Bupati Roby Ajak Masyarakat Bersinergi Cegah Karhutla di Bintan

0
48

RASIO.CO, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengajak seluruh aparat dan masyarakat untuk berperan aktif mengawasi lingkungan masing-masing, terutama menyikapi dugaan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.

“Bagi kami ini mitigasi awal terkait karhutla yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk potensi-potensi ke depan. Kami mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat untuk sama-sama bersinergi dan berapa pada tahap kesiapsiagaan” ungkap Roby usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Hukum Polres Bintan Tahun 2026, Jumat (28/08) di Halaman Mapolres Bintan.

Roby turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Polres Bintan, atas pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut. Menurutnya, luasnya wilayah hutan dan lahan di Kabupaten Bintan menjadi tantangan tersendiri dalam mengantisipasi kemunculan titik api, terlebih ketika kemarau berlangsung berkepanjangan.

Selain karhutla, kondisi geografis Kabupaten Bintan juga memiliki sejumlah potensi bencana lain, seperti tanah longsor, banjir, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, hingga kekeringan.

Berbagai ancaman tersebut membutuhkan kesiapan dan koordinasi lintas sektor agar langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat ketika terjadi bencana.

Roby menekankan pentingnya perubahan pola penanggulangan bencana, dari yang sebelumnya berfokus pada penanganan setelah kejadian menjadi lebih mengutamakan upaya pencegahan dan mitigasi.

Pendekatan penanggulangan bencana juga perlu melibatkan berbagai sektor, bukan hanya mengandalkan satu instansi. Pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, serta dunia usaha diharapkan mengambil bagian dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi potensi kebakaran.

Apel kesiapsiagaan karhutla di halaman Mapolres Bintan turut diikuti personel Polres Bintan, tenaga medis dari Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta para camat se-Kabupaten Bintan.

Sejumlah kendaraan operasional, alat pelindung diri (APD), dan perlengkapan tanggap darurat juga disiapkan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap koordinasi antarlembaga dan partisipasi masyarakat semakin kuat, sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini dan dampaknya terhadap lingkungan maupun warga dapat diminimalkan.

YD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini