Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 955

Peserta PPPK Tidak Lolos Tahap I Bisa Ikuti Seleksi Tahap II

0

RASIO.CO , Karimun – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Karimun resmi digelar, Senin (13/9) kemarin.

Seleksi kompetensi PPPK tahap I ini diikuti sebanyak 995 guru dari Sekolah Negeri di Kabupaten Karimun. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan 595 lowongan untuk tenaga pengajar di Karimun. Kepala Dinas Pendidikan Karimun Fajar Horison mengatakan, Seleksi Kompetensi PPPK tahap I akan berlangsung selama 5 hari di mulai 13- 17 September 2021 mendatang.

“Sehari ada dua sesi. Untuk pelaksanaannya dipusatkan di dua lokasi yakni SMK Negeri 1 Karimun dan SMA Negeri 1 Karimun,” kata Fajar, Selasa (14/9/2021).

Ia mengatakan, proses seleksi akan berjalan hingga bulan Desember mendatang. Artinya, ada 3 tahap seleksi yang akan digelar untuk memenuhi 595 formasi yang di butuhkan.

“Jadi tahap pertama ini diikuti oleh tenaga pengajar dari sekolah negeri dengan total 995 orang. Sementara untuk tahap II itu akan diikuti oleh peserta yang belum lulus pada tahapan pertama, Guru dari sekolah swasta dan mahasiswa yang baru lulus dan memiliki sertifikat pengajar,” katanya.

“Jadi apabila tahap I ini bagi yang tidak lolos, bisa ikuti tahap II yang akan di gelar Oktober nanti. Apabila kuota belum terpenuhi, kita akan buka tahap III,” katanya.

Fajar mengatakan, pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, peserta seleksi di wajibkan melakukan swab antigen sebelum mengikuti ujian.

“Protkesnya ketat, dan harus Antigen. Untuk antigennya, gratis, karena ditanggung Pemerintah Daerah,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk peserta yang berhasil mencapai passing grade pada seleksi tahap pertama, otomatis akan lulus dan tidak perlu ikuti seleksi selanjutnya.

“Jadi apabila lulus tahap pertama, sudah di pastikan mereka di terima,” katanya.

Pada tahun 2021, Pemerintah Kabipaten Karimun mendapatkan kuota CPNS dan PPPK sebanyak 913 formasi dengan total untuk PPPK sebanyak 595 dan CPNS sebanyak 315 formasi. Pelaksanaan seleksi PPPK telah dimulai sejak 13 September kemarin, sementara untuk CPNS baru akan digelar pada 10 Oktober mendatang.

(rc)

Marlin Berharap AAIPI terus Kawal Pembangunan Kepri

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin buka secara resmi Konfrensi Wilayah AAIPI DPW Kepri Tahun 2021 dan Sosialiasi Implementasi Aplikasi Sistem Pengawasan Keuangan Desa di Hotel Ibis Styles  Batam, Selasa (14/9).

Ia berharap Asosiasi Auditor Internal Pemerintah Indonesia terus mengawal keuangan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah Kepri. AAIPI juga diharapkan secara berkesinambungan memberikan masukan terkait tata kelola keuangan yang baik dan transparan, guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Konversi Wilayah AAIPI DPW Kepri Tahun 2021 kali ini mengangkat tema ‘Peran Auditor Internal Dalam Mekanisme Early Warning Sistem’.

Menurut Wagub Marlin, AAIPI diharapkan makin berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan perbaikan tata kelola pemerintahan di masa yang akan datang.

“Ke depan diperlukan sinergitas yang makin baik, antara aparat internal pemerintah, aparat penegak hukum baik kepolisian dan kejaksaan guna mengawal pembangunan yang dilakukan pemerintah,” kata Wagub Marlin.

Bahkan, kata Wagub Marlin, termasuk melaporkan deteksi dini apabila ada hal hal yang tidak benar, serta  adanya indikasi tindakan pidana atau korupsi dalam pengelolaan penyelenggaraan keuangan pemerintahan.

