Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 947

APBD-P Karimun Ditargetkan Rp1,26 Triliun

0

RASIO.CO , Karimun – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD- P) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri ditargetkan sebesar Rp1,26 Triliun.

Angka itu tidak berubah dari usulan Pemerintah Kabupaten Karimun beberapa waktu lalu. Hal tersebut diketahui saat DPRD Karimun menggelar sidang Paripurna terkait  Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Karimun Tahun Anggaran 2021, Jumat (24/9).

Dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karimun yang dibacakan Nyimas Novi Ujiani (F-PKB) angka APBD-P Karimun ditargetkan Rp1,26 Triliun.

“Setelah dibahas oleh Banggar DPRD Karimun, tidak ada perubahan angka yang diusulkan Pemkab Karimun,” kata Nyimas Novi Ujiani dalam laporannya.

APBD Perubahan Karimun 2021 terdiri dari tiga pos anggaran yakni Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan. Pos Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 1,23 triliun atau tepatnya Rp 1.232.237.108.901. Kemudian Belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp 1,26 triliun atau lebih tepatnya Rp 1.265.764.977.001. Terakhir Pembiayaan ditargetkan sebesar Rp 33 miliar atau tepatnya Rp 33.527.868.100.

Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam tanggapannya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Karimun atas persetujuan yang diberikan terkait KUPA-PPAS APBD Perubahan Karimun Tahun Anggaran 2021 yang pihaknya usulkan.

“Terimakasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Karimun. Semoga kami bisa meningkatkan kemampuan daerah di masa-masa sulit pandemi Covid-19 ini,” ujar Rafiq.

Rafiq juga memastikan belanja daerah kini disesuaikan dengan besaran pendapatan daerah agar keuangan daerah sehat.

Selanjutnya DPRD Karimun akan kembali menggelar sidang Paripurna pada Senin (27/9/2021) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

(rc)

Satpolairud Karimun Sambangi Pulau Terluar

0

RASIO.CO – Satuan Polisi Air dan Udara Polres Karimun melaksanakan kegiatan sambang nusa ke masyarakat di Perbatasan Republik Indonesia, Sabtu (25/9).

Kegiatan itu bertujuan untuk menjalin silahturahmi bersama masyarakat di pulau terluar Indonesia sekaligus memastikan kondisi keamanan pulau terluar NKRI aman dan kondusif.

“Hari ini kami berkunjung ke Pulau Karimun Anak yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Kami ingin memastikan kondisi saudara- saudara disini dalam keadaan baik serta keamanannya juga kondusif,” kata Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir.

Ia mengatakan, tugas Satpolairud sebagai penegak hukum ialah memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat terkhususnya kepada warga yang tinggal di pulau- pulau terluar Indonesia.

“Karena tugas dan tanggung jawab serta kewenangan Satpolairud adalah memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Binsar mengatakan, pihaknya telah beberapa kali melakukan kunjungan ke pulau- pulau terluar dan menjalin hubungan yang baik bersama masyarakat yang telah berpuluh tahun menetap di Pulau Karimun Anak tereebut.

“Kami selalu berkoordinasi melalui tatap muka maupun via ponsel. Sehingga, apabila terjadi permasalahan, masyarakat akan segera berkoordinasi dengan kami, dan selanjutnya cepat mengambil tindakan,” katanya.

Ia menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang telah bersedia menetap di pulau terluar tersebut dan bersama- sama menjaga wilayah teritorial Indonesia.

“Tentunya dengan keberadaan mereka disini sangat membantu kami dalam melakukan tugas pengawasan. Sehingga, memang sudah seharusnya kita terus menjalin hubungan bersama mereka untuk sama- sama menjaga wilayah ini,” katanya.

Pulau Karimun anak memiliki luas berkisar 8 kilometer persegi dan ditinggali sekitar 13 Kepala Keluarga.

(rc)

Disdukcapil Buka 100 Pelayanan Pembuatan El- KTP Perhari

0

RASIO.CO, Karimun – Pelayanan permohonan pembuatan paspor di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau perlahan kembali normal.

