Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 956

Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran

0

RASIO.CO , Batam – Rudi bergerak cepat untuk membantu warga korban kebakaran di RT04/RW09, Baloi Mas Indah, pada Rabu (8/9) lalu.

Sebanyak 22 rumah, 44 Kepala Keluarga (KK) dan 123 jiwa, saat ini kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mencari solusi untuk mencarikan tempat tinggal baru bagi korban.

Sejak kejadian, Rudi langsung memperintahkan Dinsos Kota Batam dan Camat Lubuk Baja untuk melakukan pendataan para korban. Kemudian, pihaknya juga meminta jajarannya untuk segera mengecek legalitas lahan saat ini.

“Mudah-mudahan segera ada solusi. Saat ini memang saya sedang menata untuk saudara-suadara kita yang tinggal di tempat-tempat tidak resmi,” kata Rudi saat mengunjungi warga korban kebakaran, Senin (13/9).

Dijelaskan Rudi, jika lahan yang selama ini ditempati warga belum ada yang memiliki atau belum dialokasikan oleh BP Batam, maka pihaknya dapat langsung mengalokasikan untuk warga. Namun, jika nantinya ternyata sudah dialokasikan kepada pihak lain tentunya akan sulit bagi pihaknya untuk memberikan kepada warga. Solusi yang memungkinkan adalah dengan memindahkan ke lokasi lain.

“Setelah dari sini nanti akan langsung saya cek peta lokasinya ini. Kalau ternyata sudah punya orang dan bapak ibu tetap minta di sini, tentu ini akan sulit,” katanya.

Rudi mengatakan pihaknya ingin, nantinya warga tidak lagi was-was takut untuk digusur jika tinggal di tempat resmi atau lahan yang memang dimiliki warga. Karena itu pihaknya terus berupaya menyelesaikan masalah-masalah yang sudah lama terjadi di Batam.

“Beberapa seperti di Bengkong dan Batuaji sudah kita selesaikan,” katanya.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan pihaknya sendiri beberapa kali sudah mengunjungi langsung masyarakat yang menjadi korban kebakaran. Pemprov Kepri juga memberikan bantuan berupa peralatan masak, kelengkapan bayi dan lainnya yang dibutuhkan.

Marlin berharap bantuan yang diberikan Pemko Batam dan Pemprov Kepri dapat meringankan beban masyarakat. Kendati demikian pihaknya juga mengimbaua agar protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik.

“Kepada ibu-ibu juga harus lebih hati-hati, kalau ke luar rumah jangan lupa kompor dimatikan,” kata Marlin.

Sementara itu, Ketua RW09 Avismadi mengatakan mewakili warga pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Pemko Batam, Pemprov Kepri serta semua pihak yang telah membantu. Bantuan yang diterima warga sendiri berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, indomie dan bahan makan lainnya. Kemudian juga pakaian serta kelengkapan untuk bayi.

“Kemudian, untuk uang tunai terkumpul total Rp79,9 juta. Bantuan yang terkumpul sudah kami distribusikan untuk warga. Kami ucapkan ribuan terimakasih atas segela bentuk bantuan yang diberikan kepada kami,” kata Avismadi.

Redaksi@www.rasio.co//

Amsakar Tampung Apsirasi Warga Kampung Terih

0

RASIO.CO , Batam – Amsakar Achmad melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kampung Terih,Nongsa. Minggu (12/9).

Dalam kegiatan tersebut Amsakar menyempatkan diri untuk berdialog dan mendengarkan langsung apa saja yang menjadi keluhan-keluhan masyarakat Kampung Terih dan sekitarnya.

“Sudah sangat sering saya datang ke sini, mudah-muahan kehadiran kami dapat menjadi pelengkap infrastruktur pariwisata di Kampung Terih ini,” kata Amsakar

Dijelaskan Amsakar bahwa Kampung Terih merupakan salah salah satu Kampung Tua di Batam yang memiliki prospek  sebagai destinasi pariwisata. Bahkan beberapa kali penghargaan juga sudah didapat. Karena itu tidak ada alasan bagi Pemko Batam untuk tidak mendukung hal tersebut. Karena itu apa yang menjadi masukan masyarakat pastinya akan selalu menjadi prioritas Pemko Batam.

