewa merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Lingga. Nilai 98,5 menunjukkan adanya komitmen dan kerja bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berintegritas,” kata Nizar.

Nizar berharap keberhasilan Desa Resun dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Lingga untuk terus memperkuat budaya antikorupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Lingga untuk bersama-sama memperkuat budaya antikorupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Desa Resun sebelumnya diusulkan Pemerintah Kabupaten Lingga setelah melalui proses seleksi terhadap sejumlah desa yang ada di wilayah Kabupaten Lingga.

Dalam penilaian Perluasan Percontohan Desa Antikorupsi, Desa Resun bersaing dengan desa-desa perwakilan dari kabupaten/kota lain di Provinsi Kepulauan Riau.

Penilaian dilakukan oleh tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, serta tim internal Kabupaten Lingga.

Adapun penilaian mencakup lima komponen utama, yaitu penguatan tata laksana, penguatan pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat dan kearifan lokal.

Nizar menegaskan, predikat yang telah diraih Desa Resun harus dijaga melalui komitmen yang berkelanjutan. Menurutnya, integritas tidak cukup hanya dibangun untuk memenuhi penilaian, tetapi harus menjadi bagian dari budaya dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Selain mempertahankan integritas, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga perlu terus ditingkatkan. Begitu pula dengan keterlibatan masyarakat dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa.

Dengan nilai 98,5 dan predikat Istimewa, Desa Resun kini menjadi salah satu contoh praktik tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Lingga yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, pengawasan dan partisipasi masyarakat.

Redaksi@www.rasio.co //

RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9).

RKA tersebut disampaikan langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran

BP Batam mengusulkan pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 Triliun. Anggaran tersebut seluruhnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, penyusunan RKA 2027 diarahkan untuk mendukung percepatan perizinan investasi, memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Rencana kerja dan anggaran tahun 2027 fokusnya adalah bagaimana pelayanan semakin cepat, infrastruktur semakin baik dan iklim investasi semakin memberikan kepastian,” kata Amsakar.

Ia menjelaskan, arah pembangunan BP Batam pada 2027 sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”

Rp665,11 Miliar untuk Pengembangan Infrastruktur

Salah satu fokus utama BP Batam dalam RKA 2027 tersebut adalah pembangunan dan pengembangan infrastruktur. Sebesar Rp665,11 miliar dialokasikan untuk kegiatan pengembangan infrastruktur di KPBPB Batam.

Fokus pengembangan pada fasilitas pelabuhan, infrastruktur jalan, infrastruktur jembatan, fasilitas bandara,  infrastruktur drainase, fasilitas air bersih dan limbah/IPAL, kawasan dan wisata serta fasilitas kesehatan.

Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan investasi di Batam.

“Pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Batam,” tegasnya.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI terhadap pelaksanaan tugas BP Batam dalam mengelola, mengembangkan dan membangun KPBPB Batam.

“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, pengembangan Batam dan perekonomian nasional,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi kinerja BP Batam dan berharap agar anggaran yang disiapkan BP Batam dapat dikelola secara akuntabel dan inklusif.

“Kami apresiasi kunjungan kita di lapangan mendapati banyak sekali capaian progresif Batam di mata masyarakat dan pelaku usaha. Kami harap agar anggaran ini dapat dikelola secara efektif dan akuntabel melalui program prioritas yang terukur untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, konektivitas, penciptaan lapangan kerja dan daya saing Batam,” harap Adisatrya.AD

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam