Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 26

DPRD Batam Laporkan Hasil Reses, Dorong Infrastruktur Pendidikan dan Soroti Soal Air Bersih

0

RASIO.CO, Batam – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna, Senin (31/8), dengan tiga agenda utama, yakni penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026, laporan reses DPRD Kota Batam Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, serta penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Budi Mardiyanto SE MM, didampingi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Muhammad Yunus Muda SE. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta undangan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Setelah menuntaskan agenda pertama, Budi Mardiyanto mengarahkan rapat memasuki agenda kedua, yakni penyampaian laporan hasil reses DPRD Kota Batam Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018, pimpinan dan anggota DPRD yang telah melaksanakan reses wajib menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses kepada pimpinan DPRD,” ujar Budi.

Sesuai kesepakatan dengan pimpinan fraksi, laporan hasil reses disampaikan secara tertulis. Kesempatan pertama diberikan kepada Fraksi Partai NasDem yang diwakili juru bicara Arlon Verysto. Setelah menyampaikan pantun, Arlon menyerahkan laporan tertulis hasil reses kepada pimpinan DPRD.

Selanjutnya, juru bicara Fraksi Partai Gerindra Muhammad Rudi ST menyampaikan sejumlah temuan yang dinilai menjadi perhatian penting pemerintah. Menurutnya, salah satu persoalan yang banyak disampaikan masyarakat melalui kepala sekolah adalah kebutuhan perangkat laptop untuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Hasil reses kami di antaranya bahwa sekolah-sekolah membutuhkan laptop untuk melaksanakan ujian TKA. Hal ini disampaikan oleh banyak kepala sekolah kepada kami,” kata Muhammad Rudi.

Beliau juga menyampaikan bahwa anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Endipat Wijaya telah membantu perbaikan terhadap 100 sekolah. Selain persoalan pendidikan, hasil reses juga menemukan kebutuhan laptop di Posyandu untuk mendukung pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Selain itu kami juga mendapati banyak kantor pemerintah yang memprihatinkan sehingga perlu diperbaiki,” ujarnya.

Penyampaian laporan hasil reses kemudian dilanjutkan oleh fraksi-fraksi lainnya. Fraksi PDIP melalui juru bicara Jamson Silaban SH dan Fraksi Golkar melalui juru bicara Jimmy Siburian SH menyampaikan hasil reses dengan pantun.

Hal serupa dilakukan juru bicara Fraksi PKS Sulaiman. Dengan penuh semangat, beliau menegaskan komitmen fraksinya untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah sekaligus menyampaikan hasil reses melalui pantun.

Ketua Fraksi PKB Drs H Surya Makmur Nasution MHum juga menyampaikan laporan dengan cara serupa. Sementara itu, Ketua Fraksi PAN-Demokrat-PPP Safari Ramadhan menyampaikan sejumlah persoalan yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Batam. Di antaranya persoalan banjir yang belum sepenuhnya terselesaikan serta kondisi infrastruktur pendidikan yang masih banyak dikeluhkan masyarakat. Namun, persoalan air bersih dan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal menjadi sorotan utama.

“Dan yang lebih penting lagi adalah masalah air bersih. Saat kami reses ada warga di Batuaji, Sagulung, dan Bengkong sangat mengeluhkan masalah air bersih ini,” tegas Safari.

Beliau juga menyoroti persoalan ketenagakerjaan, khususnya kesempatan masyarakat lokal untuk memperoleh pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam. Menurutnya, masih terdapat warga yang lahir dan mengenyam pendidikan di Batam tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan. Bahkan, beliau mengungkap adanya praktik percaloan dalam proses mendapatkan pekerjaan.

“Kami harap Pemerintah melalui Disnaker agar serius terhadap hal ini. Panggil seluruh HRD perusahaan-perusahaan berkenaan dan tegaskan pentingnya prioritas lowongan kerja bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Keluhan terkait ketersediaan air bersih juga disampaikan Fraksi Hanura-PSI-PKN melalui juru bicara Ruslan Sinaga. Selain air bersih, fraksi tersebut menyoroti persoalan banjir serta penggunaan jasa subkontraktor oleh sejumlah perusahaan yang dinilai berdampak terhadap kesejahteraan pekerja.

“Kami harapkan semoga apa yang dilaporkan dari hasil reses ini ditindaklanjuti pemerintah dan masuk dalam APBD. Terutama soal ketersediaan air bersih di Batuampar dan Bengkong. Juga soal banjir serta soal banyaknya perusahaan yang menggunakan jasa subkon sehingga pekerja tidak mendapatkan upah yang sesuai,” kata Ruslan.

Menanggapi seluruh laporan yang disampaikan fraksi-fraksi, Budi Mardiyanto menegaskan hasil reses tersebut akan diteruskan pimpinan DPRD kepada Wali Kota Batam untuk ditindaklanjuti. Menurutnya, hasil reses merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah karena menjadi masukan bagi pokok-pokok pikiran DPRD.

“Ini menjadi masukan dalam pokok-pokok pikiran DPRD berupa program atau kegiatan pembangunan serta merupakan bagian tidak terpisahkan dalam penyusunan APBD Kota Batam,” ungkap Budi.

Usai seluruh fraksi menyampaikan laporan hasil reses, rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda berikutnya, yakni penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.

