Kamis, Juni 18, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 853

Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Serentak Di Bintan

0

RASIO.CO, Bintan – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., hadiri pelaksanaan vaksinasi massal serentak se-Indonesia yang berlokasi di Aula Swasthya Natra, Lagoi, Bintan Kepulauan Riau, Selasa (8/2).

“Saya mengharapkan kepada masyarakat untuk dapat melakukan percepatan vaksinasi, guna mencegah resiko penyebaran varian baru omicron serta selalu waspada terhadap varian baru Omicron. Dalam kesempatan ini juga saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan yang bertugas, untuk membantu melaksanakan akselerasi, mengingatkan kembali khususnya bagi lansia, karena rata-rata korban yang terkena yaitu yang usianya rentan. Sehingga satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk menghadapi varian yang ada adalah dengan mengikuti vaksinasi. Tentu harus selalu diingatkan, perlu upaya untuk mensosialisasikan. Mohon untuk terus diinformasikan kepada masyarakat.”ujar Sigit

“Hal ini harus ditekankan terkait dengan varian baru ini karena semakin hari semakin meningkat, peningkatannya sudah semakin signifikan sampai hari ini sudah memasuki angka 35.000 lebih dan tidak menutup kemungkinan akan terus mengalami peningkatan. Jadi tolong di cek kembali di daerah masing-masing khusus nya usia lansia untuk melakukan percepatan vaksinasi, tentunya upaya-upaya tersebut dapat mencegah dampak dari varian baru, dan yang lebih utama perkuat prokes”. tutur Sigit

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., menjelaskan, “Adapun jumlah vaksin yang digunakan pada kegiatan vaksinasi massal serentak ini adalah sebanyak 500 dosis vaksin jenis Pfizer untuk booster”.

“Untuk itu mari kita tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat seiring dengan pelaksanaan vaksinasi yang semakin cepat “.Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

***

Ketua Komisi I DPRD Karimun Hadiri Rapat Terkait Pembebasan Lahan

0

RASIO.CO, Karimun – Ketua Komisi I DPRD kabupaten Karimun didampingi Wakil Ketua Komisi I dan Anggota komisi I DPRD mengadakan rapat dengar pendapat umum Pembahasan terrhadap permohonan jadwal Hearing Terkait pembebasan lahan yang belum terselesaikan oleh PT Grace Marine.

Mungkin gambar 13 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Kegiatan Tersebut berlangsung di ruang rapat BANMUS DPRD kabupaten Karimun, yang dihadiri Kepala dinas lingkungan hidup Kab. karimun, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kab. Karimun, Camat Meral, Lurah Sungai Raya, Lurah Sungai Pasir, Direktur PT Grace Marine dan beberapa perwakilan masyarakat.

***

Tim Gabungan Mulai Razia Kendaraan Melebihi Kapasitas

0

RASIO.CO, Batam – Pemko Batam mendukung upaya mewujudkan Zero ODOL (Over Dimensi, Over Load) yang ditargetkan hingga 2023. Untuk menuju itu, tim gabungan merazia kendaraan orang atau barang di Batam, tepatnya di Jalan Sudirman, depan Kantor Dishub Kota Batam. Selasa (8/2) kemarin.

“Tim gabungan terdiri dari Dishub Batam, TNI-Polri, dan Dispenda Kepri,” ujar Kepala Dishub Batam, Salim.

Sasaran razia tersebut, kata dia, adalah kendaraan yang melebihi kapasitas. Selain itu, razia disejalankan dengan pengecekan KIR.

“Ada 24 kendaraan yang terjaring razia, semua sudah ditindak,” katanya.

Ia menegaskan, terkait kendaraan ODOL sudah disosialisasikan sejak 2019 lalu. Dan saat ini dilakukan penindakan bagi yang masih melanggar.

“Dengan adanya penindakan, tahun 2023 ditaregtkan Zero ODOL. “

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam Rapat Koordinasi Teknis Sinergitas Peran Instansi Dalam mewujudkan Zero ODOL Tahun 2023 di Provinsi Kepulauan Riau yang dilaksanakan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IV Provinsi Riau dan Kepri, Kamis, 9 Desember 2021 sempat menyoroti kendaraan ODOL di Batam.

“Kerugian negara akibat overlay jalan yang berlubang mencapai Rp4,3 triliun. Oleh karena itu, Perlu adanya upaya bersama untuk menekan ODOL di daerah, salah satunya dengan sinergitas antara Pemerintah Pusat melalui BPTD dengan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Batam sangat konsen dalam hal pengembangnan infrastruktur jalan yg ada di Kota Batam, bebagai ruas jalan telah dibangun dan diebarkan oleh Wali Kota Batam, dari 2 lajur menjadi 5 lajur.

“Harapan kami status jalan propinsi dan Pusat juga menjadi perhatian oleh propinsi dan pusat utuk pengembangan jalan jalan propinsi dan jalan Negara yang ada di Kota Batam,” ujarnya.

Terkait dengan ODOL ini, Perlu kami sampaikan bahwa di Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Batam telah melaksanakan regulasi tentang Over Dimensi pada saat kendaraan melakukan uji berkala sebagaimana mestinya di unit pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Batam.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BPTD Wilayah IV Provinsi Riau dan Kepri, yang mana pada tanggal 27 Mei 2021 telah melakukan sosialisasi kepada Dishub Kota Batam dan ATPM (dealer) yang ada di Kota Batam, namun pada kesempatan itu pula, Amsakar berharap BPTD juga dapat memberikan sosialisasi kepada perusahaan Angkutan barang terkait dengan Odol.

“Selain dengan pengawasan dan penegakan hukum terhadap ODOL, salah satu cara untuk menekan angka kecelakaan adalah dengan pembinaan terhadap perusahaan Angkutan dan pengemudi/ sopir angkutan. Sebagai pengusaha angkutan harus memikirkan keselamatan operator/ pengemudi/ sopir, jangan hanya memikirkan keuntungan saja karena pengemudi/ sopir juga merupakan agen keselamatan di jalan,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta BPTD Wilayah IV Provinsi Riau dan Kepri serta Dinas Perhubungan Provinsi Kepri untuk dapat kiranya melakukan pengawasan dan atau penegakan hukum terhadap Odol dimaksud.

Sementara itu, Kepala Balai pengelola Transfortasi Darat Wilayah IV Kepri Riau, Kemenhub, Ardono, menegaskan kegiatan tersebut sebagai upayanya menggali aspirasi dari daerah.

“Kemenhub telah mencanangkan program Zero ODOL di jalan pada 2023, mulai Januari,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Marlin Yakin Ekonomi Syariah Akan Terus Meroket

0

RASIO.CO, Batam – Wagub Kepri yakin, ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Riau akan terus tumbuh. Potensi untuk semakin berkembang itu di antaranya jumlah penduduk muslim yang besar, pariwisata, dan industri halal.

Mungkin gambar 12 orang, orang duduk dan orang berdiri

“Ekosistem ekonomi syariah yang terus tumbuh ini akan meningkat pertumbuhan ekonomi di Kepri. Muara dari semua itu adalah dampaknya bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Wagub Marlin usai menjadi Keynote Speaker Kuliah Umum TA 2021/2022 di Kampus STAI Ibnu Sina, Batam, Senin (7/2) malam.

Kuliah Umun ini menghadirkan TGB Dr. H. Muhammad Zainul Majdi. Wakil Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia ini membawa tema Membangun Ekosistel Ekonomi Syariah.

Mungkin gambar 1 orang, duduk, berdiri dan dalam ruangan

Ia menyampaikan, pengembangan ekonomi syariah perlu terus didukung dan didorong berbagai pihak. Sektor wisata halal, juga bisa semakin berkembang di Kepri dan dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Marlin menyampaikan bahwa Global Isoamic Economy Report mendatat bahwa perputaran uang darinwisata halal dunia semakin tahun terus meningkat. Dari 177 miliar dolar pada tahun 2017, diperkirakan tumbuh menjadi 274 miliar dolar di tahun 2023. Potensi ini pun disambut bernagai negara seperti Jeoang, Taiwan dan Korea Selatan untuk mengembangkan wisata halal.

Mungkin gambar 6 orang, orang berdiri dan dalam ruangan

“Kita harus memanfaatkan potensi dan peluang itu. Apalagi pintu wisata mulai dibuka dan diperkirakan akan bangkit setelah pandemi berakhir,” kata Wagub Marlin.

Saat ini, kata Wagub Marlin, Kepri pun terus berikhtiar melepaskan diri dari jerat pandemi covid19. Capaian vaksinasi Kepri termasuk yang terbaik. Bahkan kini sudah semaki besar subtikan dosis ketiga atau booster. Masyarakat pun ikut mendukung ikhtiar tersebut, termasuk berdisiplin dengan protokol kesehatan.

Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan kerudung

Ketua GOW Kota Batam ini menambahkan, kesehatan yang semakin pulih membuat ekonomi Kepri akan cepat bangkit. Bangkitnya ekonomi Kepri memang terlibat dari pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan IV tahun 2021.

Wagub Marlin menyampaikan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri yang mencatat bahwa ekonomi Kepri triwulan IV 2021 (year on year) tumbuh sebesar 5,27 persen. Pertumbuhan itu, kata Wagub patut disyukuri dan menjadi penanda ekonomi terus bangkit walau dua tahun dilanda pandemi.

Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan duduk

“Secara komulatif tahun 2021, ekonomi kita tumbuh 3,43 persen. Angka itu menjadi penyemangat kita bahwa ekonomi Kepri terus pulih dah semakin bangkit. Semoga saja di tahun ini pertumbuhan semakin tinggi,” kata Wagub Marlin.

Redaksi@www.rasio.co//

Lingga Terima Penghargaan Penyaluran DAK Fisik 2021,Terbaik Pertama se-Kepri

0

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga menerima penghargaan terbaik pertama sebagai kabupaten dengan kinerja Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2021, se Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Gubernur Kepri pada Rapat Koordinasi DAK Fisik dan Dana Desa yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (08/02).

Pada giat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Keuangan Republik Indonesia tersebut, dihadiri oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lingga sebagai leading sektor.

“Dalam satu tahun penyaluran DAK itu ada 3 tahap. Alhamdulillah, Lingga yang paling cepat penyaluran dan realisasinya juga paling tinggi,” kata Plt. Kabid Pembiayaan BPKAD Lingga, Riva.

Adapun realisasi penyaluran dana DAK tahun 2021 sedikitnya Rp 94,41 miliar penyerapan anggaran dari pagu dana sebanyak Rp 96,73 miliar. Hingga per 31 Desember 2021 realisasi tercapai 97,60 persen. Lingga unggul diperingkat pertama, menyusul Kabupaten Karimun dengan realisasi 93,24 persen dan Kabupaten dengan realisasi 91,57 persen.

“Pada semester 1, Lingga peringkat pertama dan semester 2, Lingga juga peringkat pertama. Secara keseluruhan tahun 2021, Lingga peringkat pertama,” jelas dia.

Menurutnya, penghargaan ditahun 2021 ini merupakan tahun 3 secara berturut-turut karena ditahun 2020 Kabupaten Lingga juga pernah meraih penghargaan yang sama.

Lebih lanjut dia menjelaskan, keberhasilan ini merupakan kerjasama yang baik terutama dengan dinas-dinas yang menerima dana DAK fisik serta Inspektorat yang berperan dalam pelaksanaan review Aparat Pengawas Internal Pemerintah kegiatan DAK ini sementara BPKAD sebagai leading sektor menentukan pencairan, penyaluran dan sebagainya.