Terkait Siswaskeudes, aplikasi ini merupakan hasil inovasi teknologi untuk mempermudah pemerintah pusat, pemerintah provinsi  maupun kabupaten/kota dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa.

Aplikasi ini adalah tindak lanjut atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2020 tentang pengawasan pengelolaan keuangan desa yang diinisiasi  bersama antara Kemendagri dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pelaksana  kegiatan dalam hal Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), agar  bisa makin maksimal dalam melakukan pengawasan dan pengelolaan keuangan desa.

Setidaknya AAIPI makin bisa berkontribusi dalam perbaikan tata kelola pemerintahan desa, terlebih terkait dengan pengelolaan dana desa. Mulai dari perencanaan, pelakssanaan, penatausahaan, hingga pertanggungjawaban dana desa.

“Dengan demikian, dana desa tersebut secara maksimal bisa dipergunakan sebaik mungkin, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wagub Marlin. 

Sementara itu Ketua DPW AAIPI Provinsi Kepri Wawan Yulianto mengatakan, DPW AAIPI Kepri masa bhakti periode 2018 – 2021 akan segera mengakhiri kepengurusan pada tahun ini juga.

“Seluruh program kerja yang telah kita dilakukan, untuk bisa diteruskan dan makin disempurnakan oleh kepengurusan AAIPI Provinsi Kepri baru masa bhakti 2021 – 2024  yang telah terbentuk,” kata Wawan.

Redaksi@www.rasio.co//

Ansar Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan COVID-19 Bersama Forkopimda

0

RASIO.CO , Tanjungpinang  –  Gubernur memimpin rapat evaluasi penanganan COVID-19 di Kepri dan percepatan vaksinasi bersama  Forkopimda Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota Se Provinsi Kepulauan Riau serta OPD terkait. Senin (13/9).

Membuka kata, Gubernur langsung menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta rapat, baik yang hadir secara daring maupun luring karena sejauh ini berkat kerjasama dan kerjakeras semuanya telah berhasil menurunkan angka prevalensi COVID-19 di Kepri.

“Saya perlu apresiasi dan terimakasih kepada  semuanya tanpa terkecuali, karena kita semua telah berhasil menurunkan angka prevalensi covid di Kepri. Dan saat ini Kepri sudah status level 3, dengan kekompakan yang kita bangun ini saya yakin, kita bisa segera masuk level 2,” kata Gunernur.

Meskipun demikian, lanjut Guberur masih ada target yang harus dikejar dalam penanganan COVID di Kepri, yakni target untuk memaksimalkan vaksinasi hingga 100 persen. Target pemaksimalan vaksinasi ini berkaitan erat dengan rencana program kerka Pemerintah Provinsi Kepri yang akan segera melancarkan kebijakan pemulihan ekonomi, pembelajaran tatap muka dan banyak lagi.

Jika melihat capaian vaksinasi, lanjut Gubernur lagi, meskipun di Kepri sudah tergolong baik, namun  harus kembali melakukan vaksinasi masal agar target vaksinasi 100 persen bisa segera terpenuhi.

“Kita jadikan momen HUT Kepri ke-19 ini untuk menggelar vaksinasi masal selama 6 hari, agar target kita bisa segera terpenuhi dan kebijakan kita tentang rencana PTM, pemulihan ekonomi, wisata dan lainnya bisa segera kita laksanakan,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Gunernur juga menhevaluasi data tentang perkembangan COVID di Kepri. Dimulai dari angka masyarakat yang terpapar menurun, tingkat sembuh uang lebih tonggi, BOR rumah sakit yang semakin sedikit, positibe rate yang sangat baik bahkan kauh dinawah standar metetapam WHO.