YD

Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia Kedepankan Transformasi Layanan Investasi: Investor Global Semakin Melirik Batam

0

RASIO.CO, Batam – Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, Batam terus mendorong transformasi layanan investasi dengan berbagai upaya. Beberapa di antaranya melalui penguatan kepastian regulasi, percepatan pelayanan, serta penataan dan pengembangan kawasan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi investor.

Upaya tersebut tercermin dalam kinerja investasi Batam yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Semester I 2026 menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar Rp 29,89 triliun dari target Rp 70 triliun. Nilai tersebut terdiri atas kegiatan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 17,80 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar RP 12,09 triliun.

Sementara itu, berdasarkan metode bottom up, BP Batam mencatat realisasi investasi Semester I 2026 sebesar Rp38,97 triliun atau mencapai 55,67 persen dari target Rp 70 triliun

Di sisi lain, kepercayaan investor juga terlihat dari komposisi negara asal investasi. Pada Triwulan II 2026, Singapura menjadi investor paling dominan di Batam, disusul Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, dan Malaysia.

Posisi tersebut memperlihatkan kuatnya daya tarik Batam bagi investor dari negara-negara yang memiliki peran penting dalam perdagangan dan rantai pasok kawasan Asia.

Merespons pencapaian ini, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan bahwa peningkatan investasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami ingin memastikan investor mendapatkan kepastian dalam berusaha. Oleh karena itu, pembenahan regulasi dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dari transformasi yang terus kami lakukan agar investor merasa aman dan nyaman mengembangkan usahanya di Batam,” ujar Amsakar, Senin (31/8/2026).

Transformasi layanan tersebut, lanjut Amsakar, juga diperkuat dengan kebijakan yang menempatkan BP Batam sebagai single-window regulator di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. Dari sisi pengembangan kawasan, BP Batam juga terus memperkuat ekosistem industri dengan mendorong kemajuan sektor manufaktur, logistik internasional, industri digital dan kreatif, serta industri ringan non kimia.

“Fokus kami tidak hanya membenahi penataan dan pengembangan kawasan, tapi bagaimana agar kinerja investasi yang kian baik ini dapat memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Artinya, investasi yang hadir harus mampu memperkuat industri, menciptakan peluang ekonomi, dan memberikan nilai tambah bagi Batam” jelas Amsakar lagi.

Senada, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menegaskan bahwa investasi harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi Batam.

Dengan transformasi layanan investasi yang menjadi prioritas saat ini, Li Claudia berharap, kinerja ekonomi Batam dapat terus meningkat sepanjang tahun 2026 dan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kawasan yang produktif, tertata, dan kompetitif.

“Kami menyadari bahwa membangun Batam tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kepercayaan dan kerja sama antara pemerintah, investor, pelaku usaha, dan masyarakat. Mari kita bahu membahu agar perekonomian di Batam bisa tumbuh lebih baik,” pungkasnya. 

AD

Kasus PT. ASL Shipyard Indonesia : Bos Setahun Penjara, Anak  Buah di Vonis 2 Tahun

0

RASIO.CO, Batam – Majelis hakim ketua Tiwik didampingi hakim anggota Dauglas R.P Napitupulu dan Randi Jastian Afandi memvonis Bos PT. ASL Shipyard Indonesia, Kim Don Qyun Setahun penjara.

Sedangkan, Terdakwa  Neo Ah Chye,
Abdullah Bin Ismail, Dranreb Ray,  Mijrebel Siregarc, Ricardo Parlindungan, dan  Basar Samuel, masing-masing dua tahun penjara.

Foto/Ist

“Menyatakan Terdakwa Kim Dong Gyun telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Turut serta melakukan tindak pidana yang karena kealpaannya mengakibatkan matinya orang lain” sebagaimana dalam Dakwaan Alternatif Kesatu Penuntut Umum,”

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun,” kata Hakim Tiwik, Kamis(27/08) lalu.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Kim Dong Gyun bos di PT. ASL Indonesia sebagai Commercial Manager selama 18 tahun penjara dalam kasus kelalaian meyebabkan kematian 14 orang atas kapal MT Federal II di Tanjunguncang tahun 2025 lalu.Kamis(06/08).

Ironisnya, dari ketujuh terdakwa hanya Bos Kim Don Gyun mendapat keistimewaan ssnagai tahanan luar sedangkan keenam lainnya ditahan.

Parahnya lagi, Ketujuh terdakwa lagi Kim Don Gyun mendapat tuntutan 1,6 tahun sedangkan 6 terdakwa lainnya masing-masing 2,6 tahun.

Kasus ledakan maut kapal tanker MT Federal II di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, sudah berulang kali dan saat ini menewaskan 14 pekerja.

Dimana sisuga, Tujuh terdakwa yang diduga lalai dalam insiden tersebut telah mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Batam.

JPU Muhammad Arfian membacakan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai Tiwik, dengan hakim anggota Douglas RP Napitupulu dan Randi Jastian Afandi.

JPU menyatakan ketujuh terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sesuai dakwaan pertama.