“Ada beberapa masukan yang disampaikan kepada kami, tentu hal ini akan menjadi perhatian bagi pemerintah,” katanya.

Seperti halnya terkait dengan permintaan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kelurahan Sambau. Amsakar mengaku sudah menyapaikan hal tersebut kepada Pemprov Kepri untuk segera direalisasikan.

“Karena SMK memang di bawah Provinsi, sudah saya sampaikan kepada Ibu Wagub (Marlin Agustina), mudah-mudahan segera terealisasi,” kata Amsakar.

Selanjutnya terkait dengan peningkatan infrastruktur dan beberapa permintaan lainnya, pada dasarnya apa yang disampaikan masyarakat sudah masuk dalam Musrenbang dan beberapa di antaranya masuk dalam prioritas utama.

Amsakar meminta kepada masyarakat untuk bersabar jika ada yang belum dapat terakomodir tahun ini ataupun tahun depan. Hal itu karena keterbatasan anggaran Pemko Batam, yang saat ini memang tengah fokus dalam penanganan Covid-19.

“Intinya jangan khawatir, kalau belum dapat terakomodir tahun sekarang akan kita lanjutkan tahun berikutnya,” kata Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

Marlin Bersama Ekspatriat Tanam Mangrove untuk Pengembangan Ekowisata

0

RASIO.CO , Batam  – Belasan ekspatriat meramaikan acara penanaman pohon mangrove di Ekowisata Pandang Tak Jemu, Kecamatan Nongsa, Sabtu (11/9) lalu.

Acara bertajuk Mangrove Planting “One Man One Tree” ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina.

Bersama para warga negara asing yang bekerja di Batam, Marlin menanamkan pohon mangrove di kawasan ekowisata berbasis kemasyarakatan yang ada di Kampung Tua Bakau Serip ini. Istri Walikota/Kepala BP Batam, Muhammad Rudi ini pun menyambut baik kegiatan yang ditaja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam bekerja sama dengan Batam Tourism Promotion Board tersebut.

“Pengembangan wisata yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan menjadi tren positif saat ini. Karena perlu dukungan semua pihak untuk membantu pemerintah dalam upaya menjaga lingkungan dari kerusakan,” tutur wanita yang juga memimpin Dekranasda Kota Batam itu.

Marlin juga memanfaatkan kesempatan ini untuk sedikit memaparkan tentang kebijakan-kebijakan yang ada di Pemerintah Provinsi Kepri terkait ekosistem mangrove. Ia akui banyak mangrove di Kepulauan Riau yang belum terkelola dengan baik.

Oleh karena itu menurutnya perlu untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat agar dapat mengambil manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistem mangrove yang ada.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip ini yang sudah masuk 100 besar desa wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Ini membuka mata kita, untuk menjaga dan mengelola desa agar bisa dikembangkan menjadi desa wisata seperti ini,” tutur Marlin.

Pada momen ini Marlin juga meminta para pelaku wisata untuk bersabar dengan kondisi yang ada. Ia meminta pelaku wisata untuk yakin pada usaha pemerintah yang sedang berupaya membuka kembali wisata di Kota Batam dan Kepulauan Riau umumnya.

Kegiatan penanaman mangrove di desa wisata ini juga disambut antusias para ekspatriat. Sebagian besar mereka datang ke lokasi dengan membawa serta keluarganya. Anak-anak mereka pun terlihat riang bermain di udara terbuka dengan fasilitas yang ada di Ekowisata Pandang Tak Jemu tersebut.

“Ini baru pertama kali saya ikut kegiatan seperti ini di Batam. Saya rasa perlu untuk diadakan lebih sering,” tutur Perry, salah seorang peserta penanaman pohon.

Ia menilai cukup banyak ekspatriat yang mengambil bagian karena orang di luar negeri umumnya lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sementara berdasarkan pengamatannya di Batam, kesadaran ini masih dirasa kurang.