“Kami berterimakasih, sebab ini bukan BPKAD semata, namun ada kerjasama antara OPD-OPD penerima DAK, dan Inspektorat, sebelum masuk ke BPKAD,” jelas dia.

Bupati Lingga, Nizar sangat mengapresiasi dan mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya keberhasilan itu tidak terlepas dari keterlibatan semua pihak termasuk stakeholder terkait.

Dia berharap prestasi tersebut, bisa menjadi semangat berkerja ditahun ini. Bekerja cepat dan responsif dengan memperhatikan aspek akuntabilitas dan transparansi sehingga penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

“Terima kasih kepada jajaran perangkat daerah, stakeholder terkait atas dukungan bekerja melayani masyarakat. Hasil ini, bukti perjuangan dan kerjasama kita semua, tetap kompak, pertahanankan dan tingkatkan,” kata Nizar.

Dia juga berharap, kedepannya tak hanya kinerja penyaluran DAK Fisik terbaik namun juga Kabupaten Lingga mampu meraih penghargaan kinerja Penyaluran Dana Desa terbaik di Kepulauan Riau. 

“Tahun lalu, kita ada beberapa kendala dengan pelaporan dana desa. Tapi itu harus dievaluasi dan melakukan perbaikan,” papar dia.

Sebelumnya, Kabupaten Lingga menerima penghargaan Terbaik Pertama Penyaluran DAK Fisik Semester I, dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpinang, pada September 2021, menyusul penghargaan Terbaik Pertama Penyaluran DAK Fisik Semester II, akhir tahun lalu.

Kabupaten Lingga hanya tersangkut pada Penyaluran Dana Desa yang masih menjadi catatan dari pihak KPPN Tanjungpinang. Namun hal tersebut sudah menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi dari DMPD Lingga agar realisasi pelaporan ditahun ini meningkat.

***

Kapolres Rayakan HPN Bersama Pers Karimun

0

RASIO.CO, Karimun – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 terasa berbeda dibandingkan tahun lalu. Untuk tahun ini, Kapolres Karimun jauh-jauh hari sudah mempersiapkan acara hari rayanya insan pers di Kabupaten Karimun dengan mengadakan acara tasyakuran di Mapolres, Rabu (9/2).

Ketua PWI Kabupaten Karimun, Riadi menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano pada peringatan HPN 2022 di Mapolres Karimun.

Acara tasyakuran HPN ini diikuti lebih dari 250 orang insan pers dari berbagai media cetak, online dan elektronik. Meski dipadati para insan pers kegiatan peringatan HPN tetap menerapkan protokol kesehatan. Kemeriahan peringatan HPN yang digelar Kapolres Karimun semakin bertambah.

Sebab, tidak hanya kegiatan pemotongan tumpeng saja. Tapi juga menyiapkan berbagai hadiah untuk insan pers.

”Saya berharap agar selalu terjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan media. Sehingga dapat selalu bersinergi dalam membangun bangsa menuju Indonesia maju, khususnya wilayah Kabupaten Karimun,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano.

Dikatakan Kapolres, keberadaan media sangat berperan penting dalam menyampaikan edukasi tentang disiplin protokol kesehatan. Termasuk himbauan tentang pentingnya vaksinasi dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19.

Selain itu, media juga berperan penting dalam meluruskan dan menangkal adanya berita hoaks dan ujaran kebencian yang menyebar di masyarakat. Sehingga, situs keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

”Saya juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan rekan-rekan pers dalam melaksanakan pemberitaan. Baik yang bersifat nasional dan lokal. Khususnya, pemberitaan untuk Polres Karimun. Karena, dengan pemberitaan tentang Polres Karimun terkait ungkap kasus, kegiatan sosial maupun kegiatan rutin dapat diterima baik di tengah-tengah masyarakat. Khususnya masyarakat Kabupaten Karimun.