Mereka dinilai turut serta melakukan kealpaan atau kelalaian yang berakibat fatal hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

Tuntutan pidana terhadap para terdakwa berbeda-beda. Salah satu terdakwa bahkan dituntut hukuman di bawah dua tahun penjara. Berikut rincian tuntutan JPU terhadap ketujuh terdakwa:

Tahanan luar, Kim Dong Gyun (Commercial Manager): dituntut pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan. Neo Ah Chye (Assistant Vice Manager): dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Abdullah Bin Ismail: dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan. Dranreb Ray: dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan. Mijrebel Siregarc: dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Ricardo Parlindungan: dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan. Basar Samuel: dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Dalam pertimbangan  JPU juga memaparkan sejumlah hal yang memberatkan maupun meringankan tuntutan terhadap para terdakwa.

Hal yang memberatkan adalah dampak dari kelalaian para terdakwa yang mengakibatkan 14 orang meninggal dunia, sembilan orang mengalami luka berat, dan tujuh orang lainnya mengalami luka ringan. Sementara itu, terdapat sejumlah faktor yang dinilai meringankan, yakni seluruh terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan selama persidangan, mengakui dan menyesali perbuatannya, serta peristiwa tersebut dinilai murni terjadi karena kelalaian dan bukan unsur kesengajaan.

JPU juga mempertimbangkan adanya kesepakatan damai antara para terdakwa dengan ahli waris korban meninggal maupun korban yang selamat. Selain itu, para terdakwa disebut telah bertanggung jawab dengan menanggung biaya pengobatan korban, memberikan santunan, serta memenuhi tanggungan hidup keluarga korban.

“Ahli waris dan para korban telah memaafkan para terdakwa,” tegas JPU Muhammad Arfian dilansir Batamnews. saat membacakan tuntutan di ruang sidang.

Menunggu Pledoi dan Vonis Kasus ledakan MT Federal II sebelumnya menjadi perhatian publik karena merupakan salah satu kecelakaan kerja paling fatal di sektor galangan kapal Batam. Peristiwa itu menewaskan 14 pekerja dan menyebabkan 16 pekerja lainnya mengalami luka-luka. Meski tuntutan telah dibacakan, perkara tersebut belum berkekuatan hukum tetap.

Persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari masing-masing terdakwa maupun penasihat hukumnya. Setelah itu, majelis hakim akan mempertimbangkan seluruh alat bukti, fakta persidangan, serta argumentasi hukum sebelum menjatuhkan putusan akhir.

Diketahui, Kasus dugaan kelalaian menyebabkan korban kematian dengan terdakwa Kim Dong Gyun bekerja di PT. ASL Indonesia sebagai Commercial Manager bergulir di Pengadilan PN Batam.Kamis(24/06) siang.

Terdakwa Kim Dong Gyun dengan Nomor Perkara 451/Pid.B/2026/PN Btm, sedangkan 453/Pid.B/2026/PN Btm, Dranreb Ray Andino, Mijrebel Siregar, Basar Samuel Siallagan dan Rikardo Parlindungan. Dan 452/Pid.B/2026/PN Btm, terdakwa Neo Ah AH Chye dan Abdullah bin Ismail.

Para terdakwa 7 orang dengan nomor perkara berbeda alias split , dimana diketahui salah seorang terdakwa Kim Dong Gyun tahanan rumah, sedangkan enam terdakwa lagi ditahan dirutan Batam.

Tugas & Tanggungjawab Terdakwa Kim Dong Gyun di PT. ASL Shipyard Indonesia

Terdakwa Kim Dong Gyun merupakan
Orang yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan Perwakilan Pemilik Kapal saat kapal di Perbaiki di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Selain itu juga, Orang yang bertanggung jawab untuk melakukan Rekrutmen dan Pelatihan untuk calon Karyawan baru pada Departemen Komersial di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Orang yang bertanggung jawab untuk melakukan Evaluasi dan Seleksi Subkontraktor di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Orang yang bertanggung jawab untuk Mencari Spesialis Pada Bidang tertentu dalam hal Perbaikan Kapal di PT. ASL Shipyard Indoensia.

Orang yang bertanggung jawab untuk Melakukan Negosiasi Harga terhadap Proyek Pekerjaan Subkontraktor di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Orang yang bertanggung jawab untuk Memeriksa Ruang lingkup Pekerjaan dan Berkoodinasi dengan Departemen Perbaikan Kapal mengenai Jadwal Perbaikan Kapal di PT. ASL Shipyard Indonesia.

Sedangkan terdakwa Kim Dong Gyun Alias KIM bertanggung jawab dan melaporkan kepada Sdr. Audrie Kosasih  General Manager PT. ASL Shipyard Singapura.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Juli 2025 terdakwa selaku Commercial Manager PT. ASL Shipyard Indoensia mengeluarkan formulir permintaan agar PT. Enviro Cipta Lestari melakukan Tang Cleaning oada tangki Kapal tangker Federal II.

Berlanjut PT.Enviro Cipta Lestari mengajukan Surat Persetujuan Kegiatan Kapal (SPKK) untuk melakukan Tank Cleaning kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam.

Mendapatkan persetujuan SPKK untuk melakukan Tank Cleaning kemudian PT. Enviro Cipta Lestari memulai kegiatan Tank Cleaning pada Kapal Federal II.

Berlanjut Terdakwa menghubungi PT. Batam Slop & Sludge Treatment Center (Selanjutnya PT. BSSTC) guna mensuplai tenaga kerja (Manpower) untuk pekerjaan Tank Cleaning di Tangki WBT 2P, COT 2C LONG BHD, COT 1P, COT 1C dan COT 1S Kapal Federal II.