Dalam rapat ini diisi dengan sesi diskusi yang bertujuan untuk mencari solusi atau formula baru agar penanganan COVID di Kepri bisa lenih dimaksimalkan lagi.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam Kembali Raih Opini WTP

0

RASIO.CO , Batam – BP Batam kembali menerima  opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Tahun 2020, pada Selasa (14/9) kemarin.

Capaian ini merupakan Penghargaan kelima yang diperoleh BP Batam secara berturut-turut dalam kurun waktu lima tahun terakhir sejak tahun 2017. Penghargaan kali ini diserahkan dalam acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021, yang mengusung tema “Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi”.

Pertemuan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom ini menghadirkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati; Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Hardiyanto; Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; beserta para pimpinan daerah, kementerian dan lembaga di seluruh Indonesia.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan komitmen para pimpinan daerah, kementerian dan lembaga yang telah menyelesaikan Laporan Keuangan Tahun 2020 dari masing-masing instansi.

Menurutnya, Opini WTP bukan sesuatu yang mudah untuk dicapai di tengah krisis akibat pandemi yang menyebabkan perubahan global, baik dalam kehidupan sosial, ekonomi, beserta implikasinya yang luar biasa dari sisi keuangan.

“Tahun 2020 adalah tahun yang tidak mudah. Mengelola keuangan negara di saat pandemi sangatlah berat karena kita dituntut untuk responsif dan bergerak secara fleksibel dalam prosesnya. Saya berterima kasih kepada para pimpinan kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah yang telah menghadapi tantangan tersebut dengan baik,” ujar Sri Mulyani.

Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang meraih opini WTP Tahun 2020 antara lain, sebanyak 84 dari 86 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) atau 97,7 persen dan satu Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LBUN).

Selain itu, 486 dari 542 Pemerintah Daerah atau 89,7 persen meraih opini WTP, terdiri dari 33 Provinsi, 88 Pemerintah Kota, dan 365 Pemerintah Kabupaten di seluruh Indonesia.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan, opini WTP berhasil diraih kelima kalinya oleh BP Batam setelah melalui proses pembenahan pengelolaan dari sisi perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan keuangan kepada BPK RI.

“Tentunya ini hasil kerja keras dari seluruh pegawai BP Batam yang berdedikasi penuh untuk mempersiapkan laporan keuangan secara intensif, komprehensif dan profesional,” ujar Purwiyanto.

Adapun rekomendasi dan perbaikan dari BPK RI atas hasil audit laporan keuangan BP Batam, Purwiyanto mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti dan melaporkan perbaikan tersebut kepada Komisi VI DPR RI.

“Sudah lebih dari 50 persen selesai dan kami harap perbaikan-perbaikan tersebut nantinya dapat menjadi acuan persiapan laporan keuangan BP Batam di tahun-tahun berikutnya,” tutup Purwiyanto.

Redaksi@www.rasio.co//

Neko Tinjau Tempat Pelaksanaan Tes SKD CASN

0

RASIO.CO, Lingga – Wabup Lingga cek lokasi yang akan dijadikan tempat untuk pelaksanaan Tes Seleksi Kompetisi Dasar, Calon Aparatur Sipil Negara tahun 2021 di Kabupaten Lingga, yang berlangsung pada 15 – 22 September 2021, di Aula Kantor Bupati Lingga.

“Sebagai pimpinan daerah kita berharap, pada pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar aman dan tertib, untuk itu, kita memastikan kesiapannya,” kata Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, kepada media. Selasa (14/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Neko juga bertanya kepada panitia pelaksana dan kepada OPD terkait yakni, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lingga, tentang persiapan yang sudah dilakukan.

“Sebagai pimpinan daerah, kami selalu mendoakan agar para peserta, bisa dipermudah dalam menjalankan semua sesi tes dan memperoleh kelulusan,” terangnya.

Tes SKD CASN di Kabupaten Lingga, jelas Neko, diikuti 2.093 peserta yang akan dilaksanakan dalam empat sesi dalam satu hari, yang setiap sesinya akan diisi 70 peserta, dan panitia sudah menyiapkan sedikitnya 80 unit Notebook atau Laptop, yang digunakan untuk pelaksanaan Tes tersebut.