“Keberadaan mangrove ini juga kan penting. Kalau mangrove habis, untuk negara seperti Indonesia ini juga susah. Kalau tidak bantu, lingkungan bisa jadi habis. Orang di luar negeri lebih sadar akan itu. Saya lihat, di pulau sekitar sini banyak yang belum sadar mangrove itu penting sekali. Maka perlu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujar pria berusia 56 tahun ini.

Redaksi@www.rasio.co//

Bedah Rumah Warga Pakai FABA,Hemat Biaya hingga 40 Persen

0

RASIO.CO , NTT – PT PLN menggelar bedah rumah bagi warga Ende, Nusa Tenggara Timur dengan memanfaatkan Fly Ash Bottom Ash atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap Ropa. 

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko menuturkan, program bedah rumah di Ende ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN. Perseroan mengalokasikan dana Rp 140 juta untuk membangun 7 unit rumah layak huni dengan tipe 35m2 bagi warga Ende. 

“Yang unik dari program ini adalah PLN memakai bahan baku pembangunan rumah tersebut menggunakan FABA sebagai salah satu prinsip circular economy,” terang Jatmiko.

Jatmiko menuturkan, pemanfaatan FABA yang disulap jadi bata intelock untuk mendukung program bedah rumah ini dapat menghemat biaya hingga 40 persen.  Bata interlock yang digunakan tersebut merupakan hasil olahan warga Ende yang mendapatkan pelatihan dari PLN. 

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari serangkaian  pemanfaatan FABA yang dimulai dari training for trainer sejak Oktober 2020 lalu yang dilanjutkan MoU bersama stakeholder terkait. 

“Salah satu tujuan dari pemanfaatan FABA yaitu untuk meningkatkan kompetensi generasi muda Indonesia dengan melibatkan kelompok masyarakat dalam dunia usaha penciptaan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat melalui pemanfaatan produk FABA seperti bata interlock, paving blok, dan bahan bangunan konstruksi,” papar dia. 

Jatmiko pun menjelaskan, inovasi pemanfaatan FABA ini sudah berjalan sejak satu tahun. Harapannya dengan pemanfaatan FABA ini bisa memberikan dampak lebih kepada masyarakat. 

“Semoga dengan Pemanfaatan produk FABA ini tercipta kehidupan masyarakat yang lebih baik dan dinikmati masyarakat lebih banyak.” tutur Jatmiko. 

Bupati Ende Djafar H. Achmad mengapresiasi PLN yang telah mencanangkan  program ini. Program yang diberi nama Bedah Rumah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dan sinergi dengan Pemda Kabupaten Ende dan Keuskupan Agung Ende dilandasi dengan semangat gotong royong. 

“Ende sebagai kota Pancasila, telah mewujudkan inovasi yang bermanfaat dan membangun masyarakat melalui pemanfaatan FABA yang dapat menghemat biaya 40 persen untuk pembangunan daerah,” ujar Djafar. 

Djafar mengatakan, inovasi pemanfaatan FABA untuk pemberdayaan daerah menumbuhkan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dalam pengelolaan FABA dalam menciptakan lapangan kerja baru dan ini sejalan dengan salah satu program unggulan Pemda Ende yang selaras yaitu, Sustainable Development Goals (SDGs). 

“Kabupaten Ende siap untuk menjadi pilot project nasional dan bersinergi dengan daerah-daerah lain dalam pengembangan inovasi tersebut. Terima kasih atas semangat dan kerja keras PLN untuk terus memberi manfaat lebih lagi, dari aktivitas pelayanan dalam memastikan ketersediaan listrik bagi masyarakat di tengah pandemi,” ujar Djafar. 

Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota mendukung langkah yang dilakukan PLN dalam pemanfaatan FABA dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. 

“Saya berpikir ini aksi kemanusiaan dan suatu yang mulia. Saya menyatakan dukungan saya sebagai pimpinan umat dan mendukung bagi masyarakat kurang mampu dengan memanfaatkan produk FABA untuk jangka panjang,” ujar Vincentius.