Kemudian pada tanggal 4 Agustus 2025 Terdakwa mengeluarkan Surat Kontrak “Sub Contracting Requisition Form” Nomor: SCR 36592 kepada PT. BSSTC untuk mensuplai tenaga kerja untuk pekerjaan tank cleaning.
Kemudian dalam surat kontrak tersebut Terdakwa dengan menggunakan tulisan tangan Terdakwa menyatakan akan menyiapkan izin untuk melakukan Tank Cleaning, namun izin SPPK tersebut tidak pernah diajukan oleh Terdakwa.

Peraturan Mentri Perhubungan RI Nomor PM 28 Tahun 2022 tentang Tata cara Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar dan Persetujuan Kegiatan Kapal Di Pelabuhan Pasal 18 ayat (1) menentukan

“Setiap Kapal yang melakukan kegiatan di Pelabuhan wajib mendapat Surat Persetujuan Kegiatan Kapal (SPKK) yang diterbitkan oleh Syahbandar”. Kemudian pada Pasal 18 ayat (2) huruf g diatur lebih lanjut “SPKK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi pembersihan tangki (Tank Cleaning).

Selanjutnya Agustus 2025 PT.Enviro Cipta Lestari melakukan tank cleaning denhan cara Scarping dan Demucking dikapal Federal II.

Namun dari semua kegiatan tersebut diduga Scarping (Ngikis Dinding) dan Demucking (Packing Kotoran ke karung kecil), seharusnya mekanisme Tank Cleaning yang dilakukan pada kapal Tanker yang membawa bekas minyak atau oli ialah melakukan Tank Claning yang maksimal dengan cara Scarping (Ngikis Dinding), Demucking (Packing Kotoran ke karung kecil) dan Washing (Pembersihan menggunakan semprot air).

Setelah pekerjaan Tank Cleaning selesai kemudian PT. ASL Shipyard Indonesia menunjuk subkontraktor PT. Satria Global Persada, PT. Rotary Engginering, PT. Machar Marine Batam dan PT. Putra Teguh Mandiri untuk melakukan pekerjaan Steel Work pada Kapal Federal II.

Pekerjaan Steel Work adalah pekerjaan beresiko tinggi karena pekerjaannya harus memiliki ijin kerja Hot Work, Working at Height dan Confined Space, namun Terdakwa yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan Evaluasi dan Seleksi Subkontraktor diduga tak dilakuka.

Terutama keempat PT yang dipakai terdakwa terkait kemampuan (skill) khusus dalam melakukan pekerjaan Hot Work (Pekerjaan Panas), Working at Height (pekerjaan di ketinggian) dan Confined Space (pekerjaan ruangan ventilasi terbatas).

Oktober 2025 sekira pukul 22.57 WIB tersakwa Neo Ah Chye  selaku Asisten Production Manager PT. ASL tidak memastikan standar operasional produksi yang aman dan pengawasan umum terhadap implementasi K3 di area produksinya.

Digroup WA terdakwa memerintahkan  mana ia memerintahkan saksi Syarif Ratuloly melalui whatsapp grup yang bernama “SSP/FSO FEDERAL II” dengan perintah “Bhd 74 the plate mus install”.

Terdakwa Neo diduga  menyuruh Saksi Syarif Ratuloly  memasang pelat di Frame 74 area tangki COT1S yang mana di Frame 74 area tangki COT1S tidak ada izin (permit) untuk pekerjaan panas dan izin (permit) untuk masuk kedalam ruangan tertutup.

Kemudian Saksi Syarif  selaku Supervisor PT. SGP memerintahkan Sdr. Ewin Tobing untuk melakukan pemasangan Plat pada bahed plat 74 WBT No.2S dan bahed Plat 74 COT No.1S.

Pertengahan Oktober 2025 terjadi kebakaran Kapal Federal II dilokasi PT. ASL Shipyard Indonesia dari dalam tangki COT 1S Kapal Federal II yang mana terhadap pekerjaan pada lokasi tersebut tidak ada di sertai dengan ijin permit dalam bekerja.

Dan akibat penunjukan atau pengangkatan tersebut yang diduga dilakukan Dranreb Ray Andino Dimayacyac selaku HSE Manager PT. ASL yang diberikan tugas dan tanggung jawab.

Untuk menunjuk terdakwa Mijrebel Siregar,  HSE Officer, Terdakwa Rikardi Parlindungan Barasa dan terdakwa Basar Samuel Sialagan HSE Promotor PT. ASL, sehingga akibat kebakaran pada lokasi tersebut mengakibatkan adanya korban dari kecelakaan kerja antara lain.

Mengakibatkan 14  orang laki-laki meninggal dunia :
• Frenki Protes Pane
• Anton
• Andi Haryono
• Dimas Saputra
• Maradong Tampubolon
• Idris Sardu
• Chandra Edisaputra Pasaribu
• Krisman Simatupang
• Ramadan Rizki Nasution
• Habibulloh Siregar
• Roni Andreas Harefa
• Edisom Baktiar Napitupulu
• Imam
• Fikri Krisnawan

Sembilan orang laki-laki mengalami luka berat.