“Kita doakan semoga semua lancar, dan tidak ada kendala teknis dan lainnya,” tutupnya.

Puspan

Gejala Asam Urat di Tangan

0

RASIO.CO , Jakarta – Asam urat umumnya menyerang persendian di kaki, tapi bisa juga di sekitar tangan. Gejala asam urat di tangan bisa muncul di bagian siku, pergelangan, dan jari-jari tangan. Jika tidak diobati, gejala asam urat di tangan bisa memburuk dan menyulitkan penderitanya dalam beraktivitas.

Saat penyakit asam urat kambuh, gejala yang muncul, baik itu di tangan maupun kaki, biasanya bisa menetap hingga beberapa hari lalu sembuh sendiri. Meski demikian, jika sudah menyebabkan keluhan yang mengganggu, seperti nyeri berat atau sulit menggerakkan sendi yang terdampak, asam urat perlu diobati oleh dokter.

Gejala asam urat bisa terjadi ketika jumlah asam urat dalam tubuh meningkat terlalu tinggi. Berikut adalah beberapa gejala asam urat di tangan yang perlu Anda ketahui:

1. Jari-jari dan pergelangan tangan membengkak dan nyeri

Gejala asam urat di tangan yang paling sering terjadi adalah tangan membengkak, kemerahan, dan disertai rasa nyeri, perih, dan panas. Gejala ini bisa kambuh tiba-tiba di malam hari atau di pagi hari saat baru bangun tidur. Saat gejala muncul, orang yang mengalaminya bisa sulit untuk melakukan beberapa aktivitas, misalnya mengangkat atau memegang benda, membuka pintu, menulis, atau mencuci piring.

2. Kesulitan mengepalkan tangan

Saat gejala asam urat di tangan terus berlanjut dan berkepanjangan, orang yang mengalaminya mungkin akan sulit menggerakan jari-jari atau pergelangan tangan secara normal. Mereka pun cenderung akan kesulitan untuk mengepalkan tangan, sehingga aktivitas sehari-hari pun terganggu.

3. Benjolan yang keras di beberapa jari tangan atau siku

Gejala asam urat di tangan juga bisa ditandai dengan munculnya benjolan yang terasa keras dan berwarna keputihan pada kulit. Benjolan ini disebut dengan tofus. Benjolan tofus biasanya muncul di beberapa jari tangan atau siku. Dalam kebanyakan kasus, benjolan ini tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi lama-kelamaan bisa menyebabkan tangan menjadi bengkak, kesemutan atau mati rasa, serta sulit digerakkan.

Munculnya benjolan tofus pada tangan disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat ketika jumlah asam urat di dalam tubuh terlalu tinggi dan tidak terkontrol.

Cara Mengatasi Gejala Asam Urat di Tangan

Untuk meringankan gejala nyeri dan bengkak di tangan akibat asam urat, Anda bisa menempelkan kompres dingin pada tangan sekitar 15 menit, beristirahat, mengonsumsi obat pereda nyeri, dan banyak minum air putih.

Selain itu, untuk membantu meredakan sekaligus mencegah gejala asam urat, Anda juga perlu membatasi makanan pemicu asam urat naik atau makanan tinggi purin, seperti jeroan dan minuman beralkohol, serta berolahraga secara teratur.

Jika Anda mengalami gejala asam urat di tangan seperti yang telah disebutkan di atas, terlebih jika keluhannya tak kunjung membaik, semakin parah, sering kambuh, dan disertai dengan demam, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar bisa diobati dengan tepat.

Pengobatan yang tepat penting untuk meredakan gejala dan mencegah serangan asam urat yang berulang. Ini juga penting untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat asam urat, seperti kerusakan sendi permanen atau terbentuknya batu ginjal.