Kapolres juga juga berharap peringatan HPN tahun ini seluruh insan pers dapat terus menjadi penyalur kebenaran, penyalur fakta dan penyalur aspirasi masyarakat yang dapat dipercaya, bijak, cerdas, inspiratif. Semoga pers senantiasa menjadi garda terdepan dalam mencerahkan masyarakat sebagai pilar keempat demokrasi.

Ketua PWI Kabupaten Karimun, Riadi menyebutkan, HPN tahun ini dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

”HPN yang diperingati setiap tahunnya pada 9 Februari merupakan ”hari raya” insan pers di Indonesian. Khusus peringatan tahun ini kita sangat apresiasi Bapak Kapolres Karimun yang telah mewadahi insan pers untuk menggelar acara tasyakuran HPN,” jelasnya.

Bertepatan dengan HPN tahun ini, kata Yadi sapaannya, PWI memberikan penghargaan kepada Polres Karimun dan Lanal Tanjungbalai Karimun yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang dilaksanakan PWI menjelang puncak HPN.

***

Rudi dan Amsakar Buka MTQ Tingkat Batam Kota

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam hadir bersama membuka MTQ tingkat Kecamatan Batam Kota. Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Rudi dan Amsakar yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam.

Rudi berharap melalui MTQ ini dapat meningkatkan tali persaudaraan antar sesama. Kemudian juga dapat meningkatkan rasa kecintaan dan mengamalkan isi kandungan Al Quran.

“Mudahan-mudahan melalui kegiatan MTQ ini dapat memberikan kebaikan buat kita semua,” kata Rudi, Selasa (8/1).

Senada juga disampaikan oleh Amsakar, pihaknya berharap kegiatan MTQ ini tidak semata-mata hanya seremonial atau mengejar juara. Namun, menurutnya yang paling utama adalah bagaimana dengan MTQ ini dapat terus membumikan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi jangan dimaknai kegiatan ini sebagai seremonial saja, harus lebih dari itu meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap Al Quran,” ujarnya.

Amsakar juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ tingkat Kecamatan Batam dengan baik. Tapi pihaknya juga mengingatkan agar protokol kesehatan dapat terus dijalankan dengan baik.

“Protokol kesehatan jangan sampai kendur, masker harus tetap dipakai,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Polisi Kepung Desa Wadas,Tangkap Puluhan Warga Serta Pemadaman Listrik

0

RASIO.CO, Jawa Tengah – Tagar Wadas Melawan jadi trending di Twitter pada Selasa (8/2) kemarin. Tagar ini muncul setelah beredar di media sosial video aparat kepolisian bersenjata lengkap dengan tameng berjalan menyusuri jalanan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan kehadiran petugas itu untuk mendampingi Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam rangka pengukuran lahan pembangunan proyek Bendungan Bener.

Dilansir dalam kompas.com, Hal ini dilakukan setelah Kepala Kanwil BPN Jateng beraudiensi dengan Kapolda Jateng pada Senin (7/2).

Iqbal menyebut ada sekitar 250 petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol mendampingi sekitar 70 petugas BPN dan Dinas Pertanian yang melaksanakan pengukuran dan penghitungan tanaman tumbuh. Iqbal menegaskan Polri siap menampung aspirasi warga yang mendukung maupun yang menolak.

Ia mengatakan permasalahan sejumlah warga yang menolak proyek pembangunan Bendungan Wadas sudah dimediasi oleh Forkompinda Jateng sejak 2018. Warga yang kontra pernah mengajukan gugatan ke PTUN Semarang, tapi ditolak.

“Meski berdasarkan data, mayoritas Warga setempat sangat welcome terhadap proyek pembangunan bendungan Bener. Namun semua asprirasi warga yang pro maupun kontra kita tampung dan salurkan,” tegasnya.