Kini, dalam sehari Disdukcapil membuka 100 kuota permohonan untuk pembuatan El- KTP dari sebelumnya hanya 50 permohonan perharinya.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan permohonan pembuatan El- KTP yang selama Pandemi Covid-19 melanda ini dilakukan pembatasan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Karimun Muhammad Tahar mengatakan, dalam memberikan pelayanan permohonan El- KTP serta layanan publik lainnya, Petugas tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Sebelumnya memang kami melakukan pembatasan untuk hindari penyebaran Covid-19. Selain itu, ketersediaan tinta untuk pencetakan juga minim, jadi hanya 50 orang saja, dan kini kita naikkan 2 kali lipat menjadi 100 perhari,” kata Tahar, Minggu (26/9/2021).

Ia mengatakan, masyarakat yang ingin melakukan pengurusan dokumen kependudukan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan menggunakan masker.
“Tetap harus kedepankan protkes, kita tidak ingin mengorbankan kesehatan masyarakat. Meskipun kini menurun angka penyebaran, tetapi kita tetap harus waspada,” katanya.

Tahar menyebutkan, saat ini ketersediaan yerhadap blanko El KTP dan KIA di Disdukcapil Karimun sudah normal.

“Untuk blanko KTP dan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) kini tersedia sekitar 6 ribu blako, tak perlu khawatir,” jelasnya.

(rc)

Beacukai Kembali Lakukan“Gempur Peredaran Rokok Ilegal”

0

RASIO.CO, Batam – Beacukai dibeberapa wilayah melakukan operasi pasar dalam rangka gempur peredarn rokok noncukai alias illegal , termasuk wilayah Batam.

“Saat ini kegiatan penindakan rokok illegal masih berjalan oleh P2 lagi operasi,” Kata Rizky Humas Beacukai Batam melalui sambungan selularnya.Minggu(26/09).

Sedangkan, Penindakan terhadap kegiatan peredaran rokok ilegal kembali dilancarkan Bea Cukai di beberapa wilayah. Lewat kegiatan operasi pasar yang dilakukan secara sinergi dengan perangkat pemerintahan di daerah, upaya pengawasan kali ini diharapkan dapat menekan jumlah rokok ilegal yang beredar di pasaran.

Kegiatan operasi pasar kali ini dilakukan di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. “Operasi pasar menjadi salah satu kegiatan pengawasan yang dibarengi dengan pemberian informasi terkait larangan peredaran rokok ilegal yang rutin dilakukan oleh seluruh unit pengawasan Bea Cukai,” ujar Tubagus Firman Hermansjah, Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, dikutip dari web beacukai.go.id.

Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka Operasi Gempur yang baru saja diinisiasi kembali oleh Bea Cukai. Selain untuk menekan peredaran barang kena cukai ilegal yang salah satunya adalah rokok, Operasi Gempur juga ditujukan untuk menciptakan keadilan bagi para pelaku usaha yang memilih jalur legal dalam menjalankan kegiatan di bidang cukai.

Pelaksanaan operasi pasar di Jawa Barat dilakukan oleh petugas Bea Cukai Bandung ke Kabupaten Sumedang. Petugas berhasil mengamankan 240 batang rokok dan 1.125 gram tembakau iris ilegal. Sementara itu, di Jawa Timur, kegiatan operasi pasar dilaksanakan oleh Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Malang, dan Bea Cukai Bojonegoro.

Sementara itu di wilayah Sulawesi Selatan, Bea Cukai melakukan operasi pasar di Kabupaten Maros dan Kabupaten Takalar. Petugas Bea Cukai Makassar yang menjalankan kegiatan ini berhasil mengamankan 24.660 batang rokok ilegal senilai Rp25.153.200 di Kabupaten Takalar.

Dalam melaksanakan kegiatan operasi pasar, Bea Cukai bekerja sama dengan perangkat pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

 “Selain melakukan pengawasan, di setiap kesempatan kami juga melaksanakan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman para pedagang di bidang cukai. Dengan meningkatkan pemahaman bahwa rokok ilegal dilarang untuk diperjualbelikan, diharapkan dapat memberikan ruang lebih bagi para pelaku usaha yang taat terhadap ketentuan hukum,” pungkas Firman.

***

Ketua DPRD Lingga Hadiri Soft Opening Benan Island Resort

0

RASIO.CO, Lingga – Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin hadiri peresmian soft opening Benan Island Resort, di Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Jumat (24/9).

Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin, memberikan apresiasi serta dukung pelaku usaha di sektor pariwisata, untuk tumbuh maju dan berkembang, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi.

“Tentunya kami DPRD sangat mendukung dan mendorong pelaku usaha dengan memanfaatkan potensi wisata daerah seperti resort ini, kita harap dengan adanya resort ini, dapat menarik minat kunjungan wisatawan yang tentunya dapat mendorong perekonomian masyarakat,” kata Ketua DPRD Lingga usai memotong pita dan tumpeng, pada persemian soft opening Benan Island Resort, di Jalan Batu Gajah, Desa Benan.

Ahmad Nashiruddin menjelaskan, setelah dilakukannya soft opening resort ini, setidaknya dapat membuka lapangan kerja dan perputaran roda perekonomian masyarakat setempat dapat meningkat, kepada pengelola Benan Resort Island diharapakan untuk optimis kedepan, agar mampu terus berkembang dan dapat memberikan retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lingga.

Selain itu, Ahmad Nashiruddin mengajak masyarakat dan pengelola dapat menjaga ketentraman dan kebersihan Desa Benan, dengan lingkungan yang nyaman dan bersih dan juga masyarakat yang ramah, ia optimis resort ini akan menjadi berkembang dan mendapat kunjungan dari wisatawan lokal maupun luar.

“Kita berharap pengelola dapat menggunakan tenaga kerja tempatan, kedepan potensi wisata akan maju dan berkembang, DPRD dan Pemda tentunya akan mendukung dan mendorong selagi pengelolaan resort dalam jalur yang tidak menyalahi aturan,” terangnya.

Disituasi pandemi saat ini, lanjut politisi muda Partai NasDem ini, dimana perekonomian lagi terpuruk, diharapkan agar semua pihak dapat bersama-sama bersatu dan optimis, memulihkan perekonomian dengan memanfaatkan potensi daerah.

“Meski saat ini kasus aktif penyebaran Covid-19 menurun, masyarakat diharapkan untuk tidak lengah dan lalai, menerapkan protokol kesehatan dan mensukseskan program nasional vaksinasi,” paparnya.

Sementara itu, Humas Benan Island Resort, Mar’at mengungkapkan, pembangunan resort ini merupakan upaya mandiri perorangan bukan dinaungi oleh perusahaan, harapannya dengan hadirnya Benan Island Resort ini, selain untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, juga mampu memberikan retribusi kepada pemerintah daerah.

“Resort ini bukan PT tapi perorangan, terimakasih pada pemerintah Kabupaten Lingga, yang telah memberikan kemudahan dan tentunya kami juga berkomitmen untuk memajukan resort ini,” tutupnya.

Puspan

Tim Gabungan Razia Narkoba di THM Karimun

0

RASIO.CO – Tim Gabungan dari Sipropam Polres Karimun, TNI, dan BNN Karimun menggelar Operasi Penengakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktiblin) di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Karimun, Jumat (24/9) malam.

Operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan Bumi Berazam Kabupaten Karimun yang aman dan damai dengan sasaran anggota yang memasuki THM dan penyalahgunaan Narkoba serta pelanggaran Protokol Kesehatan.

Dalam operasi tersebut, identitas para pengunjung tempat hiburan malam diperiksa. Gabungan Ops Gaktibplin terdiri dari unsur TNI-POLRI (POMAD, POMAL), BNNK dan Satpol PP tersebut juga mengedepankan Protokol Kesehatan.

“Kita cek identitas diri di antaranya mungkin ada yang membawa narkoba, senjata tajam maupun senjata api, jadi semua pengunjung di periksa tanpa terkecuali,” kata Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, Sabtu (25/9).

Kapolres mengatakan, sebanyak 6 titik lokasi dilakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba serta tindakan yang dilarang lainnya.

“Ada 6 Lokasi yang menjadi sasaran Ops Gaktibplin Gabungan, antara lain Hotel Paradise Pub, Hotel Satria Pub, Hotel Wiko Pub, Champion Pub, Hotel Alisan Pub dan Restoran Padimas Karimun,” katanya.

“Tidak ditemukan Personel TNI atau Polri berada di tempat hiburan malam maupun penyalahgunaan narkoba di lokasi Tempat Hiburan,” katanya.

Disamping itu, Tony mengatakan, pihaknya juga memberikan himbauan kepada pemilik dan pengelola tempat hiburan malam untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Namun demikian kita imbau pengelola tempat hiburan agar menerapkan Prokes 5M terhadap pengunjung dan mematuhi peraturan pemerintah dalam mendukung penanganan covid-19,” katanya.