Part I/Bagian Pertama……

Redaksi@rasio.co //

Semarak 17 Agustusan RW 11 Kompek YKB Bengkong

0

RASIO.CO, BATAM – Puncak peringatan HUT RI ke-81 di RW 11 Perumahan YKB Bengkong Batam, yang bertajuk Semarak 17 Agustusan , Malam Keakraban dan panggung gembira ini, berlangsung cukup semarak dan meriah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Fasum RW 11 Komplek YKB Bengkong, pada Sabtu( 29/08) ini, dihadiri segenap warga di lingkungan tersebut. Terlihat Pria wanita tua muda dan juga anak-anak, begitu larut dalam suasana kegembiraan yang penuh dengan rasa keakraban.

Hadir dalam acara tersebut ketua RW 11 Komplek YKB, Haryanto, S.Pd, M.H, juga para Ketua RT setempat. Kemudian hadir juga Kasi Trantib Bengkong Laut, Albert, yang mewakili Lurah Bengkong Laut, serta Ketua LPM Bengkong Laut Syafrudin Suhul dan Anggota DPRD M.Yunus Muda yang kali ini diwakili oleh anggotanya.

Kemeriahan acara diawali dengan Final Lomba karaoke yang menampilkan 3 finalis, langsung mengundang perhatian dan antusiasme warga untuk hadir di lokasi acara. Selain itu pembagian doorprize, ternyata juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk hadir.

Sejumlah barang elektronik hasil donasi dari berbagai pihak disediakan untuk menjadi hadiah doorprize melalui system kupon undian tersebut.

Selain itu persembahan tari anak-anak dari warga setempat turut menjadi pelengkap kemeriahan acara perayaan HUT Kemerdekaan RI yang digelar setahun
sekali ini.

Ketua Panitia acara, Rizky Enmar Hidayat, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah dijalankannya sejak tanggal 1 Agustus lalu hingga tanggal 29 Agustus yang merupakan malam puncaknya.

“Alhamdulillah masyarakat di komplek YKB ini antusias dan guyub, hingga kita bisa melaksanakan acara puncak ini dengan sangat baik,” ucapnya.

Lantas Rizky yang juga merupakan Ketua RT 01 Komplek YKB ini, juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah turut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada pihak sponsorship, yakni PT Golden, PT Ivori dan dari PT yang lainnya, juga dari Golden Prawn dan anggota Dewan Yunus Muda dan Saparudin Muda yang juga merupakan warga Komplek YKB,” lanjutnya.

Kemudian Iapun berharap kedepannya warga di komplek YKB tersebut, bisa lebih rukun lagi sesuai dengan motto lingkungan yang dicanangkan, yakni Arkan yang artinya Aman, Rukun, Kompak, Asri dan Nyaman.

“Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Sementara’ itu Ketua RW 11 Komplek YKB, Haryanto, S.Pd, M.H meyampaikan bahwa
rangkaian acara tersebut merupakan acara dari warga untuk warga guna memuliakan dan juga menyemangati serta membangun semangat kemerdekaan RI.
Dikatakannya pula bahwa pelaksanaaan tahun 2026 ini dirasakannya cukup guyub yang dilandasi oleh jiwa kebersamaan yang cukup tinggi.

“Kesuksesan acara ini tak lepas dari adanya struktural pengurus baru di RW 011, yang terdiri dari RT 01,02,03, yang didukung oleh PKK, kader Posyandu, Karang taruna, Panitia dan masyarakat umum, juga sponsorship yang mendukung terlaksananya kegiatan ini,” ungkapnya

Haryanto juga turut memjeaskan bahwa Banyak lomba yang ditambah pada pelaksanaan di 2026 ini, diantaranya ada lomba karaoke, lomba kebersihan lingkungan dan lomba drainase.

“Besar harapan kami, untuk mendorong semangat Arkan, menjadi point kita untuk memajukan warga di lingkungan RW 11 Komplek YKB,” pungkasnya berharap. (YD)

Tim Gabungan Razia Personil di THM Batam

0

RASIO.CO, Batam – Tim gabungan Satpom Lanud TNI AU gelar razia personil di Tempat Hinuran Malam(THM) di Batam. Sabtu(29/08) dinihari.

Razia gabungan meruoakan Operasi Penegakan Ketertiban (Ops-Gaktib) Kepolisian Militer bersandi “WASPADA WIRA GARUDA” Triwulan III Tahun Anggaran 2026.

Operasi skala besar yang melibatkan unsur gabungan lintas instansi tersebut menyisir sedikitnya tujuh Tempat Hiburan Malam (THM) strategis di wilayah Kota Batam pada Minggu (30/8/2026) dini hari.

Pelaksanaan razia yang berlangsung sejak pukul 21.30 WIB hingga berakhir pukul 03.10 WIB ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Hang Nadim, Kapten POM Yose Rizal.

Sebanyak 41 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan tidak ada keterlibatan oknum prajurit TNI maupun ASN TNI di lokasi-lokasi yang dilarang oleh aturan institusi.

Dansatpom Lanud Hang Nadim, Kapten POM Yose Rizal, menjelaskan bahwa operasi Gaktib ini tidak hanya menyasar penegakan internal militer, melainkan juga memperkuat sinergitas antarinstansi penegak hukum dan pemerintah daerah di wilayah Kepulauan Riau (Kepri)

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan mengundang instansi-instansi terkait, mulai dari POM Angkatan Darat, POM Angkatan Laut, Provost Polri, Satpol-PP, BNN, Bea Cukai, Imigrasi, hingga Dinas Pariwisata,” ucap Kapten POM Yose Rizal usai kegiatan di Kawasan Harbourbay.