Sumber : Alodokter.com

Karimun Kembali Berstatus Zona Orange Resiko Penyebaran Covid-19

0

RASIO.CO – Kabupaten Karimun kembali berstatus Zona Orange resiko penyebaran Covid-19. Status itu berubah dalam rentang waktu tiga hari, setelah sebelumnya berstatus zona kuning.

Secara data, angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun terus mengalami penurunan. Tercatat, hingga saat ini, masih ada 84 kasus positif aktif yang tersebar di wilayah Karimun. Perubahan status itu di umumkan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (8/9/2021) malam kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, perubahan status zona kuning menjadi zona orange resiko penyebaran Covid-19 telah berdasarkan analisa langsung dari Satgas Covid-19 Nasional.

“Mungkin secara angka pasien positif kita memang alami penurunan. Tetapi, analisa dari pusat, kemungkinan karena faktor- faktor angka kematian yang masih belum menurun,” kata Rachmadi, Jumat (10/9/2021).

Ia menjelaskan, saat ini positif rate Covid-19 di Kabupaten Karimun masih di atas 5 persen. Jumlah itu juga menjadi salah satu penilaian dari Satgas Covid-19 Nasional dalam menentukan status zona.

“Masih 5 persen, ditambah juga angka kematian yang masih belum menurun. Pertanggal 10 September ini, jumlah kematian karena Covid-19 mencapai angka 146 orang,” katanya.

Berdasarkan angka Covid-19 Kabupaten Karimun, qngka positif baru pertanggal 10 September berjumlah 17 orang konfirmasi positif, 15 orang pasien sembuh, meninggal karena Covid-19 1 orang. Sementara secara komulatif, angka Positif Covid-19 di Kabupaten Karimun telah mencapai 5285 kasus dengan rincian 5055 orang sembuh, dan 146 orang meninggal dunia.

(rc)

Bupati Karimun Beri Bantuan ke Pasangan Lansia di Kundur Barat

0

RASIO.CO , Karimun- Wajah penuh kebahagiaan ditunjukkan pasangan Safi’i (75) dan Tamah (68), warga Kelurahan Sawang, saat dikunjungi orang nomor satu di Kabupaten Karimun.

Pasangan lansia yang hidup dengan penuh keterbatasan itu mendapatkan kunjungan langsung dari Bupati Karimun Aunur Rafiq. Kunjungan itu bertujuan untuk silahturahmi dan memberikan bantuan kepada pasangan lansia tersebut. Safi’i dan Tamah saat ini hanya tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Mereka hanya menumpang di salah satu rumah milik warga sekitar.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, keduanya hanya bergantung dengan kepedulian warga sekitar. Kondisi itu, sering kali membuat pasangan lansia ini harus menahan lapar. Safi’i yang kini tidak lagi bisa berjalan, akibat kaki kirinya sudah diamputasi, membuatnya tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.

Begitu juga dengan sang istri yang sudah tidak dapat lagi bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keduanya. Rasa terimakasih berulang kali diucapkan Safi’i atas perhatian orang nomor satu di Karimun itu.

Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam kunjungan itu juga memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada pasangan lansia itu. Bahkan, keduanya juga di rencanakan akan di rujuk ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Kita juga akan membawa bapak Syafi’i ke RSUD Muhammad Sani Karimun agar mendapatkan penanganan serius terhadap kakinya,” ujar Rafiq disela kunjungannya itu.

(rc)

Terbang Gampang Dengan Aplikasi PeduliLindungi

0

RASIO.CO, Karimun – Aplikasi PeduliLindungi jadi mulai diberlakukan dalam penerbangan di Bandara Raja Haji Abdullah Karimun mulai awal September lalu.

Melalui aplikasi PeduliLindungi, kini Calon Penumpang di Bandara RHA Karimun tidak perlu lagi repot membawa banyak dokumen. Calon penumpang cukup menggunakan Aplikasi PeduliLindungi yang telah terkoneksi dengan dokumen- dokumen kesehatan.