Covid-19 menurun, Pemkab Karimun Tinjau Ulang Aturan

0

RASIO.CO – Tren kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan penurunan dalam satu bulan terakhir.

Penurunan itu terjadi setelah Pemerintah Kabupaten Karimun melakukan Pengetatan Aktivitas Masyarakat selama satu bulan ini. Terbukti, dari angka 540 pasien positif pada Agustus lalu, kini tinggal menyisakan 56 kasus aktif.

Namun meski telah terjadi penurunan, Bupati Karimun Aunur Rafiq masih belum mengambil langkah untuk menurunkan pengetatan terhadap aktivitas masyarakat tersebut.

Rafiq terlihat hati- hati dalam mengambil keputusan untuk melonggarkan kembali aktivitas masyarakat.

Rafiq mengaku pihaknya saat ini masih menyiapkan waktu yang tepat untuk melonggarkan sejumlah aturan.Hal tersebut dikarenakan dirinya tak ingin kelonggaran yang diberikan itu. Nantinya, hanya akan kembali menimbulkan lonjakan kasus Covid-19.

“Euforia penurunan kasus saat ini, jangan menjadi semangat kita melonggarkan sesuatu (aturan) yang belum saatnya,” ujar Bupati Rafiq, Kamis (23/9/2021).

Rafiq meminta masyarakat dapat bersabar hingga adanya keputusan baru terkait aturan terbaru oleh Pemerintah Kabupaten Karimun.

“Kami akan meninjau kembali aturan-aturan didalam penerapan PPKM tersebut saat dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada 1 Oktober 2021 mendatang,” katanya.

“Masyarakat sabar dulu, kita lihat 1 Oktober nanti sejalan dengan dimulainya sekolah tatap muka,” ucap Bupati Rafiq.

rc@www.rsio.co //

Pengumuman Hasil Kompetensi I PPPK Ditunda

0

RASIO.CO – Pengumuman Seleksi Kompetensi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga pendidik tahun 2021 harus dilakukan penundaan, Jumat (24/9).

Penundaan itu berdasarkan pengumuman nomor 5363 /B/GT.01.00/2021 tentang penundaan pengumuman hasil seleksi kompetensi I Guru ASN-PPPK tahun 2021 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kamis (23/9).

Seharusnya, direncanakan hasil Kompetensi I Guru ASN-PPPK tersebut akan diumumkan pada Jumat (24/9/2021). Namun karena pertimbangan beberapa hal, terpaksa harus dilakukan penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Karimun Fajar Horison mengatakan, pihaknya baru pada Jumat (24/9/2021) menerima surat dari Panselnas terkait penundaan tersebut.

“Seharusnya hari ini pengumumannya. Tetapi, karena beberapa pertimbangan maka harus diundur,” kata Fajar.

Fajar mengatakan pengunduran pengumuman hasil seleksi kompetensi I itu diusulkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadim Makarim setelah pertemuan bersama Komisi X DPR RI pada Kamis (23/9/2021).

“Usulan dari Mendikbud. Kita belum tau alasannya, karena sampai saat ini kita belum menerima penjelasan dan baru mendapat surat serta informasi dari media nasional,” katanya.

Berdasarkan informasi, penundaan itu disebabkan oleh Panselnas masih memproses pengolahan data hasil tes PPPK guru yang dilaksanakan 13 sampai 18 September.

Kemudian, ada sejumlah masukan dari berbagai kalangan termasuk Komisi X DPR RI untuk penambahan afirmasi.

(rc@www.rasio.co //

HUT Kepri ke-19, Ansar Paparkan Capaian Pembangunan Kepri

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menjadi inspektur upacara (irup) Hari Jadi Provinsi Kepri ke-19 di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (24/9).

Dalam kesempatan ini Gubernur  berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kepri, lalu  menyampaiakan progres capaian pembangunan di Kepri.

Sesuai denganbtema HUT Kepri ke-19 tahun ini, yakni ‘Kepri Sehat, Kepri Maju, Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit’ Gubernur mengajak masyarakat menjadikan momen HUT Kepri ini sebagai motivasi dalam meningkatkan pembangunan diseluruh pelosok Kepri.

“lhamdulillah selama 19 tahun terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau telah membuahkan berbagai capaian hasil pembangunan yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat. Hal ini dilakukan tiada lain demi keberlangsungan Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya,” kata Gunernur dalam sambutannya.