Salah satu penerima manfaat Maria Theresia Sensi Warga Bhoanawa, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT yang berprofesi sebagai guru honorer SD Inpres Bhoanawa 1 mengapresiasi langkah yang dilakukan PLN. 

“Hari ini saya terharu karena mendapatkan bantuan bedah rumah yang dibangun dari awal oleh PLN dan keuskupan Agung yang terus mendukung, semoga kedepannya ada lagi yang merasakan hal yang sama seperti saya. Terima kasih PLN,” ujar Sensi. 

Redaksi@www.rasio.co//

Hadiri Dialog Khusus, Rudi : Pandemi Harus Berakhir

0

RASIO.CO , Batam – Pemko Batam terus berupaya memajukan sektor-sektor penompang pendapatan daerah Kota Batam, di samping juga terus fokus dalam penanganan Covid-19.

Rudi mengatakan Covid-19 memberikan dampak terhadap ekonomi Batam. Sejumlah sektor yang selama ini menjadi sumber pendapatan Kota Batam mengalami penurunan.

“Karena itu kita harus yakin dan optimistis bahwa pandemi Covid-19 ini harus berakhir, sehingga tahun depan ekonomi kita bisa pulih kembali,” kata Rudi pada program acara dialog khusus, Minggu (13/9).

Rudi mengatakan pihaknya saat ini terus menggesa vaksinasi di Batam, capaiannya saat ini sudah berada pada angka 78 persen. Kemudian ditargetkan dalam jangka dua bulan ke depan sudah di atas 90 persen. Jika vaksinasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan sektor pariwisata dapat kembali bangkit. Sehingga dapat menggairahkan kembali sektor-sektor perhotelan dan restoran yang selama ini memang terdampak Covid-19.

“Vaksinasi terus kita gesa, agar nantinya pintu pariwisata dari Singapura misalnya juga dapat dibuka,” jelasnya.

Selain itu, upaya lainnya adalah mendorong investasi masuk ke Batam. Hal ini juga tidak hanya sekedar menggerakkan ekonomi masyarakat tapi juga meningkatkan pendapatan negara bukan pajak yang dikelola BP Batam.

“Karena itu saya juga bersyukur sebagai Kepala BP Batam, meskipun ditengah Covid-19 kita masih bisa membangun. Karena anggarannya dua arah, ada Pemko Batam dan BP Batam,” jelasnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan Pemko Batam saat ini telah mengeluarkan Perwako No. 54 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Jatuh Tempo, Pengurangan Piutang Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Berupa Bunga atau Denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Batam.

“Kebijakan ini di keluarkan Pak Wali sebagai relaksasi pajak serta stimulus untuk masyarakat yang memiiliki piutung pajak kepada pemerintah untuk membayar kewajibannya,” kata Azmansyah.

Adapun ketentuanya adalah diskon 50 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2012, kemudian diskon 30 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2013 sampai 2015 dan diskon 20 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2016 sampai 2018.

Selain itu, Pemko Batam juga menghapus denda piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2020 dan mengundur jatuh tempo pembayaran sampai 30 November 2021 mendatang. Untuk cek tagihan masyarakat dapat mengunjugi laman https://esppt.batam.go.id

“Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 30 November 2021, karena itu mari bayar pajaknya untuk bangun Kota Batam,” jelasnya.

Untuk pembayarannya dapat dilakukan melalui loket, ATM, M Banking pada BANK dan minimarket yang ditunjuk. Di antaranya seperti Bank Riau Kepri, BNI, Bank bjb, Bank BTN, BRI dan juga Indomaret.

Selain pemberian diskon untuk PBB-P2, Azmansyah juga mengatakan Pemko Batam juga membebaskan denda dan bunga Pajak Daerah kota Batam, periode tahun 2015 sampai 2021. Di antaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak penerangan jalan (bersumber daya tenaga listrik yang dihasilkan sendiri) dan pajak parkir. Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 31 Desember 2021.