“Aplikasi PeduliLindungi telah terkoneksi dengan eHAC Indonesia, Hasil Tes Covid-19 dan sertifikat vaksinasi. Jadi dalam satu aplikasi sudah bisa diakses semua secara digital,” kata Kepala Bandara RHA Karimun Fanani Zuhri, Senin (13/9/2021).

Ia mengatakan, calon penumpang di Bandara RHA Karimun sebelum melakukan penerbangan harus melakukan tes Covid-19 di fasilitas kesehatan yang telah terafiliasi dengan New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

“Untuk di Karimun seluruh Faskes yang ada sudah terhubung ke NAR. Sehingga, secara otomatis sudah terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi,” katanya.

Fanani mengatakan, saat sudah terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi, calon penumpang cukup melakukan scan barcode ke mesin PeduliLindungi di Bandara RHA.

“Jadi tidak perlu repot membawa dokumen kesehatan, cukup scan barcode saja. Tapi sebelum itu, tentunya calon penumpang harus melakukan registrasinya dulu,” katanya.

(rc)

Tugu Adipura Jadi Ikon Baru Kabupaten Karimun

0

RASIO.CO, Karimun- Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan Tugu Adipura Kirana di kawasan Coastal Area, Kabupaten Karimun. Senin (14/9).

Tugu Coastal Area itu dibangun bersamaan dengan Tugu Timah dengan ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Aunur Rafiq dan Direktur Keuangan PT Timah Tbk Soni Wibisono. Berdirinya tugu tersebut diketahui sebagai bentuk keberhasilan Kabupaten Karimun meraih Piala Adipura selama tiga tahun berturut-turut.

Tugu tersebut melambangkan bentuk piala adipura berwarna emas yang berada paling atas. Sementara, warna tugu yang didominasi biru dan putih serta adanya kapal keruk dan gelombang laut melambangkan sejarah hebat beroperasinya PT Timah Tbk di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, tugu tersebut telah selesai di bangunnpada tahun 2020 lalu dengan anggaran nilai anggaran kurang lebih mencapai Rp2 Miliar dari dana CSR PT Timah Tbk.

“Karena sudah diserahkan ke kita maka akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah seperti pemeliharaannya, rencana terdekat kita akan membangun taman disekitar tugu ini, karena memang sudah dikonsepkan,” kata Rafiq usai meresmikan tugu tersebut.

Rafiq mengatakan, Tugu tersebut akan menjadi ikon baru Kabupaten Karimun karena terletak tidak jauh dari Mega Proyek Kota Emas (Gold Coast) yang saat ini sedang tahap pembangunan.

“Kita bangun disini karena kawasan ini akan berkembang menjadi kota baru atau kota modern beberapa tahun ke depan dan Tugu Adipura ini lah yang melambangkan bahwa kotanya bersih, kalau tempat nya kotor maka tidak sejalan dengan Piala Adipura yang sudah diraih,” jelasnya.

Direktur Keuangan PT Timah Tbk Soni Wibisono mengatakan, pembangunan tugu Adipura dan Tugu Timah tersebut merupakan bentuk sinergitas antara PT Timah Tbk dan Masyarakat Kabupaten Karimun.

Dimana, kehadiran PT Timah kedepannya akan terus memberikan dorongan untuk pertumbuhan ekonomi dj Kabupaten Karimun sebagai salah satu wilayah operasionalnya.

“Dari sisi operasional diketahui bahwa beroperasinya PT Timah Tbk selama ini sudah memberikan multi player effect terhadap ekonomi masyarakat karena kami memiliki kewajiban seperti dalam dana CSR untuk membangun baik di bidang pendidikan maupun peningkatan kualitas kehidupan,” kata Soni.

“Semoga sinergitas PT Timah Tbk baik bersama pemerintah daerah maupun masyarakat Karimun semakin baik, terima kasih masyarakat Karimun,” tambahnya.

(rc)