Sebelumnya Wakil Gubernur  Kepri Hj. Marlin telah membacakan sekelumit sejarah perjalanan Provinsi Kepri hingga masuk usia 19 tahun saat ini.

Bersama wakil Gubernur Hj. Marlin, Gubernur Kepri Ansar Ahmad nerjanji akan terus mengemban amanah yang diberikan oleh masyatakat. Dan  mengajak seluruh pihak untuk dapat berpartisipasi mensukseskan pembangunan Kepulauan Riau.

“Tahun ini merupakan tahun kedua dihadapkan     pada   kondisi      pandemi    Covid-19, dimana kebijakan pembangunan haruslah dilakukan secara beriringan dan bersinergi dengan upaya penanggulangan Covid-19. Kita haruslah berupaya semaksimal mungkin mengantisipasi dan beradaptasi dalam kebijakan pembangunan akibat adanya pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Tahun ini, lanjut Gubernur, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah berupaya mewujudkan pembangunan dengan beberapa penekanan pembangunan seperti percepatan penanganan Covid-19, percepatan vaksinasi Covid-19, pemulihan ekonomi masyarakat, peningkatan aktivitas dunia usaha, serta percepatan proyek-proyek strategis di daerah.

Adapun beberapa upaya yang telah dilakukan Pemprov Kepri tersebut yelah membuahkan hasil, diantaranya  terkait penangan Covid, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah berhasil mengurangi jumlah kasus harian terkonfirmasi, dimana pada saat ini Kepulauan Riau sudah berada dalam Status PPKM level 3.

“Kami berharap dalam hal penanggulangan Covid ini kita secara bersama-sama dapat berpartisipasi dalam penaggulangannya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” pinta Gubernur.

Berkaitan dengan vaksinasi, Kepulauan Riau juga telah nerhasil melakikan percepatan vaksinasi, dan saat ini sudah hampir 80 persen masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi. Bahkan hal ini telah mendapatkan apresiasi langsung dari  Presiden pada saat peninjauan lokasi vaksinasi di Kepulauan Riau beberapa waktu yang lalu.

Dalam mengatasi pemulihan ekonomi masyarakat di Kepulauan Riau, Pemerintah Provinsi juga telah mengambil beberapa kebijakan seperti program bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, dan bantuan sosial bagi keluarga terkonfirmasi Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga agar terpenuhinya kebutuhan masyarakat, sehingga tetap mampu untuk beraktivitas.

“Pemulihan ekonomi daerah secara makro juga dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu dengan peningkatan aktivitas usaha melalui bantuan kepada UMKM, relaksasi pajak daerah, rencana penerapan travel bubble, serta beberapa objek potensial di Provinsi Kepulauan Riau untuk pemulihan bidang pariwisata, peningkatan ekspor dan peningkatan investasi melalui KEK yang ada di Kepulauan Riau,” twrangnya.

Tidak hanya sampai disitu, Pemerintah Provinsi Kepri juga tetap berupaya mewujudkan pembangunan proyek-proyek strategis yang ada di Kepulauan Riau, serta berupaya melakukan penyediaan infrastruktur dasar demi pemerataan pembangunan Kabupaten/Kota seperti penyediaan listrik dan telekomunikasi hingga ke pelosok pulau.

Saat ini kondisi Kepulauan Riau diklaim.oleh Gubernur telah berangsur-angsur kearah yang lebih baik. Hal tersebut ditunjukkan oleh capaian pembangunan hingga triwulan II ini, dimana pertumbuhan perekonomian Kepulauan Riau telah tumbuh positif sebesar 6,90 persen. Hasil capaian pembangunan lainnya seperti IPM, dan dibidang kesehatan pun sudah menunjukkan hasil yang baik.

Dalam setahun terakhir, Kepri juga telah banyak menyabet penghargaan di tahun ini diantaranya Menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK; Penghargaan Top inovasi pelayanan publik  Terpuji KIPP 2021 untuk aplikasi proses perizinan dengan jarimu yang diberi nama ‘sijempol’ dengan Peringkat Terbaik I Tingkat nasional.