“Ada dua warga yang ditangkap saat lagi warung kopi,” kata Divisi Advokasi LBH Yogyakarta sekaligus kuasa hukum Warga Desa Wadas, Julian Duwi Prasetia, Selasa (8/2). Selain itu, Julian menjelaskan, ada ribuan aparat bersenjata lengkap menyerbu Desa Wadas.

“Iya, benar. Warga masih Mujahadahan di Masjid dan masih dikepung polisi,” kata Julian melalui sambungan telepon, Selasa.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespons terkait pengukuran lahan milik warga Desa Wadas yang sedang dilakukan Selasa (8/2). Ganjar meminta kepada warga Desa Wadas tidak perlu takut karena saat ini tim hanya melakukan pengukuran.

“Ini hanya pengukuran saja kok jadi tidak perlu ada yang ditakuti,” kata Ganjar di kantornya, Selasa (8/2).

Terkait hal tersebut, akun Instagram Ganjar dihujani komentar warganet terkait perlindungan warga Desa Wadas. Merespons hal itu, Ganjar mengaku sudah berkomunikasi dengan Komnas HAM.

“Sudah kita bicarakan, Komnas HAM sudah kita undang, kita ngobrol juga sudah baik-baik,” ungkap Ganjar.

 Ia mengatakan saat pertemuan dengan Komnas HAM memang tidak semua warga ikut hadir.

“Kita sudah komunikasi bahkan waktu itu kita minta yang jadi host-nya Komnas HAM jadi netral. Sayang saja waktu itu tidak semua mau datang,” jelasnya.

Namun, Ganjar memastikan proses pengukuran lahan milik warga yang dikawal ratusan polisi itu dilakukan tanpa ada kekerasan. “

Jadi jangan khawatir, ada niatan baik, tidak ada kekerasan. Siapapun tolong letakkan pada pondasi yang sama. Temen-temen mau ngukur, sehingga nantinya softlah semuanya,” jelasnya.

***

Manfaat Stevia sebagai Pengganti Gula

0

RASIO.CO, Jakarta – Stevia mulai banyak dilirik sebagai pengganti gula biasa karena rasanya yang lebih manis dan tidak mengandung kalori. Stevia bisa dimanfaatkan bagi penderita penyakit tertentu yang harus membatasi konsumsi gula dalam diet harian.

Dilansir dalam alodokter.com, Stevia merupakan pemanis dan pengganti gula yang diekstrak dari daun tanaman Stevia rebaudiana. Stevia terasa manis berkat kandungan steviol glycosides yang ada di dalamnya. Senyawa tersebut membuat stevia terasa 250–300 kali lebih manis dari sukrosa atau gula biasa.

Karena memiliki rasa yang jauh lebih manis daripada gula biasa, stevia tidak perlu digunakan dalam jumlah terlalu banyak sebagai pemanis makanan atau minuman. Jika Anda terbiasa menambahkan 2 sendok teh gula dalam kopi atau teh, dengan stevia Anda cukup menggunakan 1 sendok teh.

Walau jauh lebih manis jika dibandingkan dengan gula biasa, stevia tidak mengandung kalori. Kalaupun ada, kalori itu biasanya berasal dari bahan makanan lain yang dicampur di dalamnya.

Sebagai perbandingan, dalam satu sendok teh (sekitar 4,2 gram) gula biasa terdapat 16 kalori dan 4 gram karbohidrat, sedangkan dalam 1 sendok teh stevia terdapat 0 kalori dan hanya 1 gram karbohidrat. Dengan berkurangnya jumlah pemanis yang dikonsumsi, berikut adalah beberapa kemungkinan manfaat stevia yang bisa dirasakan:

1. Baik untuk diabetes

Selain tidak mengandung karbohidrat dan kalori, stevia juga dipercaya dapat memperbaiki kinerja tubuh dalam mengolah glukosa (gula darah) dengan cara meningkatkan produksi insulin.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi stevia diduga aman dan efektif untuk membantu menjaga kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Untuk itu, dianjurkan untuk memilih stevia murni tanpa campuran jenis pemanis lain dan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

2. Membantu mengurangi berat badan

Total asupan kalori harian akan berkurang ketika Anda mengganti asupan gula dengan stevia. Cara ini bisa membantu Anda menjaga atau mengurangi berat badan, asalkan Anda tidak makan secara berlebihan.