Ia menambahkan, pembagian tugas lintas instansi dilakukan agar pemeriksaan di lapangan berjalan efektif sesuai dengan kewenangan masing-masing institusi.

“Tujuannya agar kita mengejar sasaran sesuai kewenangan. Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran yang melibatkan unsur TNI, Polri maupun masyarakat sipil, penanganan akan langsung dilimpahkan kepada instansi yang berwenang,” tegasnya.

Adapun rincian kekuatan personel yang diturunkan meliputi:

• Satpom Lanud Hang Nadim: 13 Personel
• Satpol-PP Kota Batam: 7 Personel
• BNN Kota Batam: 5 Personel
• Pom Kodaeral IV (TNI AL): 5 Personel
• Denpom I/6 Batam (TNI AD): 3 Personel
• Provost Polresta Barelang: 3 Personel
• Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam: 3 Personel
• Bea dan Cukai KPU Batam: 3 Personel
• Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam: 2 Personel

*Menyisir 7 Pusat Keramaian Malam*

Dalam pergerakannya, tim gabungan secara ketat dan profesional melakukan pemeriksaan identitas serta pengawasan di tujuh titik lokasi THM secara berurutan, yaitu Helen’s Night Mart (SNL), Alexa Bar & Resto, M-One KTV & Club, Galaxy KTV, Andrews, House Live, dan berakhir di Tembak Langit.

Operasi ini memfokuskan sasaran pada lima poin utama:

1. Meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan tata tertib prajurit TNI serta ASN TNI.

2. Mencegah prajurit TNI dan ASN memasuki tempat hiburan malam, lokasi prostitusi, atau tempat terlarang lainnya sesuai perintah pimpinan.

3. Mencegah potensi perselisihan atau perkelahian antarpersonel TNI, TNI-Polri, maupun dengan masyarakat.

4. Melakukan pemeriksaan dan penindakan langsung terhadap prajurit yang melanggar disiplin.

5. Mencegah penyalahgunaan senjata api oleh anggota TNI.

*Hasil Operasi: Disiplin Prajurit Terjaga*

Berdasarkan hasil pemeriksaan maraton hingga menjelang subuh di seluruh titik sasaran, petugas menyatakan tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI dari seluruh matra (AD, AL maupun AU).

“Hasil operasi dinyatakan nihil pelanggaran dari unsur prajurit TNI. Tidak ada identitas pelanggar yang diamankan selama kegiatan berlangsung,” tulis laporan resmi pelaksanaan operasi tersebut.

Hasil nihil ini menunjukkan tingkat kesadaran dan kepatuhan hukum yang tinggi dari prajurit TNI di wilayah hukum Batam.

Langkah preventif melalui operasi Gaktib berkala ini dipastikan akan terus berlanjut demi memelihara wibawa institusi militer serta mendukung iklim keamanan yang kondusif di Kota Batam. (r).

Redaksi@rasio.co //

Antusias Warga Sambut Bazaar Sembako Murah di Coastal Area Karimun

0

RASIO.CO, Karimun – Komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun dalam melepaskan beban ekonomi masyarakat terus dibuktikan secara nyata.

Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM yang didukung oleh program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), Pemkab Karimun sukses menggelar Bazar Sembako Murah bertajuk “Kebutuhan Berkualitas, Harga Terjangkau untuk Masyarakat Karimun” di kawasan Coastal Area, Minggu (30/8/2026).

Sejak pukul 06.30 WIB—bahkan sebelum acara resmi dibuka pada pukul 07.30 WIB—antusiasme warga Karimun memuncak. Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah tampak memadati dan memandati area Coastal Area dengan tertib.

Warga menyambut hangat dan sangat bersyukur atas hadirnya komoditas pangan berkualitas yang dijual jauh di bawah harga pasar tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Karimun, menyampaikan bahwa bazar ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan.

“Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Karimun yang meramaikan bazar pagi ini. Kehadiran program ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Karimun agar seluruh warga dapat menguji dan memenuhi kebutuhan dasar pangan berkualitas dengan harga yang relatif sangat terjangkau,” ujarnya.

Dalam bazar ini, komoditas strategis langsung diserbu warga. Sebanyak 5 ton Beras SPHP kemasan 5 kilogram habis diserap masyarakat dengan harga Rp50.000 (jauh di bawah harga pasar sekitar Rp65.000).

Begitu pula dengan pasokan 1 ton gula pasir seharga Rp14.000/kg (harga pasar Rp19.000/kg), Minyakita 2 liter seharga Rp31.000, minyak goreng SunCo 2 liter seharga Rp40.000, serta telur ayam seharga Rp48.000 per papan.

Selain menjadi langkah konkret dalam membantu pemenuhan kebutuhan dapur rumah tangga, kegiatan ini sukses mendorong gerakan mencintai produk dalam negeri sekaligus menggeliatkan ekonomi lokal di Kabupaten Karimun.

Tingginya partisipasi masyarakat hingga acara usai pada pukul 11.00 WIB menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah dan pemangku kepentingan sangat dinanti dan dirasakan langsung manfaatnya oleh publik.

Granat Desak Bareskrim Usut Tuntas Aliran Money Loundry Yuwanky Hasil Narkoba

0

RASIO.CO, Batam, Ketua Granat Kepri Syamsul Paloh mengapresiasi kinerja Bareskrim Polri nerhasil menangkap terduga pelaku bos narkoba Yuwanky, namun mendesak agar mengusut tuntas kekayaan pelaku diduga hasil perdagangan narkoba di Batam.