Kemudian ada Penghargaan Top Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 2021; Juara 3 tingkat nasional pada lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke-XXII tahun 2021; Penghargaan Tingkat Nasional sebagai Provinsi Pelopor Layak Anak; dan Penghargaan Nasional Anugrah Parahita  Ekapraya Kategori Utama

“Hasil capaian pembangunan dan penghargaan yang didapat tersebut merupakan hasil kerja kita bersama, untuk itu kami Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tak henti-henti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kerja bersama membangun Kepri ditengah Pandemi Covid-19 ini,” ajaknya.

Diakhir sambutan, Gubernur kembali berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kepri, terutama  kepada para pejuang dan pendiri Provinsi Kepulauan Riau yang telah tiada, denganbucapan semoga semua amal baktinya diterima oleh Allah SWT serta diberikan tempat yang terbaik disisi-Nya.

“Untuk para pejuang dan pendiri Kepri yang hari ini masih diberi umur panjang, semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan dan kekuatan serta lindungan agar dapat terus menyaksikan dan menikmati pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau,” ucap Gunernur.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada seluruh komponen masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau, mulai dari Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/ Kota, DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota, Tokoh Masyarakat.

Tokoh Pemuda, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Dunia usaha dan Swasta, Kalangan Pers serta masyarakat secara umum, atas semua partisipasi, bantuan dan dukungan dalam membangun Kepri sebagai  Bunda Tanah Melayu.

Tampak hadir dalam kesempatan ini mantan Pj. Gubernur Kepri Agung Mulyana, Panhoogabwilham I, ketua TP.PKK Kepri, Kapolda Kepri, Danlantamal IV, Kajati Kepri, Danrem 033 Wirapratama, Kakanwil PTA Pekanbaru serta seluruh jajaran pejabat vertikal, para dirur BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepa OPD  dan sebagainya.


Hari Jadi Kepri, Rudi Gelorakan Batam Maju Kepri Gemilang

0

RASIO.CO , Batam – Pemko Batam menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kepulauan Riau, di Dataran Engku Putri, Jumat (24/9).

Rudi mengatakan memperingati hari jadi suatu daerah, secara filosofis adalah upaya untuk mereview masa lalu. Kemudian juga sebagai referensi masa kini dan masa depan.

“Selain itu juga bermakna memberikan jawaban atas persoalan kekinian serta responsif terhadap tantangan ke depan,” kata Rudi.

Sebagai masyarakat Kota Batam, tentunya patut bersyukur dengan menjadikan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau sebagai inspirasi dan motivasi. Serta menjadi penyemangat untuk terus menata dan membangun Kota Batam dengan karya yang lebih baik.

Rudi mengatakan Batam sebagai kota dengan jumlah penduduk terbesar di Kepri, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki harus mampu untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ekonomi. Kemudian terus berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari Jadi ke-19 Kepri baru dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali ekonomi kita,” kata Rudi.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir. Namun, kendati demikian pihaknya tetap bersyukur karena kurva perkembangan Covid-19 secara bertahap menunjukan penurunan, baik di Kota Batam ataupun Kepri.

“Kita juga bersyukur capaian vaksinasi di Kepri sudah melebihi capaian rata-rata vaksinasi Nasional. Dosis I sudah 78,98 persen dan dosis II sebanyak 55,36 persen,” ujarnya.

Selain itu, Rudi juga mengatakan bahwa dalam dua tahun terakhir berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi dan mencegah penyebaran Covid-19. Dalam waktu yang bersamaan juga berusaha keras untuk bangkit dan pemulihan ekonomi.

Pandemi Covid-19 mengakibatkan terjadinya kemerosotan ekonomi secara global, tak terkecuali Provinsi Kepri. Dimana pada tahun 2020 lalu ekonomi Kepri mengalami kontraksi minus 3,80 persen.

“Tapi kita patut bersyukur dengan upaya kita bersama, triwulan II tahun 2021, ekonomi Kepri mampu tumbuh sebesar 6,90 persen,” jelasnya.

Karena itu, Rudi mengajak pada peringatan Hari Jadi ke-19 Kepri ini dapat dijadikan momentum perubahan tatanan sosial ke arah yang lebih maju, sejahtera dan berkeadilan. Bukan hanya untuk warga Kota Batam saja, tapi juga penduduk daerah sekitar.

‘Sesuai peran Batam sebagai pusat pertumbuhan Regional dan lokomotif perekonomian Nasional,” katanya.

Bertepatan dengan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam juga memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang. Rudi juga membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional.

Redaksi@www.rasio.co//