“Sebagaimana Keputusan Wali Kota Batam No. KPTS.309/HK/VIII/2021 tentang Pemberian Pembebasan Sanksi Administrasi berupa Denda atau Bunga Pajak Daerah,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Disbudpar Gelar Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

0

RASIO.CO , Batam – Disbudpar Kota Batam kembali menggelar pelatihan bagi pelaku pariwisata di Kota Batam. Sebelumnya, sebanyak 40 pelaku pariwisata telah diberikan pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Digitalisasi Destinasi Pariwisata pada 8-10 September lalu.

Pelatihan kedua dengan tema Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata diikuti 35 pelaku pariwisata  di Millenium Hotel, Batu Ampar dari tanggal 13-15 September 2021. Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan pada pelatihan kedua ini 35 peserta adalah merupakan  pelaku wisata, pemilik dan pengurus destinasi wisata.

“Pelatihan ini diadakan tiga hari, mereka diberikan pengetahuan bagaimana mengelola pariwisata juga bagaimana mengemasnya dengan baik,” katanya.

Bagi Ardi, wawasan tentang kebersihan ini sangatlah penting, karena tempat wisata selayaknya harus bersih sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Lebih baik lagi kalau sampah yang ada dapat dikelola dengan baik, seperti sampah plastik yang  bisa dibuat kerajinan seperti tas, tempat tisu, dan sebagainya.

Ardi menambahkan, pelatihan ini bertujuan sebagai upaya pemerintah melalui Disbudpar Kota Batam untuk meningkatkan kapasitas SDM pariwisata sehingga terwujud pelayanan yang baik dalam industri pariwisata di Kota Batam.

“Pelatihan hari ini adalah upaya kita pemerintah dalam mempersiapkan pelaku pariwisata agar setelah Covid-19 berakhir  kita siap menerima kunjungan wisatawan kembali,” sebutnya.

Lanjut Ardi, Community Based Tourism sudah saatnya menyiapkan diri.

“Semoga apa yang diberikan oleh narasumber bisa diterapkan di destinasi wisatanya masing-masing,” pintanya. 

Selama pelaksanaan kegiatan, Ardi menegaskan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

“Selama kegiatan wajib menerapkan namanya protokol kesehatan,” tegasnya.

Pada hari ketiga pelatihan, peserta akan diajak kelapangan melihat destinasi wisata di Batam, yakni ke Hutan Mangrove Pandang Tak Jemu, Nongsa.

Redaksi@www.rasio.co//

Pemkab Lingga Terima Perhargaan Dari Kemenkumham RI

0

RASIO.CO, Lingga – Pemkab Lingga menerima sejumlah perhargaan Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkumham RI Senin (13/9).

Dalam Penyerahan sertifikat tersebut, disejalankan dengan kegiatan Diseminasi Kebijakan Terkait Pelaporan Pemilik Manfaat (Beneficial Ownership) Bagi Korporasi, oleh Kanrtor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau, Husni Thamrin mengatakan, Lingga merupakan Kabupaten/Kota yang paling unggul, dalam menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), tercatat sudah 109 Kekayaan Intelektual Komunal terdaftar di Kemenkumham, yang terdiri dari 50 Ekspresi Budaya Tradisional dan 59 Pengetahuan Tradisonal.

“Untuk se-Kepri Kabupaten Lingga juara, tercatat sudah 109 Kekayaan Intelektual Komunal yang terdaftar di Kemenkumham, yang terdiri dari 50 Ekspresi Budaya Tradisional dan 59 Pengetahuan Tradisonal,” kata Husni Thamrin, kepada yang hadir pada penyerahan Sertifikat tersebut, di Hotel Lingga Pesona, Daik, Lingga.

Sementara itu, Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan, terima kasih kepada Kanwil Kemenkumham Keperluan Riau, yang telah menggelar acara di Kabupaten Lingga, dan sangat mengapresiasi atas capaian ini.

Kabupaten Lingga, jelas Nizar, memang sangat kaya dengan segala potensi yang hampir menyeluruh, baik itu berupa kekayaan alam maupun kekayaan kearifan budaya dan adat istiadat tradisional, hanya tinggal bagaimana kemampuan SDM kita untuk mengolahnya.

“Ini sangat luar biasa, tadi kita saksikan bersama penyerahan sertifikat, dan kali ini ada Hak Merek untuk minyak goreng Remala, terimakasih kepada Disperindagkop, dan juga kepada orang tua kita, Syarifah Faridah sebagai penggiat Tudung Manto, dan kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan informasi dan bermanfaat untuk kita semua,” tutupnya.

Adapun perhargaan yang diberikan, yakni, Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Pengetahuan Tradisional, yaitu Tudung Manto, Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional, berupa Gasing Lingga, dan Sertifikat Merek untuk produk minyak goreng ReMaLa (Resang, Marok Kecil dan Berhala-Red).

Diberikannya penghargaan tersebut, terkait Hak Cipta dalam rangka perlindungan Pengetahuan Tradisonal dan perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional, berdasarkan Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, dan Hak Merek berdasarkan Undang-undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek.

Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Lingga, Wakil Bupati Lingga, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau, Kepala Disivi Pelayanan Hukum dan HAM, Asisten 1 Pemerintahan, Ketua Dekranasda Lingga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepala Disperindagkop serta tamu undangan lainnya.

Puspan

Nizar Kukuhkan PMKL

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga mengukuhkan Persatuan Mubaligh Kabupaten Lingga periode 2021-2026 di Gedung Daerah, Daik, Lingga. Senin (13/9) kemarin.

Nizar menyampaikan ucapan selamat dengan terbentuknya PMKL ini, yang sebelumnya pengukuhan direncanakan pada bulan ramadhan lalu, ia mengajak agar para mubaligh bekerja dengan ikhlas dan menjadikan Lingga sebagai Kabupaten yang sejuk dan menjadi rahmat bagi semua.

Dengan terbentuknya PMKL ini, Nizar berharap setiap pengurus didalamnya dapat menjalankan koordinasi serta komunikasi yang intern, dengan banyaknya yang berlatar belakang keagamaan, ia mengimbau diadakan pelatihan mubaligh, agar dalam lebih efektif dalam penyeragaman visi.

“Kepada PMKL yang baru saja terbentuk ini, agar dapat menyiapkan betul-betul ADRT sampaikan ke Kesbangpol, karena banyak dari latar belakang organisasi dan latar belakang ilmu, dan sekarang sudah satu komando jalin komunikasi yang baik, jadilah persatuan yang dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat,” kata Nizar dalam sambutannya di Gedung Daerah, Daik, Lingga.

Kepada para mubaligh, Nizar mengajak untuk bersama-sama membangun daerah dengan gagasan atau terobosan baru, menjalin koordinasi dan komunikasi baik internal organisasi maupun dengan pemerintah daerah sangat penting, ia yakin mubaligh bisa menjadi motivator untuk banyak masyarakat di Bunda Tanah Melayu.

“Pemerintah daerah tentu beda kepentingan dalam kondisi tertentu, misalnya saat ini dengan maraknya game online dan mubaligh bisa jadi benteng, dengan dakwah serta melihat kondisi terkini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Mubaligh Provinsi Kepulauan Riau, Muryono mengatakan, agar PMKL tetap teguh mempertahankan persatuan dan jangan sampai terkotak-kotak, selain itu, PMKL untuk segara menyusun jadwal khutbah.

“Jadi nanti ada rolling, setiap mubalig itu harus pindah yang tentukan per zona, misal di zona Dabo setiap Jum’at dipetakan jadwalnya, saya minta ada kerjasama dengan Polres, karena di Polres itu ada yang namanya mubaligh kamtibnas,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua PMKL, Amin menyampaikan, pihaknya siap membuka diri berkontribusi untuk daerah, dia berharap pemerintah daerah dapat mendukung penuh kehadiran organisasi ini.

“Insya Allah, kalau ada yang bisa diorbitkan untuk ceramah dan ada kegiatan laporkan ke saya, dan kami akan kirim dai atau daiah,” tutupnya.

Puspan

Lingga Gelar Uji Kompetensi PPPK Tingkat Kabupaten

0

RASIO.CO, Lingga – Hari ini mulai dilaksanakan Uji Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021, dari 13 – 17 September 2021, di SMA Negeri 2 Singkep,Lingga.

Wakil Ketua di tingkat Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam mengatakan, uji Kompetensi PPPK hari pertama menggunakan ruang Laboratorium Computer SMA Negeri 2 Singkep, dan setiap harinya akan dilaksanakan sebanyak dua sesi ujian, dengan setiap sesinya berjumlah 70 orang, dan total peserta sebanyak 140 orang setiap. harinya.

“Untuk pelaksanaan uji Kompetensi PPPK hari pertama, dari jumlah yang telah ditentukan ada 3 peserta yang tidak hadir, yaitu 2 peserta tanpa keterangan dan 1 baru melahirkan,” kata Junaidi Adjam saat dihubungi melalui WhatsApp nya. Senin (13/9/2021).

Wakil Ketua di tingkat Kabupaten, yang juga Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lingga ini menyampaikan, kita berharap seluruh peserta bisa mengikuti uji kompetensi PPPK ini, tentunya dengan harapan lulus semua.

“Kita berharap peserta yang mengikuti uji kompetensi PPPK ini lulus semua, hal ini guna mengisi formasi guru di Kabupaten Lingga,” ungkapnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, diketahui Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga, telah menyiapkan Swab Antigen Gratis khusus Guru, bagi peserta Uji Kompetensi PPPK tahun 2021, bertempat di Isolasi Terintegrasi Implasmen Dabo Singkep.

Puspan

Hasil SKD Diumumkan Secara Live Streaming Youtube

0

RASIO.CO – Pemerintah Kabupaten Karimun secara resmi mengumumkan jadwal dan teknis pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, Jumat (10/9/2021) kemarin.

Dalam seleksi itu nanti, para peserta SKD akan bisa langsung mengetahui hasil seleksi melalui pengumuman secara live melalui kanal youtube BKPSDM Kabupaten Karimun.

Hal itu bertujuan untuk menghindari terjadinya kerumunan massa pelamar saat melihat hasil seleksi SKD tersebut.

Kepala BKPSDM Kabupaten Karimun Sudarmadi mengatakan, tahapan pelaksanaan SKD akan berlangsung dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pelamar.

“Pelaksanaan SKD akan berlangsung secara ketat. Ada beberapa persyaratan baru yang harus di penuhi pelamar sebelum mengikuti seleksi, salah satunya wajib antigen” kata Sudarmadi, Senin (13/9/2021).

Selain itu, untuk hasil SKD CPNS pada tahun 2021 akan diumumkan melalui live streaming di kanal Youtube BKPSDM untuk menghindari terjadinya kerumunan.

“Tidak live score lagi, karena bisa mengakibatkan kerumunan. Jadi tahun ini, menggunakan live streaming. Jadi selesai, langsung bisa di cek di youtube,” katanya.

Adapun beberapa persyaratan yang harus di penuhi oleh peserta SKD antara lain, pelamar CPNS wajib melakukan isolasi mandiri selama dua minggu sebelum hari pelaksanaan.

Kemudian, pelamar CPNS juga wajib melakukan swab test PCR atau antigen 2 hari sebelum mengikuti seleksi dan selanjutkan melampirkan hasil pemeriksaan pada saat seleksi.

“Untuk antigen pelamar itu gratis di Puskesmas masing- masing kecamatan. Pelamar cukup melampirkan kartu ujian dan KTP sebagai tanda bukti,” katanya.

Sudarmadi juga mengatakan, pelamar juga diharuskan untuk menggunakan masker medis 3 lapis dan handsanitizer saat mengikuti ujian.

“Masker cadangan juga dibawa. Kami berharap peserta dapat mematuhi aturan ini, untuk sama- sama menjaga agar tidak terjadi penyebaran Covid-19,” katanya.

Terakhir, Sudarmadi mengatakan, apabila peserta ujian terpapar Covid-19 sebelum pelaksanaan SKD, tetap dapat mengikuti ujian susulan.

“Apabila positif, kita minta pelamar melaporkan kepada panitia. Selanjutnya, panitia akan melakukan penjadwalan ulang ujian, jadi tidak gugur,” katanya.

(rc)