“Penyidik diharapkan mengusut tuntas harta kekayaan Yuwanky diduga hasil narkoba san berpotensi dalam pencucian uang.

Diketahui, beberapa waktu lalu, Yuwanky terduga pelaku narkona meyerahkan diri dan diamankan ketika sampai di Bandara Sikarno-Hatta Tengersng.

Dimana Jajaran Dittipitnarkoba Bareskrim juga telah menyita empat mobil mewah merek Ferary, Hammer, Rubikon bernilai puluhan miliyar serta rumah di kawasan elit sukajadi, Batam.

Diduga Yuwanky sudah cukup piawai dalam berbisnis haram mengedarkan narkoba di diskotik miliknya Planet HH 2, HH3 dan Planet I yang sudah disegel Bareskrim Polri.

Menyikapi hak ini, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba(Granat) Kepri, Syamsul Paloh
Meminta Bareskrim tidak hanya mengejar keterlibat Yuwanky perkara narkoba, juga mendorong penyidik menelusuri aser serta aliran dana berkaitan dengan bisnis haramnya.
“Jangan hanya berhenti pada penangkapan. Harus serta wajib  dikembangkan sampai ke kartel dan bos besarnya, siapa yang membiayai dan menikmati hasilnya. TPPU-nya juga harus diusut tuntas,” kata Syamsul, Sabtu (29/8).
Syamsul.

Ia sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan peredaran narkotika di THM Planet Batam.

Yuwanky ditangkap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.47 WIB. Ia diamankan sesaat setelah tiba dari Singapura.

“Granat Kepri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bareskrim Polri. Langkah tegas ini menunjukkan bahwa penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Namun, Syamsul menilai penangkapan tersebut seharusnya menjadi awal untuk membuka jaringan yang lebih besar.

Dari Mana 762 Ekstasi Masuk?
Salah satu hal yang menurutnya perlu dijawab penyidik adalah asal-usul 762 butir ekstasi yang ditemukan dalam brankas di P3.

Ia meminta aparat menelusuri jalur masuk narkotika tersebut ke Batam, termasuk pihak yang diduga menjadi pemasok hingga jaringan yang mendistribusikannya.

“Penyidik juga harus mengusut dari mana masuknya ekstasi yang ditemukan sebanyak 762 pil ekstasi atau inex, dalam operasi pertama Bareskrim Polri di P3,” katanya.

Menurut Syamsul, pemeriksaan terhadap Yuwanky dapat menjadi salah satu pintu untuk memperoleh informasi mengenai jaringan tersebut.

“Dengan ditangkapnya Yuwanky, kami berharap penyidik lebih mudah dalam membongkar jalur masuknya barang haram ini,” sambungnya.

Selain jalur narkotika, Granat juga meminta penyidik mendalami sumber kepemilikan aset yang diamankan.

Rumah di Jalan Palem Raja Nomor 34, kawasan Sukajadi, Batam Kota, telah dipasangi garis polisi. Aparat juga mengamankan empat mobil mewah yang kini berada dalam pengawasan penyidik.

Syamsul menilai penelusuran aset penting dilakukan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara kekayaan tersebut dengan dugaan tindak pidana narkotika.

Menurut dia, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku dan menyita barang bukti. Jaringan keuangan yang menopang bisnis narkotika juga harus diputus.

“Siapa yang membiayai dan siapa yang menikmati hasilnya harus jelas. Kalau ditemukan aliran dana hasil kejahatan, TPPU harus dikembangkan,” tegasnya.

Penangkapan Yuwanky menjadi pengembangan terbaru dalam perkara dugaan peredaran narkotika di jaringan THM Planet Batam.

Redaksi@www.rasio.co //

Wabup Lingga Lepas Lomba Gerak Jalan Peringati HUT RI ke-81 di Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, ST., M.IP., secara resmi melepaskan peserta Lomba Gerak Jalan yang digelar oleh Kecamatan Singkep. Acara pelepasan berlangsung di kawasan Implasmen Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada Sabtu (29/8/2026).

Lomba gerak jalan ini diikuti oleh total 65 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), hingga tingkat umum. Para peserta menempuh jarak sejauh 5 kilometer dan 8 kilometer, menunjukkan semangat sportivitas dan ketahanan fisik dalam memeriahkan bulan kemerdekaan.

Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Kecamatan Singkep atas inisiatif dan pelaksanaan acara tersebut. Ia menilai kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian perayaan HUT RI ke-81 yang telah berlangsung sejak pertengahan Agustus hingga saat ini.

“Ini adalah rasa syukur kita. Dengan HUT RI ke-81 ini, kita mengenang bagaimana jasa-jasa para pahlawan dalam menegakkan dan meraih kemerdekaan RI,” kata Novrizal.

Novrizal menekankan bahwa sebagai generasi penerus, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan cara yang positif. Salah satu bentuk pengisian tersebut adalah melalui peringatan-peringatan seperti lomba gerak jalan ini, yang tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga membangun semangat kebersamaan.

“Makna yang lebih dalam dari mengisi kemerdekaan ini adalah bagaimana kita lebih berkarya, berinovasi, dan berkreativitas untuk membangun daerah. Sehingga apa yang dicita-citakan oleh Presiden RI menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur bisa dicapai,” terangnya.