3. Menurunkan tekanan darah

Stevia juga dipercaya mampu menurunkan tekanan darah jika dikonsumsi secara rutin. Akan tetapi, penelitian untuk membuktikan manfaat ini belum menunjukkan hasil yang konsisten.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi stevia diduga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik HDL serta menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat LDL, dan trigliserida. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat stevia ini.

5. Mencegah risiko terkena penyakit ginjal

Kebiasaan mengonsumsi makanan yang terlalu manis bisa memperbesar risiko terkena diabetes dan tekanan darah tinggi. Kedua penyakit ini dapat berujung pada terjadinya penyakit ginjal.

Menurut penelitian, stevia diduga efektif dalam mengurangi risiko terjadinya penyakit ginjal karena dapat membantu mencegah penyakit diabetes dan darah tinggi. Penelitian ini juga menyatakan bahwa stevia merupakan alternatif pemanis yang lebih baik untuk penderita gagal ginjal.

Hingga saat ini, stevia sudah terbukti aman untuk dikonsumsi. Namun, Anda harus tetap memperhatikan asupan makanan dan minuman sehari-hari agar jumlah gula dan kalori yang dikonsumsi tidak berlebihan. Batasan asupan gula untuk pria adalah 37,5 gram atau 9 sendok teh per hari. Sedangkan untuk wanita sebanyak 25 gram atau 6 sendok teh per hari.

Perlu diingat, mengonsumsi makanan bebas gula bukan berarti Anda terbebas dari kalori. Kalori bisa didapat dari bahan lainnya pada makanan atau minuman tersebut. Selain itu, Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat karena mengandalkan stevia saja tidak cukup untuk menjaga kadar gula di dalam tubuh.

Jika Anda menderita diabetes dan sedang mencari pengganti gula biasa, Anda dianjurkan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran pengganti gula yang sesuai beserta batasannya.

***

HPN 2022, Sebagai Sarana Edukasi Masyarakat

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam mengajak insan pers terus memerangi pandemi, hal itu ia sampaikan di momen Hari Pers Nasional (HPN) 2022.

“Keberadaan pers sangat penting. Di masa pandemi ini, keberadaan pers sebagai sarana edukasi masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19,” ujar Rudi, Selasa (8/2).

Rudi mengatakan, melalui pers, orang-orang yang berkecimpung di dunia media mampu mengajak dan memberi pemahaman yang luas kepada masyarakat.

“Dengan fungsi pers, bagaimana kita menjelaskan soal pandemi, bagaimana mencegahnya, dan sebagainya,” katanya.

Untuk itu, Rudi mengajak agar insan pers terus memerangi dan berperan sesuai fungsinya dalam menangani pandemi ini.

“Hampir dua tahun kita menangani pandemi ini. Akhir-akhir ini, khususnya di Batam, pandemi kembali melonjak,” ujarnya.

Di momen HPN 2022 yang diperingati setiap 9 Februari ini, Rudi meminta dukungan agar semua program pemerintah menangani pandemi dan pemulihan ekonomi segera terwujud.

“Dengan selalu bersama, kita pasti bisa,” katanya.

Bersama Wakilnya, Amsakar Achmad, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengusahaan Batam itu mengucapkan selamat memperingati Hari Pers Nasional 2022.

“Kabarkan informasi kebaikan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Batam,” kata Rudi.

Redaksi@www.rasio.co//