Wabup Lingga mengungkapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga sekali lagi mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan pihak Kecamatan Singkep. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga ketertiban, kebersihan, dan kekompakan selama perlombaan berlangsung.

“Kami berharap seluruh peserta tetap tertib dan menjaga kebersihan serta kekompakan di perjalanan. Semoga saat dilepas dari start hingga sampai ke finis, semua dalam keadaan sehat walafiat,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk semangat nasionalisme dan gotong royong di kalangan masyarakat Lingga, khususnya di Kecamatan Singkep, dalam menyongsong masa depan daerah yang lebih baik.

Puspan

Pesona Bazar Taja Tari 2026 Karimun Perpaduan Seni Melayu dan UMKM

0

RASIO.CO, BAtam  – Suasana di Panggung Putri Kemuning, kawasan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, terasa jauh lebih hidup dan menggairahkan pekan ini.

Perpaduan manis antara pesona budaya Melayu dan geliat ekonomi kerakyatan sukses menyulap area tersebut menjadi magnet bagi warga.

Aroma sedap kuliner khas yang memanjakan penciuman, deretan kerajinan tangan lokal yang unik, hingga ratusan karya kreatif kini memenuhi perhelatan Bazar UMKM Karimun Taja Tari 2026. Jumat (28/8).

Lebih dari sekadar ajang perayaan kemerdekaan RI ke-81, acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi sekaligus denyut nadi bagi para pejuang ekonomi kerakyatan.

Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, yang membuka acara ini secara resmi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memfasilitasi dan mendampingi para pelaku usaha kecil agar mendapatkan ruang promosi yang layak dan berkelanjutan.

“Bazar UMKM Karimun Taja Tari ini adalah milik para pelaku usaha kita. Kita ingin melihat UMKM Karimun naik kelas, semakin mandiri, dan berdaya saing tinggi,” ujar Bupati Iskandarsyah dengan hangat dalam sambutannya.

Daya tarik bazar ini semakin istimewa karena menyatu dengan semarak seni dan budaya khas daerah. Berbagai perlombaan dan hiburan disiapkan untuk menemani masyarakat menikmati malam di tepi pantai, di antaranya:
* Lomba Tari Tradisi: Menjaga dan melestarikan keanggunan seni tari warisan leluhur.
* Lomba Kreasi Berbasis Joget: Wadah ruang ekspresi dan kreativitas tanpa batas bagi generasi muda.
* Pertunjukan Musik Melayu: Alunan nada khas yang menghangatkan dan menghidupkan suasana pesisir Coastal Area.

Masyarakat Kabupaten Karimun diimbau untuk datang meramaikan dan memberikan dukungan paling nyata bagi para pedagang dan pengrajin lokal. Cara terbaik mendukung mereka? Tentu saja dengan datang, menikmati suasananya, dan bangga membeli produk buatan anak daerah sendiri.

Lewat sinergi apik antara pelestarian budaya dan ekonomi kreatif ini, Bazar UMKM Taja Tari 2026 diharapkan mampu membawa angin segar, kesejahteraan, serta semangat baru bagi seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Karimun.

Redaksi@www.rasio.co //

Bupati Roby Ajak Masyarakat Bersinergi Cegah Karhutla di Bintan

0

RASIO.CO, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengajak seluruh aparat dan masyarakat untuk berperan aktif mengawasi lingkungan masing-masing, terutama menyikapi dugaan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.

“Bagi kami ini mitigasi awal terkait karhutla yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk potensi-potensi ke depan. Kami mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat untuk sama-sama bersinergi dan berapa pada tahap kesiapsiagaan” ungkap Roby usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Hukum Polres Bintan Tahun 2026, Jumat (28/08) di Halaman Mapolres Bintan.

Roby turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Polres Bintan, atas pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut. Menurutnya, luasnya wilayah hutan dan lahan di Kabupaten Bintan menjadi tantangan tersendiri dalam mengantisipasi kemunculan titik api, terlebih ketika kemarau berlangsung berkepanjangan.

Selain karhutla, kondisi geografis Kabupaten Bintan juga memiliki sejumlah potensi bencana lain, seperti tanah longsor, banjir, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, hingga kekeringan.

Berbagai ancaman tersebut membutuhkan kesiapan dan koordinasi lintas sektor agar langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat ketika terjadi bencana.

Roby menekankan pentingnya perubahan pola penanggulangan bencana, dari yang sebelumnya berfokus pada penanganan setelah kejadian menjadi lebih mengutamakan upaya pencegahan dan mitigasi.

Pendekatan penanggulangan bencana juga perlu melibatkan berbagai sektor, bukan hanya mengandalkan satu instansi. Pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, serta dunia usaha diharapkan mengambil bagian dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi potensi kebakaran.

Apel kesiapsiagaan karhutla di halaman Mapolres Bintan turut diikuti personel Polres Bintan, tenaga medis dari Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta para camat se-Kabupaten Bintan.

Sejumlah kendaraan operasional, alat pelindung diri (APD), dan perlengkapan tanggap darurat juga disiapkan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap koordinasi antarlembaga dan partisipasi masyarakat semakin kuat, sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini dan dampaknya terhadap lingkungan maupun warga dapat diminimalkan.

YD